Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Evaluasi Geometri Jalan Hauling Overburden Pit X untuk Menunjang Operasional yang Aman Ashari, Rahmat Hanif; Setiadji, Julius Sentosa
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 3 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jdip.3.1.48-53

Abstract

Pada proses penambangan, khususnya penambangan Batubara kegiatan pemindahan material overburden dari Pitke disposal menjadi salah satu proses utama. Dibutuhkan jalan penghubung sebagai jalur transportasi dari area penting diKawasan pertambangan. Untuk mendukung hal itu, maka dibutuhkan jalan penghubung yang memiliki standar yang baik. Halini telah ditetapkan dalam KEPMEN ESDM No 1827 K/30/MEM/2018 dimana salah satunya berisi ketentuan terkait lebar jalan,grade, dan superelevasi. Standar tersebut selanjutnya diadopsi ke dalam standar prosedur bagi perusahaan pemilik izin usahapertambangan terkait pengelolaan jalan tambang. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi segmen-segmenjalan yang kondisi aktualnya belum memenuhi standar Perusahaan.Penelitian ini dilakukan mulai dari pengambilan data situasi tambang dengan metode fotogrametri menggunakan wahanapesawat udara tanpa awak (UAV), pengolahan data, hingga proses analisa data untuk mengidentifikasi geometri jalan yang belummasuk standar. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah terdapat 2% segmen jalan yang memiliki lebar jalan di bawahstandar, 2% segmen jalan yang memiliki grade lebih tinggi dari standar, 2% segmen jalan yang memiliki cross fall di luar standar,dan 24% tikungan memiliki superelevasi di luar standar.
ANALISA KEANDALAN SUPLAI LISTRIK DAMPAK PEMASANGAN GARDU HUBUNG DAN PECAH BEBAN PADA JARINGAN DISTRIBUSI PLN UP3 SEMARANG GUNA MENINGKATKAN KEANDALAN SISTEM KELISTRIKAN Stephanus Ryandityo; Julius Sentosa Setiadji; Emmy Hosea
Jurnal Teknik Elektro Vol. 17 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jte.17.2.76-80

Abstract

Tingkat keandalan dari suatu sistem distribusi adalah sangat penting guna menjamin kontinuitas supply tenaga listrik kepada konsumen. Semakin meningkatnya tuntutan dan kebutuhan pelanggan terhadap suplai daya listrik di daerah Unit Layanan Pelanggan (ULP) Semarang Barat dan Kendal, menuntut PLN UP3 Semarang untuk mampu mencapai target keandalan jaringan yang telah ditetapkan oleh PT. PLN (Persero). Penilitian dilakukan di ULP Semarang Barat dan Kendal sebelum dan sesudah pembangunan gardu hubung Mangkang. Penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan data terkait frekuensi dan durasi gangguan yang terjadi pada November tahun 2021 sampai dengan Oktober 2022, kemudian data dianalisis sehingga didapatkan keandalan jaringan distribusi tenaga listrik sebelum dan sesudah dibangunnya gardu hubung Mangkang di ULP Semarang Barat dan Kendal. Indeks keandalan sebelum pembangunan gardu hubung yang memiliki nilai rata-rata SAIDI 1,157 jam/pelanggan/tahun dan rata-rata SAIFI yakni 1,085 kali/pelanggan/tahun, sedangkan sesudah pembangunan nilai rata-rata SAIDI yaitu 0,377 jam/pelanggan/tahun dan rata-rata SAIFI 0,377 kali/pelanggan/tahun.
Evaluasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Untuk Mengatasi Tingkat Kebisingan Pada Mesin Slitting Coil Baja (Studi Kasus: Pabrik Baja PT X) Gary, Christopher; Setiadji, Julius Sentosa
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jdip.3.2.9-14

