Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penentuan Toksisitas Akut Ekstrak dan Fraksi Daun Maja (Aegle Marmelos L.) dan Identifikasi Gugus Fungsi Irvan Anwar; Yamin; Parawansah; Sabarudin; Rachma Malina; Vica Aspadiah; Loly Subhiaty Idrus; Nadiya Mutmainnah
Lansau: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol. 1 No. 2 (2023): Lansau: Edisi Oktober 2023
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/lansau.v1i2.17

Abstract

Daun maja (Aegle marmelos L.) adalah tanaman yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat tradisional dan dikenal memiliki banyak metabolit sekunder. Dilakukan pengujian toksisitas untuk menilai keamanan tanaman yang digunakan sebagai bahan obat. Pengujian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak beracun yang muncul dalam kurun waktu 24 jam setelah pemberian bahan/zat uji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui toksisitas akut, kadar total fenolik dan flavonoid, serta identifikasi gugus fungsi pada fraksi n-heksan daun maja (Aegle marmelos L.). Pengujian toksisitas akut dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT), penentuan kadar total fenolik dan flavonoid menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan identifikasi gugus menggunakan spektrofotometri Fourier-Transform Infra Red. Nilai LC50 ekstrak methanol dan fraksi n-heksana dalam penelitian ini berturut-turut adalah 771,19 dan 772,77 ppm, yang artinya ekstrak dan fraksi daun maja bersifat toksik dilihat dari nilai LC50< 1000 ppm. Pada pengukuran kadar fenolik dan flavonoid total fraksi n-heksan memiliki kadar paling tinggi berturut-turut yaitu 312,10 dan 296,90 mgEQ/g. Hasil pengujian identifikasi gugus fungsi pada daun maja berdasarkan spektra FTIR menunjukkan keberagaman jenis gugus fungsi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu daun maja (Aegle marmelos L.) mengandung komponen kimia yang berkontribusi terhadap toksisitasnya, dan dikategorikan medium toksik (≤1,000 mg/L).
SOSIALISASI DAGUSIBU (DAPATKAN, GUNAKAN, SIMPAN DAN BUANG) OBAT DENGAN CARA YANG BENAR DAN PENYULUHAN PENGGUNAAN OBAT DIABETES MELITUS PADA PASIEN LANJUT USIA DI BLUD UPTD PUSKESMAS PUUWATU KOTA KENDARI Nuralifah; Irvan Anwar; Parawansah; Rachma Malina; Arfan; Nurramadhani A.Sida
Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi Vol. 2 No. 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/mosiraha.v2i1.32

Abstract

Program DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) obat merupakan upaya peningkatan pengetahuan masyarakat dalam menggunakan dan mengelola obat. Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang masyarakat Indonesia. Tujuan dari kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan sosialisasi DAGUSIBU dan Penyuhan diabetes mellitus dalam mendukung peningkatan kesehatan (promotif) dan pencegahan penyakit (preventif) pada masyarakat di kecamatan Puuwatu dan diutamakan pada masyarakat lanjut usia. Kegiatan yang dilakukan dalam program pengabdian kepada masyarakat di kecamatan puuwatu dan berlokasi di puskesmas puuwatu diikuti oleh 25 peserta. Metode yang digunakan yaitu ceramah dan leaflet dagusibu. Pemateri yaitu dokter dan perwakilan dari Fakultas Farmasi. Materi yang dibawakan oleh dokter mengenai penyakit diabetes melitus, dan perwakilan farmasi memberikan materi DaGuSiBu. Keberhasilan kegiatan sosialisasi dilihat pada post test berupa tanya jawab langsung pada pasien. Hasil yang diperoleh yaitu pasien menerima materi dengan baik, materi yang diberikan berupa pengenalan mengenai pola hidup sehat untuk mencegah diabetes mellitus serta penggunaan obat-obat diabetes mellitus. Dilanjutkan materi DaGuSiBu memuat jenis-jenis obat, dimana saja obat dapat diperoleh, cara penyimpanan, dan carab uang obat yang benar. Selain itu juga meningkatkan. Pengetahuan pasien bertambah yang ditunjukkan dengan antusiasme saat menjawab post test yang diberikan. Kesimpulan kegiatan ini yaitu sosialisasi DAGUSIBU pada pasien di BLUD UPTD Puskesmas Puuwatu berhasil meningkatkan pengetahuan pasien terkait obat dan penyeakit diabetes melitus
Evaluasi Mutu Pelayanan Farmasi Klinis di Puskesmas Kota Kendari Nita Trinovitasari; Nurull Hikmah; Rachma Malina; Sunandar Ihsan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1221

Abstract

Pekayanan kefarmasian merupakan salah satu pelayanan yang disediakan oleh Puskesmas bagi masyarakat. Pelayanan kefarmasian terdiri dari pelayanan manajerial dan pelayanan farmasi klinis. Pelayanan farmasi klinis menjadi salah satu layanan yang dapat mempengaruhi tingkat kesembuhan, kualitas hidup dan tingkat pengetahuan pasien terkait pengobatannya. Permasalahannya pelayanan farmasi klinis di puskesmas belum terlaksana sepenuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pelayanan farmasi klinis yang ada di lima puskesmas kota Kendari. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan di Kota Kendari pada tahun 2022. Data penelitian diambil dari wawancara langsung dengan 5 apoteker puskesmas dan 500 lembar resep di puskesmas wilayah Kota Kendari sepanjang tahun 2021. Pelayanan farmasi klinis di 5 puskesmas kota Kendari belum terlaksana sepenuhnya. Pengkajian resep telah dilaksanakan oleh kelima puskesmas dengan nilai rata – rata tertinggi 87,23% dilaksanakan oleh puskesmas Puuwatu. Pelayanan informasi obat dan visite (bagi puskesmas rawat inap) telah dilaksanakan oleh seluruh puskesmas. Tidak ada kejadian efek samping obat pada periode penelitian. Pemantauan terapi obat hanya dilaksanakan oleh puskesmas Abeli, Lepo – Lepo dan Puuwatu. Serta konseling belum dilaksanakan oleh seluruh puskesmas.