Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Strategi Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat dalam Penanggulangan Fakir Miskin di Wilayah Perkotaan Kabupaten Tolitoli Muhammad Iqbal; Nursifa; Zaskia
Tolis Ilmiah : Jurnal Penelitian Vol 8 No 1 (2026): Mei
Publisher : LPPM Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/tolis.v8i1.1558

Abstract

This study analyzes the collaborative strategy between the government and the community to address poverty in the urban areas of Tolitoli Regency. The study was conducted in Baolan District, Tolitoli Regency. The method used was a qualitative, descriptive-explanatory approach with purposive selection of informants, observation, in-depth interviews, and FGDs; data analysis followed the approach of Miles, Huberman, and Saldana, combined with Geoff Mulgan's strategic framework (purpose, environment, direction, action, learning). The results showed that: the objectives of government and community collaboration were recognized normatively but had not been internalized into operational practices so that program priorities and community participation were inconsistent; complex environmental conditions and poor quality data on prospective recipients increased the risk of inclusion and exclusion; formal strategic direction was available but day-to-day implementation depended on intermediate actors with varying capacities, resulting in inconsistencies; and learning and evaluation mechanisms were not yet integrated so that field feedback rarely changed policy.
Digital Transformation of Academic Administration Services: Isomorphism Analysis at Madako University Tolitoli Muhammad Iqbal; Nursifa; Masrin Gafar; Henra Rasa Putra; Eka De Patmonsela Liow
Perkembangan Kajian Sosial Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Teras Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69616/perkasa.v3i1.581

Abstract

This study analyzes the public administration transformation process at Tolitoli Madako University within the framework of institutional theory, specifically the concept of isomorphism (coercive, mimetic, normative). Using a descriptive qualitative approach that incorporates participant observation, in-depth interviews, and documentary studies, the study examines how regulatory pressures, imitation of institutional practices, and professional demands shape academic administrative policies and practices amid digital disruption. The results indicate the dominance of coercive isomorphism, which drives the adoption of SOPs and formal digital systems, accompanied by mimetic isomorphism that results in the partial adoption of modern practices, and normative isomorphism that is just beginning to form but is not yet supported by a strong human resource capacity and evaluation mechanisms. The findings reveal a gap between formal digital design and daily operational practices, such as reliance on physical documents, manual flows, and limited digital literacy/infrastructure, resulting in transformation tending to be procedural or symbolic. Recommended strategies include simplifying and integrating SOPs into centralized digital systems, strengthening human resource training and performance indicators, and a selective and contextual mimetic adaptation approach to ensure substantive and sustainable change.
Implementasi Kebijakan Layanan Pengadaan Barang Jasa Secara Elektronik Pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tolitoli Harmayani; Nursifa; Syarif Makmur; Moh. Ma'ruf Bantilan
Jurnal Sektor Publik Vol 1 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v1i1.621

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi kebijakan Layanan Pengadaan Barang Jasa Secara Elektronik (LPSE) pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini sebanyak 5 orang yaitu 4 dari staf LPSE dan 1 User. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dianalisis dengan model implementasi kebijakan dari George Edward III menunjukkan bahwa implementasi kebijakan LPSE pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tolitoli belum sepenuhnya optimal dilakukan. Aspek komunikasi, disposisi dan struktur birokrasi dalam implementasi kebijakan layanan LPSE sudah sesuai dengan apa yang diharapkan. Namun aspek sumber daya belum terpenuhi dengan baik, khususnya jumlah tenaga teknis masih minim sementara beban kerja cukup banyak, meskipun pelaksana telah mengikuti pelatihan dari pusat. Karena itu diperlukan upaya untuk mengusulkan pengadaan pegawai yang menangani bidang tersebut, dan memperkerjakan beberapa staf dari bidang lain untuk sementara waktu. Kata Kunci : Implementasi, Layanan, Pengadaan, Barang dan Jasa, Secara Elektronik
Analisis Kualitas Pelayanan Publik pada Bidang Disiplin BKPSDM Kabupaten Tolitoli dengan Pendekatan SERVQUAL Nursifa; Ekawati
Jurnal Sektor Publik Vol 1 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v1i1.1016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan publik pada Bidang Disiplin BKPSDM Kabupaten Tolitoli menggunakan pendekatan SERVQUAL yang mencakup lima dimensi: tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Penelitian dilakukan selama periode Januari hingga Maret 2024. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling terhadap lima orang informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi reliability, responsiveness, dan empathy telah berjalan baik dengan pelayanan yang sesuai prosedur, responsif, serta memperhatikan kebutuhan pengguna. Namun, dimensi tangible dan assurance masih perlu ditingkatkan, terutama terkait keterbatasan fasilitas fisik dan ketidakpastian waktu pelayanan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sarana administrasi dan perbaikan manajemen pelayanan guna meningkatkan kepuasan pengguna layanan.
Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Di Desa Oyom Kecamatan Lampasio Kabupaten Tolitoli Nursifa; Satriana
Jurnal Sektor Publik Vol 1 No 2 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v1i2.1017

