Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

EVALUASI TINGKAT KEPATUHAN PENERAPAN INSTRUKSI PENGGUNAAN APD PADA KARYAWAN PANEN DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT Jamiatun Nisa; Rusli Anwar; Yuanita
JURNAL AGRIMENT Vol 7 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.673 KB) | DOI: 10.51967/jurnalagriment.v7i1.597

Abstract

This research aims to evaluate the level of employee compliance in using PPE, know the work productivity of harvest employees, describe the characteristics of workers then know the level of understanding of employees in using PPE and know the rate of occurrence of work accidents and know the extent of providing PPE for employees. Data collection related to compliance with the implementation of apd use of harvest employees is obtained through observation methods, interviews and data from the company. To analyze this data, the analysis of the data used in this study is collected from research sources using descriptive and mathematical analysis methods that are then averaged and calculated percentages. Based on the results of the employee compliance rate in the highest use of PPE, namely 100% boots. The highest crop work productivity was in afd 1 with an average achievement of 105.6%. Characteristics of respondents that the age of the most workers is at the age of 20-30 years elementary education level and work experience 1-2 years. Respondents' understanding of PPE is a percentage of 92%. Cases of work accidents occurred in February and October in 2020 a total of 3 times. Fulfillment of APD with 30 needs available only 29
ANALISIS BEBAN KERJA KARYAWAN DENGAN METODE FULL TIME EQUIVALENT (FTE) PADA UNIT PEMUPUKAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT Arief Rahman; Muhammad Alamsyah; Rusli Anwar
Sebatik Vol. 27 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i1.2232

Abstract

Sumber daya manusia merupakan komponen penting dalam perusahaan. Penggunaan sumber daya manusia yang tidak optimal dapat menimbulkan kerugian oleh perusahaan dan tenaga kerja. Apabila jumlah tenaga kerja terlalu sedikit akan menyebabkan penumpukan pekerjaan. Sedangkan kelebihan tenaga kerja dapat menimbulkan kerugian akibat pemborosan. Sumber daya manusia perlu dikelola secara profesional agar terwujudnya keseimbangan antara kebutuhan karyawan dengan dengan tuntutan pekerjaan dan kemampuan perusahaan. Penelitian yang telah dilakukan bertujuan untuk mengukur beban kerja karyawan pemupukan di Afdeling 3 Mutiara Estate PT Sentosa Kalimantan Jaya dengan mendeskripsikan karakteristik masing-masing responden, menganalisis rata-rata penggunaan waktu kerja, dan perhitungan Full Time Equivalent (FTE) serta solusi alternatif yang perlu dilakukan perusahaan. Terdapat 2 (dua) metode yang digunakan adalah Work Sampling, mengamati aktivitas karyawan dengan interval 15 menit dan metode Full Time Equivalent (FTE) menganalisis beban kerja masing-masing responden sehingga dapat menentukan kategori underload, overload, dan optimal. Hasil penelitian yang dilakukan melalui karakteristik karyawan pemupukan adalah jenis kelamin perempuan, usia berkisar antara 31 – 41 tahun, berat badan berkisar antara 40 – 63 kg, tinggi badan berkisar antara 140 – 169 cm, tingkat pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan lama bekerja 0,5 – 8 tahun, rata−rata penggunaan waktu kerja waktu kerja produktif 78,8%, waktu tidak produktif 11,2% dan waktu pribadi 10%, dan perhitungan metode Full Time Equivalent (FTE) 7 responden bersifat (Underload) mendapatkan hasil nilai FTE 5,38 dibulatkan menjadi 5 karyawan pemupukan serta solusi alternatif yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan penambahan target pekerjaan atau efisiensi jumlah karyawan agar beban kerjanya bisa Optimal.
PENINGKATAN KUALITAS BIOAKTIVATOR KEONG MAS DENGAN PENAMBAHAN RUMEN KAMBING YANG BERBEDA Rusmini Rusmini; Daryono Daryono; La Mudi; Rusli Anwar; Ali Sadikin
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 2 Edisi Juni 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i2.16764

