Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisa Perancangan Gardu Induk Sistem Outdoor 150 kV di Tallasa, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan Samuel Marco Gunawan; Julius Sentosa
Dimensi Teknik Elektro Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Dimensi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.297 KB)

Abstract

Gardu Induk merupakan bagian vital sistem tenaga listrik, selain membangkitkan Gardu Induk harus mampu menyalurkan tenaga listrik dengan handal dan aman               Dalam penelitian ini, dilakukan analisa dan perhitungan komponen – komponen Gardu Induk Tallasa agar komponen yang dipilih benar – benar mampu menyalurkan listrik dengan baik dan aman berdasarkan standar – standar SPLN, IEC dan IEEE               Pemilihan komponen – komponen Gardu Induk di Tallasa ini telah sesuai dengan perhitungan dan standar – standar tersebut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil rancangan Gardu Induk Tallasa telah sesuai dengan perancangan
Studi Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Daya 27 kW di Desa Karangsuko, Malang Albert Richardo Bing; Daniel Rohi; Julius Sentosa Setiadji
SinarFe7 Vol. 1 No. 1 (2018): Sinarfe7-1A 2018
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.178 KB)

Abstract

Di Desa Karangsuko terdapat 4 sumber air yang besar dan terhubung ke sungai Brantas sehingga sangat berpotensi untuk dibangun pembangkit listrik tenaga mikrohidro. Salah satu sumber air tersebut bernama sumber air Maron. Di sumber air Maron terdapat pembangkit listrik tenaga mikrohidro yang berfungsi untuk memberi suplai listrik pompa air. Studi pengembangan dan analisa ini dilakukan dengan cara mempelajari pembangkit listrik tenaga mikrohidro yang sudah ada lalu dikembangkan dengan perhitungan guna direncanakan pembangkit listrik yang baru. Data-data yang diperlukan untuk merancang adalah head dan debit air. Nilai Head didapat dari pengukuran dengan menggunakan tape measurer dan laser distance measurers. Nilai debit air didapat dari pengukuran dengan menggunakan metode cross-section dan alat ukur stopwatch. Desa Karangsuko memiliki debit air sungai sebesar 1,43 m3/s yang berpotensi menghasilkan listrik sebesar 36 kW. Pada penelitian ini dilakukan perencanaan PLTMH berkapasitas ±13 kW. Debit air rancangan PLT H tersebut adalah 0,5 m3/s dengan head sebesar 4,1 m Dari data debit air dan head diatas, dihasilkan rancangan pembuatan pembangkit listrik tenaga mikrohidro.
Perencanaan dan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro serta Instalasinya untuk Penerangan Kawasan Hutan Wisata di Desa Benu Kecamatan Takari Kabupaten Kupang Arbi Darmawan Gontani; Daniel Rohi; Julius Sentosa Setiadji
Jurnal Teknik Elektro Vol. 12 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jte.12.2.52-56

Abstract

Kawasan hutan wisata desa Benu, Kabupaten Kupang, merupakan jalan penghubung ke daerah persawahan penduduk. Di kawasan ini juga sering diadakan acara adat oleh penduduk setempat. Sehingga dinas kehutanan berinisiatif untuk memberikan penerangan di kawasan tersebut, dengan memanfaatkan potensi sumber air yang terdapat di sekitar kawasan hutan. Survei lokasi dilakukan untuk mendapatkan nilai debit air dan head yang disesuaikan dengan kondisi lokasi yang akan dilakukan pembangunan PLTMH. Metode yang dilakukan untuk mendapatkan debit air adalah dengan menggunakan metode cross-section sedangkan besarnya head ditentukan dengan menggunakan tape-measure. Kawasan hutan wisata desa Benu memiliki debit air sebesar 0.039 m3 /s dan head yang ditentukan sesuai lokasi sebesar 3 meter. Daya listrik yang dapat dihasilkan dari debit air dan head tersebut adalah sebesar 135 watt
EVALUASI PERENCANAAN SISTEM KELISTRIKAN RUMAH SAKIT “X” BERDASARKAN PUIL 2011 DAN APLIKASI ECODIAL Edbert Ryan Kantonno; Julius Sentosa Setiadji; Emmy Hosea
Jurnal Teknik Elektro Vol. 16 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jte.16.2.41-46

