Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING DARI EKSTRAK JERUK NIPIS Rina Purwani; Dian Mustikasari; Ade Yuliana
Migunani Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Migunani Nusantara
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan pembuatan sabun cuci piring ini ditujukan untuk Ibu-ibu PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) RT 03 RW III di Kelurahan Rejasari, Kecamatan Purwokerto Barat, untuk meningkatkan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat.. Sabun cuci piring, sebagai kebutuhan sehari-hari, seringkali membebani anggaran keluarga. Peserta diajarkan cara membuat sabun cuci dari ekstrak jeruk nipis yang ekonomis, efektif, dan ramah lingkungan. Program satu hari ini menggabungkan teori dan praktik langsung, mencakup komposisi bahan, teknik pembuatan, serta tips menghasilkan sabun berkualitas. Selain untuk kebutuhan rumah tangga, pelatihan ini juga membuka peluang penghasilan tambahan bagi Ibu-ibu PKK. Tujuannya adalah memberdayakan peserta untuk memproduksi sabun secara mandiri dan mempromosikan produk ramah lingkungan di masyarakat. Pelatihan ini juga mendorong semangat kewirausahaan dan kemandirian ekonomi di tingkat desa. Dengan mengurangi ketergantungan pada produk komersial, peserta dapat menciptakan usaha berkelanjutan yang memberikan manfaat lingkungan dan ekonomi. Inisiatif ini mendorong pengembangan keterampilan, kesadaran lingkungan, dan kemandirian finansial.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA KLAMPAR KECAMATAN PROPPO KABUPATEN PAMEKASAN Ahmad Rofiqi Tanzil; Ade Yuliana; Asep Alipudin; Siti Amaliati; Ludfi
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2026): Saweu : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya inovasi produk, belum optimalnya penguatan identitas merek usaha batik Desa Klampar, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal melalui penguatan inovasi produk, branding, packaging, dan digitalisasi pemasaran. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan kelompok pengrajin batik, pemerintah desa, dan tim pengabdian. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi potensi dan kebutuhan, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pengrajin dalam menciptakan motif batik berbasis identitas lokal Desa Klampar, penguatan identitas merek dan kemasan produk, serta pemanfaatan WhatsApp Business, Instagram, Facebook dan Tiktok sebagai media pemasaran digital. Perubahan tersebut berdampak pada meningkatnya daya tarik produk, perluasan jangkauan pasar, serta peningkatan nilai jual batik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendampingan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan kapasitas usaha batik masyarakat desa serta berkontribusi terhadap peningkatan daya saing dan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA KLAMPAR KECAMATAN PROPPO KABUPATEN PAMEKASAN Ahmad Rofiqi Tanzil; Ade Yuliana; Asep Alipudin; Siti Amaliati; Ludfi
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2026): Saweu : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya inovasi produk, belum optimalnya penguatan identitas merek usaha batik Desa Klampar, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal melalui penguatan inovasi produk, branding, packaging, dan digitalisasi pemasaran. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan kelompok pengrajin batik, pemerintah desa, dan tim pengabdian. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi potensi dan kebutuhan, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pengrajin dalam menciptakan motif batik berbasis identitas lokal Desa Klampar, penguatan identitas merek dan kemasan produk, serta pemanfaatan WhatsApp Business, Instagram, Facebook dan Tiktok sebagai media pemasaran digital. Perubahan tersebut berdampak pada meningkatnya daya tarik produk, perluasan jangkauan pasar, serta peningkatan nilai jual batik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendampingan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan kapasitas usaha batik masyarakat desa serta berkontribusi terhadap peningkatan daya saing dan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.
Halal MSME Sustainability: Digital Marketing, Innovation, and Islamic Economics Synergy Hendro Sukoco; Ade Yuliana; Sinta Anggraeni; Melli Andini
Economics Development Analysis Journal Vol. 14 No. 4 (2025): Economics Development Analysis Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edaj.v14i4.34455

Abstract

This study examines the effects of digital marketing strategy and halal innovation on the sustainability of halal micro, small, and medium enterprises (MSMEs), with Islamic economic implementation as a mediating variable and Sustainable Development Goals (SDGs) orientation as a moderating variable. The research was conducted among 160 halal-certified MSMEs in six regions of Central Java (Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Cilacap, Kebumen, and Brebes), using a quantitative approach and Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The findings provide mixed empirical support. Halal innovation demonstrates a positive and statistically significant effect on MSME sustainability. In contrast, the digital marketing strategy shows a positive but statistically insignificant direct relationship. Islamic economic implementation plays a limited, marginal mediating role in the relationship between halal innovation and sustainability. Furthermore, SDGs orientation does not significantly moderate the proposed structural relationships. These results suggest that halal innovation serves as the primary driver of sustainability. In contrast, digitalization and alignment with global sustainability appear not yet strongly embedded in the strategic practices of the sampled halal MSMEs. The study contributes by clarifying the empirical boundaries of integrating digital strategies, halal innovation, and Islamic economic values within MSME sustainability frameworks in emerging economies