Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sosialisasi Paradigma Hidup Sehat Sebagai Konsep Promotif dan Preventif Penyakit Menular dalam Upaya Mendukung SDGs di SMA Negeri 2 Kendari Adryan Fristiohady; Nita Trinovitasari; Rifa'atul Mahmudah; Intan Permata Putri
Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi Agustus 2023
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/mosiraha.v1i2.25

Abstract

Penyakit menular yang masih tinggi di Sulawesi Tenggara adalah DBD (Demam Berdarah Dengue). Salah satu cara mencegah penyakit DBD adalah dengan melakukan 3M (Menguras, Mengubur, dan Menutup) yang merupakan program arbovirosis pemerintah. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman sejak dini kepada siswa SMA Negeri 2 Kendari tentang penyakit menular demam berdarah dan cara pencegahan penyakit DBD dengan gerakan 3M. Metode yang digunakan adalah ceramah dan tanya jawab dengan media leaflet. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman peserta yang dapat dilihat dari perubahan nilai pretest dan posttest. Pada saat pretest peserta yang pemahamannya dikategorikan rendah sebanyak 30 siswa, sedang 20 siswa dan tinggi 10 siswa. Pada saat posttest jumlah peserta yang pemahamannya dikategorikan rendah dan sedang menurun menjadi 5 siswa dan 15 siswa, sedangkan yang dikategorikan tinggi meningkat menjadi 40 siswa. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah penyelenggara berhasil memberikan edukasi dan sosialisasi terkait penyakit menular DBD dan cara pencegahannya dengan 3M.
EDUKASI APOTEKER CILIK PADA SISWA SD NEGERI 3 SOROPIA, KECAMATAN SOROPIA, KABUPATEN KONAWE Ruslin; Wa Ode Sitti Zubaydah; Nita Trinovitasari; Astrid Indahlifiany; Asniar Pascayantri; Rifa'atul Mahmudah; Rahmat Muliadi
Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi Vol. 2 No. 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat mulai sadar akan kesehatan namun belum diikuti dengan pengetahuan yang benar. Upaya dalam pelaksanaan kesehatan pada masyarakat, apoteker memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat ke arah yang lebih baik. Pengenalan apoteker sejak dini sangat penting sebagai program pendidikan dan pelayanan kesehatan di tingkat sekolah dasar. Program apoteker cilik di sekolah-sekolah dasar merupakan sebagai bentuk pengenalan dan edukasi mengenai profesi apoteker sehingga dapat menumbuhkan minat generasi muda terhadap profesi apoteker. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan sosialisasi kepada anak-anak usia dini di SDN 3 Soropia, Desa Soropia Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe agar mengetahui profesi apoteker serta tugasnya. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah presentasi materi, games, pembagian snack, pemberian hadiah, serta pemasangan selempang apoteker cilik. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu anak-anak pesisir SDN 3 Soropia dapat mengetahui sosok profesi Apoteker serta tugasnya. Kesimpulan yang diperoleh dari sosialisasi apoteker cilik yaitu peserta dapat memahami materi mengenai profesi Apoteker serta tugasnya yang dibuktikan dengan peningkatan pengetahuan setelah sosialisasi dan pemahaman anak-anak pesisir SDN 3 Soropia mengenai profesi apoteker.
SOSIALISASI PROFESI APOTEKER UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DASAR MELALUI PROGRAM APOTEKER CILIK DI SDN 94 KENDARI Muhammad Hajrul Malaka; Loly Subhiaty Idrus; Sitti Raodah Nurul Jannah; Nita Trinovitasari; rifa'atul Mahmudah
Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi Vol. 2 No. 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai masalah kesehatan masih banyak ditemui terutama terkait penggunaan obat yang tidak rasional, penyalahgunaan obat, serta permasalahan lainnya. Berbagai masalah ini perlu ditanggulangi secara tepat salah satunya melalui edukasi anak usia dini. Anak-anak di wilayah pesisir cenderung sulit untuk mendapatkan informasi terkait apoteker dan cara penggunaan obat yang banar. Oleh karena itu, minat dan pengetahuan anak terkait obat dan profesi apoteker didaerah pesisir sangat minim. Apoteker Cilik merupakan sebuah gagasan sebagai upaya untuk membangkitkan eksistensi profesi Apoteker secara lebih nyata sebagaimana profesi kesehatan lainnya. Program sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan edukasi mengenai profesi apoteker dan pemahaman terkait cara mendapatkan menggunakan, menyimpan dan membuang obat yang baik dan benar pada anak sejak dini. Sosialisasi Apoteker Cilik dilakukan oleh mahasiswa Apoteker dan Dosen Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo, di SDN 94 Kendari, Kelurahan Nambo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Peserta program ini terdiri dari siswa-siswi kelas 5 dan 6 yang berjumlah 44 orang. Kelas tinggi dipilih karena dinilai cukup mampu untuk menerima materi sosialisasi yang diberikan serta mengimplementasikannya secara tepat. Dalam kegiatan ini digunakan metode pemaparan materi secara oral serta kuis dan tanya jawab interkatif untuk menguji tingkat pemahaman dari peserta sebelum dan sesudah sosialisasi. Hasil evaluasi menunjukan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan pada 90% total peserta terhadap materi yang diberikan. Selain itu juga terdapat peningkatan minat pada 58% peserta terhadap Profesi Apoteker. Peserta yang mengikuti sosialisasi mendapatkan ilmu serta dapat memahami materi mengenai Profesi Apoteker dan tugasnya serta cara penggunaan obat yang baik dan benar. Dapat disimpulkan sosialisasi Apoteker Cilik di SDN 94 Kendari terdapat peningkatan pengetahuan dan minat dari peserta sosialisasi.
Evaluasi Mutu Pelayanan Farmasi Klinis di Puskesmas Kota Kendari Nita Trinovitasari; Nurull Hikmah; Rachma Malina; Sunandar Ihsan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1221

Abstract

Pekayanan kefarmasian merupakan salah satu pelayanan yang disediakan oleh Puskesmas bagi masyarakat. Pelayanan kefarmasian terdiri dari pelayanan manajerial dan pelayanan farmasi klinis. Pelayanan farmasi klinis menjadi salah satu layanan yang dapat mempengaruhi tingkat kesembuhan, kualitas hidup dan tingkat pengetahuan pasien terkait pengobatannya. Permasalahannya pelayanan farmasi klinis di puskesmas belum terlaksana sepenuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pelayanan farmasi klinis yang ada di lima puskesmas kota Kendari. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan di Kota Kendari pada tahun 2022. Data penelitian diambil dari wawancara langsung dengan 5 apoteker puskesmas dan 500 lembar resep di puskesmas wilayah Kota Kendari sepanjang tahun 2021. Pelayanan farmasi klinis di 5 puskesmas kota Kendari belum terlaksana sepenuhnya. Pengkajian resep telah dilaksanakan oleh kelima puskesmas dengan nilai rata – rata tertinggi 87,23% dilaksanakan oleh puskesmas Puuwatu. Pelayanan informasi obat dan visite (bagi puskesmas rawat inap) telah dilaksanakan oleh seluruh puskesmas. Tidak ada kejadian efek samping obat pada periode penelitian. Pemantauan terapi obat hanya dilaksanakan oleh puskesmas Abeli, Lepo – Lepo dan Puuwatu. Serta konseling belum dilaksanakan oleh seluruh puskesmas.