Abstract

Pembangunan Rumah Sakit “X” membutuhkan evaluasi untuk rancangan sistem kelistrikan yang akan dipasang pada rumah sakit tersebut. Instalasi listrik yang akan dipasang meliputi bangunan rumah sakit 2 lantai dan sebuah gedung pendukung yang terpisah dari gedung utama. Untuk instalasi listrik yang akan dievaluasi memiliki total beban ± 200 kVA yang bersumber dari PLN 197 kVA dan genset dengan kapasitas 200 kVA. Evaluasi untuk pemilihan komponen kelistrikan dilakukan dengan menggunakan bantuan 2 sarana yaitu dengan Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL 2011) dan aplikasi Ecodial dari Schneider Electric. Sedangkan untuk evaluasi pemilihan penangkal petir mengacu pada ketentuan pada SNI 03-7015-2004 tentang Sistem Proteksi Petir pada Bangunan Gedung. Dari hasil analisa menggunakan aplikasi Ecodial, ditemukan beberapa perbedaan dalam pemilihan komponen listrik. Dari hasil perbandingan antara gambar tender dan hasil perhitungan berdasarkan PUIL 2011 didapatkan beberapa perbedaan dalam pemilihan komponen yang meliputi pemilihan circuit breaker, kabel, dan busbar. Dari analisa pemilihan transformator dan genset didapatkan bahwa kapasitas pada rancangan tidak mencukupi kebutuhan. Untuk analisa grouping beban listrik ditemukan beberapa ketidaksesuaian seperti adanya grouping yang memiliki lebih dari 20 titik beban listrik. Dari evaluasi pemilihan penangkal petir, ternyata pemilihan penangkal petir pada rancangan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
SISTEM PEMBACAAN DATA POWER METER DENGAN KOMUNIKASI MODBUS SECARA TERPUSAT Jonathan Teng; Julius Sentosa Setiadji; Resmana Lim
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Power meter digunakan untuk memantau penggunaan energi listrik pada suatu ruangan atau gedung. Untuk melihat secara mendetail penggunaan listrik pada satu ruang pada suatu bangunan, digunakan power meter yang disebar pada beberapa titik. Karena letak power meter yang tersebar, maka diperlukan power meter yang memiliki fitur komunikasi data agar data pembacaan dapat dikirimkan dan dikumpulkan secara terpusat. Sistem dibuat dengan menggunakan dua perangkat. yang pertama adalah gateway yang membaca data dari power meter yang tersebar. Gateway berfungsi untuk merubah data Modbus RTU menjadi modbus TCP/IP. Perangkat kedua yaitu server menerima data Modbus TCP/IP dari gateway lalu menampilkannya menuju halaman web. Server juga akan mengirim notifikasi menuju smartphone apabila kondisi pembacaan power meter menunjukkan nilai tertentu yang melebihi nilai threshold dari user. Sistem yang telah dibuat menghasilkan perangkat gateway yang dapat mengirimkan data power meter menuju server, halaman web untuk tampilan data power meter beserta halaman untuk konfigurasi, sistem database untuk menyimpan data dari power meter, dan sistem notifikasi melalui aplikasi Line. Sistem yang telah dibuat mampu menampilkan data power meter menuju halaman web dengan jeda waktu 864.09 milidetik hingga 943.35 milidetik dari nilai riil pada power meter.
Analisa Keandalan Suplai Listrik Dampak Pemasangan Gardu Hubung dan Pecah Beban pada Jaringan Distribusi PLN UP3 Semarang Guna Meningkatkan Keandalan Sistem Kelistrikan Ryandityo, Stephanus; Setiadji, Julius Sentosa; Hosea, Emmy
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 23 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v23i1.385

