Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Edukasi petugas pendaftaran terkait penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) sistem pendaftaran di klinik X Aini, Nita Dwi Nur; Anugrahanti, Wisoedhanie Widi; Khalifatulloh, Bhre Diansyah Dinda
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21219

Abstract

Abstrak Adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berbentuk edukasi terkait penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) sistem pendaftaran di Klinik X mengacu pada permasalahan yang ditemukan yaitu belum ada SOP pendaftaran di Klinik X yang meliputi SOP penamaan dan penomoran rekam medis. Adapun tujuan dari dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat yaitu dapat mengoptimalkan pelayanan yang ada terutama di bagian sistem pendaftaran pasien karena merupakan pintu pelayanan pertama sebelum dilakukan pemeriksaan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertempat di salah satu klinik yang berada di Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilakukan dengan metode sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi terkait pentingnya SOP dalam melakukan pekerjaan kemudian dilanjutkan dengan FGD terkait identifikasi kebutuhan SOP pendaftaran dan praktik penyusunan SOP pendaftaran yang mancakup sistem penamaan dan penomoran rekam medis. Sebelum dan setelah pelaksanaan kegiatan, peserta akan diberikan tes sebagai salah satu alat untuk evaluasi dalam kegiatan ini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang menunjukkan peningkatan dari nilai pretest yaitu 65.00 dan nilai postest yaitu 95.00. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu dapat memberikan kontribusi bagi permasalahan yang dihadapi mitra melalui pencapaian hasil kegiatan dan output yang diperoleh yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta sehingga dapat membantu petugas pendaftaran dalam melakukan proses pendaftaran pasien sesuai dengan prosedur yang sudah dibuat agar pelayanan kepada pasien berjalan baik dan lancar. Kata kunci: sistem pendaftaran; penyusunan sop; pengetahuan Abstract The existence of community service activities in the form of education related to the preparation of Standard Operating Procedures (SOP) for the registration system at Clinic The aim of carrying out community service activities is to optimize existing services, especially in the patient registration system because it is the first service door before a health examination is carried out. This community service activity took place at one of the clinics in Malang Regency. This activity was carried out using the socialization method and Focus Group Discussion (FGD). This activity began with socialization regarding the importance of SOPs in carrying out work, then continued with FGD related to identifying the need for registration SOPs and the practice of preparing registration SOPs which include the naming and numbering system for medical records. Before and after carrying out the activity, participants will be given a test as a tool for evaluation in this activity. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge which showed an increase in the pretest score, namely 65.00, and the posttest score, namely 95.00. The conclusion of this activity is that it can contribute to the problems faced by partners through achieving the results of activities and outputs obtained, namely there is an increase in participants' knowledge and skills so that they can assist registration officers in carrying out the patient registration process in accordance with the procedures that have been created so that service to patients runs well and smoothly. Keywords: registration system; preparation sop; knowledge
OPTIMALISASI ALUR KERJA PENYIMPANAN REKAM MEDIS MANUAL DENGAN PROTOTIPE SIMKLINIK BERBASIS WEB Firdaus, Jeffry Atur; Khalifatulloh, Bhre Diansyah Dinda
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 7 No 4 (2025): EDISI 26
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v7i4.6669

Abstract

Sistem penyimpanan rekam medis manual di sebuah klinik swasta di Kabupaten Malang seringkali menimbulkan kendala operasional seperti inefisiensi waktu dan tingginya risiko berkas salah letak (misfile). Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan alur kerja tersebut melalui perancangan prototipe antarmuka User Interface/User Experience (UI/UX) untuk Sistem Informasi Manajemen Klinik (SIMKlinik) berbasis web. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Waterfall, yang meliputi tahap analisis kebutuhan melalui wawancara dan observasi, perancangan prototipe high-fidelity menggunakan Figma, serta validasi desain melalui sesi qualitative usability testing dengan tiga petugas rekam medis. Hasil penelitian ini adalah sebuah prototipe interaktif yang fungsional, dilengkapi fitur dashboard, pencarian digital, dan visualisasi denah rak berkas rekam medis. Hasil validasi menunjukkan bahwa desain yang diusulkan memiliki alur kerja yang intuitif dan secara efektif menjawab permasalahan yang ada di lapangan. Disimpulkan bahwa prototipe SIMKlinik ini berpotensi besar untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan penyimpanan rekam medis di fasilitas kesehatan serupa.
Pemberdayaan petugas rekam medis terkait peningkatan pengetahuan penyusunan SOP kodefikasi klinis Nita Dwi Nur Aini; Bhre Diansyah Dinda Khalifatulloh
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29297

