Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Evaluasi Pelaksanaan Teaching Factory (TEFA) Pada SMK Negeri 8 Makassar Dafrid Cahyadi Arifin; Andi Muh Akbar Saputra
TEKNOS: Jurnal Pendidikan dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/teknos.v1i2.155

Abstract

Indonesia telah bertransisi dari Revolusi Industri 4.0 ke Revolusi Industri 5.0, dengan fokus pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan perbaikan sistem pendidikan di pedesaan untuk mencapai SDM nasional dan global yang berkualitas dan berdaya saing. Pemerintah telah melaksanakan berbagai program, termasuk program 'link and match', untuk memperkuat proses pendidikan dan produksi, meningkatkan kesempatan kerja di dunia usaha, dan mendorong kerja sama antara pemerintah, industri, dan sektor lainnya. Salah satu program tersebut adalah Teaching Factory (TEFA), yang bertujuan untuk mengintegrasikan sekolah dengan industri. Namun penerapan TEFA di kota Makassar masih terbatas, penelitian ini berfokus pada efektivitas model CIPP dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi sekolah dalam menerapkan TEFA. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi konteks, input, proses, produk, dan kinerja sekolah penerapan TEFA di Kota Makassar, serta tantangan yang dihadapi sekolah dalam penerapan TEFA. Penelitian ini menggunakan CIPP (Context, Input, Process, dan Product) Model Evaluasi (Context, Input, Process, dan Product) dalam kegiatan pembelajaran TEFA. Evaluasi program adalah informasi yang mendukung pengambilan keputusan terkait, melibatkan komponenten dan indikator terkait dan interaksi. Model Evaluasi CIPP memberikan manfaat dalam proses pengambilan keputusan dan memberikan bukti pertanggungjawaban atas keberhasilan program kepada masyarakat. Evaluasi menyimpulkan bahwa pembelajaran TEFA telah efektif dalam meningkatkan kompetensi produktif peserta didik, serta dalam mengembangkan sikap mandiri, profesional, dan bertanggung jawab. Meskipun demikian, kesimpulan dari evaluasi menyatakan bahwa pelaksanaan TEFA di SMKN 8 berjalan dengan kategori penilaian sangat baik, namun masih terdapat beberapa aspek yang memerlukan perbaikan
Python for Data Visualization: Pengembangan Soft Skill Literasi Data Mahasiswa Universitas Megarezky Risal, Andi Alviadi Nur; Arifin, Dafrid Cahyadi; Utama, Muh Ilham Budi; Amir, Nurdzakirah
ABDI SAMULANG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): JULI| ABDI SAMULANG
Publisher : Yayasan Habiburrahman Jamalu Bina Ummat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61477/abdisamulang.v4i2.63

Abstract

This Community Service Activity aims to improve the data literacy and visualization skills of students of the Information Systems Study Program at Megarezky University through Python for Data Visualization training: Developing Soft Skills for Data Literacy of Megarezky University Students. The training was carried out in the form of an interactive workshop based on direct practice, including the use of Pandas, Matplotlib, and Seaborn. The results of the pre-test and post-test showed an increase in technical understanding of 38%, with 82% of participants being able to apply Python syntax independently. In addition, mini projects arranged in groups showed the development of soft skills, such as critical thinking, teamwork, and visual communication. As many as 100% of groups compiled data narratives logically and communicatively. The output of the activity in the form of project reports and infographics can be used as portfolios and teaching materials. The final questionnaire showed that 96% of participants assessed the application training and expressed interest in taking further training. This activity is a strategy to strengthen students' data competencies based on practice. Keywords: Python, data visualization, data exploration, students, soft skills
Implementasi AI (Chat GPT) dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK Amanah Makassar Runimeirati; Risal, Andi Alviadi Nur; Arifin, Dafrid Cahyadi
ABDI SAMULANG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): JANUARI| ABDI SAMULANG
Publisher : Yayasan Habiburrahman Jamalu Bina Ummat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61477/abdisamulang.v5i1.89

