Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Uji Daya Hambat Ekstrak Batang Serai (Cymbopogon citratus) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Hasan, Elsi; AR Pratiwi Hasanuddin; Artati
Jurnal TLM Blood Smear Vol 4 No 1 (2023): Jurnal TLM Blood Smear
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jmlt.v4i1.1135

Abstract

Penyakit infeksi ialah penyakit yang disebabkan karena masuk dan berkembangnya mikroorganisme. Penyakit infeksi terjadi ketika kita berinteraksi dengan mikroorganisme yang menyebabkan kerusakan pada tubuh host dan kerusakan tersebut menimbulkan berbagai gejala tanda klinik. Salah satu penyebab infeksi yaitu bakteri staphylococcus aureus. Infeksi bakteri Staphylococcus aureus merupakan bakteri gram positif yang berbentuk coccus, Dapat menghasilkan endotoksin, tidak bergerak dan tidak membentuk spora, memiliki sifat fakultatif aerob, tahan terhadap pengeringan, dan tumbuh dengan baik pada suhu 37ºC, flora normal pada manusia, dan resisten terhadap banyak antibiotik, sehingga diperlukan penemuan obat baru, salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai obat alternatif ialah serai dapur (Cymbopogon citratus), yang mengandung senyawa aktif anti bakteri seperti saponin, tanin, alkaloid, flavonoid, dan minyak atsiri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui daya hambat ekstrak batang serai terhadap bakteri staphylococcus, Penelitian ini merupakan penelitian Experimental Laboratories menggunakan desain Semu Experimental Design dengan rancangan Post Only Test Only Control Group Design. Konsentrasi yang digunakan adalah 60%,70%,80%,90%,dan 100%. serta kontrol positif tetracyclin dan kontrol negatif aquades. Kemudian diuji dengan menggunakan metode sumuran untuk menguji daya hambat ekstak batang serai terhadap bakteri Staphylococcus aureus, hasil penelitian yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistic menggunakan uji One Way Anova, penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak batang serai mampu menghambat pertubuhan bakteri Staphylococcus aureus. Hasil eksperimen konsentrasi 60% (13,83 mm), 70% (15,50 mm), 80% (17,33 mm), 100% (19,33 mm), kontrol + (21,89 mm), dan kontrol – (0 mm). Sehingga dari penelitian ini dapat disimpulkan jika esktrak batang serai (cymbopogon citratus) dapat menghambat pertumbuhan bakteri staphylococcus aureus, dan semakin tinggi konsentrasi maka semakin tinggi daya hambat yang terjadi.
Identifikasi Bakteri Coliform Pada Es Teler dengan Metode MPN (Most Probable Number) di Kecamatan Ujung Bulu Kabupaten Bulukumba Tahun 2023 Maharani, Sindy Putri; Hasanuddin, A.R. Pratiwi; Adam, Adam; Subakir Salnus
Jurnal TLM Blood Smear Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jmlt.v5i1.1232

Abstract

Bakteri Coliform merupakan suatu bakteri yang digunakan sebagai indikator adanya cemaran terhadap air dan makanan. Coliform adalah bakteri berbentuk batang, Gram negatif tidak membentuk spora, aerobik dan anaerobik fakultatif yang menfermentasi laktosa dengan menghasilkan asam dan gas dalam waktu 48 jam pada suhu 37°C.Bakteri Coliform adalah penyebab utama dari penyakit yang disebarkan melalui makanan (food born disease). Coliform merupakan Salah satu bakteri indikator yang relatif tahan hidup. Penggolong bakteri Coliform dan sifat-sifatnya dibagi menjadi dua yaitu Coliform fekal yang berasal dari tinja manusia. Dan Coliform nonfekal diantaranya yang berasal dari hewan atau tanaman yang sudah mati. Diketahui bahwa disulawesi mempunyai prepalensi bakteri yang disebabkan oleh bakteri Coliform yaitu sebesar 76,39%.Menggunakan 5 sampel metode MPN dengan uji LB,BGLB dan EMBA.
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DALAM PENCEGAHAN COVID-19 SERTA PEMBAGIAN MASKER Hasanuddin, A.R Pratiwi; Fatimah; Aryandi, Rahmat; Artati
Jurnal ABDIMAS Panrita Vol 4 No 2 (2023): Jurnal ABDIMAS Panrita
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37362/jap.v4i2.903