Abstract

Tingkat keandalan dari suatu sistem distribusi adalah sangat penting guna menjamin kontinuitas supply tenaga listrik kepada konsumen. Semakin meningkatnya tuntutan dan kebutuhan pelanggan terhadap suplai daya listrik di daerah Unit Layanan Pelanggan (ULP) Semarang Barat dan Kendal, menuntut PLN UP3 Semarang untuk mampu mencapai target keandalan jaringan yang telah ditetapkan oleh PT. PLN (Persero). Penilitian dilakukan di ULP Semarang Barat dan Kendal sebelum dan sesudah pembangunan gardu hubung Mangkang. Penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan data terkait frekuensi dan durasi gangguan yang terjadi pada November tahun 2021 sampai dengan Oktober 2022, kemudian data dianalisis sehingga didapatkan keandalan jaringan distribusi tenaga listrik sebelum dan sesudah dibangunnya gardu hubung Mangkang di ULP Semarang Barat dan Kendal. Indeks keandalan sebelum pembangunan gardu hubung yang memiliki nilai rata-rata SAIDI 1,157 jam/pelanggan/tahun dan rata-rata SAIFI yakni 1,085 kali/pelanggan/tahun, sedangkan sesudah pembangunan nilai rata-rata SAIDI yaitu 0,377 jam/pelanggan/tahun dan rata-rata SAIFI 0,377 kali/pelanggan/tahun.
PERENCANAAN GAMBAR LISTRIK UNTUK RENOVASI KELISTRIKAN GEREJA “X” DI SURABAYA Limanto, James; Setiadji, Julius Sentosa; Hosea, Emmy
Jurnal Teknik Elektro Vol. 17 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jte.17.1.11-15

Abstract

Gereja “X” berencana melakukan renovasi sistem kelistrikan bangunan. Renovasi sistem kelistrikan tersebut bertujuan untuk mengganti dan menata ulang sistem kelistrikan di bangunan gereja. Sebelum merancang sistem kelistrikan bangunan terlebih dahulu dilakukan penataan sistem pencahayaan dengan bantuan software calculux indoor 5.0b untuk mensimulasikan sistem pencahayaan yang baru. Hasil simulasi menunjukkan pencahayaan pada rancangan baru sudah memenuhi standar SNI pencahayaan dengan rata – rata selisih keseluruhan ruangan sebesar 3,22%. Dalam pengerjaan rancangan sistem kelistrikan yang baru, terdapat 5 panel meliputi 1 LVMDP (Low Voltage Main Distribution Panel) dan 4 SDP (Sub Distribution Panel). Untuk SDP, panel A dan B mengatur beban penerangan dan stop kontak lantai 1 dan 2, panel C mengatur beban yang menyala pada malam hari, panel D mengatur beban air conditioner.
Analisis Profesionalisme Pada Proyek Konstruksi Restoran X di Bali Hudaya, Ronny Gondo; Setiadji, Julius Sentosa; Lesmana, Aditya Lazuardi
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 2 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jdip.2.2.15-22

Abstract

Dengan berkembangnya zaman, pembangunan konstruksi menjadi tidak terhindarkan. Pembangunan konstruksimerupakan salah satu faktor peningkat infrastruktur negara. Saat ini, banyak kontraktor yang tidak bertanggung jawab dalammenyelesaikan pekerjaan. Kontraktor lebih fokus pada cara mendapatkan keuntungan daripada mengutamakan hasil dan kualitaspekerjaan. Proyek konstruksi Restoran X di Bali menghadapi beberapa permasalahan, seperti perencanaan yang kurang matangdan sering terjadi perubahan desain yang mengakibatkan penundaan pekerjaan. Selain itu, absennya kontrak kerja dengankontraktor pelaksana menyebabkan proyek tidak kunjung selesai, dan hasil pekerjaan sering tidak sesuai dengan harapan.Pengawasan yang kurang optimal dan kurangnya SOP yang memadai juga menjadi masalah. Karena kurangnya profesionalismedalam perencanaan dan pelaksanaan konstruksi, proyek ini masih belum selesai hingga saat ini. Penelitian ini lebih menitikberatkan pada profesionalisme dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan konstruksi Restoran X di Bali. Solusi-solusi yang ditemukan akan digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan yang masih belum selesai dan menjadi panduan dalam proyek konstruksi selanjutnya.
Analisis Pengaruh Profesionalisme Terhadap Keterlambatan Proyek Konstruksi (Studi Kasus Proyek Kantor X di Surabaya) Santosa, Angelina Tjandra; Setiadji, Julius Sentosa; Lesmana, Aditya Lazuardi
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 2 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jdip.2.2.37-44

