Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Women's Role in Smallholder Coffee Management in North Sumatra Tri Martial; Yusniar Lubis; Ahmad Rizki Harahap; Fahman Urdawi Nasution; Muhammad Arief Tirtana; Mahya Humaira
The International Conference on Education, Social Sciences and Technology (ICESST) Vol. 2 No. 2 (2023): The International Conference on Education, Social Sciences and Technology
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/icesst.v2i2.318

Abstract

The main objective of this research is to find out the role of women in the people's coffee management system in North Sumatra. The approach in this research is qualitative. The population of this study comes from 5 city districts in North Sumatra including karo, dairi, humbang hasundutan, simalungun, north tapanuli and mandailing natal districts. The sampling technique uses incidental sampling, namely any female farmer who is found in the field and meets the criteria of the researcher, the sampling number used is 60 farmers. This research data analysis technique uses descriptive analysis. The results of data analysis show that in the management of smallholder coffee plantations in North Sumatra, women take a considerable share. Where 8 out of 10 jobs in coffee management are done by women, while 2 more things are done by men. The roles played by women in coffee management are Land Preparation, Seed Planting, Plant Maintenance, Fruit Picking, Fruit Processing, Seed Drying, Seed Cleaning, Storage, and Distribution, while Pest and Disease Control and seed Grinding are carried out by men.
Enhancing Farm Household Income Through Efficient Arabica Coffee Cultivation In Simalungun, North Sumatera Tri Martial; Ummu Harmain; Ahmad Rizki Harahap; Mitra Musika; Muhammad Arief Tirtana
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 23 NO 02 2024 (SEPTEMBER)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagrisep.23.02.425-452

Abstract

North Sumatera is the largest producer of arabica coffee in Indonesia with 29%. However, coffee farmers are always faced with various field problems such as high fertilizer prices, declining production and various traditional cultivation practices that cause low productivity levels. So that in maintaining overall cropping it is necessary to know the efficiency of farm management with efficient coffee management it can increase farmer income, improve the quality of life of farmers, absorb labor, reduce costs and create a sustainable system. The method used in this research is to use the Data Envelopment Analysis (DEA) model to determine the efficient value and the Ordinary Least Squares (OLS) model to determine the efficient influence. The results of this research with the DEA model show that from a total of 133 respondents, the inefficient value is 51%, low efficient 25%, medium efficient 13%, and low efficient 11%. While the OLS model shows that the total cost and total income of farmers can significantly affect the efficiency value, the total production of farmers has no influence on the efficiency value. The research findings imply that improving efficiency requires modernizing technology to overcome traditional management such as the use of superior seeds and fertilizer inputs to increase land production. It also requires the support of relevant policies and institutions that are able to guarantee the availability of production facilities such as superior seeds and fertilizers that are easily available to farmers at affordable prices.
Pengaruh Jumlah Penduduk dan Pengangguran Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kota Binjai Tirtana, Muhammad Arief; Lubis, Irsad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.10985

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana tingkat kemiskinan di Kota Binjai, Sumatera Utara yang dipengaruhi oleh pertumbuhan penduduk dan pengangguran. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Data sekunder dari tahun 2010 hingga 2022 diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kota Binjai. Metode Analisis Regresi Linier Berganda diterapkan dalam penelitian ini. Dengan nilai koefisien sebesar -49,323, hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jumlah penduduk memiliki pengaruh negatif dan signifikan secara marjinal terhadap variabel tingkat kemiskinan di Kota Binjai. Sementara itu, variabel pengangguran di Kota Binjai memiliki nilai korelasi positif sebesar 0,316 namun tidak signifikan secara statistik terhadap variabel tingkat kemiskinan. Sedangkan secara bersama-sama atau simultan Jumlah penduduk dan Pengangguran memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Kota Binjai.
The Effect of Money Supply and Interest Rates on the Value of Inflation in North Sumatra Tirtana, Muhammad Arief
Inovbiz: Jurnal Inovasi Bisnis Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/inovbiz.v12i1.3786

Abstract

Inflation is an increase in the price of an item that occurs continuously. This study aims to determine the effect of money supply and interest rates on inflation in Indonesia for the period 2016-2022. The type of data in this study is secondary data obtained from the Central Bureau of Statistics. Based on the results of hypothesis testing with the Multiple linear Regression Model shows that the money supply variable has a positive and insignificant effect on the inflation rate in Indonesia, while the interest rate variable has a positive and significant effect on inflation as indicated by a probability value of 0.0046 smaller than alpha 0.005. Related to the results of this can be due to the policies and strategies implemented by the government the government is still in a less effective condition to suppress existing inflation, so the government should be more relevant in making policies so that inflation does not continue to decline and even become a deficit that has an impact on economic stability in Indonesia. Therefore, the government needs to implement monetary policy carefully so that the economy in Indonesia is stable.Keywords:  Inflation, Money Supply, Interest Rate
Peran Green Culture dan Servant Leadership dengan Mediasi Green Inovasi Terhadap Green Employee Performance Pada Rumah Sakit Swasta Kota Medan Ernita, Ernita; Ilham, Muhammad; Nasution, Fahman Urdawi; Tirtana, Muhammad Arief; Harahap, Ahmad Rizki
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i3.2024.1434-1446