Abstract

Dunia industri baja tidak asing dengan lapangan kerja yang penuh dengan keberisikan. Semakin berkembangnyateknologi industri, semakin banyak mesin dan peralatan industri operasional yang menjadi akumulasi sumber kebisingan.Khususnya di sebuah pabrik baja yang memproduksi baja ringan seperti PT X, mesin slitting adalah salah satu sumber kebisinganyang sangat tinggi. Teknisi mesin slitting sering kali terganggu dengan tingkat kebisingan yang tinggi hingga harus meninggalkantempat pos monitoring mesin untuk menghindari kebisingan tersebut dan saat ini belum ada tindakan Keselamatan dan KesehatanKerja dari PT X. Peninggalan pos ini sering kali menjadi faktor utama kelalaian operasional dan monitoring mesin. Nilai AmbangBatas kebisingan yang aman untuk kesehatan seorang pekerja sudah ditetapkan oleh pemerintah dan NIOSH di 85 dBA. PT Xperlu mengevaluasi tingkat kebisingan area mesin. Perlu adanya beberapa penanggulangan dari PT X untuk mengatasi masalahkebisingan ini untuk menguntungkan kedua pihak perusahaan dan karyawan. Ditemukan tingkat kebisingan di area mesin slittingrata-rata adalah 100 dBA ke atas dan sumber utama kebisingan yang paling tinggi adalah bagian mesin slitter. Maka dari itu PTX perlu segera mengatasi masalah ini dengan memberi ear protector sebagai K3 kebisingan dan tindakan lainnya yang diperlukan.
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan Pada Proyek Konstruksi dan Dampaknya Tjahyana, Angela Jasmine Tanya; Setiadji, Julius Sentosa
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 3 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jdip.3.2.46-50

Abstract

Di Surabaya ada banyak pemilik rumah, Gedung dan tanah kosong yang ingin merenovasi untuk menambah suaturuangan atau membangun sebuah rumah tinggal untuk kalangan pribadi maupun komersial. Sebelum melaksanakanPembangunan, diharapkan pemilik telah merencanakan mulai dari gambar desain hingga rencana anggaran biayanya. Namunsering kali perencanaan yang ada belum matang untuk dilaksanakan. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya keterlambatanproyek konstruksi. Artikel ini akan menganalisis dari 2 lokasi proyek yang berbeda. Pengambilan data merupakan dari studiPustaka dan observasi serta wawancara. Ada 7 faktor penyebab keterlambatan proyek yang dipakai di artikel ini dan sebanyak23.8% menjawab faktor penyebab keterlambatan proyek ada pada perubahan desain selama proyek konstruksi. Hal iniditunjukkan dengan faktor tersebut merupakan urutan pertama pada proyek di Margomulyo. Ada 5 faktor penyebabketerlambatan proyek yang diambil sebagai faktor dominan yang menyebabkan keterlambatan proyek pada tiap lokasi.Perencanaan desain awal yang matang dan penjadwalan proyek adalah 2 hal yang disarankan untuk dilaksanakan.
Implementasi Smart Farming 4.0 dengan PLTS Off Grid di Kebun Hidroponik Perpusda Jatim Winardi , Eka; Setiadji , Julius Sentosa; Prasetyo, Johan
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 1 No. 1 (2023): September 2023
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jdip.1.1.1-7

Abstract

Perpustakaan berbasis inklusi sosial memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memfasilitasi akses informasi dan kesempatan berkarya. Transformasi perpustakaan ini juga mendukung program pembangunan berkelanjutan dan merupakan seruan dari International Federation of Library Associations (IFLA). Pada saat ini, pertanian tradisional membutuhkan lahan yang luas dan konsumsi air yang tinggi. Oleh karena itu, pengembangan teknologi pertanian seperti hidroponik dengan energi terbarukan menjadi solusi yang efektif. Penelitian ini mengembangkan sistem Smart Farming 4.0 dengan PLTS Off Grid di Kebun Hidroponik Perpusda Jatim. Sistem ini menggunakan panel surya sebagai sumber energi utama pompa untuk pengairan tanaman hidroponik sehingga tidak bergantung pada listrik jaringan konvensional. Energi yang dihasilkan panel surya pada siang hari langsung didistribusikan ke beban dan disimpan dalam baterai untuk digunakan pada malam hari atau cuaca buruk. Penelitian ini bertujuan untuk membantu masyarakat beradaptasi dengan sistem baru dalam pertanian dan mendorong produksi pertanian yang berkualitas sepanjang tahun dengan dampak negatif yang lebih rendah terhadap lahan dan energi listrik konvensional.
Optimalisasi Pemakaian HDPE dan PP Sebagai Pengganti Sebagian Agregat Kasar Terhadap Kuat Tarik dan Kuat Tekan Beton Seran, Markus Dupri; Setiadji , Julius Sentosa
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 2 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jdip.2.1.56-65

