Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pemeriksaan Kesehatan dan Penyuluhan Tentang Pengelolaan Penyakit Diabetes Mellitus dan Hipertensi di Desa Batursari, Mranggen Demak Aisyah Lahdji; Lukman Faishal Fatharani
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit tidak menular merupakan masalah kesehatan yang saat ini harus diperhatikan oleh negara berkembang karena49% penyakit sekarang paling banyak diderita adalah penyakit tidak menular. Penyakit tidak menular yang palingsering diderita adalah diabetes mellitus dan hipertensi. Hipertensi dan diabetes mellitus termasuk dari 10 besarpenyakit yang paling banyak diderita oleh warga Desa Batursari dari bulan Agustus hingga Oktober Tahun 2019. Olehkarena itu, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) bekerjasama dengan YayasanKeluarga Sakinah melaksanakan pemeriksaan kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan guladarah serta pemberian edukasi terkait penyakit diabetes mellitus dan hipertensi. Kegiatan ini dilaksanakan di KlinikRawat Inap Keluarga Sakinah dan dihadiri sebanyak 105 orang. Hasil pemeriksaan yang dilakukan didapatkan bahwa47% normal, 30,47% menderita hipertensi dan 22,85% didapatkan DM. Dari 53% warga yang menderita hipertensidan DM, didapatkan 16,19% menderita keduanya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatanpehamanan terkait penyakit diabetes mellitus dan hipertensi sehingga terwujudnya peningkatan derajat kesehatan yangoptimal. Kata Kunci : Desa Batursari, Hipertensi, Diabetes Mellitus, Penyuluhan
Analisis Faktor yang Berkontribusi pada Kunjungan ke Pos Pembinaan Terpadu di Wilayah Kerja Puskesmas Bandarharjo Semarang Lukman Faishal Fatharani; Ivandi Anugrah Anggara Putra; - Romadhoni; Muhamad Hidayat; Muhammad Riza Setiawan; Susilo Budi Pratama
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Posbindu merupakan salah satu Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) melalui kegiatanpromotif dan preventif dalam pengendalian Penyakit Tidak Menular. Puskesmas Bandarharjo adalah salahsatu Puskesmas di Semarang dengan cakupan Posbindu yang belum memenuhi target. Tujuan penelitianini adalah untuk menganalisis faktor yang berkontribusi kunjungan Posbindu di Kelurahan BandarharjoSemarang. Metode: Penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional sebanyak 45 responden di wilayah kerjaPuskesmas Bandarharjo. Pengumpulan data menggunaan kuesioner faktor yang mempengaruhi kunjunganPosbindu. Analisis data menggunakan uji chi-square.  Hasil: Hasil Penelitian faktor Pendidikan, tingkat pengetahuan, sikap dan persepsi secara statisticmempengaruhi kunjungan ke Posbindu dengan nilai p≤0.05. Beberapa faktor yang tidak mempengaruhikunjungan ke Posbindu antara lain dukungan keluarga, dukungan kader dan dukungan tenaga kesehata. Kesimpulan: Faktor-faktor yang berkontribusi kunjungan Posbindu antara lain faktor Pendidikan, tingkatpengetahuan, sikap dan persepsi. Kata Kunci: Penyakit tidak menular, Pos pembinaan terpadu, Puskesmas Bandarharjo, UKM
Diabetic Self-Management and Correlated Factors: A Cross-Sectional Study Fatharani, Lukman Faishal; Anggraheny, Hema Dewi; Putro, Wahyu Gito
South East Asia Nursing Research Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : University of Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/seanr.6.1.2024.1-6

Abstract

Prevention of diabetes complications has an important role in decreasing mortality and morbidity in diabetes patients. Self-management in diabetic patients (DSM) is a recommended strategy to increase the quality of life in diabetes patients. Several factors are related to self-management in diabetic patients. This study aims to discover factors related to self-management in diabetic patients. This is a cross-sectional study performed on 42 diabetic patients. Respondents were given a Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24) and a self-management behaviour questionnaire in Diabetes Mellitus (SMDM). Data was analyzed using SPSS version 26. This study had no significant relation between age and self-management (p = 0.987). There was also no statistically significant relationship between gender, education level, and knowledge level with p-value of 0.651, 0.559, and 0.558, respectively. Moreover, there was no correlation between participation in chronic disease management programs and self-management with p = 0.559. This study concluded no correlation between age, gender, education level, knowledge level, and participation in chronic disease management programs with self-management of diabetic patients.
Penyuluhan Penggunaan Kontrasepsi di Puskesmas Bandarharjo Fatharani, Lukman Faishal; Ariani, Deni Dwi; Probowoso, Wicaksono; Hakimia S, Hadistya
PROSIDING SEMINAR KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1 No Oktober (2023): Seminar (NiCe-PHResComS - 1)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/pskm.v1iOktober.264

