Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DISEMINASI TATA KELOLA ADMINISTRASI DIGITAL DI WILAYAH PEMERINTAHAN DESA ABUSAKIM BENGKULU TENGAH DALAM MENUNJANG DESA CERDAS Novi Rahayu; Marsidi Marsidi; Askani Askani; Erlian Dwisnu; Rudi Hartono
Jurnal Semarak Mengabdi Vol 2 No 2 (2023): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsm.v2i2.123

Abstract

This charity event (PKM) was held in Abu Sakim Village, Pondok Klapa District, Bengkulu Central Governorate. The method used is Participatory Learning and Practice Process (PLA). The purposes of this non-commercial service implementation are to:1) Support the development of village management utilizing village technology. 2) As the main database and information for managing village government and village development in Abu Sakim, provide village officials with an understanding of proper and correct village government management. The results of these PKM are:1) Abu Sakim village officials understand the appropriate leadership management of the village as per the guidelines of the Minister of Home Affairs Decree No. 47/2016. 2) Abu Sakim village officials already know how to digitally process and operate village administration, paving the way for smart villages.
Pelayanan Kesehatan Puskesmas di Desa Pelajau Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah Antomi Jayanto; Tri Purwanti; Erlian Dwisnu
Jurnal STIA Bengkulu Vol 10 No 2 (2024): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsb.v10i2.185

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dua masalah yang dibahas, yaitu : Bagaimana bentuk pelayanan kesehatan Di Desa Pelajau . Bagaimana kepuasaan masyarakat terhadap pelayan yang diberikan Puskesmas desa pelajau. Penelitian ini menggunakan metode dengan jenis penelitian lapangan (filed reassearch) dengan pendekatan deskritif kualitatif, Hasil penelitian mengungkapkan bahwa, diketahui bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap kepuasan pasien yang artinya semakin baik kualitas pelayanan yang dilakukan oleh pihak Puskesmas maka dapat dapat meningkatkan kepuasan pasien. Sebab pelayanan kesehatan sangat penting dengan kualititas yang baik akan membuat pasien merasakan kepuasaan atas pelayanan Puskesmas . Dilihat dari kualitas pelayanan Puskesmas desa Pelajau sebagian besar pasien atau masyarakat merasa kurang setuju (kurang puas), dilihat fasilitas yang kurang dari segi tampilan fisik (daya tanggap (responsiveness)) , dan jaminan (assurance). Jika dilihat dari kepuasan pasien sebagian besar pasien kurang berminat untuk datang berkunjung kembali ke Puskesmas desa Pelajau dan memilih ketempat lain
SOSIALISASI PEMANFAATAN MEDIA GOOGLE FORM UNTUK MENDUKUNG PELAYANAN ADMINISTRASI DESA BERBASIS DIGITAL Erlian Dwisnu; Nansi Rianindita; Yuli Yusnita; Mulyadi Mulyadi; Samsul Akmal
Jurnal Semarak Mengabdi Vol 5 No 2 (2026): Juli
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jsm.v5i2.376

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong pemerintah untuk melakukan transformasi digital dalam berbagai bidang, termasuk dalam penyelenggaraan pelayanan administrasi desa. Namun demikian, sebagian besar desa masih menggunakan sistem pelayanan secara manual yang menyebabkan proses administrasi berjalan lambat, kurang efisien, serta membutuhkan biaya operasional yang relatif besar. Kondisi tersebut juga masih ditemukan di Desa Aturan Mumpo yang sebagian besar pelayanan administrasinya masih dilakukan secara konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam memanfaatkan media Google Form sebagai sarana pelayanan administrasi desa berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 18 Juni 2026 di Kantor Desa Aturan Mumpo Kabupaten Bengkulu Tengah dengan metode sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, simulasi penggunaan layanan, dan pendampingan implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa perangkat desa mampu membuat dan mengelola berbagai layanan administrasi berbasis Google Form seperti pengajuan surat keterangan domisili, surat keterangan usaha, surat pengantar, formulir pengaduan masyarakat, serta pendataan kependudukan. Pemanfaatan Google Form terbukti mampu meningkatkan efektivitas pelayanan, mempercepat proses administrasi, mengurangi penggunaan dokumen fisik, serta mendukung terwujudnya pelayanan publik yang transparan dan mudah diakses masyarakat.