Abstract

This community service program aims to implement Artificial Intelligence (AI), specifically ChatGPT, in the teaching and learning process of Bahasa Indonesia at SMK Amanah Makassar. The program is designed to enhance the quality of learning through technology-based assistance that supports students in understanding lessons, expanding vocabulary, and improving writing, analytical, and critical thinking skills. The implementation methods include socialization of AI utilization, training sessions for teachers and students, classroom practice using ChatGPT as a learning tool, and evaluation of learning outcomes. The results indicate an increase in students’ learning motivation, interactive engagement in the classroom, as well as improvement in students’ writing performance, especially in producing structured and coherent texts. Additionally, teachers benefit from acquiring new competencies in integrating AI as a supportive instructional medium. This program is expected to serve as a sustainable model for implementing AI in education, particularly in Bahasa Indonesia learning at the vocational high school level..
Pengaruh Implementasi Teaching Factory Terhadap Peningkatan Kompetensi Produktif Siswa SMK SMTI Makassar Arifin, Dafrid Cahyadi; Sakti, Abdul
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i1.3987

Abstract

eaching Factory (TEFA) merupakan model pembelajaran berbasis industri yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara kompetensi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Model ini menekankan pembelajaran berbasis praktik nyata dengan standar kerja industri guna meningkatkan kompetensi produktif siswa secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi Teaching Factory terhadap peningkatan hard skill dan soft skill siswa di SMK SMTI Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional untuk melihat hubungan dan pengaruh antara variabel implementasi TEFA dan kompetensi produktif siswa. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa yang mengikuti pembelajaran Teaching Factory, dengan sampel penelitian terdiri atas siswa kelas XI dan XII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan aktif dalam kegiatan TEFA. Pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk mengukur persepsi dan capaian kompetensi siswa, observasi untuk melihat pelaksanaan pembelajaran secara langsung, serta dokumentasi sebagai data pendukung. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan kondisi umum variabel penelitian dan analisis regresi sederhana untuk menguji pengaruh implementasi TEFA terhadap peningkatan kompetensi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Teaching Factory berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hard skill dan soft skill siswa. Temuan ini menegaskan bahwa Teaching Factory merupakan model pembelajaran yang efektif dan relevan dalam meningkatkan kompetensi produktif siswa SMK serta mendukung kesiapan lulusan untuk memasuki dunia kerja sesuai dengan tuntutan dan standar industri.
Analisis Malware pada Perangkat Android Menggunakan Tools Mobsf (Mobile Security Framework) Abdul Sakti; Dafrid Cahyadi Arifin
Jurnal Teknik Informatika dan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus: Jurnal Teknik Informatika dan Teknologi Informasi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jutiti.v5i2.5518

Abstract

The rapid development of mobile technology has significantly increased the global use of Android devices. However, the open-source nature of the Android operating system makes it vulnerable to malware attacks, especially from applications downloaded through unofficial sources. This study aims to analyze potential malware threats in Android applications using the Mobile Security Framework (MobSF) tool through static and dynamic analysis approaches. Five Android application samples (APK) were analyzed, consisting of apps obtained from both the Google Play Store and third-party websites. The results indicate that applications from unofficial sources carry higher security risks, as evidenced by excessive permissions, modified file structures, and communication with suspicious servers. In contrast, applications from official sources generally showed safer results, although minor vulnerabilities were still identified. MobSF proved to be effective in detecting suspicious behavior and provided security scores that can serve as references in application evaluations. This study emphasizes the importance of conducting security audits on mobile applications prior to widespread use and encourages the utilization of MobSF as a reliable tool for security analysis in Android application development and distribution.
Implementation of GeoGebra Web in Geometry Learning to Improve Students' Understanding of Hybrid-Based Concepts Hendry, Hendry; Supiyandi, Supiyandi; Arifin, Dafrid Cahyadi; Triana, Yaya Sudarya; Fitriasih, Sri Hariyati
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1010

