Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Strategi Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Inggris Siswa Tingkat Sekolah Dasar Nur Laili Indasari; Siti Amaliati
Acitya Bhakti Vol. 3 No. 2 (2023): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/acb.v3i2.30190

Abstract

Pada waktu sekarang ini, siswa di Sekolah Dasar diharapkan memiliki kemampuan yang bagus dalam bahasa Inggris. Hal ini menjadi tantangan tersendiri karena bahasa sehari-hari mereka bukanlah bahasa Inggris. Di sekolah, mereka hanya mendapatkan dua jam untuk mata pelajaran bahasa Inggris sementara mereka dituntut mampu mengerjakan ujian, lembar kerja, dan menguasai banyak kosakata. Kurangnya waktu dan kelemahan siswa pada kemampuan bahasa Inggris menjadi pertimbangan kami untuk melakukan pengabdian masyarakat dalam bidang pendidikan. Hal pertama yang dilakukan adalah dengan memberikan pembelajaran bahasa Inggris yang menyenangkan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan motivasi, pemahaman, dan kemampuan siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris khususnya pada kemampuan berbicara melalui berbagai macam strategi pembelajaran. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa pembelajaran secara gratis dengan kegiatan yang menyenangkan dan menarik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para siswa antusias dalam pembelajaran. Mereka termotivasi untuk belajar bahasa Inggris. Kemampuan mereka dalam memahami materi meningkat. Hal ini dibuktikan dengan kemampuan mereka dalam merespon pertanyaan dan melakukan percakapan dalam bahasa Inggris.
PELATIHAN PENGUATAN LITERASI SAINS UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR DESA MANYARSIDORUKUN GRESIK Siti Amaliati; Ismawati Ismawati
Mafaza : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Mafaza : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Mafaza : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/mafaza.v3i2.2311

Abstract

This research advocates for an instructional approach that involves optimizing children's sensory engagement through the direct experiential exploration to enhance effective learning. By providing opportunities for hands-on learning experiences, this method aims to assist children in developing analytical skills and critical thinking abilities. Critical thinking skills are crucial for children to confront future challenges. Cultivating critical thinking by enhancing scientific literacy in children involves helping them grasp scientific concepts, observe natural phenomena, conduct experiments, and understand scientific processes. This enables children to develop their critical thinking abilities. However, many schools face challenges in facilitating experimental learning due to various factors and reasons. Therefore, this Community Engagement Initiative focuses on empowering elementary school-aged children by strengthening their scientific literacy through the introduction of "temperature and heat" concepts. This material can help children deepen their understanding of the world around them in a more profound yet simple manner. This Community Engagement Initiative employs a training method with the following stages: 1) discussions with schools to identify students' needs, 2) problem identification, 3) activity planning, 4) implementation of activities, 5) activity evaluation, and 6) activity reporting. The partners in this community engagement are the "literacy house" community in the village of Manyarsidorukun, Gresik, and lecturers from the Daruttaqwa Islamic Institute, Gresik. The outcomes of this initiative include 1) Children feel delighted with this PkM activity as participants can practice directly 2) Develop communication skills by retelling their learning experiences.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA KLAMPAR KECAMATAN PROPPO KABUPATEN PAMEKASAN Ahmad Rofiqi Tanzil; Ade Yuliana; Asep Alipudin; Siti Amaliati; Ludfi
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2026): Saweu : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya inovasi produk, belum optimalnya penguatan identitas merek usaha batik Desa Klampar, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal melalui penguatan inovasi produk, branding, packaging, dan digitalisasi pemasaran. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan kelompok pengrajin batik, pemerintah desa, dan tim pengabdian. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi potensi dan kebutuhan, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pengrajin dalam menciptakan motif batik berbasis identitas lokal Desa Klampar, penguatan identitas merek dan kemasan produk, serta pemanfaatan WhatsApp Business, Instagram, Facebook dan Tiktok sebagai media pemasaran digital. Perubahan tersebut berdampak pada meningkatnya daya tarik produk, perluasan jangkauan pasar, serta peningkatan nilai jual batik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendampingan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan kapasitas usaha batik masyarakat desa serta berkontribusi terhadap peningkatan daya saing dan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA KLAMPAR KECAMATAN PROPPO KABUPATEN PAMEKASAN Ahmad Rofiqi Tanzil; Ade Yuliana; Asep Alipudin; Siti Amaliati; Ludfi
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2026): Saweu : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya inovasi produk, belum optimalnya penguatan identitas merek usaha batik Desa Klampar, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal melalui penguatan inovasi produk, branding, packaging, dan digitalisasi pemasaran. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan kelompok pengrajin batik, pemerintah desa, dan tim pengabdian. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi potensi dan kebutuhan, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pengrajin dalam menciptakan motif batik berbasis identitas lokal Desa Klampar, penguatan identitas merek dan kemasan produk, serta pemanfaatan WhatsApp Business, Instagram, Facebook dan Tiktok sebagai media pemasaran digital. Perubahan tersebut berdampak pada meningkatnya daya tarik produk, perluasan jangkauan pasar, serta peningkatan nilai jual batik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendampingan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan kapasitas usaha batik masyarakat desa serta berkontribusi terhadap peningkatan daya saing dan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.
Innovations of Integrated Islamic Education in Indonesia and Brunei Darussalam: Trends, Challenges, and Opportunities Ely Fitriani; Evi Fatimatur Rusydiyah; Siti Amaliati; Nurisan Doloh; Fareesah Koowa
SYAMIL: Journal of Islamic Education Vol. 13 No. 1 (2025): SYAMIL: Journal of Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sy.v13i1.8505

