Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP TINGKAT RESISTENSI PERUBAHAN DALAM ORGANISASI MODERN Adhetiya Dwi Evriani; Nadia Adelia Sabilla; Riza Adelia Suryani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/hkrh0243

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana budaya organisasi mempengaruhi tingkat resistensi terhadap perubahan dalam konteks organisasi modern yang terus mengalami dinamika akibat perkembangan teknologi dan meningkatnya persaingan. Perubahan organisasi kerap memunculkan resistensi dari karyawan, terutama ketika proses tersebut menimbulkan ketidakpastian, ketidakjelasan peran, serta rendahnya tingkat kepercayaan terhadap manajemen. Melalui metode tinjauan pustaka sistematis, penelitian ini menemukan bahwa budaya organisasi yang kaku, hierarkis, dan kurang memberikan ruang bagi partisipasi cenderung memperkuat resistensi perubahan, sehingga menghambat inovasi, mengurangi fleksibilitas, dan memperlambat proses adaptasi strategis. Sebaliknya, budaya organisasi yang berorientasi pada inovasi, kolaborasi, komunikasi terbuka, dan transparansi mampu secara signifikan menurunkan resistensi karyawan, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang mendukung transformasi yang efektif. Hasil studi menegaskan bahwa keberhasilan manajemen perubahan sangat bergantung pada keselarasan strategi perubahan dengan karakteristik budaya organisasi. Oleh karena itu, organisasi disarankan untuk secara proaktif membangun budaya yang adaptif, partisipatif, dan transparan. Penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh kuantitatif dimensi budaya terhadap resistensi perubahan melalui pendekatan empiris maupun eksperimental.
Kearifan Lokal Sebagai Pilar Perdamaian: Analisis Tradisi Resolusi Konflik Keagamaan dalam Konsep “Palembang Zero Konflik” Riza Adelia Suryani
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.25840

Abstract

Indonesia sebagai negara multikultural memiliki kerentanan tinggi terhadap konflik sosial, terutama yang bersumber dari perbedaan agama dan budaya. Namun demikian, Kota Palembang dengan semboyannya “Palembang Zero Konflik” memberikan contoh keberhasilan dalam mengelola keberagaman secara harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model penyelesaian konflik berbasis budaya lokal yang diterapkan di Kota Palembang. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilai kearifan lokal seperti musyawarah, gotong royong, dan toleransi menjadi pilar utama dalam mencegah serta menyelesaikan konflik. Model ini terbukti efektif dalam menangani konflik berskala kecil hingga menengah, meskipun menghadapi tantangan modernisasi dan dinamika media sosial yang dapat memicu ketegangan baru. Hasil penelitian diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan model resolusi konflik berbasis budaya yang relevan bagi daerah lain di Indonesia guna memperkuat integrasi sosial dan perdamaian berkelanjutan.
COMPARATIVE ANALYSIS OF PUBLIC HEALTH SERVICE QUALITY BETWEEN JAPAN’S KOKUMIN KENKOU HOKEN AND INDONESIA’S BPJS KESEHATAN Suryani, Riza Adelia
Journal of Social Politics and Governance (JSPG) Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Social Politics and Governance (December)
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/wq2frv92