Abstract

Tujuan Penelitian untuk menentukan apakah inovasi hijau berperan sebagai mediator dalam hubungan antara budaya hijau, kepemimpinan pelayan dan kinerja karyawan di rumah sakit swasta kota Medan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan observasi studi kasus dari rumah sakit mengenai persepsi terhadap praktik bisnis hijau, kepemimpinan pelayanan, dan kinerja lingkungan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai program-program bisnis hijau dan praktik kepemimpinan yang diterapkan di rumah sakit. Analisis menggunakan SEM PLS untuk memahami performa Kinerja Karyawan Hijau (green employee performance) yang ditentukan oleh budaya hijau (Green culture), Kepemimpinan melayani (servant leadership) dan inovasi hijau (green inovasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green culture dan servant leadership berpengaruh signifikan terhadap Green Employee Performance, Green culture dan servant leadership berpengaruh signifikan dengan mediasi Green Innovation terhadap Green Employee Performance, dan Green Innovation berpengaruh signifikan terhadap Green Employee Performance pada Rumah Sakit Swasta Kota Medan.  Implikasi penelitian adalah untuk membangun kinerja karyawan hijau perlu membangun budaya hijau dan inovasi hijau pada dunia kerja rumah sakit.Kata kunci: Green Culture, Green Employee Performance, Green Innovation, Servant Leadership
Upaya Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Melalui Faktor Kemiskinan, Pengeluaran Pemerintah, Dan Investasi Luar Negeri Sumatera Utara Tirtana, Muhammad Arief; Sipayung, Selviana Megawati; Zendrato, Feronika; Sukardi, Sukardi; Tanjung, Ahmad Albar
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.173-180

Abstract

Salah satu masalah utama di negara berkembang yakni pertumbuhan ekonomi. Upaya pertumbuhan ekonomi di suatu daerah dapat dilihat dari melaui factor kemiskinan, pengeluaran pemerintah dan investasi luar negeri. Banyak dan padatnya jumlah penduduk di Provinsi Sumatera Utara menjadi tantangan pemerintah untuk menjadikan sumber daya manusia yang kedepannya dapat berdampak postif atau negatif. Berdasarkan hal ini maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pertumbuhan ekonomi melalui factor kemiskinan, pengeluaran pemerintah dan investasi luar negeri di Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2018-2022. Data penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode yang digunakan adalah regresi dengan panel data meliputi tiga puluh tiga kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara. Estimasi parameter model panel data         menggunakan Fixed Effect Model (FEM). Hasil dari penelitian menunjukkan  bahwa faktor kemiskina dan pengeluran pemerintah  berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten/Kota Sumatera Utara tahun 2018-2022, sedangkan investasi luar negeri berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi di      provinsi Sumatera Utara tahun 2018-2022.
Rubber Farmers' Strategies to Face Unstable Market Trends (Case Study of Smallholder Rubber Farmers in North Sumatra) Martial, Tri; Arief Tirtana, Muhammad; Rizki Harahap, Ahmad; Urdawi Nasution, Fahman
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i3.2024.1330-1340

Abstract

Perkebunan karet rakyat menghadapi pasar yang tidak stabil dan merugikan petani sehingga berdampak buruk dalam keberlanjutan perkebunan masyarakat penghasil karet di Sumatera Utara. Penelitian bertujuan memahami strategi petani menghadapi permasalahan lapangan yang tidak menguntungkan tersebut.  Penelitian menggunakan metode deskriftif kuantitatif, untuk memahami permasalahan perkebunan karet rakyat. Analisis yang dilakukan dengan menggunakan metode SWOT terhadap berbagai pengelolaan kebun karet rakyat, serta berbagai variabel ekonomi dan pendapatan. Hasil menunjukkan input mengelola on-farm rendah, namun berorientasi kepada hasil. Tanaman karet berusia rata-rata diatas 20 tahun dengan produktivitas rendah. Luas lahan rata-rata 1,11 ha dengan pendapatan rata-rata 21,3 juta perhektar pertahun. Total skor IFAS 2.66, EFAS 2.38 berarti perkebunan karet rakyat di Sumatera Utara berada pada level menengah dan masih dapat tumbuh dengan mengandalkan sumberdaya lokal. Untuk mendukung perkebunan karet rakyat berkelanjutan dibutuhkan insentif kebijakan yang menjamin ketersediaan sarana dan prasarana produksi, dan kestabilan harga sehingga dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi.Kata kunci:  Berkelanjutan, Kebijakan, Kelembagaan, Perkebunan Karet Rakyat, SWOT
The Effect of Income Diversification and Land Ownership on the Welfare of Simalungun Coffee Farmers Tirtana, Muhammad Arief; Sembiring, Sya’ad Afifuddin; Pratomo, Wahyu Ario
Ekonomis: Journal of Economics and Business Vol 9, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/ekonomis.v9i2.2629