Abstract

Kepemimpinan kepala desa adalah kemampuan untuk menggerakkan, mengarahkan, dan mempengaruhi masyarakat dalam menjalankan kegiatan pembangunan. Peran ini sangat penting untuk mendorong partisipasi dan kemandirian masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengkaji kepemimpinan Kepala Desa Oyom dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi terhadap delapan informan yang dipilih secara purposive. Penelitian dilaksanakan dari Juni hingga September 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari empat indikator kepemimpinan, dua indikator sudah terpenuhi dan dua lainnya belum. Sebagai katalisator, Kepala Desa Oyom belum berhasil menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya partisipasi, terlihat dari rendahnya tingkat keterlibatan warga. Sebagai fasilitator, kepala desa cukup berhasil memfasilitasi kegiatan masyarakat. Sebagai pemecah masalah, kepala desa mampu menyelesaikan persoalan desa melalui musyawarah. Namun, sebagai komunikator, komunikasi dengan masyarakat masih kurang optimal, terutama dalam menyosialisasikan program kerja.
Implementasi Pelayanan Administrasi Kependudukan Di UPT Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli Riswandi; Nursifa; Andi Nur’ Aini
Jurnal Sektor Publik Vol 2 No 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v2i1.1025

Abstract

Tujuan penelitian untuk menelaah lebih dalam bagaimana implementasi pelayanan administrasi kependudukan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Penelitian ini mengadopsi teori implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh Edward III (Subarsono, 2011) dengan empat indikator yaitu komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan keempat indikator tersebut semuanya belum terpenuhi. 1) Indikator komunikasi khususnya aspek transmisi (Sosialisasi) dan aspek kejelasan informasi tidak terpenuhi, hal ini terlihat masih minimnya sosialisasi yang dilakukan oleh UPT terkait pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat dan masih terjadi miskomunikasi antara pihak UPT dengan masyarakat sebagai tager group kebijakan. 2) Indikator sumber daya tidak terpenuhi hal ini dikarenakan kurangnya jumlah sumber daya manusia yang ditempatkan di UPT dan fasilitas yang belum memadai dalam menunjang pelayanan administasi kependudukan. 3) Indikator disposisi tidak terpenuhi, sikap pegawai UPT sebagai implementor kebijakan belum menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengimplementasikan pelayanan administrasi kependudukan di Kecamatan Dondo. 4) Indikator struktur birokrasi juga tidak terpenuhi, kondisi ini terlihat kurangnya sikap profesionalitas para pegawai UPT dan adanya kekosongan jabatan yang sudah berlangsung cukup lama, serta SOP yang belum dilaksanakan secara optimal.
PENGEMBANGAN DAYA TARIK PENGUNJUNG PADA OBJEK WISATA AIR TERJUN MALANE DI DESA MALANGGA KECAMATAN GALANG KABUPATEN TOLITOLI Magfira; Daniati Hi Arsyad; Nursifa
Jurnal Sektor Publik Vol 2 No 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v2i2.1054

