Muhamad Hilman
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KESELARASAN KONSEP KEBAIKAN DAN ETIKA ANTARA PEMIKIRAN PLATO DAN ISLAM Muhamad Hilman; Salman Septiana Rohendi; Iin Ulfa Royani; Aisyah Munadiya Khoirah; Muhamad Parhan
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Juni)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i6.486

Abstract

Studi ini membahas perbandingan konsep kebaikan dan etika dalam pemikiran Plato dan Islam. Plato mendefinisikan kebaikan sebagai kondisi di mana individu dikendalikan oleh akal, bukan oleh keinginan. Ia menekankan empat kebajikan utama: kebijaksanaan, keberanian, pengendalian diri, dan keadilan, dengan keadilan sebagai kebajikan tertinggi yang menciptakan keseimbangan sosial. Etika dalam pandangan Plato bersifat rasional dan intelektual, di mana kebahagiaan sejati dicapai melalui pemahaman tentang ide kebaikan. Sementara itu, Islam memandang kebaikan sebagai harmoni antara hubungan vertikal dengan Tuhan (hablun minallah) dan hubungan horizontal dengan sesama manusia (hablun minannas). Kebaikan dalam Islam mencakup aspek moral, sosial, dan spiritual, dengan prinsip-prinsip utama yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis, seperti kejujuran, keadilan, dan kasih sayang. Etika Islam menekankan keseimbangan antara wahyu dan akal dalam membentuk moralitas individu. Meskipun terdapat perbedaan epistemologis, baik perspektif Plato maupun Islam sama-sama menekankan pentingnya moralitas dalam membimbing manusia menuju kehidupan yang baik. Studi ini memberikan wawasan tentang bagaimana kedua perspektif tersebut dapat berkontribusi dalam membangun etika sosial yang harmonis.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Orang Tua Selama Menunggu Anaknya Menjalani Tindakan Operasi Di RS Wilayah Jakarta Sihombing, Enna Rossalina; Muhamad Hilman; Paramitha Wirdani Ningsih Marlina
Journal of Pubnursing Sciences Vol 1 No 03 (2023): Journal of Pubnursing Sciences (JPS)
Publisher : PT. Pubsains Nur Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69606/jps.v1i03.73

Abstract

Introduction: Surgery is a stressor that requires physical and psychosocial adaptation both for patients and families and this stressor will create anxiety. Objective: This study aims to find out the factors related to the level of parents' anxiety while waiting for their children to undergo surgery at the hospital in Jakarta area. Method: This research uses a descriptive correlation method with a cross-sectional approach. Data was collected with a questionnaire of 80 respondents, namely parents who were waiting for their children who were undergoing operations at the hospital in Jakarta area. Sampling technique is total sampling. This study was conducted in May-August 2022 in the family waiting room who were undergoing operational actions at the hospital in Jakarta area. This study uses a questionnaire as a measurement tool, a statistical test using the Chi-Square Test. Results: There is no relationship between age (p value: 0.754), sex (p value: 0.774), education (p value: 0.599) and work (p value: 0.673) with an anxiety level of parents. While the surgery time (p value: 0.010), experience (p value: 0.028), type of operation (p value: 0.021) and type of anesthesia anathesi (p value: 0.036) has something to do with the level of anxiety of parents while waiting for their children to carry out the action Operations at hospitals in Jakarta area. Conclusion: There is no relationship between age, gender, education and work with the level of anxiety of parents while waiting for their children to carry out operations at the hospital in Jakarta area. Whereas the time of surgery, experience, type of operation and type of anesthesia has to do with the level of anxiety of parents of parents while waiting for their children to carry out surgery at the hospital in Jakarta area