Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Digital module development of islamic education to improve student independence in learning at middle school program Ahmad Bukhori; Hamsu Abdul Gani; Muhammad Yahya
Global Academy of Multidisciplinary Studies Vol. 2 No. 1 (2025): August
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/gams.v2i1.3562

Abstract

Purpose: This study aimed to identify the need, design, validity, practicality, and effectiveness of developing digital modules for Islamic Religious Education to enhance students’ learning independence. Research methodology: This study examines a type of research and development (R&D) and develops a digital module for Islamic Education using the ADDIE model (analysis, design, development, implementation, evaluation). A learning independence questionnaire was administered to 70 students at Insan Cendekia Madani Middle School, Serpong, to assess the effectiveness of the module delivered via an online platform. Results: The results indicate the need for a digital Islamic Religious Education module to enhance students' learning independence. The design produced a module, supporting tools, and research instruments. Validation tests confirmed the validity of the module based on expert evaluations. Conclusion: The developed digital Islamic Religious Education module is a valid and potentially effective tool for promoting student learning independence. The structured design and integration with online platforms support interactive, flexible, and self-paced learning, which aligns with current educational demands.Limitation: This research was limited to a single school context with a relatively small sample size of 70 students, which may affect the generalizability of the findings to other regions or educational settings. Furthermore, this study primarily measured short-term learning independence without assessing its long-term impact.Contribution: This study contributes to the growing body of literature on digital learning in Islamic Religious Education by offering a validated and practical module design based on the ADDIE model. It provides a replicable framework for educators and policymakers seeking to enhance independent learning through technology-assisted instruction in similar educational contexts in the future.
ANALISIS KEBUTUHAN REDESAIN RPS PADA MATA KULIAH INOVASI DAN DIFUSI TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN ABAD 21 Nuridayanti Nuridayanti; Muhammad Yahya; Purnamawati Purnamawati
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v4i1.10380

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kebutuhan merancang ulang Rencana Pembelajaran Semester (RPS) pada mata kuliah Inovasi dan Difusi Teknologi di Program Studi Pendidikan Teknik Kejuruan. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 22 mahasiswa dan 2 dosen mata kuliah dari tahun akademik 2023/2024 dengan teknik sampling jenuh. Metode pengumpulan data meliputi observasi, analisis dokumen, wawancara, dan kuesioner. Analisis dilakukan dengan lima indikator: Pengalaman Pembelajaran, Relevansi Materi, Metode Pengajaran, Evaluasi Pembelajaran, dan Kebutuhan Pengembangan. Hasilnya, pengalaman pembelajaran 59% (sedang), metode pengajaran 55% (sedang), relevansi materi 36% (rendah), evaluasi pembelajaran 50% (sedang), dan kebutuhan pengembangan 41% (tinggi). Analisis dokumen dan wawancara menunjukkan RPS saat ini lebih menekankan pada analisis kritis, tetapi kurang mencakup pembelajaran pada level penciptaan. Temuan ini menegaskan perlunya merancang ulang RPS untuk mendukung peningkatan kualitas lulusan.
ANALISIS FAKTOR SOFT SKILLS DALAM IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Iriani Faisal; Muhammad Yahya; Amiruddin Amiruddin; Mustari Mustari; Hendra Jaya
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v4i1.10382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar kontribusi: (1) kemampuan berkomunikasi; (2) keterampilan berpikir dan menyelesaikan masalah; (3) kerja dalam tim; (4) belajar sepanjang hayat; (5) keterampilan kewirausahaan; (6) etika, moral, dan profesionalisme; dan (7) keterampilan kepemimpinan terhadap soft skills siswa SMK dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuatitatif. Penelitian ini dilakukan di tiga SMK Negeri di Makassar, yakni SMKN 4 Makassar, SMKN 5 Makassar, dan SMKN 10 Makassar kelas XI program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket/kuesioner. Subyek uji coba instrumen dalam penelitian ini berjumlah 20 siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis faktor konfirmatori (CFA), pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS versi 20 dan Lisrel versi 8,7. Hasil penelitian dari 112 siswa menunjukkan bahwa kontribusi ketujuh variabel indikator terhadap soft skills siswa SMK yaitu: (1) kemampuan berkomunikasi sebesar 13%; (2) keterampilan berpikir dan menyelesaikan masalah sebesar 14%; (3) kerja tim sebesar 16%; (4) belajar sepanjang hayat dan pengelolaan informasi sebesar 15%; (5) keterampilan kewirausahaan sebesar 12%; (6) etika, moral, dan profesionalisme sebesar 15%; dan (7) keterampilan kepemimpinan sebesar 15%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kerja tim memiliki kontribusi terbesar terhadap soft skills siswa SMK.