Marina Abriani Butudoka
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Sifat Fisik Tanah Terhadap Permeabilitas Lapangan Pada Daerah Aliran Sungai (Das) Klasaman Kota Sorong Paulus Leunufna; Hendrik Pristianto; Rokhman; Ahmad Januar; Marina Abriani Butudoka
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 4 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah aliran sungai (DAS) Klasaman yang secara administrasi masuk ke dalam wilayah Kota Sorong Pdengan luas 627,74 ha merupakan wilayah sebagian besar daerahnya berupa pemukiman, perlu ditambahkan lagi pemahaman terkait pengelolaan DAS. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisa sifat fisik tanah pada DAS Klasaman, untuk menganalisa nilai koefisien perneabilitas tanah pada DAS Klasaman, serta untuk menganalisa hubungan sifat fisik tanah terhadap nilai permeabilitas pada DAS Klasaman, lokasi pengamatan di ambil dari data primer dari penelitian sebelumnya yaitu pada penelitian infiltrasi. Dari total 8 titik yang di ambil bahwa sebaran nilai permeabilitas (K) yang tertinggi untuk wilayah DAS Klasaman berada pada bagian hulu sungai berkisar 0,125 – 0,50 cm/jam dan mayoritas Daerah Aliran Sungai (DAS) Klasaman, memiliki nilai permeabilitas (K) lebih kecil dari < 0,125 cm/jam, perbedaan hasil ini selain di pengaruhi oleh tektur tanah, juga di pengaruhi oleh hal-hal lainya seperti; kemiringan tanah, tutupan tanah, dan kondisi tanah. Setelah melakukan pengamatan di lapangan selanjutnya di lakukan hubungan terhadap sifat fisik tanah terhadap permeabilitas lapangan, hasilnya pada hubungan persentase kadar air (%), dan persentase clay / liat (%) terhadap permeabilitas (K) memiliki hubungan yang sangat kuat (signifikan) di bandingkan sifat fisik tanah lainnya sehingga kesimpulannya menggambarkan bahwa dari pola hubungan nilai permeabilitas (K) dengan parameter yang diuji, menunjukan hasil terbaik adalah pada persamaan y = 0,255 + 0,005x1 - 0,014x2 dan memiliki korelasi / hubungan sebesar 87,9 % dan selebihnya 12,1 % dapat dijelaskan oleh faktor – faktor lainnya.
PERENCANAAN JARINGAN IRIGASI MALASOM KABUPATEN SORONG Rahmat Fitri Syaifudin; Agung Pamudjianto; Hendrik Pristianto; Achmad Rusdi; Marina Abriani Butudoka
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 3 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian dan ketahanan pangan merupakan sektor yang dipilih sebagian masyarakat Kelurahan Malasom Distrik Aimas Kabupaten Sorong. Lahan pertanian yang ada di Kelurahan Malasom sendiri masih belum memiliki jaringan irigasi namun sudah memiliki sungai yang terletak tidak jauh dari lahan pertanian. Tujuan dari studi ini untuk mengetahui kebutuhan air irigasi, debit andalan dan dimensi saluran irigasi yang efisien untuk direncanakannya. Metode pada studi ini dengan menggunakan Metode Basic Year untuk menghitung data curah hujan efektif, Metode Pennam untuk menghitung nilai evapotranspirasi, Metode Rumus F.J. Mock untuk menghitung Debit Aliran Sungai (DAS) dan Metode Manning untuk menghitung dimensi saluran menggunakan data debit air irigasi. Hasil didapat pada studi ini yaitu kebutuhan air irigasi maksimum sebesar 2,05 liter/detik/hektar dengan kebutuhan air seluruh daerah irigasi yaitu maksimum 43,76 liter/detik, dimana luas daerah irigasi sebesar 21,3 hektar. Dan dimensi saluran irigasinya direncanakan berbeda setiap saluran dengan menentukan dimensinya berdasarkan besar debit pada saluran tersebut.
Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Sungai (Lokan) Sebagai Bahan Campuran Pada Beton Dengan Penambahan Superplasticizer Chandra Margareta; Herlina Arifin; Muhammad Nur Fajar; Mohammad Aris; Marina Abriani Butudoka
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semen memiliki peranan yang sangat penting pada beton karena sebagai bahan pengikat yang mengeras dan menyatukan agregat. Maka, untuk mengurangi penggunaan semen secara berlebihan, diperlukan suatu inovasi beton terbaru, agar konstruksi beton dimasa yang akan datang lebih ramah lingkungan serta berkelanjutan. Dengan memanfaatkan cangkang kerang sebagai bahan campuran semen pada beton, diharapkan dapat menjadi alternatif dan dapat meningkatkan kuat tekan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja kuat tekan beton menggunakan cangkang kerang Lokan sebagai bahan campuran semen serta dengan penambahan superplasticizer. Metode penelitian ini yaitu uji eksperimental.Variasi cangkang kerang yang digunakan sebesar 2% dan 5% serta pada masing-masing variasi dilakukan penambahan 2% dan 3% superplasticizer pada umur beton 14 dan 28 hari.. Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin besar presentase cangkang kerang yang digunakan, nilai kuat tekan akan semakin menurun dan pada beton cangkang kerang penambahan superplasticizer kekuatan beton maksimal pada penambahan 2% superplasticizer serta beton mengalami penurunan kuat tekan pada penambahan sebesar 3% superplasticizer.
Pengujian Model Pristianto Untuk Memprediksi Laju Ifiltrasi di Sub Das Klawalal Kelurahan Majaran Gabriella Claudia M. Philips; Hendrik Pristianto; Indra Kurniawan; Marina Abriani Butudoka; Intan Iriani Supriatna
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS) Vol. 5 No. 01 (2026): Jurnal Ilmiah Teknik Sipil (JIMATS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jimats.v5i01.5484

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji akurasi Model Pristianto dalam memprediksi laju infiltrasi di Sub DAS Klawalal, Kelurahan Majaran, Kabupaten Sorong. Laju infiltrasi merupakan salah satu parameter penting dalam pengelolaan sumber daya air, terutama dalam mitigasi banjir dan erosi. Penelitian ini menggunakan enam titik pengamatan dengan pengujian langsung di lapangan menggunakan double ring infiltrometer serta pengujian laboratorium untuk menentukan sifat fisik tanah seperti kadar air, porositas, dan kandungan pasir. Hasil pengamatan lapangan dibandingkan dengan prediksi Model Pristianto melalui pendekatan grafik dan statistik menggunakan parameter R², NSE (Nash Sutcliffe Efficiency), dan RSR (Root Mean Square Error Standardized). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat akurasi Model Pristianto bervariasi pada setiap titik, dengan nilai NSE tertinggi sebesar 0,39 dan nilai RSR terendah sebesar 0,77, yang menunjukkan bahwa model ini berada pada kategori tidak memuaskan menurut klasifikasi kinerja model hidrologi. Oleh karena itu, model ini memerlukan penyesuaian lanjutan terhadap kondisi spesifik tanah di wilayah tersebut agar dapat digunakan secara lebih efektif.