Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Effect of Flipped Classroom Size on Students' Critical Thinking Abilities Everhard Markiano Solissa; Agus Triyono; Dharma Gyta Sari Harahap; Dewi Maharani Rachmaningsih; Novinaty Djafri; Asmawati Asmawati; Tomi Apra Santosa
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.7118

Abstract

purpose of this research is to determine the effect of flipped classroom size on students' critical thinking abilities. This type of research is meta-analysis. The data source comes from an analysis of 12 national and international journals published in 2018-2023. Data source search process via Google Scholar; ERIC, ScienceDirect, Wiley; ProQuest, DOAJ and EBSCO. Data selection using the PRISMA method consists of identification, screening, eligibility and inclusion. These findings conclude that the flipped classroom has a positive influence on students' critical thinking skills with a summary effect size value ( rRE= 0.799). The flipped classroom has a moderate influence on students' critical thinking abilities at school
Does The SETS Model Improve Problem Solving Thinking Ability? Meta-Analysis Nasruddin Nasruddin; Agus Triyono; Siti Aisyah; Fitriah Handayani; Muhammad Edy Nurtamam; Tomi Apra Santosa
LITERACY : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities Vol. 2 No. 3 (2023): December : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities
Publisher : Badan Penerbit STIEPARI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/literacy.v2i3.1043

Abstract

This study aims to determine the effect of the SETS learning model to improve students' problem-solving abilities.  This type of research is a meta-analysis.  This study analyzed 9 national and international journals published from 2020-2023.  Data search through google scholar; IEEE; Frontier Journal; ERIC and Taylor of Francis. Selection of data sources through PRISMA method consisting of Identification, Screening, Eligibility and Included. Data analysis with the help of JSAP software.  The results of the analysis of 9 effect sizes concluded that the SETS learning mode had a positive effect on students' problem-solving abilities with (z = 6.187; p < 0.001). This finding explains that the SETS learning model has a significant effect on problem-solving ability with high categories ( rE = 0.876). The SETS learning model is effective for teachers to develop in encouraging students' solving skills in learning.
Sosialisasi Personel Bandara dan Keselamatan Operasi Penerbangan untuk Meningkatkan Literasi Aviasi pada Siswa SMA Ta'miriyah Surabaya Wiwid Suryono; Linda Winiasri; Siti Fatimah; Fahrur Rozi; Agus Triyono; Ranatika Purwayudhaningsari; Bambang Bagus Harianto
CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 1 (2026): CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/cemara.v4i1.3544

Abstract

Penerbangan merupakan moda transportasi dengan tuntutan keselamatan dan keamanan tertinggi yang diatur secara berlapis oleh standar internasional dan regulasi nasional, namun pemahaman generasi muda terhadap peran personel bandara dan kawasan keselamatan operasi penerbangan masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesiapan kognitif siswa kelas XII SMA Ta'miriyah Surabaya terkait personel bandara dan keselamatan operasi penerbangan melalui sosialisasi edukatif yang dievaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Agustus 2025 dan diikuti 119 siswa kelas XII. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan pada pre-test pemahaman didominasi kategori rendah (50%), sedang (35%), dan tinggi (15%), kemudian post-test menunjukkan kategori tinggi mencapai 60%, sedang 30%, dan rendah turun menjadi 10%. Pergeseran modus dari kategori rendah ke tinggi serta peningkatan bersih sebesar 45% pada kategori pemahaman tinggi mencerminkan efektivitas sosialisasi dalam memperkuat literasi keselamatan penerbangan, penguasaan kompetensi dasar, dan ketertarikan siswa terhadap pendidikan penerbangan. Kegiatan ini direkomendasikan untuk direplikasi sebagai bentuk kontribusi institusi pendidikan tinggi penerbangan dalam mendukung budaya keselamatan transportasi udara di kalangan generasi muda.
Penyuluhan Pemanfaatan Alat Uji Aspal sebagai Upaya Peningkatan Literasi Sains Konstruksi pada Siswa SMA Islam Terpadu Arafah Wiwid Suryono; Linda Winiasri; Siti Fatimah; Fahrur Rozi; Agus Triyono; Ranatika Purwayudhaningsari; Bambang Bagus Harianto
CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 1 (2026): CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/cemara.v4i1.3545

Abstract

Kualitas infrastruktur jalan dan landasan sangat ditentukan oleh pemahaman terhadap material aspal dan metode pengujiannya, namun pengetahuan tentang alat uji laboratorium aspal umumnya belum banyak dikenal oleh siswa tingkat menengah. Pemahaman awal mengenai alat uji aspal dapat menumbuhkan literasi sains, kesiapan kognitif, dan minat generasi muda dalam bidang teknik sipil dan transportasi udara. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan tentang pemanfaatan alat uji aspal kepada siswa SMA Islam Terpadu Arafah sebagai upaya peningkatan literasi sains dan wawasan praktis bidang konstruksi. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi penggunaan alat uji aspal di Laboratorium Aspal Politeknik Penerbangan Surabaya, dan sesi tanya jawab. Evaluasi menggunakan desain one-group pretest–posttest dilakukan terhadap 30 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman siswa terkait fungsi, prosedur, dan manfaat pengujian aspal, dengan rata-rata skor pre-test 40,23 dan post-test 79,27, kenaikan relatif sebesar 97,04%, t(29) = 43,060; p < 0,001; serta Cohen's d = 7,861 yang termasuk kategori sangat besar. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan minat untuk mendalami bidang teknik bangunan dan landasan di tingkat pendidikan tinggi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan pemanfaatan alat uji aspal efektif menumbuhkan kesadaran, pemahaman teknis, dan motivasi belajar pada siswa SMA.