Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

SOSIALISASI PEMAMFAATAN ENERGI SURYA SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) PADA SISWA SMP KOKODA UTARA SAPULETTE, ROSA
SOLIDEO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): Solideo
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/js.v3i3.347

Abstract

Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa SMP Negeri Kokoda Utara mengenai penggunaan dan pemanfaatan energi surya sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dalam upaya mengatasi keterbatasan akses listrik di daerah pedalaman Papua. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, tim melakukan survei lapangan serta menjalin koordinasi dengan pihak sekolah, pemerintah kampung, dan tokoh masyarakat setempat agar kegiatan dapat berjalan sesuai kebutuhan. Tahap pelaksanaan meliputi pemberian materi tentang energi terbarukan secara umum, penjelasan konsep PLTS, serta pengenalan komponen utama seperti panel surya, inverter, dan baterai. Selain itu, siswa diarahkan untuk melakukan kunjungan ke lokasi PLTS yang telah digunakan oleh Puskesmas Kokoda Utara sebagai contoh nyata pemanfaatan energi surya di masyarakat. Pada tahap evaluasi, siswa melakukan simulasi sederhana menggunakan panel surya 50 wp, inverter, baterai, dan lampu 5 watt untuk memahami prinsip kerja sistem PLTS secara praktis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 25 siswa peserta memperoleh peningkatan pemahaman mengenai konsep energi terbarukan, khususnya energi surya, serta mampu menjelaskan fungsi dan cara kerja komponen PLTS. Simulasi juga memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam mengoperasikan peralatan berbasis energi surya. Lebih jauh, kegiatan ini menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya energi terbarukan, sekaligus memperkuat peran siswa sebagai agen perubahan yang dapat menyebarkan pengetahuan ke keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, sosialisasi ini tidak hanya bermanfaat bagi siswa, tetapi juga berkontribusi pada upaya pembangunan berkelanjutan di daerah yang belum terjangkau listrik PLN.
BENGKEL DAKI-UKIP MENGAJAR DI SD. YPK IMANUEL KAMPUNG BATU LOBANG, DISTRIK MAKBON, KABUPATEN SORONG Dayera, Disabella; Sapulette, Rosa; Kusumawardana, Ahmad Rizal Nurul
SOLIDEO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Solideo
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/js.v1i1.50

Abstract

Kualitas standar mutu pendidikan suatu wilayah merupakan salah satu factor peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Berdasarkan data BPS Tahun 2021 yaitu Wilayah Timur Indonesia khususnya Papua Barat memiliki angka IPM terendah urutan kedua sebesar 65,26 atau hanya naik sebesar 0,26% dibandingkan dengan capaian pada tahun 2020. Adapun beberapa factor penyebab rendahnya mutu Pendidikan khususnya wilayah Papua Barat yaitu kondisi ekonomi, budaya dan aksesibilitas geografis. Hal ini menjadi salah satu latarbelakang adanya upaya dari pihak perguruan tinggi selaku educator di wilayah sekitar, untuk mampu memiliki peran dalam membantu peran pemerintah dalam hal meningkatkan standar mutu Pendidikan. Oleh karena itu, kegiatan PkM oleh Tim dosen dan mahasiswa dari Universitas Kristen Papua yang dilakukan disalah satu sekolah dasar swasta yang terletak di kampung Batu Lobang Pantai, Kabupaten Sorong dengan program Peningkatan Numerasi siswa dan Perbaikan sarana penunjang pembelajaran, sebagai wujud kepedulian terhadap peningkatan standar mutu Pendidikan di SD. YPK Imanuel.
APLIKASI TEKNOLOGI PENGELASAN DALAM MENDUKUNG UPAYA MENINGKATKAN HIGIENITAS SISWA SEKOLAH DASAR DI KELURAHAN DUM TIMUR DISTRIK SORONG KEPULAUAN Dayera, Disabella; Sapulette, Rosa Orpa; Aryanto, Ishak; Haendra, Arif; Baho, Dayen
SOLIDEO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Solideo
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/js.v2i1.159

Abstract

Kebersihan pribadi mengacu pada upaya individu untuk menegakkan standar kebersihan pribadi dan kesejahteraan untuk mencapai kesejahteraan fisik dan menunda awal penyakit. Salah satu penanda Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yaitu dengan rain mencuci tangan. Hal ini menjadi salah satu permasalahan yang ditemui oleh tim pengabdian pada masyarakat Universitas Kristen Papua pada mitra kegiatan yaitu siswa-siswi di SD. Negeri 19 Kelurahan Dum Timur, selain kurangnya pengetahuan pentingnya menjaga perilaku hidup bersih dan sehat juga tidak memiliki fasilitas sarana alat mencuci tangan diarea sekolah, sehingga melalui kegiatan ini Tim PkM Universitas Kristen Papua mencoba untuk memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi. Adapun hasil yang diperoleh yaitu pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang telah dilakukan oleh Tim dosen dan mahasiswa dari Universitas Kristen Papua kepada pihak Mitra yaitu SD. Negeri 19 Kelurahan Dum Timur telah terlaksana dengan baik, dimana ketercapaian penyelesaian permasalahan yang dihadapi mitra telah dicapai dan mendapat reaksi yang positif, dimana diantaranya yaitu setelah mendapatkan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kesehatan diri, terjadi peningkatan kesadaran dan pengetahuan anak tentang pentingnya menjaga kesehatan melalui rajin mencuci tangan sebelum melakukan aktifitas seperti makan dan minum dan aktifitas lainnya dilingkungan sekolah ataupun ditempat-tempat umum. Selanjutnya, setelah tersedianya alat pencucian tangan yang dibuat oleh tim PkM untuk digunakan di lingkungan sekolah, terjadi peningkatan upaya higienitas siswa dan guru dilingkungan sekolah tersebut.
Pengaruh Pengaplikasian Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika SD Negeri 19 Dum Timur Sapulette, Rosa orpa; Dayera, Disabella; Ariyanto, Ishak
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14289