Abstract

Keong mas merupakan hama bagi tanaman padi tetapi dapat dijadikan sebagai bioaktivator.  Bioaktivator keong mas sebelumnya hanya mengandung bakteri Pseudomonas flourescens dan kandungan unsur hara masih rendah.  Rumen kambing merupakan limbah dari peternakan yang kebanyakan malah menjadi limbah yang mencemari lingungan.   Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas bioaktivator keong mas yang dikombinasikan dengan rumen kambing baik dari sifat fisik, kandungan unsur hara dan jenis mikroorganisme.  Penelitian terdiri dari dua perlakuan yaitu pembuatan bioaktivator keong mas dengan penambahan rumen kambing cair (r1),  dan pembuatan bioaktivator keong mas dengan penambahan rumen kambing padat (r2). Pembuatan bioaktivator keong mas dengan penambahan rumen kambing dengan cara difermentasi selama 18 hari. Sifat fisik bioaktivator keong mas dengan penambahan rumen kambing cair dan padat  diamati mulai dari awal pembuatan bioaktivator keong mas sampai jadi.  Uji analisa kimia bioaktivator  keong mas meliputi pH, dan kandungan unsur hara makro  N, P dan K dan uji analisa kandungan bakteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat fisik bioaktivator keong mas kombinasi rumen kambing hasil analisis unsur hara N, P, dan K untuk kedua  perlakuan bioaktivator keong mas  denga Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat fisik bioaktivator keong mas kombinasi rumen kambing lebih baik karena telah jadi pada hari ke-18, kandungan unsur hara bioaktivator keong mas kombinasi rumen kambing pada kedua taraf perlakuan meliputi unsur  N, P, dan K sudah memenuhi standar Pupuk Permentan No.28 Permentan/SR.130/5/2009 dan peningkatan jumlah bakteri sebanyak 7 jenis pada taraf perlakuan r1 dan 8 jenis pada taraf perlakuan r2.
Identification of Secondary Metabolite Compounds in Nut Grass (Cyperus rotundus L.) Using Different Solvents Types Arief Rahman; Rusli Anwar; Yuliana Sabarina Lewar
Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta Vol. 15 No. 3 (2023): Jurnal Median
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/md.v15i3.2788

Abstract

Nutgrass is a common weed often found in agricultural fields. Its high population in agricultural land can have negative implications for farmers as it may prevent farmed crops from growing and producing as well. However, nutgrass has the potential to be developed into a biopesticide due to its phytochemical compounds. The purpose of this study is to identify secondary metabolite compounds present in nutgrass extract. On nutgrass extracts, the study used phytochemical screening techniques with ethanol (polar) and n-hexane (non-polar) solvents. According to the findings, ethanol and n-hexane solvents produced nutgrass extract yields of 10.81% and 0.65%, respectively. Alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, and steroids were all present in nutgrass extracts made with ethanol, whereas only steroid components were present in extracts made with n-hexane. Saponins, tannins, alkaloids, flavonoids, and steroids are only a few of the secondary metabolite substances found in nutgrass extracts.
SOSIALISASI TENTANG PERKOPERASIAN BAGI KELOMPOK DASAWISMA LILY KELURAHAN HARAPAN BARU KOTA SAMARINDA Sukariyan Sukariyan; Muhamad Yazid Bustomi; Budi Winarni; Rusli Anwar; Ernita Obeth; Sri Ngapiyatun; Jamaluddin Jamaluddin; Rossy Mirasari; Puspita Puspita; Arief Rahman; Humairo Aziza; Fahrizal Fahrizal; Pandu Rochman Suosa Putra; Andi Lelanovita Sardianti; Sri Marlendi; Jumri Jumri
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 11, No 1 (2025): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v11i1.18820

Abstract

Salah satu upaya dalam pemanfaatan potensi masyarakat yaitu dengan berkumpul dan bekerjasama untuk mencapai tujuan dan kemajuan bersama. Masyarakat dapat membentuk kelompok atau komunitas agar dapat berinteraksi untuk mencapai kemajuan anggota masyarakat yang tergabung di suatu wilayah. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu memberikan sosialisasi pentingnya perkoperasian bagi masyarakat yang tergabung dalam kelompok dasawisma lily RT 25 Kelurahan Harapan Baru. Kegiatan dilaksanakan di ruang pertemuan dasawisma RT 25 yang berlokasi di Perum Rindang Luhur Kota Samarinda. Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Peserta kegiatan diberikan materi tentang pentingnya berkoperasi, prinsip-prinsip koperasi, manfaat bagi anggota koperasi, serta bagaimana partisipasi anggota koperasi. Hasil kegiatan yaitu terbentuk koperasi dengan jumlah anggota 27 orang, dengan beberapa aktivitas yang dilakukan yaitu kegiatan simpan pinjam, dan jual beli olahan produk yang dihasilkan oleh anggota koperasi. Dengan berkoperasi masyarakat dapat saling membantu dalam mencapai kebutuhan ekonominya. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat memahami pentingnya koperasi, dan adanya komitmen baik dari pengurus koperasi maupun anggora koperasi yang bergabung agar dapat memajukan koperasi dan dapat mensejahterakan anggota koperasi. Partisipasi anggota yang aktif akan mendukung kemajuan dan keberlanjutan koperasi yang dijalankan.