Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGEMBANGAN TEMPAT SAMPAH OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK HCSR04 DI LINGKUNGAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NUSA NIPA Yeyen, Yustina Yesisanita
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.25743

Abstract

Kesadaran akan kebersihan lingkungan kampus saat ini kurang optimal kerena masih banyak orang membuang sampah tidak pada tempatnya. Banyak mahasiswa yang tidak dapat memanfaatkan tempat sampah yang tersedia secara baik kerena takut kotor saat menyentuh tutup kotak sampah. Pada penelitian ini dikembangkan tempat sampah pintar dengan memanfaatkan teknologi modern yaitu ArduinoUno sebagai pengontrol utama, sensor ultrasonik HCSR04 sebagai pendeteksi jarak dan motor servo untuk membuka dan menutup kotak sampah. Berdasarkan hasil perancangan dan pengujian system, alat ini dapat bekerja dengan baik dimana tempat sampah secara otomatis terbuka jika ada objek yang mendekat kemudian akan menutup kembali dengam delay 3 detik. Hasil kalibrasi sensor ultrasonik HCSR04 yang telah dilakukan menghasilkan persamaan linear dan nilai . Hal ini menunjukan bahwa tempat sampah pintar ini dapat dikembangkan dan diaplikasikan melalui sensor ultrasonik HCSR04.
Project-Based Learning (PjBL) in Electronics Course : An Arduino-Based Automatic Watering Prototype Yeyen, Yustina Yesisanita; Yunita, Maria
Journal of Innovative Science Education Vol. 14 No. 3 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jise.v14i3.40953

Abstract

The Electronics course necessitates the integration of theoretical knowledge, practical skills, and scientific communication competencies. Technology-based Project-Based Learning (PjBL) provides an effective means to address these requirements by engaging students in meaningful, hands-on projects. This study examines the implementation of Arduino-based PjBL through the development of an automatic watering prototype and evaluates its impact on students’ scientific communication skills in the Electronics course. A qualitative research design was adopted, with participants comprising students enrolled in the course. Data collection methods included classroom observations, project documentation, and student reflections. Scientific communication skills were assessed using six indicators: clarity of delivery, appropriate use of scientific terminology, structure and logic of presentation, data interpretation, responses to questions, and written communication. The results demonstrated that students presented their projects more systematically, beginning with problem identification, followed by system design, testing results, and conclusions. Students were able to explain circuit errors and propose corrective actions logically. Additionally, written reports became more structured and were substantiated by measurement data. Overall, the findings suggest that Arduino-based PjBL effectively supports the development of students’ scientific communication skills in Electronics education.
PELATIHAN PRAKTIKUM FISIKA KREATIF DAN INOVATIF UNTUK SISWA SISWI KELAS X SMAN 1 WAIGETE Yustina Yesisanita Yeyen; Paulina Nelce Mole; Maria Bernadetha Riong; Agustina Elisabeth; Kristiana Nathalia Wea; Bertolomeus Haryanto Agung
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.48564

Abstract

Fisika merupakan salah satu ilmu pengetahuan alam yang tidak hanya memberikan teori tetapi dibutuhkan pemahaman secara praktis. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa-siswa kelas X SMAN 1 Waigete melalui praktikum kretaif dan inovatif berbasis barang bekas dan teknolgi sederhana. Metode kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan partsipatif yang melibatkan siswa secara langsung dalam merancang dan melaksanakan percobaan seperti bandul sederhana, sensor ultrasonic berbasis Arduino dan juga rangkaian listrik seri-pararel. Hasil pelatihan ini menunjukkan antuasiasme siswa yang tinggi, mampu mengikuti alur praktikum dengan baik dan memahami konsep fisika secara konkrit. Kegiatan pengabdian ini menjadi Solusi dalam memperkuat pembelajaran fisika ditengan keterbatasan alat-alat laboratorium.
FISIKA MENYENANGKAN: DEMONSTRASI ALAT INOVASI SEDERHANA FISIKA DI SMA SWASTA KATOLIK ST. GABRIEL MAUMERE Kristiana Nathalia Wea; Yustina Yesisanita Yeyen; Paulina Nelce Mole; Desak Made Anggraeni; Agustina Elizabeth; Maria Bernadetha Dua Riong; Maria Fransiska Olyvia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i1.55834

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui demonstrasi alat inovasi fisika sederhana sebagai upaya menciptakan pembelajaran fisika yang menyenangkan dan bermakna. Kegiatan dilaksanakan di SMA Swasta Katolik St. Gabriel Maumere dengan sasaran 20 siswa kelas XII peminatan IPA. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Alat inovasi yang didemonstrasikan berupa tempat sampah pintar berbasis sensor gerak dan drone, yang dirancang menggunakan prinsip-prinsip fisika dasar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme dan keterlibatan aktif yang tinggi selama demonstrasi berlangsung. Selain itu, kegiatan ini mampu meningkatkan minat belajar, rasa ingin tahu, serta mengubah persepsi siswa terhadap pembelajaran fisika menjadi lebih positif. Demonstrasi alat inovasi fisika sederhana terbukti efektif sebagai alternatif pembelajaran kontekstual yang interaktif, menyenangkan, dan relevan dengan perkembangan teknologi. Oleh karena itu, kegiatan serupa direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pembelajaran fisika di sekolah.
Deteksi Adulterasi VCO (Virgin Coconat Oil) Berbasis Arduino dengan Alogritma Machine Learning melalui Analisis Sifat Dielektrik Yustina Yeyen; Maria Yunita; Yohanes Eudes Debrito; Lusitania Floribunda Mele; Yohanes Maria Vianney
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 4 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i4.13481

Abstract

The mixing of pure coconut oil (VCO) with cheaper vegetable oils has negative impacts on both consumers and producers. This study aims to develop a method for detecting VCO adulteration using an ESP32-based dielectric sensor combined with a Random Forest classification algorithm. The research employed an experimental design using 225 samples, including pure VCO, canola oil, corn oil, and various mixture ratios, each measured with five repetitions. The results show that pure VCO exhibits the highest capacitance values (58.4–62.4 pF), followed by canola oil (44.8–47.8 pF) and corn oil (43.2–46.6 pF), indicating clear differences in dielectric properties related to fatty acid composition. ANOVA analysis confirmed a significant difference between pure VCO and adulterated oils (p < 0.05). The Random Forest model achieved an accuracy of 53–58% for 15-class classification, while binary classification (pure vs adulterated oil) reached more than 90% accuracy. This finding is discussed in terms of the effectiveness of dielectric sensing combined with machine learning for distinguishing oil authenticity. In conclusion, the proposed system provides a fast, low-cost, mobile, and user-friendly solution for VCO quality monitoring, with potential applications in supply chain control and consumer protection.