Abstract

The purpose of this study is to compare the health service systems of Kokumin Kenkou Hoken (KKH) in Japan and BPJS Kesehatan in Indonesia as representations of developed and developing countries. The research problem focuses on the disparities in effectiveness, efficiency, and service quality resulting from differences in infrastructure, financing mechanisms, and technological adoption in both countries. The analysis is grounded in comparative public administration theory and the service quality framework proposed by Zeithaml et al. This study employs a qualitative method through an extensive literature review of regulations, official reports, and recent scholarly findings related to national health insurance systems. The results indicate that KKH outperforms in efficiency, technological integration, such as Electronic Medical Records (EMR) and sustainable financing supported by a 50% government subsidy, while BPJS continues to struggle with financing deficits, service inequality, and limited infrastructure despite adopting digital tools such as the Mobile JKN application and the VClaim system. The study recommends strengthening digital health infrastructure, improving public digital literacy, and enhancing international collaboration to support more inclusive and equitable health service delivery in Indonesia.
HUBUNGAN INTEGRITAS DAN ETIKA APARATUR SEKTOR PUBLIK TERHADAP KUALITAS DATA DAN KINERJA PELAYANAN(STUDI KASUS BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI SUMATERA SELATAN) Meilinda Puspita Sari; Igusti Ayu Kharisya KMA; Yolla Sakinah Tasti; Nabila Chairunnisa; Salmaniah Riska Puteri; Nadhya Dianisya Alza; Mikrajatun Nazillah; Nailah Anindya Athaullah; Melisyah Melisyah; Mallika Syafitri; Riza Adelia Suryani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 2 (2026): Februari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integritas dan etika merupakan prinsip fundamental dalam penyelenggaraan sektor publik, khususnya pada lembaga yang bertanggung jawab dalam penyediaan data resmi negara. Badan Pusat Statistik (BPS) memiliki peran strategis dalam menghasilkan data statistik yang akurat, objektif, dan kredibel sebagai dasar perumusan kebijakan publik dan perencanaan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan integritas dan etika aparatur sektor publik terhadap kualitas data serta kinerja pelayanan di Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap pejabat struktural, staf teknis, serta pengguna layanan data dan diperkuat melalui dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai integritas dan etika secara konsisten, yang tercermin melalui kejujuran, profesionalisme, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur, dan akuntabilitas, berpengaruh signifikan terhadap akurasi dan kredibilitas data serta kinerja pelayanan publik. Selain itu, komitmen pimpinan dan sistem pengawasan internal yang efektif turut memperkuat perilaku etis dan integritas kelembagaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan integritas dan etika aparatur sektor publik merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas data, kinerja pelayanan publik, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.
PENEGAKAN INTEGRITAS DAN ETIKA APARATUR DALAM PELAYANAN KESEHATAN PUBLIK: STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT SITI FATIMAH KOTA PALEMBANG M Dafa Raditya; Muhammad Fitra Alfayed; Sary, Dwy Permata; widya eka stefianesa; Armalisa Nabila Putri S; Arin Juliani; M Fikri Ulumuddin Emp; Riza Adelia Suryani
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i2.2184

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the enforcement of integrity and ethics among public healthcare officials at Siti Fatimah Hospital Palembang and examine their influence on service quality and public trust. The research employed a qualitative approach, utilizing in-depth interviews with healthcare workers and patients, as well as observations of ongoing service processes within the hospital environment. Data were analyzed descriptively to gain a comprehensive understanding of how integrity and ethical values are implemented in daily healthcare practices. The findings indicate that healthcare personnel demonstrate professionalism, responsibility, and non-discriminatory treatment toward both BPJS-insured and general patients. The application of integrity and ethics is reflected in courteous behavior, effective communication, empathy toward patients’ conditions, and a service orientation focused on patients’ needs and safety. However, service quality is still affected by limitations in the number of healthcare staff and relatively long waiting times. These challenges are more closely related to systemic and managerial aspects rather than violations of professional integrity. The study concludes that integrity and ethical conduct play a crucial role in enhancing patient satisfaction and strengthening public trust in public healthcare services. Continuous reinforcement of integrity values and improvements in service management are necessary to achieve sustainable and comprehensive service quality enhancement.
Analisis Penegakan Integritas dan Etika Aparatur Sipil Negara dalam Pelayanan Publik: Studi Kasus Kantor Lurah 5 Ilir Kota Palembang Edi Wakhyudin, Selsyah Saputri; Alifah, Farah Nur; Sirli Dwianda; Shabira Aisyah; Dhealinda Jasmine; Rinda Yosika; Mila Angellina; Trifia Agusmi; Vinnisha Tria; Riza Adelia Suryani; M. Firza Wendhika
Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 3 No. 2 (2026): Maret: Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aliansi.v3i2.1616

Abstract

This study aims to analyze the implementation of integrity and ethics among Civil Servants (ASN) in public service delivery at the 5 Ilir Subdistrict Office in Palembang City. The 5 Ilir area, which is located in an urban setting with high population density and dynamic socio-economic activities, requires subdistrict officials to provide fast, responsive, and citizen-oriented services. The study adopts a qualitative approach using purposive sampling, designating the Head of the Subdistrict as the key informant. Data were collected through semi-structured interviews, direct observation of administrative service processes, and document analysis. Data analysis was conducted using a descriptive qualitative method to identify practices, values, and mechanisms related to the enforcement of integrity and ethics in public services. The results indicate that the implementation of integrity and ethics at the 5 Ilir Subdistrict Office is reflected in transparent standard operating procedures, an open queuing system, routine briefings, internal and external supervision mechanisms, and responsive leadership in addressing community issues, including the resolution of social conflicts and flood mitigation. The existence of a legal aid post further strengthens public access to justice. The enforcement of integrity is not merely normative but is systematically implemented through regulations, organizational culture, and oversight mechanisms. This study recommends strengthening the digitalization of public services as a strategy to enhance transparency, accountability, and service quality at the subdistrict level.
PERBANDINGAN IMPLEMENTASI DIGITALISASI PELAYANAN PUBLIK ANTARA KOTA PALEMBANG DAN KOTA SURABAYA Andini Sakilla Candra; Annisa Euis Andhini; M Imam Maulidandy; Dr. Katriza Imania, M.Si,; Rizka Azzahri, S.Sos.,M.Si; Riza Adelia Suryani, S.Sos.,M.Si; Nabilla Dwi Maharani
Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja Vol 15 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengkajian Strategi Pemerintahan IPDN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jiwbp.v15i2.5627