Abstract

The limited conceptual understanding of geometry among students remains a significant challenge, particularly due to the lack of interactive learning tools and ineffective integration of digital technology in classroom practices. This community service program aims to implement web-based GeoGebra within a hybrid learning environment to enhance students’ conceptual understanding of geometry. The method employed a participatory and implementation-based approach involving 32 junior high school students and 2 mathematics teachers. The program was conducted through four stages: preliminary study, program design, implementation, and evaluation. Data were collected using pre-test and post-test assessments, questionnaires, and observation sheets. Quantitative analysis was performed using percentage gain and regression analysis, while qualitative data supported behavioral evaluation. The results show a significant improvement in students’ conceptual understanding, with an average score increase from 56.25 to 82.40 and a gain of 65.38%, categorized as moderate-to-high. Furthermore, 81% of students achieved the targeted level of improvement, and student engagement reached 87.6%, exceeding the success indicator threshold. Regression analysis indicated a strong positive relationship (R² = 0.68), suggesting the intervention's effectiveness across different ability levels. In addition, the program positively influenced students’ learning behavior and provided a cost-effective solution by using open-source technology. These findings indicate that integrating GeoGebra into a hybrid learning model is an effective and scalable approach to improving geometry learning outcomes. This program also contributes to the development of sustainable, technology-enhanced educational practices in community service contexts.
Pelatihan Hybird Pemanfaatan Web GeoGebra untuk Meningkatkan Visualisasi Konsep Matematika Siswa H, Haeriani; Arifin, Dafrid Cahyadi; Apriadi, Deni; Novianti; Misqa, Layyana
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1024

Abstract

Pembelajaran matematika yang bersifat abstrak sering menyebabkan rendahnya kemampuan visualisasi konsep siswa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan visualisasi konsep matematika melalui pemanfaatan web GeoGebra dalam pembelajaran hybrid. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan kepada 32 siswa melalui tahapan pre-test, implementasi pembelajaran berbasis GeoGebra, dan post-test, serta evaluasi menggunakan observasi dan angket. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari 58,12 menjadi 82,75 dengan persentase peningkatan sebesar 42,37%. Selain itu, ketuntasan belajar meningkat dari 28% menjadi 84%. Tingkat keaktifan siswa mencapai 87% dan respon positif terhadap penggunaan GeoGebra sebesar 89%. Hasil ini menunjukkan bahwa pemanfaatan GeoGebra berbasis web dalam pembelajaran hybrid efektif dalam meningkatkan kemampuan visualisasi konsep matematika siswa serta keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran.
Evaluasi Pelaksanaan TEFA Jasa Servis Kendaraan Bermotor Di SMK Negeri 5 Makassar Dafrid Cahyadi Arifin
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN BUDAYA Vol 3 No 1 (2023): April (EDULEC)
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/edulec.v3i1.120

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai pelaksanaan TEFA dan mengetahui hambatan yang muncul di SMKN 5 Makassar. Penelitian ini menggunakan jenis evaluasi CIPP dan pendekatan data kuantitatif serta kualitatif. Objek penelitian meliputi kepala sekolah, wakil kepala bidang kurikulum sekolah, penanggung jawab TEFA, dan peserta didik. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket, dokumentasi, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing komponen konteks, input, proses, dan produk dari program TEFA mendapatkan penilaian kategori yang sangat baik. Namun, hambatan ditemukan dalam aspek hasil belajar. Tahapan evaluasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah penggambaran, penggambaran/temuan, dan penyediaan informasi untuk pembuat keputusan dalam menentukan kebijakan. Meskipun program TEFA di SMKN 5 Makassar telah dilaksanakan dengan sangat baik, masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki. Oleh karena itu, saran yang diberikan adalah (1) menyusun petunjuk teknis pembelajaran TEFA, (2) melakukan peremajaan alat penunjang TEFA, (3) menerapkan sistem blok pada pembelajaran TEFA, (4) meningkatkan pelayanan purna jual, dan (5) memaksimalkan pembelajaran TEFA bagi peserta didik.
Efektivitas Pelaksanaan TEFA dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa di SMK: Sebuah Kajian Literatur Ashabul Taufik, S.Pd.; Dr. Abdul Wahid, S.Pd., M.Pd; Dafrid Cahyadi Arifin, S.Kom., M.Pd.
Education and Information Technologies Vol. 1 No. 1 (2025): Mei
Publisher : AAAPublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau efektivitas pelaksanaan Teaching Factory (TEFA) dalam meningkatkan pemahaman siswa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur dari berbagai jurnal pendidikan dan studi kasus yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan TEFA dapat meningkatkan pemahaman siswa melalui pengalaman praktik langsung yang relevan dengan dunia industri. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pendidik tentang pentingnya integrasi antara teori dan praktik dalam proses pembelajaran di SMK.