Abstract

Latar belakang: Masa nifas merupakan masa yang rawan untuk ibu karena 60% kematian ibu terjadi setelah melahirkan dan hampir 50% dari kematian pada masa nifas, salah satu program Keluarga Berencana untuk menurunkan AKI yaitu dengan KB. Puskesmas Bandarharjo merupakan salah satu puskesmas di Kota Semarang terdapat 76 ibu nifas dari 351 ibu nifas dengan rentang masa nifas 16 November sampai 27 Desember 2022. Berdasarkan studi kasus permasalahan melalui wawancara petugas puskesmas bahwa mayoritas ibu nifas belum memakai KB. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berbentuk kegiatan edukasi dengan menggunakan pamflet KB. Kegiatan dilakukan di Puskesmas Bandarharjo. Evaluasi dilakukan menggunakan hasil pre-test dan post-test.. Pengumpulan data menggunakan kuisioner pengetahuan dan sikap yang sudah divalidasi serta pre-test dan post-test. Hasil: Dari total 43 ibu nifas berdasarkan karakteristik ibu nifas yang paling banyak yaitu usia 20-35 tahun (76,7%), pendidikan menengah (55,8%), tidak bekerja (62,8%), yang memakai KB (55,8%), tingkat pengetahuan baik (76,7%) dan sikap yang mendukung KB (81,4%). Terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai pengetahuan pre-test dan post-test. Kesimpulan: Pemberian media edukasi berupa pamphlet KB efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang KB pada ibu nifas.
The Influence of Work Posture and Work Duration on the Incidence of Low Back Pain Among Batik Artisans: a Cross-sectional Study: Work Posture and Work Duration Pamungkas, Megistra; Pratama, Susilo Budi; Fatharani, Lukman Faishal
INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT (IJHSRD) Vol. 6 No. 1 (2024): INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT
Publisher : STIKes Mandala Waluya Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/ijhsrd/Vol6.Iss1/214

Abstract

Background: Batik artisans, particularly those involved in the "nyanting" process, are susceptible to lower back pain due to non-ergonomic working postures. These craftsmen sit for long durations as they meticulously apply wax to fabric. They utilize dingklik, which compels them to sit in a slightly hunched position. The repeated adoption of such postures can heighten the risk of lower back pain. This research aims to investigate the relationship between work posture, years of service, and the incidence of low back pain among "nyanting" batik artisans in Pulorejo Village Methods: This observational analytical research employed a cross-sectional approach with 42 "nyanting" batik artisans chosen through a total sampling technique. Conducted in Pulorejo Village in January 2024, the research assessed work posture using the Rapid Entire Body Assessment (REBA) instrument, while the occurrence of low back pain was evaluated through history taking and physical examination. Statistical analysis was performed using IBM SPSS version 25.0 software. Results: A significant positive correlation was found between years of service and the occurrence of low back pain (LBP) (p=0.002; r=0.471). The risk of LBP increases with the length of service. Additionally, there was a significant positive correlation between working posture, as indicated by the REBA score, and the occurrence of LBP (p=0.010; r=0.395). A higher REBA score corresponds to a greater risk of LBP. Conclusions: the Years of service and the working posture were associated to  the incidence of low back pain (LBP) among "nyanting" batik artisans in Pulorejo Village.
Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Dalam Merawat Anggota Keluarga Yang Mengalami Skizofrenia Di Wilayah Kerja Puskesmas Gemarang Jawa Timur Ariyanto, Refky Alfitra; Rihadini, Rihadini; Fatharani, Lukman Faishal
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i4.18596

Abstract

Salah satu di antara penyakit jiwa adalah skizofrenia. Pasien tidak mampu untuk menjalani kehiduoanya dirinya sendiri dan masalah sosiall yang ada, dan pola tidur mereka dapat menyebabkan keluarga mengalami kecemasan pada saat merawat dan menghadapi pasien skizofrenia. Pengetahuan merupakan faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan seseorang. Penelitian bertujuan menganalisis Hubungan Pengetahuan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan dalam Merawat Anggota Keluarga yang Mengalami Skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Gemarang Jawa Timur. Metode penelitiannya menggunakan kuantitatif analitik observasional dan menggunakan desain cross sectional. Subjeknya adalah keluarga yang merawat anggota keluarganya yang mengalami skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Gemarang Jawa Timur pada bulan September 2023 yang memenuhi kriteria penelitian. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale dan kuesioner pengetahuan keluarga. Uji analisis menggunakan uji spearman rank. Total sampel memenuhi kriteria inklusi adalah 25 responden. Hasil uji spearman rank didapatkan nilai p value 0,002 (<0,05) yang berarti bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalami skizofrenia di Puskesmas Gemarang Jawa Timur. Kekuatan hubungan antara kedua variabel adalah sedang dengan arah hubungannya adalah negatif yang berarti semakin kurang pengetahuan keluarga maka akan semakin meningkat kecemasannya. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan keluarga dengan tingkat kecemasan merawat anggota keluarga yang mengalami Skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Gemarang Jawa Timur.