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of income diversification and land tenure on the welfare of Simalungun coffee farmers. This study used a quantitative approach with the Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) method, data were collected through questionnaires from 100 coffee farmers in Simalungun Regency during 2024.12 - 2025.2. The results showed that income diversification had a positive and significant effect on coffee farmers' income, but not on welfare. On the other hand, land tenure had a positive and significant effect on income and welfare. These findings indicate that larger and more stable land tenure can increase farmers' income and improve welfare, while income diversification is only effective in increasing income but not enough to significantly improve welfare.
Upaya Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Melalui Faktor Kemiskinan, Pengeluaran Pemerintah, Dan Investasi Luar Negeri Sumatera Utara Tirtana, Muhammad Arief; Sipayung, Selviana Megawati; Zendrato, Feronika; Sukardi, Sukardi; Tanjung, Ahmad Albar
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.173-180

Abstract

Salah satu masalah utama di negara berkembang yakni pertumbuhan ekonomi. Upaya pertumbuhan ekonomi di suatu daerah dapat dilihat dari melaui factor kemiskinan, pengeluaran pemerintah dan investasi luar negeri. Banyak dan padatnya jumlah penduduk di Provinsi Sumatera Utara menjadi tantangan pemerintah untuk menjadikan sumber daya manusia yang kedepannya dapat berdampak postif atau negatif. Berdasarkan hal ini maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pertumbuhan ekonomi melalui factor kemiskinan, pengeluaran pemerintah dan investasi luar negeri di Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2018-2022. Data penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode yang digunakan adalah regresi dengan panel data meliputi tiga puluh tiga kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara. Estimasi parameter model panel data         menggunakan Fixed Effect Model (FEM). Hasil dari penelitian menunjukkan  bahwa faktor kemiskina dan pengeluran pemerintah  berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten/Kota Sumatera Utara tahun 2018-2022, sedangkan investasi luar negeri berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi di      provinsi Sumatera Utara tahun 2018-2022.
Rubber Farmers' Strategies to Face Unstable Market Trends (Case Study of Smallholder Rubber Farmers in North Sumatra) Martial, Tri; Arief Tirtana, Muhammad; Rizki Harahap, Ahmad; Urdawi Nasution, Fahman
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i3.2024.1330-1340

Abstract

Perkebunan karet rakyat menghadapi pasar yang tidak stabil dan merugikan petani sehingga berdampak buruk dalam keberlanjutan perkebunan masyarakat penghasil karet di Sumatera Utara. Penelitian bertujuan memahami strategi petani menghadapi permasalahan lapangan yang tidak menguntungkan tersebut.  Penelitian menggunakan metode deskriftif kuantitatif, untuk memahami permasalahan perkebunan karet rakyat. Analisis yang dilakukan dengan menggunakan metode SWOT terhadap berbagai pengelolaan kebun karet rakyat, serta berbagai variabel ekonomi dan pendapatan. Hasil menunjukkan input mengelola on-farm rendah, namun berorientasi kepada hasil. Tanaman karet berusia rata-rata diatas 20 tahun dengan produktivitas rendah. Luas lahan rata-rata 1,11 ha dengan pendapatan rata-rata 21,3 juta perhektar pertahun. Total skor IFAS 2.66, EFAS 2.38 berarti perkebunan karet rakyat di Sumatera Utara berada pada level menengah dan masih dapat tumbuh dengan mengandalkan sumberdaya lokal. Untuk mendukung perkebunan karet rakyat berkelanjutan dibutuhkan insentif kebijakan yang menjamin ketersediaan sarana dan prasarana produksi, dan kestabilan harga sehingga dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi.Kata kunci:  Berkelanjutan, Kebijakan, Kelembagaan, Perkebunan Karet Rakyat, SWOT