Abstract

Semakin meningkatnya perkembangan teknologi baik di bidang infrastruktur maupun non infrastruktur, maka kebutuhan akan prasarana seperti gedung, jalan, jembatan, dan prasarana lain pada saat ini pun terus meningkat. Kebutuhan akan mutu dan jenis beton pun bervariasi sesuai permintaan di lapangan. Tujuan penelitian ini adalah mengoptimalisasi dan mengevaluasi seberapa besar kemampuan beton dengan penggantian sebagian agregat kasar (split) oleh agregat kasar plastik (HDPE) dan (PP) terhadap kuat tarik dan kuat tekan beton. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen di Laboratorium dengan membuat benda uji berupa silinder beton dengan ukuran diameter 15 cm dan tinggi 30 cm untuk pengujian kuat taik dan kuat tekan beton. Kemudian dilakukan pengujian kuat tarik dan kuat tekan beton pada umur 28 hari dengan menggunakan Mesin CTM (Compression Testing Machine) setelah melalui tahap perawatan (curing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai slump adukan beton terus mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan persentase penggantian agregat kasar (split) dengan agregat kasar plastik yaitu berkisar antara 9,50 – 14,2 cm akibatnya kadar air dalam campuran beton meningkat sehingga berpengaruh terhadap mutu beton yang dihasilkan semakin menurun. Semakin meningkat persentase penggantian agregat kasar (split) oleh agregat kasar plastik terhadap campuran beton normal, kuat tekan beton mengalami penurunan sebesar 8% atau sebesar 18,752 Mpa.. Terjadi peningkatan nilai kuat tarik pada persentase campuran 2% kemudian cenderung menurun seiring dengan meningkatnya persentase agregat kasar pengganti pada campuran beton.
Audit Energi Tipe-1 Motor Induksi TEFC: Studi Kasus pada Perusahaan Industri Makanan Ringan di Jawa Timur Tanoto, Yusak; Setiadji, Julius Sentosa
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 24 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v24i2.636

Abstract

Audit energi pada motor listrik merupakan salah satu aspek prosedur penting dalam rangka implementasi menajemen sistem energi listrik. Audit energi pada motor sangat diperlukan untuk mengetahui kondisi kinerja motor, terutama terkait dengan konsumsi energi listrik aktual motor yang dipengaruhi oleh tingkat pembebanan dan efisiensi aktual motor pada tingkat pembebanan tertentu. Makalah ini membahas pelaksanaan audit energi tipe-1 (walk through audit) motor listrik induksi TEFC (Totally Enclosed Fan Cooled) pada sebuah industri manufaktur makanan ringan di Jawa Timur. Pembahasan mencakup identifikasi masalah, perencanaan, termasuk prosedur pelaksanaan, analisa rekomendasi alternatif solusi, hingga penerapan, evaluasi, dan rencana perbaikan. Analisa penghematan energi dan biaya operasional energi listrik yang dilakukan didasarkan pada pendekatan pengukuran arus motor dalam rangka mendapatkan estimasi pembebanan. Dari hasil analisa didapatkan potensi penghematan biaya listrik hingga Rp. 210,000,000 per tahun jika rekomendasi audit diimplementasikan terhadap sekitar 50% dari total jumlah motor. Dengan asumsi penghematan daya listrik rata-rata per motor sebesar 0.2 kW, didapatkan potensi pengembalian modal investasi yang cukup atraktif, yaitu antara 1-5 tahun.
Profesionalisme Dalam Pengerjaan Proyek Konservasi Bangunan Cagar Budaya Rumah Abu The, Surabaya Rayden Lauwirya Soegiarto; Julius Sentosa Setiadji
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 4 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jdip.4.1.6-13