Abstract

Desa malangga adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pengembangan daya tarik wisata air terjun malane di Desa Malangga. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Dalam penelitian ini terdapat 7 informan yang dipilih secara purposive dan yang menjadi informan kunci adalah Kepala Desa Malangga. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan daya tarik wisata Air Terjun Malane belum berjalan dengan maksimal karena adanya kawasan dari instansi Dinas Kehutanan yang tidak bisa dikelola tanpa ada izin, akses jalan untuk menuju tempat wisata yang kurang bagus (Bebatuan, curam dan ketika hujan licin), pihak pemerintah Desa Malangga tidak fokus melakukan pengembangan daya tarik wisata tersebut, sehingga hal ini  menyebabkan pengembangan daya tarik wisata Air Terjun Malane belum menunjukkan hasil yang optimal.
EFEKTIFITAS USULAN PROGRAM DESA MULYASARI PADA MUSRENBANG KECAMATANTAN LAMPASIO KABUPATEN TOLITOLI Rina Lestari; Muhammad Iqbal; Nursifa
Jurnal Sektor Publik Vol 2 No 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : FISIP Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jsp.v2i2.1101

Abstract

Musrenbang tingkat kecamatan merupakan salah satu agenda tahunan yang menjadi wadah bagi desa untuk menyampaikan usulan program, termasuk usulan pembangunan infrastruktur desa seperti jalan, kantor desa, balai desa dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelaksanaan musrenbang pada tingkat kecamatan dalam rangka realisasi usulan program Desa Mulyasari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Ada 8 informan yang dipilih melalui teknik purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas musrenbang di tingkat kecamatan dalan merealisasikan usulan Desa Mulyasari belum berjalan efektif karena usulan program Desa Mulyasari belum menjadi usulan prioritas di tingkat kecamatan. Pada indikator pencapaian tujuan menunjukkan bahwa efektivitas pelaksanaan musrenbang Kecamatan Lampasio belum mencapai hasil yang diharapkan. Hal ini terlihat dari ketidaksesuaian antara target yang ditetapkan pada usulan program Desa Mulyasari dengan harapan pemerintah desa dan masyarakat lokal. Indikator integrasi, pemerintah kecamatan telah mengambil keputusan terkait usulan program, namun pemerintah Desa Mulyasari belum melakukan sosialisasi kembali kepada masyarakat mengenai hasil Musrenbang tingkat kecamatan. Selain itu, pemerintah kecamatan kurang memberikan informasi yang memadai tentang pelaksanaan Musrenbang desa, sehingga pemerintah desa terhambat mempersiapkan usulan-usulan lainnya yang sangat mendesak di tingkat desa. Indikator adaptasi, pemerintah Desa Mulyasari belum menyampaikan hasil musrenbang kepada masyarakat. Kondisi ini menyebabkan kerap kali masyarakat merasa kebingungan dan sering mempertanyakan status atau hasil usulan program yang dibahas pada tingkat kecamatan.
Penanaman Pohon Di Desa Wisata Malangga: Solusi Hijau Menghadapi Bencana Banjir Mohammad Sawir; Masrin Gafar; Andi Nur'Aini; Daniati Hi. Arsyad; Ayu Lestari; Nursifa; Muhammad Iqbal; Syarif Makmur; Abdul Wahid Safar; Abd. Kahar; Arfan; Nursam; Eka De Patmonsela Liow; Moh. Ma'ruf Bantilan
TOLIS MENGABDI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/tm.v3i2.965

Abstract

Kegiatan penanaman pohon di bantaran sungai di Desa Wisata Malangga merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen Prodi Ilmu Administrasi Negara dan dosen Prodi Ilmu Pemerintahan serta melibatkan mahasiswa Fisip Universitas Madako Tolitoli, kegiatan pengabdian ini merupakan hasil kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Tolitoli, anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Malangga, beberapa instansi terkait di Kabupaten Tolitoli, Komunitas Bumi Kita, Pemerintah Desa Malangga dan peran serta masyarakat lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat lokal sebagai upaya mitigasi bencana serta pelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi tahapan perencanaan, penetapan lokasi, penanaman bibit pohon dan pemeliharaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlibatan berbagai pihak dan peran aktif pemerintah desa serta masyarakat lokal mampu meningkatkan efektivitas pelestarian lingkungan khususnya di wilayah bantaran sungai demi menekan kerugian dari bencana banjir.