Abstract

Integrated Islamic education has become an integral part of efforts to innovate in religious education that aligns with the progress of the times. This study presents a systematic literature review on educational innovation through integrated Islamic education. The method employed in this research is Systematic Literature Review (SLR), utilizing the PRISMA protocol with its stages, including identification, screening, eligibility, inclusion, abstraction, and data analysis. The process is assisted by the applications Publish or Perish, Zotero, and the PRISMA Flow Diagram on the web. The research findings indicate that the distribution of studies on integrated Islamic education in Indonesia amounts to 21 articles, while in Brunei Darussalam, there are 3 articles. As for integrated Islamic education in Indonesia, it can be observed in the form of improvisation of learning models, internalization of Islamic values in general content, curriculum redesign, and student activity management. Meanwhile, in Brunei Darussalam, the Malay Islamic Monarchy (MIB) concept is employed, and this concept has led to the implementation of the SPN-21 curriculum policy, which aims to create individuals who are faithful, pious, morally upright, and proficient in technology.
Adaptive Learning : Learning Design Training Differentiated AI -based for Elementary School Teachers Siti Amaliati; Arifatul Ma'ani; Syovinatus Sholicha; Eva Andriani; Muksin Muksin; Ely Fitriani; Machfud Bachtiyar
Inovasi Lokal Vol. 3 No. 2 (2025): Inovasi Lokal
Publisher : Tarqabin Nusantara Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62255/noval.v3i2.224

Abstract

This Community Service Program (PkM) aims to enhance the pedagogical capacity of elementary school teachers in Dusun Kepetingan in implementing adaptive and differentiated instruction supported by Artificial Intelligence (AI). The training employed a Participatory Action Research (PAR) framework, comprising conceptual strengthening, analysis of students’ learning needs, and hands-on practice using Quizizz AI for differentiating content, process, and product. Findings indicate substantial improvements in teachers’ ability to design instructional scenarios that are responsive to classroom heterogeneity. Evaluation results show a satisfaction rate of 92%, demonstrating the relevance and effectiveness of the program. This PkM underscores the strategic potential of AI integration in supporting systematic, efficient, and data driven implementation of differentiated learning.
Innovations of Integrated Islamic Education in Indonesia and Brunei Darussalam: Trends, Challenges, and Opportunities Ely Fitriani; Evi Fatimatur Rusydiyah; Siti Amaliati; Nurisan Doloh; Fareesah Koowa
SYAMIL: Journal of Islamic Education Vol. 13 No. 1 (2025): SYAMIL: Journal of Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sy.v13i1.8505

Abstract

Integrated Islamic education has become an integral part of efforts to innovate in religious education that aligns with the progress of the times. This study presents a systematic literature review on educational innovation through integrated Islamic education. The method employed in this research is Systematic Literature Review (SLR), utilizing the PRISMA protocol with its stages, including identification, screening, eligibility, inclusion, abstraction, and data analysis. The process is assisted by the applications Publish or Perish, Zotero, and the PRISMA Flow Diagram on the web. The research findings indicate that the distribution of studies on integrated Islamic education in Indonesia amounts to 21 articles, while in Brunei Darussalam, there are 3 articles. As for integrated Islamic education in Indonesia, it can be observed in the form of improvisation of learning models, internalization of Islamic values in general content, curriculum redesign, and student activity management. Meanwhile, in Brunei Darussalam, the Malay Islamic Monarchy (MIB) concept is employed, and this concept has led to the implementation of the SPN-21 curriculum policy, which aims to create individuals who are faithful, pious, morally upright, and proficient in technology.