Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL YANG MEMPENGARUHI AGRIBISNIS KEDELAI DI DESA SUCI KECAMATAN PRACIMANTORO KABUPATEN WONOGIRI Luthfiyana, Tasya; Ariyanti, Yoesti Silvana; Anwar, Muhammad Fathul
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 7 No. 2(is) (2023): Pengembangan Pertanian Berbasis Kearifan Lokal Yang Berkelanjutan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v7i2(is).4345

Abstract

Abstrak Jumlah produksi kedelai di Desa Suci Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri mengalami penururnan.  Menurunnya produksi kedelai tersebut, tidak hanya disebabkan oleh menurunnya luas panen saja tetapi juga disebabkan oleh faktor faktor lain yang ada baik dari internal maupun eksternal di Desa Suci. Sehingga dengan adanya permasalahan tersebut, perlu dilakukan penelitian mengenai faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi agribisnis kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi agribisnis kedelai di Desa Suci Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah matriks IFE-EFE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis matriks IFE diketahui kekuatan utama agribisnis kedelai di Desa Suci yaitu kesesuaian kondisi tanah dan ketersediaan pupuk kandang yang diperlukan oleh tanaman kedelai dengan skor 0,46 sedangkan untuk kelemahan utama agribisnis kedelai di Desa Suci yaitu sedikitnya permintaan akan kedelai lokal dengan skor 0,19. Analisis matriks IFE menghasilkan angka 3,14 sehingga hal ini mengidentifikasikan bahwa agribisnis kedelai yang ada di Desa Suci mampu memanfaatkan kekuatan untuk mengatasi kelemahan. Dan berdasarkan hasil analisis matriks EFE diketahui bahwa peluang utama agribisnis kedelai di Desa Suci yaitu adanya arahan dalam penanaman kedelai dengan skor 0,53 sedangkan untuk ancaman utama agribisnis kedelai di Desa Suci yaitu Daya saing produk yang tinggi dengan skor 0,25. Analisis matriks EFE menghasilkan angka 2,97, hal ini mengidentifikasikan bahwa strategi suatu perusahaan secara efektif mampu menarik keuntungan dari peluang yang ada serta meminimalkan pengaruh negatif potensial dari ancaman eksternal.Kata kunci: Agribisnis; Faktor; IFE; EFE; Kedelai.
Pengaruh Luas Lahan Kelapa Sawit Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia: Analisis Data Panel Nursamsi, Nursamsi; Syahfitra, Muhammad; Sari, Novi Yulanda; Novfirman, Novfirman; Anwar, Muhammad Fathul; Jailani, Hary Yanto; Saqdiah, Fatma
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4419

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara luas lahan kelapa sawit dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia menggunakan pendekatan data panel provinsi selama periode 2019–2023.  Analisis data penelitian menggunakan pendekatan regresi data panel.  Hasil uji Chow dan Hausman menunjukkan bahwa model yang paling sesuai adalah Fixed Effect Model (FEM), yang mampu menangkap heterogenitas antarprovinsi secara lebih baik. Hasil estimasi FEM menunjukkan bahwa variabel share luas lahan sawit berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM pada tingkat signifikansi 1 persen, dengan nilai koefisien sebesar 0,7864. Secara substantif, hasil ini mengindikasikan bahwa pengembangan sektor kelapa sawit memiliki kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi daerah. Namun demikian, perlu ditekankan bahwa ekspansi sawit hendaknya dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek sosial, lingkungan, dan tata kelola agar manfaat ekonomi yang dihasilkan tidak mengorbankan keberlanjutan sumber daya alam.
Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Masyarakat Terhadap Penerapan Waste Management Di Lingkungan Rumah Tangga Kota Surakarta Anwar, Muhammad Fathul; Retnaningsih, Nugraheni; Dewati, Rosita; Harinta, Yos Wahyu; Nursamsi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

The low level of public awareness regarding behavior that allows food waste to occur, as well as weak household waste management institutions in the Surakarta City environment, are important obstacles for the Surakarta City Government in implementing its waste management system. This research was conducted to find out what factors influence the community's decision to implement Waste Management in the household environment in Surakarta City, so that it can become a benchmark for waste management in each household environment. The method used was descriptive and analytical, with 130 respondents from five sub-districts in Surakarta City, and analyzed using logistic regression analysis.. Through logistic regression analysis, a regression model was produced with an Overall Percentage value of 84.00 percent, which indicates that the resulting model is good. Through this analysis, the equation model was obtained Z = 1.505 – 0.203 KEL + 3.848 AGE – 1.144 LAM – 4.101 PROD. Variables that influence people's decisions in implementing food waste-based waste management in household environments in Surakarta City include the variables age, length of stay and daily waste production with a significance level (α) of 10 percent.
DINAMIKA DAYA SAING EKSPOR FURNITURE ROTAN INDONESIA KE NEGARA TUJUAN EROPA Anwar, Muhammad Fathul; Harianto, Harianto; Suharno, Suharno
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 8 No. 2 (2020): Desember 2020 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2020.8.2.152-163

Abstract

Rotan Indonesia adalah salah satu komoditas alami yang telah diperdagangkan sejak lama. Sebagai salah satu kekayaan alam, rotan memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing furniture rotan Indonesia ke negara-negara pengimpor terbesarnya dan juga menganalisis faktor-faktor penentu yang mempengaruhi daya saing furniture rotan Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data deret waktu tahunan yakni dari 2007-2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melalui uji daya saing dengan pendekatan Revealed Comparative Advantage (RCA) dan Revealed Symetric Comparative Advantage (RSCA) digunakan untuk menganalisis daya saing furniture rotan Indonesia ke negara-negara importir eropa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki daya saing yang lebih tinggi di 4 negara pengimpor, terutama di pasar furniture rotan negara Inggris dan Italia yang memiliki daya saing lebih tinggi dibanding pasar lainnya.
Optimalisasi Sumber Mata Air Melalui Sistem Bioponik di Dusun Sumber-Timpik Joko Siswanto; Muhammad Fathul Anwar; Yuni Falah Utami; Putriya Alifia; Aji Candra Wibiantoro; Vinsensius Singgih
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 2 (2024): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v5i2.5067

Abstract

Sumber-Timpik Village is one of the villages in Semarang Regency which has good springs and has the potential to be developed. However, so far not many people in the Village have used the spring water as a profitable business. The aim of this Community Service activity is to transfer or share knowledge and provide skills to partners to be able to optimize these water sources. The partners in this activity are the Pagumas fish group whose members consist of the Sumber-Timpik Village community. The service activities carried out include program outreach and pre-test; socialization of material regarding Bioponics; training in making Biofloc ponds; pond water fermentation training; Aquapony making training; seeding training; aquaponics practices; as well as control and post-test. This community service activity was declared successful with indicators of increasing participants' knowledge and skills by 54.22%, namely increasing biofloc knowledge and skills; increased aquaponics knowledge and skills; increasing the cultivation of fish and vegetable plants using Bioponics, as well as increasing knowledge regarding the effectiveness and efficiency of Bioponic systems. Keywords : springs, cultivation, biofloc, aquaponics