Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisa Produktivitas Alat Gali Muat Shovel Komatsu PC 3000 Di Penambangan Pit 2 Swakelola 1 Tambang Banko Barat PT. Bukit Asam, Tbk Indra Nuryanneti; Siti Nurjanah; Ego Prasetiyo
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 3 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v3i2.86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas alat gali-muat Shovel Komatsu PC3000 pada kegiatan penambangan di area front swakelola. Evaluasi dilakukan untuk memperoleh gambaran kinerja aktual alat guna mendukung pencapaian target produksi yang telah ditetapkan perusahaan. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap aktivitas alat di lapangan, terutama untuk memperoleh data cycle time yang mencakup waktu penggalian, pengisian bucket, ayunan ke arah dump truck, pembuangan material, serta ayunan kembali ke posisi awal. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa produktivitas aktual alat mencapai 1.043 BCM per jam dan setara dengan 625.800 BCM per bulan. Nilai ini menunjukkan adanya selisih dibandingkan dengan target produksi ideal, yang mengindikasikan perlunya evaluasi lebih lanjut terhadap faktor-faktor operasional yang memengaruhi kinerja alat.  Beberapa faktor yang berpotensi menyebabkan penurunan produktivitas meliputi kondisi fisik lokasi kerja, fragmentasi material, efisiensi operator, waktu tunggu antaralat, serta kondisi teknis alat selama operasi. Temuan ini memperlihatkan bahwa pengelolaan waktu kerja alat dan penerapan praktik operasi yang lebih efisien menjadi aspek penting untuk ditingkatkan. Selain itu, pemeliharaan preventif dan perencanaan sequence penambangan yang lebih optimal dapat mendukung peningkatan output alat secara signifikanProduktivitas shovel pada bulan Juni tercatat sebesar 1.043 BCM/jam, dengan total capaian bulanan sebesar 625.800 BCM. Jika dibandingkan dengan target perusahaan yaitu 900 BCM/jam, maka produktivitas alat gali-muat tersebut telah memenuhi bahkan melampaui target produksi bulan tersebut. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi peningkatan produktivitas alat berat, yang pada akhirnya berimplikasi pada pencapaian target produksi dan efisiensi biaya operasional dalam kegiatan penambangan.
Optimalisasi Peternakan Berkelanjutan melalui Program Bara Agro Sirkular bersama CSR PT Bukit Asam, Tbk. untuk Mendukung Lingkungan Sehat dan Kesejahteraan Masyarakat Apriansyah Zulatama; Indra Nuryanneti; Yulius Mases
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/bpczjn05

Abstract

Program Bara Agro Sirkular (BAS) merupakan inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bukit Asam Tbk – Tanjung Enim Mining Site (TEMS) yang berkolaborasi dengan Akademi Komunitas Industri Pertambangan Bukit Asam, bertujuan mengoptimalkan sektor peternakan terpadu berbasis agro-circular economy di Kabupaten Muara Enim. Pengabdian ini menganalisis dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari program BAS di beberapa desa Ring-1 PTBA. Metode yang digunakan adalah survei langsung, wawancara, dan pengumpulan data sekunder di Desa Seleman dan Desa Darmo selama Juli hingga September 2025. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan Program BAS memberikan dampak sosial positif dengan tingkat persetujuan 100% dan tingkat kepuasan tinggi (86% sangat puas, 14% puas) dari masyarakat penerima manfaat. Pengetahuan masyarakat terkait agrikultur, peternakan, perikanan, serta penerapan ekonomi sirkular (9R) meningkat signifikan. Dampak ekonomi yang dihasilkan juga positif, terbukti dari peningkatan pendapatan masyarakat penerima manfaat yang awalnya berkisar Rp0 – Rp3.000.000 per bulan, menjadi Rp3.000.000 – Rp10.000.000 per bulan, melampaui Upah Minimum Daerah. Selain itu, penerapan prinsip ekonomi sirkular menghasilkan efisiensi biaya produksi yang signifikan. Program BAS terbukti efektif sebagai alternatif mata pencaharian berkelanjutan, mengurangi ketergantungan pada penambangan ilegal (PETI), meningkatkan kesejahteraan, dan berkontribusi pada pelestarian lingkungan.
Peningkatan Kualitas Briket melalui Pemanfaatan Limbah Fine Coal dan Biomassa: Studi di Pabrik Briket Tanjung Enim PT. Bukit Asam, Tbk. Indra Nuryanneti; Siti Amina; Putra Putra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4075