Abstract

SD Negeri 19 Dum Timur menghadapi kesulitan dalam pembelajaran matematika, terutama pada siswa kelas VI yang mengalami masalah dalam memecahkan soal matematika. Untuk mengatasi masalah ini, diterapkan metode Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini mengadopsi desain pre-eksperimental dengan model one-group pretest-posttest, yang melibatkan satu kelompok kelas eksperimen. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa pengaplikasian PBL menciptakan tipe sangat baik sebanyak 40%, tinggi 36%, sedang 40%, dan rendah 14%. Uji analisis korelasi memperlihatkan nilai P-Value yang signifikan sebesar 0,003, mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan antara temuan belajar dan motivasi siswa setelah pembelajaran. Dengan demikian, analisis ini mengindikasikan bahwa PBL efektif dalam memperkuat temuan pembelajaran matematika.
Pengaruh Penggunaan Video Animasi Pembelajaran dengan Pendekatan Kontekstual terhadap Hasil dan Motivasi belajar Siswa di SD Inpres 19 Kota Sorong Sapulette, Rosa orpa; Korneles Viktor Ohoiwutun; Yulian Anouw; Disabella Dayera; Christina Bastian
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.16260

Abstract

Students in learning Mathematics often have difficulties. This is due to conventional learning from teachers. Mathematics learning media must be appropriate and interesting for students. The problem to be solved is about the description of interesting animated videos, the influence of the use of animated videos on learning outcomes and student learning motivation. The purpose is that students can be interested in learning mathematics and there is an increase in learning outcomes and student motivation. The results of the study showed that the average pretest and postest scores of students were 40.6 and 81.6 and the paired samples test was 0.000 smaller than the significant level of 0.05. So it can be concluded that there is a significant influence on student learning outcomes and motivation.
Pengembangan Sistem Penyaringan Air Berbasis Energi Surya Rosa orpa Sapulette; Atus Buku; Corvis L Rantererung
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1250

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem penyaringan air berbasis energi surya dengan pendekatan inovatif menggunakan kombinasi bahan filtrasi alami yang ramah lingkungan. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi sistem filtrasi bertingkat dengan pemanfaatan kolektor surya sebagai penguat proses pemurnian air berkekeruhan tinggi yang sulit dijernihkan. Tujuan penelitian adalah menghasilkan sistem penyaringan air portabel yang efektif dalam menurunkan tingkat kekeruhan dan kontaminan mikrobiologis, sesuai standar air bersih Kementerian Kesehatan. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental di Laboratorium BLKK Las dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan, dengan pengujian parameter fisik, kimia, dan mikrobiologi sebelum dan sesudah proses filtrasi. Sistem terdiri atas dua tabung penyaringan yang diisi dengan kombinasi kerikil, serbuk biji kelor, zeolit, arang aktif, dan biokeramik, serta dilengkapi kolektor surya berbahan aluminium dan kaca transparan untuk meningkatkan suhu air sebesar 10–13°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menurunkan kekeruhan air secara signifikan, meningkatkan pH menjadi netral (7,0), serta menurunkan kadar bakteri E. coli dari 420 menjadi 15 CFU/100 mL. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah terciptanya teknologi filtrasi portabel berbasis energi surya yang mampu menjernihkan air sangat keruh sekaligus menghilangkan kontaminan biologis, sehingga dapat diterapkan pada wilayah dengan keterbatasan pasokan air bersih.
Efektivitas Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Berbasis Video Animasi Superbook dalam Meningkatkan Motivasi dan Pemahaman Iman Anak Sekolah Minggu Kurmasela, Hanock; Sapulette, Rosa orpa; Sapari, Lili Sarce Joi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4931

Abstract

The study purpose was … Pendidikan agama memiliki peranan penting dalam membentuk karakter, moral, dan iman anak sejak usia dini. Namun, proses pembelajaran di Sekolah Minggu khususnya di wilayah pedalaman seperti Persekutuan Anak dan Remaja Sorong Selatan masih didominasi metode konvensional yang cenderung monoton. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media video animasi Superbook dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman iman anak Sekolah Minggu. Materials and methods. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain one-group pretest–posttest, melibatkan 30 peserta anak. Data diperoleh melalui angket motivasi belajar yang dianalisis menggunakan uji deskriptif, uji normalitas, dan uji Paired Sample t-Test. Results. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata motivasi sebelum perlakuan adalah 73,45, meningkat signifikan menjadi 119,50 setelah pembelajaran dengan video animasi. Uji Paired Sample t-Test menghasilkan t = -6,701 dengan p < 0,001, yang menandakan terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan video animasi Superbook efektif dalam meningkatkan motivasi, minat, serta pemahaman anak terhadap ajaran iman Kristen. Conclusions. Penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi media pembelajaran berbasis digital di lingkungan gerejawi, terutama untuk konteks daerah pedalaman, sebagai upaya menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan zaman.