Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Layanan Pengadaan Barang Jasa Secara Elektronik Pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tolitoli Harmayani; Nursifa; Syarif Makmur; Moh. Ma'ruf Bantilan
Jurnal Sektor Publik Vol 1 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v1i1.621

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi kebijakan Layanan Pengadaan Barang Jasa Secara Elektronik (LPSE) pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini sebanyak 5 orang yaitu 4 dari staf LPSE dan 1 User. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dianalisis dengan model implementasi kebijakan dari George Edward III menunjukkan bahwa implementasi kebijakan LPSE pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tolitoli belum sepenuhnya optimal dilakukan. Aspek komunikasi, disposisi dan struktur birokrasi dalam implementasi kebijakan layanan LPSE sudah sesuai dengan apa yang diharapkan. Namun aspek sumber daya belum terpenuhi dengan baik, khususnya jumlah tenaga teknis masih minim sementara beban kerja cukup banyak, meskipun pelaksana telah mengikuti pelatihan dari pusat. Karena itu diperlukan upaya untuk mengusulkan pengadaan pegawai yang menangani bidang tersebut, dan memperkerjakan beberapa staf dari bidang lain untuk sementara waktu. Kata Kunci : Implementasi, Layanan, Pengadaan, Barang dan Jasa, Secara Elektronik
Penanaman Pohon Di Desa Wisata Malangga: Solusi Hijau Menghadapi Bencana Banjir Mohammad Sawir; Masrin Gafar; Andi Nur'Aini; Daniati Hi. Arsyad; Ayu Lestari; Nursifa; Muhammad Iqbal; Syarif Makmur; Abdul Wahid Safar; Abd. Kahar; Arfan; Nursam; Eka De Patmonsela Liow; Moh. Ma'ruf Bantilan
TOLIS MENGABDI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/tm.v3i2.965

Abstract

Kegiatan penanaman pohon di bantaran sungai di Desa Wisata Malangga merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen Prodi Ilmu Administrasi Negara dan dosen Prodi Ilmu Pemerintahan serta melibatkan mahasiswa Fisip Universitas Madako Tolitoli, kegiatan pengabdian ini merupakan hasil kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Tolitoli, anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Malangga, beberapa instansi terkait di Kabupaten Tolitoli, Komunitas Bumi Kita, Pemerintah Desa Malangga dan peran serta masyarakat lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat lokal sebagai upaya mitigasi bencana serta pelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi tahapan perencanaan, penetapan lokasi, penanaman bibit pohon dan pemeliharaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlibatan berbagai pihak dan peran aktif pemerintah desa serta masyarakat lokal mampu meningkatkan efektivitas pelestarian lingkungan khususnya di wilayah bantaran sungai demi menekan kerugian dari bencana banjir.
Peningkatan Kapasitas Keluarga Dalam Pelayanan Penyandang Disabilitas Berat Di Kota Tolitoli Muhammad Iqbal; Mohammad Sawir; Ayu Lestari; Masrin Gafar; Nursifa Nursifa; Daniati Hi. Arsyad; Syarif Makmur
TOLIS MENGABDI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/tm.v4i1.1620

Abstract

This community service activity aims to improve the knowledge, attitudes, and skills of PKH beneficiary families (KPM) in providing inclusive services for family members with severe disabilities. Using a family-based participatory approach, the intervention included the socialization of the P2K2 Social Welfare Disability Session module, practical simulations (role-play), reflective discussions, and follow-up mentoring conducted in Dadakitan Village, Buntuna Village, and Nalu Subdistrict with 373 participants. Data collection was conducted through pre-post questionnaires, observations, and short interviews; analysis was descriptive and triangulative. Results showed an increase in knowledge in 82% of participants, a change in attitude to be more empathetic in 76% of participants, more than 70% of participants were able to practice basic skills of disability-friendly services, and 90% expressed a commitment to implementing and disseminating these practices in their respective environments. The findings indicate that experiential learning and the involvement of local facilitators are effective in strengthening the capacity of families as primary service agents. It is recommended to expand the program's reach, strengthen collaboration with the Social Services and rehabilitation institutions, and provide post-activity assistance to ensure sustainability and integration of results into local policies.