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan limbah fine coal sebagai bahan baku utama dalam pembuatan briket dengan campuran biomassa di Pabrik Briket Tanjung Enim PT. Bukit Asam Tbk. Fine coal merupakan hasil sampling dari proses pengecilan ukuran batubara yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menimbulkan masalah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan nilai guna fine coal dengan mencampurkannya bersama biomassa berupa arang bambu (Schizostachyum brachycladum) dan serbuk kayu jati (Tectona Grandis) untuk menghasilkan briket dengan kualitas fisik dan nilai kalor yang baik serta emisi rendah. Penelitian menggunakan empat variasi komposisi bahan, kemudian dilakukan proses karbonisasi, penggilingan, pencampuran dengan perekat tapioka dan clay, pencetakan, pengeringan, serta pengujian laboratorium meliputi analisis proksimat, kadar sulfur, nilai kalor, uji suhu, dan uji tekan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan biomassa mampu menurunkan kadar sulfur, meningkatkan nilai kalor, serta memperbaiki karakteristik pembakaran dibandingkan fine coal murni. Pemanfaatan biomassa dalam pembuatan briket tidak hanya meningkatkan kualitas bahan bakar alternatif, tetapi juga menjadi solusi berkelanjutan dalam mengurangi limbah dan mendukung transisi energi bersih.
Manajemen Kinerja Operator dan Dampaknya terhadap Kondisi Unit Wheel Loader Komatsu WA 200-5 di Pabrik Briket Tanjung Enim Sarmidi; Nurbaiti; Yulius Mases; Siti Nurjanah; Indra Nuryanneti
Automotive Innovations Journal Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Department of Automotive Engineering Technolgy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wheel loaders play a crucial role in material handling operations at briquette plants, and their operational condition is strongly influenced by operator performance. Effective operator performance management, including technical competence, work discipline, compliance with standard operating procedures, and awareness of daily equipment maintenance, is essential to ensure unit reliability and service life. This study aims to analyze operator performance management and its impact on the condition of the Komatsu WA 200-5 wheel loader operating at the Tanjung Enim Briquette Plant. A descriptive quantitative research method was employed, with data collected through field observations, interviews, equipment maintenance records, and operational reports. Operator performance management was evaluated based on indicators of operating skills, procedural compliance, and responsibility for daily inspections, while unit condition was assessed using indicators such as damage frequency, breakdown occurrences, and equipment availability. The results indicate that well-implemented operator performance management has a positive impact on wheel loader condition, as reflected by reduced damage rates, lower downtime, and improved equipment availability to support production activities. These findings demonstrate that improving operator performance management not only enhances operational efficiency but also contributes to the sustainability and reliability of heavy equipment usage. Therefore, strengthening operator performance management systems is a strategic approach to maintaining equipment condition and supporting continuous production operations at briquette plants.
Determinasi Produktivitas Aircrew: Study Library Research Esti Liana; Primadi Candra Susanto; Siska Yuli Anita; Indra Nuryanneti
JURNAL RISET MANAJEMEN (JURMA) Vol 4 No 2 (2026): June: JURNAL RISET MANAJEMEN (JURMA)
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jurma.v4i2.4115

Abstract

Flight crew productivity is a strategic factor in maintaining flight safety, operational efficiency, and airline competitiveness in the high-reliability aviation industry. This study aims to analyze and synthesize factors influencing flight crew productivity through a conceptual approach based on literature review. The research method used is library research with a systematic literature review technique. The type of data used is secondary data in the form of scientific articles, proceedings, and relevant previous research reports. Data sources were obtained from scientific databases such as Scopus, EBSCO, Copernicus, and SINTA. The results of the study indicate that adequate individual capabilities, a high level of work engagement, a measurable KPI system, and a fair and competitive remuneration scheme have a positive relationship with increasing aircrew productivity. Managerial implications emphasize the importance of designing integrated human resource policies, particularly in competency development, a safety- and efficiency-based performance appraisal system, and compensation management oriented towards sustainable performance.
Transformasi Limbah Jadi Kekuatan: Potensi Fine Coal dan Abu Sekam Padi dalam Pengembangan Beton Geopolimer Indra Nuryanneti; Ni Wayan Desi Purwantini; Putra Putra; Dinda Zahrah
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS) Vol. 3 No. 3 (2026): April : Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v3i3.114

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemanfaatan limbah industri pertambangan dan pertanian berupa fine coal (FC) dan abu sekam padi (ASP) sebagai material pengganti semen dalam pembuatan beton geopolimer yang diaktivasi menggunakan larutan alkali berupa natrium silikat dan natrium hidroksida (caustic soda). Akumulasi limbah industri yang tidak termanfaatkan secara optimal berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, sementara di sisi lain industri konstruksi masih sangat bergantung pada semen konvensional yang berkontribusi signifikan terhadap emisi CO₂. Oleh karena itu, pendekatan berbasis geopolimer menjadi alternatif yang relevan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Selain itu, studi mengenai pengaruh variasi kadar air pada sistem berbasis fine coal murni juga masih terbatas. Penelitian ini menawarkan novelty berupa pemanfaatan kombinasi FC dan ASP dengan variasi komposisi yang spesifik, yaitu A (70% FC : 30% ASP), B (30% FC : 70% ASP), serta evaluasi sistem berbasis FC murni dengan variasi penambahan air (C: 7–10 ml; D: 25 ml). Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 28 hari untuk menilai performa mekanik beton geopolimer yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi komposisi material berpengaruh signifikan terhadap kuat tekan, di mana sampel A menghasilkan nilai tertinggi dengan rata-rata kuat tekan sebesar 35 fc. Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi optimal antara fine coal dan abu sekam padi mampu meningkatkan kinerja beton geopolimer, sehingga berpotensi diaplikasikan dalam konstruksi sesuai dengan mutu yang disyaratkan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan limbah FC dan ASP tidak hanya berkontribusi terhadap pengurangan limbah industri, tetapi juga mendukung pengembangan material konstruksi ramah lingkungan sebagai alternatif pengganti semen konvensional.