Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pendampingan Optimalisasi Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Melalui Program Kampus Mengajar Edy Setiyo Utomo; Ahmad Fahrur Abdul Azis; Sherla Pramesti; Nur Farida Achmad; Fenda Enjelita; Nessa Charisma Andella
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.766

Abstract

Kemampuan literasi dan numerasi siswa yang masih rendah, fasilitas yang masih kurang untuk mendukung pengembangan kemampuan literasi dan numerasi siswa serta keterampilan siswa, masih rendahnya minat dan motivasi siswa untuk kegiatan yang berkaitan dengan literasi dan numerasi. Kegiatan ini dilaksanaan di SDN Menturus Kudu Jombang khususnya kelas 5. Metode yang digunakan terdiri dari tiga tahap antara persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil yang diperoleh bahwa sebanyak 100% siswa merasa senang jika adanya kolaborasi permainan selama pembelajaran, sebanyak 75% siswa yang setuju bahwa permainan yang diberikan dapat membantu kemampuan numerasi yang dimiliki, sebanyak 87,5% siswa yang menyatakan bahwa permainan yang diberikan telah membantu dalam belajar membaca dan memahami bacaan, sebanyak 75% siswa yang menyatakan bahwa ada peningkatan kemampuan literasi dan numerasi pasca diberikan permainan. Secara keseluruhan siswa menyukai kombinasi permainan dan pembelajaran terutama mampu untuk mengoptimalisasi kemampuan literasi dan numerasi. Dengan demikian optimalisasi kemampuan literasi dan numerasi melalui kombinasi permainan dan pembelajaran dapat dikatakan berhhasil karena lebih dari 50% siswa telah memberikan respon positif.
Pelatihan pemanfaatan aplikasi assemblr edu untuk optimalisasi keterampilan multiliterasi di SDN Karangpakis 1 Jombang Edy Setiyo Utomo; Chalimah Chalimah; Jauhara Dian Nurul Iffah; Muhammad Iqbal Rizqillah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31316

Abstract

AbstrakIntegrasi teknologi dalam pembelajaran mempunyai peran yang signifikan terutama sebagai media pembelajaran yang interaktif dan menarik. Aplikasi assemblr edu merupakan salah satu alternatif bagi guru untuk mewujudkan media pembelajaran yang lebih konkrit untuk siswa. SDN Karangpakis 1 Jombang belum pernah mendapatkan pelatihan pemanfaatan teknologi untuk mendukung konstruksi media pembelajaran serta pemahaman guru tentang multiliterasi yang belum optimal. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pelatihan pemanfaatan aplikasi assemblr edu untuk mengembangkan keterampilan multiliterasi siswa. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di SDN Karangpakis 1 yang diikuti 12 guru. Tahapan pengabdian ini terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa sebanyak 66,67% yang memberikan respon sangat baik. Sebanyak 33,33% guru yang memberikan respon baik. Sedangkan tidak ada guru yang memberikan respon “Cukup Baik” dan “Kurang Baik”. Secara keseluruhan bahwa hasil yang diperoleh dari pilihan sangat baik dan baik sudah lebih dari 75%, maka kegiatan pengabdian yang dilakukan dapat dikatakan sukses. Diharapkan kegiatan yang bersifat pemanfaatan teknologi untuk menunjang proses pembelajaran dan keterampilan multiliterasi terus dilakukan oleh pihak sekolah yang berkolaborasi dengan perguruan tinggi secara berkelanjutan. Kata kunci: aplikasi assemblr edu; multiliterasi; pelatihan. AbstractTechnology integration in learning has a significant role, especially as an interactive and interesting learning media. The assemblr edu application is an alternative for teachers to create more concrete learning media for students. SDN Karangpakis 1 Jombang has never received training in the use of technology to support the construction of learning media and teachers' understanding of multiliteracy is not optimal. The purpose of this service is to provide training in the use of the assemblr edu application to develop students' multiliteracy skills. This service activity was carried out at SDN Karangpakis 1 which was attended by 12 teachers. The stages of this service consisted of preparation, implementation and evaluation. The results of the service activity showed that 66.67% gave a very good response. As many as 33.33% of teachers gave a good response. While no teachers gave the response "Quite Good" and "Not Good". Overall, the results obtained from the very good and good choices were more than 75%, so the service activity carried out can be said to be successful. It is hoped that activities that utilize technology to support the learning process and multiliteracy skills will continue to be carried out by schools in collaboration with universities on an ongoing basis. Keywords: assemblr edu app; multiliteracy; training.
PELATIHAN STRATEGI GURU MENYUSUN TEKNIK DAN INSTRUMEN ASESMEN PSIKOMOTOR DI SMPN 4 JOMBANG Diah Puji Nali Brata; Edy Setiyo Utomo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39107