Abstract

Kegiatan konservasi bangunan cagar budaya bukanlah sesuatu pekerjaan yang mudah, dimana kegiatan tersebut memiliki resiko, tanggung jawab, dan menuntut profesionalisme yang tinggi. Peraturan, kerjasama tim, serta komunikasi yang terdiri dari beberapa tenaga profesional seperti kontraktor, arsitek, dan owner seringkali menjadi tantangan tersendiri. Profesionalisme yang tidak baik menyebabkan proyek konservasi bangunan cagar budaya akan terhambat, terganggu, dan tidak tepat waktu. Penerapan profesionalisme yang baik pada proyek konservasi bangunan cagar budaya menyebabkan permasalahan akan tanggung jawab, metode, dan waktu dapat teratasi dengan baik sehingga tidak menjadi sebuah permasalahan di kemudian hari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu dengan melakukan observasi langsung ke lapangan, dan pengambilan foto, setelah data terkumpul kemudian dianalisis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa profesionalisme berperan dalam keberhasilan pada pengerjaan konservasi bangunan cagar budaya Rumah Abu The di Surabaya, selain itu profesionalisme yang dimiliki oleh seluruh SDM, baik kontraktor, arsitek, dan pemilik bangunan yang terlibat dalam proyek tersebut membuat semua berjalan dengan lancar sesuai dengan perencanaan yang dibuat oleh tim, dengan perencanaan yang matang maka proyek konservasi tersebut dapat berjalan dengan baik serta tepat waktu dan menguntungkan semua pihak yang terlibat dalam proyek tersebut. Hasil dari laporan ini dapat memberikan manfaat nyata terhadap peningkatan kualitas pelaksanaan konservasi bangunan cagar budaya, serta menjadi masukan dalam penyusunan kebijakan dan pedoman teknis yang lebih baik.
Profesionalisme Proyek Pembangunan Chinatown Food Street, Studi Kasus : Park Shanghai Pakuwon City Surabaya Raynaldo Gunandhie; Julius Sentosa Setiadji
Jurnal Dimensi Insinyur Profesional Vol. 4 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jdip.4.1.32-38

Abstract

Chinatown Food Street Park Shanghai merupakan kawasan pecinan modern yang dirancang sebagai destinasi wisata dan pusat kuliner dengan nuansa budaya Tionghoa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi pembangunan proyek Chinatown Park Shanghai di kawasan Pakuwon City, Surabaya. Fokus evaluasi terletak pada sejauh mana profesionalisme diterapkan dalam setiap tahapan konstruksi, efektivitas koordinasi antar pemangku kepentingan, serta kepatuhan terhadap regulasi teknis dan administratif yang berlaku. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan metode deskriptif-kualitatif, didukung oleh observasi lapangan dan analisis dokumentasi proyek. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa meskipun elemen visual budaya Tionghoa telah berhasil direpresentasikan secara estetis, terdapat sejumlah kendala dalam aspek koordinasi, efektivitas, dan efisiensi pelaksanaan proyek. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya penguatan etika profesional bagi para insinyur dalam mewujudkan proyek konstruksi yang tidak hanya memenuhi aspek teknis, tetapi juga mempertimbangkan konteks budaya dan prinsip pembangunan berkelanjutan.
KONTROL LAMPU PJU YANG DISUPLAI SOLAR CELL DENGAN ARDUINO Waldy Sucipto; Julius Sentosa Setiadji; Handry Khoswanto
Jurnal Teknik Elektro Vol. 18 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jte.18.1.18-24

Abstract

Solar cell berfungsi untuk menangkap cahaya matahari yang akan diubah menjadi energi listrik melalui proses photovoltaic. Listrik yang dihasikan oleh solar cell langsung disimpan di dalam baterai. Saat solar cell bekerja (mengecas), tegangan solar cell dinaikkan maka kondisi relay dalam keadaan tertutup dan baterai dalam proses diisi. Jika proses pengisian energi dari solar cell ke baterai sudah penuh maka kondisi relay dalam keadaan terbuka secara otomatis. Sistem charging/discharging dan on / off lampu PJU menggunakan 2 relai yang dikendalikan oleh microcontroller yaitu Arduino Mega yang menerima, mengelola, dan mengirim data dari pembacaan sensor. Hasil dari pembacaan akan ditampilkan pada LCD yang telah terpasang. Pengujian dilakukan dengan melakukan beberapa percobaan yaitu dengan mengambil data pengisian menggunakan solar cell untuk sistem charge/discharge. Secara keseluruhan alat yang dibuat dapat bekerja dan berfungsi sebagaimana yang diharapkan tetapi kekurangan alat ini adalah menggunakan solar cell dimana daya pengisiannya kecil saat musim hujan. Berdasarkan perhitungan analisa kecukupan dibutuhkan minimal panel surya 135 Wp untuk dapat memenuhi kebutuhan energi lampu PJU dan membuat baterai tidak terkuras habis yang dapat merusak komponen baterai.