Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERENCANAAN DINDING GESER (SHEAR WALL) PADA PORTAL GEDUNG BERTINGKAT Arifin, Herlina; mohammad aris; Ahmad Januar Jafarudin
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 9 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu elemen penahan beban lateral akibat gempa adalah dinding geser (Shear Wall). Dengan adanya dinding geser diharapkan beban lateral yang dipikul struktur rangka (portal terbuka atau open frame) tidak terlalu besar karena sebagian beban lateral akibat gempa akan dipikul oleh dinding geser. Di Sorong terdapat sebuah sesar aktif, sehingga tantangan yang dihadapi dalam kontruksi bangunan gedung adalah adanya resiko gempa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dimensi dinding geser dan jumlah tulangan untuk merencanakan dinding geser. Pada penelitian ini, bangunan dimodelkan setinggi 6 lantai dengan total tinggi bangunan 24 m menggunakan aplikasi untuk menganalisis gaya gempa dengan metode Respon Spektrum. Pemodelan yang diteliti sebanyak 2 pemodelan yaitu bangunan dengan dinding geser dan tanpa dinding geser. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka diperolehlah hasil dimensi dinding geser lebar dinding geser 600 cm dan tebal dinding geser 30 cm, Horizontal dan tranversal minimum yang digunakan memerlukan 1 layer tulangan dengan menggunakan baja D16 untuk vertikal dan horizontal denga jumlah 48 buah,tulangan untuk menahan gaya geser menggunakan tulangan D16-300 mm, Confinement kolom pada boundary element menggunakan 4 hoops dengan D12-100 mm sedangkat confinement untuk shearwall 2 hoops dengan D12-100 mm.
ANALISIS STABILITAS LERENG DI JALAN AHMAD YANI NO. 49, KOTA SORONG MENGGUNAKAN SOFTWARE ROCSLIDE Islami, Anisul; Saputra, Asrul Saputra; Puspa Rini, Retno; Rokhman; Januar Jafaruddin, Ahmad
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 10 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vihara Budha Jayanti which is one of the natural attractions and is also a place of worship of Buddhists in the city of sorong which is geographically located on hills that have the potential for landslides because the slope of the area is included in the steep category with a slope angle of 51°. The purpose of this study was to evaluate the slope stability of the most potential landslide areas in the area. Slope stability analysis was done manually or using Rocslide software with Fellenius method as a comparison to determine the lowest safety factor in critical collapse areas. In this analysis, input data of soil parameters from the laboratory, such as the weight of the soil, cohesion and the angle of friction are needed. Based on the results of the analysis obtained safety factor (SF) slopes in saturated conditions using Rocslide software of 0,85 (SF < 1,25) and manual calculation of 0,60 (SF < 1,25). From these two calculations it can be concluded that unstable slopes or landslides are common because the value of the safety factor (FS) < 1,25.
PENGARUH STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN BAHAN TAMBAH KAPUR TERHADAP KUAT GESER Jafaruddin, Ahmad januar; Rokhman, Rokhman; pristianto, hendrik; saputra, asrul; abidin, zainul
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 11 No. 01 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/rb.v11i01.4381

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan kapur terhadap peningkatan kuat geser tanah lempung. Stabilisasi tanah adalah suatu usaha untuk memperbaiki sifat tanah secara teknis dengan bahan-bahan tertentu untuk meningkatkan kapasitas dukung tanah. Tanah lempung dengan plastisitas tinggi cenderung bermasalah karena mempunyai sensitivitas yang tinggi terhadap perubahan kadar air, sehingga menyebabkan kuat geser tanah tersebut rendah. Untuk itu perlu dilakukan stabilisasi tanah dengan penambahan kapur. Pada penelitian ini tanah yang digunakan berasal dari Jalan Makam, Kelurahan Malason, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong. Pengujian tanah ini terdiri dari pengujian fisik dan mekanis. Efektivitas stabilisasi tanah lempung dengan penambahan kapur dapat dilihat pada pengujian utama yaitu Uji Geser Langsung (Direct Shear Test) dengan variasi pencampuran kapur sebesar 5%, 10%, 15% dan 20%. Dari hasil penelitian didapatkan nilai optimum dengan pemeraman 7 hari pencampuran kapur pada variasi 10% dengan nilai kohesi 0.186 (kg/cm2), sudut geser 28.95° dan tegangan geser 0.401 (kg/cm2). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan penambahan kapur dapat meningkatkan nilai kohesi dan sudut geser tanah lempung.
Hubungan Sifat Fisik Tanah Terhadap Permeabilitas Lapangan Pada Daerah Aliran Sungai (Das) Klasaman Kota Sorong Paulus Leunufna; Hendrik Pristianto; Rokhman; Ahmad Januar; Marina Abriani Butudoka
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 4 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah aliran sungai (DAS) Klasaman yang secara administrasi masuk ke dalam wilayah Kota Sorong Pdengan luas 627,74 ha merupakan wilayah sebagian besar daerahnya berupa pemukiman, perlu ditambahkan lagi pemahaman terkait pengelolaan DAS. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisa sifat fisik tanah pada DAS Klasaman, untuk menganalisa nilai koefisien perneabilitas tanah pada DAS Klasaman, serta untuk menganalisa hubungan sifat fisik tanah terhadap nilai permeabilitas pada DAS Klasaman, lokasi pengamatan di ambil dari data primer dari penelitian sebelumnya yaitu pada penelitian infiltrasi. Dari total 8 titik yang di ambil bahwa sebaran nilai permeabilitas (K) yang tertinggi untuk wilayah DAS Klasaman berada pada bagian hulu sungai berkisar 0,125 – 0,50 cm/jam dan mayoritas Daerah Aliran Sungai (DAS) Klasaman, memiliki nilai permeabilitas (K) lebih kecil dari < 0,125 cm/jam, perbedaan hasil ini selain di pengaruhi oleh tektur tanah, juga di pengaruhi oleh hal-hal lainya seperti; kemiringan tanah, tutupan tanah, dan kondisi tanah. Setelah melakukan pengamatan di lapangan selanjutnya di lakukan hubungan terhadap sifat fisik tanah terhadap permeabilitas lapangan, hasilnya pada hubungan persentase kadar air (%), dan persentase clay / liat (%) terhadap permeabilitas (K) memiliki hubungan yang sangat kuat (signifikan) di bandingkan sifat fisik tanah lainnya sehingga kesimpulannya menggambarkan bahwa dari pola hubungan nilai permeabilitas (K) dengan parameter yang diuji, menunjukan hasil terbaik adalah pada persamaan y = 0,255 + 0,005x1 - 0,014x2 dan memiliki korelasi / hubungan sebesar 87,9 % dan selebihnya 12,1 % dapat dijelaskan oleh faktor – faktor lainnya.