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan dapat menyerang sistem pernapasan pada manusia. Virus tersebut telah menginfeksi jutaan orang di dunia sehingga menyebabkan angka kematian yang tinggi di seluruh dunia. Virus tersebut menyerang manusia tidak mengenal umur, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Anak-anak termasuk juga anak yatim piatu yang tinggal di panti asuhan sangat rentan terhadap penularan COVID-19 ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada anak-anak Panti Asuhan Saadatul Banaat Kabupaten Bulukumba untuk menerapkan pola perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) agar terhindar dari penularan COVID-19. Kegiatan ini juga diikuti dengan pembagian masker agar terbentuknya Gerakan menggunakan Masker (GEMAS), selain itu akan ada pemberian sembako kepada anak-anak panti asuhan agar dapat terpenuhi kebutuhannya selama pandemi COVID-19. Edukasi dilakukan menggunakan pendekatan partisipatif. Materi yang diberikan berupa pengenalan COVID-19 dan gejalanya, cara mencuci tangan yang baik dan benar, cara menerapkan etika batuk, cara physical distancing, cara menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta cara menggunakan masker yang tepat. Kegiatan edukasi dilakukan dengan memberikan penyuluhan terhadap PHBS dalam pencegahan COVID-19 dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, Tanya jawab, dan demonstrasi. Penyampaian materi juga dilakukan dengan menggunakan media pembelajaran berupa poster. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan kuesioner untuk mengetahui pengetahuan peserta sebelum dan setelah diberikan edukasi.
PENGGUNAAN TEPUNG AMPAS TAHU SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN Salmonella Sp Hasanuddin, A.R.Pratiwi; Andi Dea Ayu Andini; Muriyati
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 10 No. 1 (2025): Bioma : Januari - Juni 2025
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salmonella sp merupakan satu diantara jenis bakteri gram negatif. Bakteri ini mempunyai bentuk batang dan tidak membentuk spora mothil. Salah satu kontaminan mikrobiologi yang banyak dijumpai yaitu salmonella sp, bakteri patogen yang menyebabkan penyakit yang ditularkan melalui makanan. Tahu adalah makanan yang berasal dari kedelai yang mempunyai kandungan protein tinggi, dan harganya relatif terjangkau bagi penduduk Indonesia. Tahu memiliki kandungan karbohidrat yang relatif tinggi serta protein yang sama mirip media nutrisi agar. Untuk mengetahui pertumbuhan bakteri Salmonella sp menggunakan media tepung ampas tahu. Jenis penelitian yang telah dilakukan adalah penelitian eksperimental, yaitu metode penelitian dengan melakukan kegiatan eksperimental, Data uji secara statistik menggunakan uji kruskal walis kelompok perlakuan pada penelitian ini terdiri atas kontrol positif Nutrient agar, dan kelompok komposisi 3 gram, 5 gram, 7 gram, dan 9 gram dengan mixer masing-masing empat kali untuk masing-masing kelompok. Pertumbuhan ikan salmon bakteriella sp mengalami kenaikan dengan rendahnya komposisi. Dengan rerata 3 gram vs kontrol + p= 1,000, 5 gram vs kontrol + p= .574, 7 gram vs kontrol + p= 0,000, 9 gram vs kontrol + p= 0,000. Tepung ampas tahu dapat dijadikan sebagai media alternatif pertumbuhan bakteri Salmonella sp dan paling efektif pada komposisi 3% dengan rata-rata 3 gram vs kontrol + nilai p1,000.
Effectiveness Test of Clove Flower Extract (Syzygium aromaticum) as an Insecticide Against Mosquito Mortality Spray Method: UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUNGA CENGKEH (Syzygium aromaticum) SEBAGAI INSEKTISIDA TERHADAP MORTALITAS NYAMUK MENGGUNAKAN METODE SEMPROT akmal, Andi; Hasanuddin, A.R. Pratiwi; Adam, Adam
FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains Vol. 1 No. 2 (2023): Bulan November 2023 Faskes : Jurnal Farmasi, Kesehatan dan Sains
Publisher : Program Studi Farmasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/faskes.v1i3.2393

Abstract

Latar Belakang : Nyamuk adalah salah satu jenis serangga yang bertindak sebagai vektor dalam penyebaran penyakit DBD, penyakit malaria,. Salah satu cara pengendalian nyamuk adalah menggunakan insektisida alami. Bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) mengandung  senyawa saponin, tannin, alkaloid, glikosida, eugenol dan flavonoid yang merupakan senyawa yang bersifat racun bagi serangga. Tujuan : Untuk diketahuinya efektivitas ekstrak bunga cengkeh sebagai insektisida terhadap mortalitas nyamuk metode Semprot. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain True Experimental Design dengan rancangan Post Test Only Control Grup Design. Dimana ekstrak bunga cengkeh diperoleh dengan metode perendaman bunga cengkeh selama 1x24 jam menggunakan aquades kemudian divariasikan kedalam beberapa perlakuan komposisi yaitu 100, 300, dan 500 gram serta kontrol positif banygon dan kontrol negatif aquadest. Hasil Penelitian : Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak bunga cengkeh mampu sebagai insektisida alami terhadap mortalitas nyamuk. Dari hasil analisis statistik menunjukkan data tidak terdistribusi dengan normal, sehigga data diuji dengan yang melakukan uji ANOVA. Kesimpulan : Dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak bunga cengkeh yang paling efektif dalam membunuh nyamuk adalah pada komposisi 500 gram setelah 2-4 jam pemaparan.
Results of Internal Quality Assurance for Ureum Parameters at H. Andi Sulthan Daeng Radja Hospital Asdinar, Asdinar; Hasanuddin, A R Pratiwi; Jusriani, Jusriani
Journal of Multidiscipline and Collaboration Research Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/jmcr.v1i2.284

