Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN KERIPIK PISANG DAN SERUNDENG KHAS DESA BALAROA BERBASIS KEARIFAN LOKAL Mohamad Ronal; Linda Atmasari; Anjela Jenista Tuku; Eka De Patmonsela Liow; Abd Kahar; Kahar Kahar
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i2.1272

Abstract

This Community Service Program (PKM) was carried out in Balaroa Village with the aim of developing local processed products in the form of banana chips and serundeng as an effort to improve the community’s economy based on local wisdom. Balaroa Village has abundant potential in banana and coconut production, but its utilization has so far been limited to household consumption and the sale of raw materials, which provides low economic value. Through this program, the community was trained in product processing, modern packaging techniques, and marketing strategies to create hygienic products with distinctive taste and attractive visual presentation. The implementation methods included village potential observation, socialization, hands-on training, and continuous mentoring to ensure that the acquired skills can be applied sustainably. The results showed an increase in the community’s ability to produce value-added products, where the banana chips and serundeng gained positive responses from local consumers and have the potential to become signature souvenirs of Balaroa Village. Thus, this program not only contributed to improving the local economy but also played a role in preserving traditional culinary practices based on local wisdom, making them more relevant and competitive in the modern era.
Digital Transformation of Academic Administration Services: Isomorphism Analysis at Madako University Tolitoli Muhammad Iqbal; Nursifa; Masrin Gafar; Henra Rasa Putra; Eka De Patmonsela Liow
Perkembangan Kajian Sosial Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Teras Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69616/perkasa.v3i1.581

Abstract

This study analyzes the public administration transformation process at Tolitoli Madako University within the framework of institutional theory, specifically the concept of isomorphism (coercive, mimetic, normative). Using a descriptive qualitative approach that incorporates participant observation, in-depth interviews, and documentary studies, the study examines how regulatory pressures, imitation of institutional practices, and professional demands shape academic administrative policies and practices amid digital disruption. The results indicate the dominance of coercive isomorphism, which drives the adoption of SOPs and formal digital systems, accompanied by mimetic isomorphism that results in the partial adoption of modern practices, and normative isomorphism that is just beginning to form but is not yet supported by a strong human resource capacity and evaluation mechanisms. The findings reveal a gap between formal digital design and daily operational practices, such as reliance on physical documents, manual flows, and limited digital literacy/infrastructure, resulting in transformation tending to be procedural or symbolic. Recommended strategies include simplifying and integrating SOPs into centralized digital systems, strengthening human resource training and performance indicators, and a selective and contextual mimetic adaptation approach to ensure substantive and sustainable change.
Peran Pemerintah Desa Mengembangkan Pulau Wisata Ratu Ampat Di Desa Malala Kabupaten Tolitoli Alfian; Abd Kahar; Eka De Patmonsela Liow
Jurnal Sektor Publik Vol 2 No 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v2i1.1438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam bagaimana peran pemerintah desa dalam mengembangkan pulau wisata Ratu Ampat di Desa Malala Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan desakriptif. Pengumpulan data mengunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive. Informan penelitian ini sebanyak 6 orang yang terdiri dari Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Desa Malala, Sekertaris Desa Malala, pengelola pulau wisata Ratu Ampat dan 2 orang masyarakat lokal. Teknik analisis data terdiri dari tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa indikator motivator sudah terpenuhi, hal ini bisa dilihat dari upaya pemerintah desa yang telah memperomosikan pulau Ratu Ampat melalui media sosial kepada masyarakat luas. Terkait peran pemerintah desa sebagai fasilitator secara umum dapat dikatakan belum memadai, hal ini dapat dilihat dari upaya pemerintah desa dalam menyediakan sarana dan prasarana yang sampai dengan saat ini masih sangat terbatas. Begitupun peran pemerintah desa sebagai dinamisator, pemerintah desa belum optimal mengalokasikan anggaran pembangunan pariwisata di Ratu Ampat.
Penanaman Pohon Di Desa Wisata Malangga: Solusi Hijau Menghadapi Bencana Banjir Mohammad Sawir; Masrin Gafar; Andi Nur'Aini; Daniati Hi. Arsyad; Ayu Lestari; Nursifa; Muhammad Iqbal; Syarif Makmur; Abdul Wahid Safar; Abd. Kahar; Arfan; Nursam; Eka De Patmonsela Liow; Moh. Ma'ruf Bantilan
TOLIS MENGABDI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/tm.v3i2.965

Abstract

Kegiatan penanaman pohon di bantaran sungai di Desa Wisata Malangga merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen Prodi Ilmu Administrasi Negara dan dosen Prodi Ilmu Pemerintahan serta melibatkan mahasiswa Fisip Universitas Madako Tolitoli, kegiatan pengabdian ini merupakan hasil kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Tolitoli, anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Malangga, beberapa instansi terkait di Kabupaten Tolitoli, Komunitas Bumi Kita, Pemerintah Desa Malangga dan peran serta masyarakat lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat lokal sebagai upaya mitigasi bencana serta pelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi tahapan perencanaan, penetapan lokasi, penanaman bibit pohon dan pemeliharaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlibatan berbagai pihak dan peran aktif pemerintah desa serta masyarakat lokal mampu meningkatkan efektivitas pelestarian lingkungan khususnya di wilayah bantaran sungai demi menekan kerugian dari bencana banjir.