Abstract

Kurikulum merdeka berorientasi pada peserta didik memiliki kompetensi sesuai dengan karakteristik dan potensinya. Kompetensi peserta didik yang sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat, merupakan tantangan dan komitmen sekolah untuk memberikan pengalaman belajar yang dapat mengembangkan kompetensi peserta didik secara optimal. Guru berperan penting untuk menyusun kontruksi pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik. Asesmen psikomotor merupakan salah satu faktor yang menunjang kebutuhan peserta didik. Asesmen psikomotor merupakan implementasi pembelajaran kognitif yang berkaitan dengan kegiatan fisik. Namun guru dalam melaksanakan asesmen psikomotor masih belum memahami teknik dan instrument psikomotor sesuai dengan ketentuan kurikulum merdeka. Guru belum memahami jenis teknik, instrumen psikomotor. Hasil asesmen psikomotor bersifat subyektif, tidak terukur, dan tidak transparan.Tujuan tim pengabdi melakukan pengabdian masyarakat adalah untuk memberikan pelatihan strategi guru menyusun teknik dan instrumen asesmen psikomotor. Pentingnya pelatihan ini untuk meningkatkan profesionalisme guru di SMPN 4 Jombang. Metode pengabdian masyarakat adalah pemberdayaan adragogi atau pembelajaran fokus pada orang dewasa melalui pelatihan dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil pengabdian Masyarakat berdasarkan hasil angket rata-rata 98% guru menyatakan sangat membutuhkan pelatihan untuk mengatasi masalah dalam asesmen psikomotor, 2% lainnya membutuhkan pelatihan.
PENDAMPINGAN PERSIAPAN ONMIPA-PT TAHUN 2026 BIDANG MATEMATIKA BAGI MAHASISWA UNIVERSITAS PGRI JOMBANG Edy Setiyo Utomo; Eny Suryowati; Achmad Badrun Kurnia
JP-MAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2026): JP-MAS: Volume 8 Nomor 1 Edisi Mei 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Jombang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32682/3w26be75

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pendampingan untuk persiapan Olimpiade Nasional Matematika dan IPA Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) tahun 2026 bidang Matematika bagi mahasiswa Universitas PGRI Jombang dilaksanakan melalui kombinasi metode daring dan luring sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan matematis mahasiswa dalam menghadapi kompetisi yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dit. Belmawa) di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Program ini menjadi penting karena pembinaan khusus untuk persiapan kompetisi matematika tingkat nasional perlu dilakukan secara terarah dan berkelanjutan. Sebanyak 10 mahasiswa yang ditunjuk oleh pihak universitas untuk memperoleh pembekalan materi aljabar linier, struktur aljabar, analisis, analisis kompleks dan kombinatorika disertai latihan soal guna memperkuat pemahaman terhadap konsep-konsep yang dipelajari. Hasil kegiatan pendampingan tersebut, mahasiswa memperoleh tambahan wawasan terkait materi kombinatorika yang belum banyak diperoleh dalam perkuliahan, sekaligus mengenal bentuk-bentuk soal dasar yang umum muncul pada tahap seleksi wilayah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 12 kali pertemuan dengan durasi sekitar dua jam pada setiap sesi. Meskipun demikian, keterbatasan waktu pelaksanaan masih memengaruhi kedalaman materi yang dapat diberikan kepada mahasiswa. Oleh karena itu, pada pelaksanaan berikutnya diharapkan alokasi waktu pembinaan dapat lebih dioptimalkan agar persiapan mahasiswa dalam mengikuti kompetisi dapat berlangsung secara maksimal.