Abstract

Internal Quality Assurance (PMI) is a preventive and supervisory activity in the laboratory to ensure precise and accurate examination results. This study aims to evaluate the precision, accuracy, and types of analytical errors in PMI urea parameters in the laboratory of H. Andi Sulthan Daeng Radja Hospital, Bulukumba Regency. This descriptive study uses a mixed method with secondary data from PMI results for October–December 2023. The results showed that the average (Mean) urea value in October was 35.53 mg/dL, SD 1.77 mg/dL, CV 4.99%, and d 0.77%; November 35.48 mg/dL, SD 1.74 mg/dL, CV 4.89%, and d 0.88%; December 35.43 mg/dL, SD 1.81 mg/dL, CV 5.10%, and d 1.03%. The CV (precision) and d (accuracy) values are within the maximum control limits (CV ?8%, Bias ±10%). Westgard rule analysis showed violations of the 1-2s rule in October, in the form of warnings without affecting the validity of the control, while no violations were found in November–December. Conclusion: The precision and accuracy of urea parameters are in the good category based on the Levey-Jennings graph analysis and the Westgard rule.
Sosialisasi Tentang Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kasus Balita Stunting Melalui Media Poster Di Kelurahan Mappala Kecamatan Rappocini Kota Makassar Artati Artati; Zulfian Armah; Syahida Djasang; Nasir; Nuradi Nuradi; Asriyani Ridwan; Andi Harmawati Novriani. HS; A. R. Pratiwi Hasanuddin; Aan Yulianingsih Anwar
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 4 No 2 (2023): Media Implementasi Riset Kesehatan (Desember)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v4i2.238

Abstract

Stunting (balita pendek) di Indonesia merupakan masalah gizi yang masih menjadi prioritas. Stunting dapat di cegah dengan cara yaitu ibu hamil harus makan lebih banyak dari biasanya, mengonsumsi tablet tambah darah (TTD), melakukan IMD, pemberian ASI eksklusif, pemberian ASI hingga 23 bulan didampingi MPASI, menanggulangi penyakit kecacingan, memberikan imunisasi dasar lengkap. Sesuai dengan latar belakang tersebut, Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dalam bentuk penyuluhan kepada ibu balita dan kader posyandu di Kelurahan Mappala Kecamatan Rappocini melalui media poster tentang faktor-faktor yang mempengaruhi Kasus Balita Stunting serta cara pencegahan stunting. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan pada bulan Maret sampai September 2023 yang bertempat di Kelurahan Mappala Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Khalayak sasaran pada Pengabdian Masyarakat ini adalah ibu balita dan kader posyandu di Kelurahan Mapala Kecamatan Rappocini. Hasil dalam pengabmas ini yaitu poster stunting dapat diterima oleh ibu balita dan kader posyandu karena tertarik pada desain dan isi pesan dalam posternya, sehingga tujuan, sasaran, target dan manfaat dari kegiatan pengabmas ini dapat disimpukan tercapai, hal ini sesuai dengan nilai post test yang meningkat (nilai pre test 61.3 dan post test 96.3). Kesimpulan terjadi peningkatan pemahaman dan wawasan mengenai stunting pada ibu balita dan kader posyandu secara signifikan. Kata Kunci : Stunting, Ibu Balita, Balita, media Poster
Hemoglobin Level Examination in Students of Panrita Husada Bulukumba Health College Who Consume Instant Noodles Hasanuddin, AR Pratiwi; Rifky , Andi Aidar; Fatimah, Fatimah
Frontiers in Sustainable Science and Technology Vol. 1 No. 1 (2024): December
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/fsst.v1i1.226

Abstract

Hemoglobin is an iron-rich protein in red blood cells responsible for oxygen transport from the lungs to body tissues. Iron, along with vitamin B12 and folic acid, is essential for hemoglobin formation, with iron being a key component in heme production. Consuming instant noodles more than twice a week can increase the risk of metabolic disorders, such as obesity, high blood pressure, elevated blood sugar, and cholesterol. This study aimed to assess the hemoglobin levels of STIKES Panrita Husada Bulukumba students who consume instant noodles regularly. A descriptive cross-sectional quantitative study was conducted with 25 respondents. The results revealed a range of hemoglobin levels, with a low value of 8.0 g/dl, a normal value of 13.1 g/dl, and a high value of 16.1 g/dl, with a standard deviation of 2.04. The study found significant variation in hemoglobin levels among the students, with some indicating potential anemia and others suggesting polycythemia. This supports previous studies linking regular instant noodle consumption to malnutrition, particularly iron deficiency anemia.