Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IDENTIFIKASI EKOSISTEM MANGROVE DAN PEMANFAATANNYA OLEH MASYARAKAT KAWASAN TAMAN WISATA ALAM TELUK YOUTEFA Midah Nurhidayah; Taufik Mubarak; Febri Listianingrum
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21016

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis vegetasi penyusun ekosistem mangrove, pemanfaatan ekosistem mangrove dan partisipasi masyarakat adat dalam pengelolaan ekosistem mangrove di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Teluk Youtefa Kota Jayapura. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan, wawancara tokoh kunci untuk mendapatkan data primer dan studi literatur untuk mendapatkan data sekunder. Hasil penelitian menemukan beberapa hal yakni, (1) Jenis vegetasi penyusun ekosistem mangrove di TWA Teluk Youtefa terdiri dari 17 spesies, (2) Pemanfaatan ekosistem mangrove oleh masyarakat adat setempat antara lain sebagai sumber pangan, tumbuhannya sebagai bahan obat tradisional, satwa liarnya sebagai bahan pembuatan tifa dan bio-indikator pendukung mata pencaharian, keindahan alam ekosistem mangrove dijadikan obyek wisata alam, kulit mangrove sebagai pengawet jaring, dan biomassa kayu sebagai sumber energi dan konstruksi bangunan, serta ekstrak kayu sebagai bahan dempul dan pengecatan perahu. (3) Bentuk partisipasi masyarakat dalam pengelolaan ekosistem mangrove antara lain rehabilitasi atau reboisasi pohon mangrove yang terdegradasi, pengembangan produk berbahan dasar tumbuhan mangrove dan pembersihan sampah yang mencemari ekosistem mangrove.
Eksplorasi Etnosains Papua dalam Pembelajaran IPA: Studi Kasus Hambatan dan Potensi di SD Negeri Inpres 1 Koya Timur Ardian Hangga Kelana; Sakka Irawan; Korinus Nixon Waimbo; Pusmiati Pusmiati; Midah Nurhidayah; Taufik Mubarak
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.6.1.2026.1529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam integrasi etnosains Papua dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar, khususnya memetakan hambatan praktis yang dihadapi guru, kebingungan konseptual peserta didik, dan potensi budaya di sekitar lingkungan sekolah. Menggunakan desain studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi awal, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan dua guru kelas V, tiga peserta didik kelas V, dan dua tokoh masyarakat sebagai informan kunci di SD Negeri Inpres 1 Koya Timur, Kota Jayapura, Papua. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan (missing link) yang signifikan antara kesadaran konseptual dan eksekusi praktis di kelas. Meskipun guru memiliki persepsi yang sangat positif terhadap etnosains, implementasi nyata sangat terhambat oleh keterbatasan alokasi waktu kurikulum dan kurangnya fasilitas pendukung sehingga guru menyederhanakan integrasi sebatas pada praktik tarian adat. Dampaknya, peserta didik kelas V mengalami disorientasi konseptual dan merasa bingung ketika mencoba mengorelasikan istilah ilmiah abstrak dalam buku teks seperti komponen biotik, keanekaragaman hayati, dan teknologi kuliner dengan budaya asli mereka. Sebaliknya, wawancara dengan tokoh masyarakat mengungkap melimpahnya materi budaya dan alam yang belum dimanfaatkan di sekitar sekolah seperti pohon sagu, pohon pinang, papeda, serta alat musik tradisional tifa. Objek-objek tersebut memiliki potensi besar untuk bertindak sebagai alat peraga alternatif dan laboratorium alam yang efisien guna mengatasi keterbatasan fasilitas sekolah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengembangan modul dan lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis etnosains Papua yang terstruktur untuk menjembatani sains formal dengan budaya sehari-hari peserta didik.
Analisis Tingkat Pengetahuan, Sikap, dan Kesadaran Peserta Didik terhadap Pengelolaan Sampah di SMA Negeri 6 Skouw: Penelitian Midah Nurhidayah; Ardian Hangga Kelana; Sittin Masawoy; Febri Listianingrum; Pusmiati; Taufik Mubarak; Sakka Irawan; Titia Erika Sarlota Awom
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4778

Abstract

This study aims to analyze the level of knowledge, attitudes, and awareness of students towards waste management at SMA Negeri 6 Skouw. A descriptive quantitative approach was used in this study with a survey method through a closed area distribution. The research instrument was a questionnaire consisting of 3 main aspects: knowledge, attitudes, and awareness of students towards waste management. The research sample consisted of 48 respondents selected by purposive sampling. The results showed that students had a very positive profile in the three main aspects of waste management. In the knowledge aspect, students were in the capable category as evidenced by their high understanding of the classification of organic and inorganic waste and their risk impacts. This good knowledge was then embedded linearly with students' attitudes which were classified as positive so that a sense of personal responsibility arose to maintain the cleanliness of the school environment. Furthermore, this was reflected in the high level of awareness and demonstrated the readiness and commitment of the trained participants in carrying out real waste management efforts.