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus untuk memberdayakan petugas rekam medis terkait pembuatan SOP kodefikasi klinis. Adapun tujuan dari dilakukannya kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas rekam medis dalam penerapan kodefikasi klinis yang tepat dan sesuai dengan standar yang berlaku. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertempat di salah satu klinik yang terletak di Kepanjen Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilakukan selama tiga hari pada tanggal 10 desember dan 17 desember 2024 serta 10 Januari 2025 dengan peserta yaitu petugas rekam medis yang berjumlah tiga orang dengan metode diskusi. Kegiatan ini di awali dengan sosialisasi terkait pembuatan SOP dan kodefikasi klinis, kemudian dilanjutkan praktik pembuatan serta review SOP yang telah dibuat. Sebelum dan setelah pelaksanaan kegiatan, peserta akan diberikan tes sebagai salah satu alat untuk evaluasi dalam kegiatan ini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang menunjukkan peningkatan dari nilai pre-test yaitu 45.00 dan nilai post-test yaitu 85.00. Adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta dalam kegiatan ini dapat membantu petugas rekam medis agar menjadi acuan bagi petugas dalam kegiatan kodefikasi klinis di Klinik X dan memastikan bahwa kode yang dihasilkan akurat. Kata kunci: kodefikasi klini; pembuatan SOP. Abstract This community service activity focuses on empowering medical record officers regarding the creation of clinical coding SOPs. The aim of carrying out this service activity is to increase knowledge of preparing clinical coding SOPs among medical record officers. This community service activity took place at one of the clinics located in Kepanjen, Malang Regency. This activity was carried out for three days on 10 December and 17 December 2024 and 10 January 2025 with three medical record officers using the discussion method. This activity began with socialization regarding the creation of SOPs and clinical coding, then continued with the practice of creating and reviewing the SOPs that had been created. Before and after carrying out the activity, participants will be given a test as a tool for evaluation in this activity. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge which showed an increase from the pre-test score of 45.00 and the post-test score of 85.00. The increase in knowledge and skills of participants in this activity can help medical record officers to become a reference for officers in clinical coding activities at Clinic X and ensure that the codes produced are accurate. Keywords: clinical coding; manufacture SOP.
PERANCANGAN UI/UX PADA SIM KLINIK BAGIAN PEMINJAMAN DAN PENGAMBILIAN BERKAS REKAM MEDIS Dinda Khalifatulloh, Bhre Diansyah; Nur Aini, Nita Dwi
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 8 No 1 (2026): EDISI 27
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v8i1.6931

Abstract

Proses peminjaman dan pengembalian berkas rekam medis di Klinik Jaya Kusuma Husada masih dilakukan secara manual sehingga menimbulkan berbagai kendala operasional seperti keterlambatan pengembalian, risiko kehilangan berkas, ketidakjelasan status peminjaman, dan gangguan pada proses assembling, coding, hingga klaim asuransi. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan alur kerja tersebut melalui perancangan prototipe antarmuka User Interface/User Experience (UI/UX) pada Sistem Informasi Manajemen Klinik (SIM-Klinik) khusus untuk modul peminjaman dan pengembalian rekam medis. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan melalui observasi dan wawancara dengan tiga petugas rekam medis, penyusunan wireframe, serta perancangan prototipe high-fidelity menggunakan Figma. Hasil penelitian berupa prototipe interaktif yang mencakup halaman login, menu tambah peminjaman, menu pengembalian, tampilan utama peminjaman–pengembalian, serta halaman laporan yang dapat difilter dan dicetak. Validasi menunjukkan bahwa desain yang dihasilkan sederhana, responsif, dan mendukung alur kerja yang lebih terstruktur, sehingga mampu meminimalkan kesalahan pencatatan dan meningkatkan ketertelusuran berkas. Disimpulkan bahwa prototipe SIM-Klinik yang dirancang memiliki potensi besar dalam meningkatkan efisiensi, akurasi, serta keamanan data pada proses peminjaman dan pengembalian rekam medis di fasilitas pelayanan kesehatan.
Pelatihan Figma untuk Desain Interface SIM Klinik bagi Petugas Rekam Medis Kepanjen Dinda Khalifatulloh, Bhre Diansyah; Krisnawati, Endang
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8316