Abstract

Pada umumnya suatu proyek konstruksi memiliki rencana dan jadwal pelaksanaan untuk membatasi waktupenyelesaian pekerjaan proyek. Namun tidak jarang rencana dan jadwal pelaksanaan yang telah dibuat tidak sesuai dengankenyataan di lapangan, sehingga mengakibatkan keterlambatan dalam penyelesaian proyek. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh profesionalisme terhadap keterlambatan proyek di proyek Kantor X di Surabaya. Metode penelitian yangdilakukan adalah penelitian kuantitatif dan induktif, yang terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer didapatkan darihasil wawancara, kuisioner, dan pengamatan langsung, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi literatur yang mendukung.Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara profesionalisme dengan keterlambatan proyek. Faktor-faktor yangmenjadi penyebab utama yang memengaruhi keterlambatan penyelesaian proyek pembangunan Kantor X di Surabaya yaitukurangnya pengalaman owner dalam bidang konstruksi, konsultan yang kurang memahami kebutuhan owner, dan kurangnyamanajemen proyek dan pengawasan oleh kontraktor. Dari faktor-faktor keterlambatan yang telah didapat disarankan beberapaalternatif penyelesaian agar semua pihak dapat meningkatkan profesionalisme dan mencegah keterlambatan proyek.
Aplikasi Katodik Proteksi Dengan Sistem Anoda Korban Untuk Mencegah Korosi Pada Pipa Logam Kuswara, Kuswara; Setiadji, Julius Sentosa
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 3 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jdip.3.1.9-15

Abstract

Ketika sebuah logam atau paduan mengalami korosi, maka akan ada bagian yang berfungsi sebagai anoda di manakorosi berlangsung, serta ada yang berfungsi selaku katoda di mana tidak berlangsungnya korosi. Arus listrik yang menjauhilogam mengarah ke elektrolit menyebabkan korosi, sedangkan arus listrik yang masuk ke logam tidak menyebabkan korosi.Berdasarkan gejala tersebut maka diharapkan seluruh logam berperan sebagai katoda sehingga logam tersebut akan tahanterhadap korosi. Perlakuan ini mengharuskan dilakukan pemindahan atau pemisahan bagian yang berperan sebagai anoda ketempat lain dalam lingkungan elektrolitiknya yang sama dan menghubungkannya secara elektrikal dengan logam tersebut. Dalamkeadaan terproteksi katodik, jika menggunakan sistem arus paksa maka logam yang terproteksi dialiri arus listrik lewatlingkungan dan anodanya menuju logam, sedangkan jika menggunakan sistem anoda korban maka logam dibanjiri denganelektron. Dalam sistem anoda korban, logam yang lebih reaktif akan berfungsi sebagai anoda dan mengalami korosi, sementaraelektron yang tertinggal pada logam akan mengalir lewat konduktor ke logam yang dilindungi atau katoda. Besaran arus listrikyang dihasilkan oleh anoda menentukan tingkat proteksi. Semakin besar arus listrik yang diproduksi, semakin tinggi tingkatproteksi di dalamnya. Arus listrik akan bertambah besar apabila anoda lebih besar atau perbedaan potensial di antara logamyang diproteksi dan anoda lebih tinggi. Hasil penelitian untuk pipa yang berdekatan digunakan sistem anoda korban karena lebihefektif melindungi pipa dari karat dengan menggunakan magnesium sebagai anodanya sedangkan untuk pipa baru digunakansistem arus tanding sebesar 0,5 mA/m untuk melindungi pipa dari karat selama 20 tahun.