Abstract

Klinik Jaya Kusuma Husada Kepanjen masih mengelola peminjaman dan pengembalian berkas rekam medis secara manual tanpa modul khusus pada Sistem Informasi Manajemen Klinik (SIM Klinik), sehingga berisiko terjadi keterlambatan, kesalahan pencatatan, dan kehilangan dokumen. Selain itu, petugas rekam medis belum memiliki keterampilan dalam merancang desain antarmuka sistem yang sesuai kebutuhan operasional. Kegiatan pengabdian ini menawarkan solusi melalui pelatihan penggunaan aplikasi Figma untuk mendukung perancangan interface SIM Klinik yang lebih sesuai alur kerja klinik. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam tiga tahap, yaitu sosialisasi konsep dasar Figma, demonstrasi penggunaan tools desain, dan praktik langsung pembuatan desain antarmuka modul peminjaman dan pengembalian berkas rekam medis. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest serta penilaian praktik desain. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta secara signifikan, dengan nilai rata-rata meningkat dari 50,00 menjadi 80,00 atau naik sebesar 60%. Peserta juga mampu menghasilkan rancangan interface yang memenuhi prinsip kemudahan penggunaan dan konsistensi tampilan. Dampak kegiatan ini memperkuat kapasitas petugas untuk terlibat aktif dalam pengembangan SIM Klinik serta mendukung kesiapan klinik menuju implementasi sistem rekam medis elektronik secara bertahap.
Pemberdayaan petugas rekam medis terkait desain interface SIMKLINIK bagian kodefikasi klinis menggunakan aplikasi Figma Aini, Nita Dwi Nur; Khalifatulloh, Bhre Diansyah Dinda
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.37755

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus untuk memberdayakan petugas rekam medis terkait desain interface SIMKLINIK bagian kodefikasi klinis menggunakan aplikasi figma. Adapun tujuan dari dilakukannya kegiatan pengabdian ini yaitu supaya petugas rekam medis memahami terkait desain yang digunakan dalam SIMKLINIK serta sebagai upaya petugas jika suatu saat SIMKLINIK melakukan pengembangan sistem, petugas dapat berkontribusi memberikan rekomendasi terkait SIMKLINIK. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di salah satu klinik yang terletak di Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilaksanakan dalam waktu 3 hari dengan target peserta yaitu 3 orang petugas rekam medis menggunakan metode penyuluhan dan praktik. Kegiatan ini diawali dengan penyuluhan yang berkaitan dengan konsep desain grafis, pengenalan serta penggunaan figma kemudian dilanjutkan praktik desain interface SIMKLINIK menggunakan aplikasi figma. Sebelum dan setelah pelaksanaan kegiatan, dilakukan tes pada peserta yang digunakan sebagai salah satu alat untuk evaluasi dalam kegiatan ini. Hasil tes menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari nilai pretest yaitu 46.67 dan nilai postest yaitu 90.00. Sedangkan hasil evaluasi ketrampilan peserta termasuk dalam kategori baik. Kata kunci: desain; interface; SIMKLINIK. Abstract This community service activity focuses on empowering medical record officers related to the SIMKLINIK interface design for the clinical coding section using the figma application. The purpose of this community service activity is for medical record officers to understand the design used in SIMKLINIK and as an effort for officers if one day SIMKLINIK carries out system development, officers can contribute to provide recommendations related to SIMKLINIK. This community service activity was carried out at one of the clinics located in Malang Regency. This activity was carried out for 3 days with a target participant of 3 medical record officers using counseling and practice methods. This activity began with counseling related to the concept of graphic design, introduction and use of figma then continued with practice of SIMKLINIK interface design using the figma application. Before and after the implementation of the activity, tests were conducted on participants which were used as one of the tools for evaluation in this activity. The test results showed an increase in participant knowledge from a pretest score of 33.33 and a posttest score of 83.33. Meanwhile, the results of the participant skill evaluation were included in the good category. Keywords: design; interface; SIMKLINIK.
Analysis of Medical Records Personnel Needs Based on Service Workload Using the ABK-Kes Method Ervina Damayanti; Wisoedhanie Widi Anugrahanti; Bhre Diansyah Dinda Khalifatulloh; Nita Dwi Nur Aini; Moh Maulana
Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius Vol. 3 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : CV. CENDIKIA JENIUS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70920/jenius.v3i2.364

Abstract

An imbalance between workload and the number of medical record officers may reduce service quality and increase work-related fatigue, making workload-based staffing analysis essential. This study aimed to analyze the staffing needs of medical record officers based on workload using the Health Workload Analysis Method (ABK-Kes) at Ciptomulyo Public Health Center. A quantitative descriptive design with an observational analytic approach was employed, involving all medical record officers totaling two respondents through total sampling. Data were collected in May 2025 using observation, interviews, and document review, and analyzed using the ABK-Kes method, including calculations of Available Working Time, time norms, Standard Workload, Support Task Factor, and Standard Support Task. The results showed that the workload of medical record officers was relatively high, with an average of 130 patient visits per day, a Support Task Factor of 24%, and a Standard Support Task value of 1.31. The ABK-Kes analysis indicated that the ideal number of medical record officers required was three, revealing a shortage of one officer. In conclusion, additional medical record staff are necessary to balance workload, improve service quality, and reduce the risk of work-related fatigue, and the findings are recommended as a basis for human resource planning at public health centers.