Abstract

The development of information and communication technology (ICT) has become a key catalyst in transforming public services toward more efficient, transparent, and participatory systems. The Indonesian government, through the Electronic-Based Government System (SPBE) policy, encourages the acceleration of digitalization across all regions; however, its implementation still shows disparities between regions. This study aims to compare the implementation of public service digitalization between Palembang City and Surabaya City using the Systematic Literature Review (SLR) method. The analysis was conducted on 50 scientific journals published between 2015 and 2025, obtained from databases such as Google Scholar, Scopus, DOAJ, and the Garuda Portal, using the keywords: public service digitalization, e-government, smart city, Palembang, and Surabaya. The results indicate that Surabaya has reached the digital integration stage, supported by strong local policies, adequate technological infrastructure, and high public participation through various digital service innovations such as the Surabaya Single Window (SSW), e-Musrenbang, and the Command Center. In contrast, Palembang remains at the digital adaptation stage, facing challenges in infrastructure, human resource capacity, and digital literacy. In conclusion, the success of public service digitalization depends not only on technological aspects but also on the synergy between adaptive policies, bureaucratic readiness, and the level of public participation. This study recommends strengthening local policies and enhancing digital literacy among citizens to accelerate the effectiveness of SPBE implementation across Indonesia.
Integritas Aparatur dan Etika Birokrasi sebagai Pilar Kualitas Pelayanan Publik: Studi Kasus Kelurahan 27 Ilir, Palembang Permata Sari, Intan Dwi; Cahya Putri, Naila; Berliana Safitri, Aisyah; Riana, Ica; Hartanti, Febbry; Wulan Agustien, Zahfarina; Mashary, Try; Sahadewa, Ariel; Aini, Syarifah; Keril, Radia; Adelia Suryani, Riza
Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP)
Publisher : Laboratorium Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jmiap.v8i1.1540

Abstract

Quality public service is a manifestation of the government’s responsibility to fulfill community needs, particularly at the village level as the frontline of public service delivery. This study aims to examine the implementation of bureaucratic integrity and ethics in improving the quality of public services at the 27 Ilir Subdistrict Office, Ilir Barat II District, Palembang City. This research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, observation, documentation study, and literature analysis. The informants consisted of subdistrict officials and community members as service users. The findings indicate that the implementation of integrity and bureaucratic ethics at the 27 Ilir Subdistrict Office has been carried out effectively, as reflected in honest, disciplined, fair, and non-discriminatory service practices. Policies emphasizing clean, transparent, and levy-free services, along with the application of digital-based services, have contributed to improving service quality and public satisfaction. However, technical constraints such as internet network disruptions remain a challenge in online service delivery. Overall, this study concludes that bureaucratic integrity and ethics play a crucial role in enhancing public service quality and strengthening public trust in subdistrict officials, and therefore should be continuously reinforced and developed in a sustainable manner.
INTEGRITAS DAN ETIKA TENAGA KESEHATAN DALAM PELAYANAN PUBLIK: STUDI KASUS DI RSUD X KOTA PALEMBANG Muhammad Hafizh Syahputra; Natasya Dhea Karolin; Naiyla Atikha Syafitri; Hazirah Agustin; Shafira Amelia; Thalia Nova Fitri; Taufal Sen You; Riza Adelia Suryani
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 3 (2026): MEI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i3.2276

Abstract

This study aims to analyze the application of integrity and ethics among health workers in public services at X Regional General Hospital in Palembang and to identify patients' perceptions of the quality of services provided. The study uses a qualitative approach with a case study design. Data collection was conducted through in-depth interviews with health workers and patients, which were then analyzed using thematic analysis techniques through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that integrity is understood as the harmony between values, words, and actions reflected in honesty, discipline, responsibility, transparency, and a focus on patient safety. Professional ethics are applied through compliance with professional standards, codes of ethics, and SOPs, as well as fair service without discrimination. Patients assessed that medical services were good in terms of attitude, communication, empathy, and speed of treatment. Obstacles were still found in the BPJS administrative process, which was considered more complex and time-consuming. Analysis based on public service theory and the SERVQUAL model shows that the dimensions of responsiveness, assurance, and empathy have been well fulfilled, while the aspects of reliability and tangibles in the administrative system still need to be improved. Strengthening a culture of integrity, improving the administrative system, and enhancing service coordination are important factors in improving the quality of public services and patient satisfaction
Pemberdayaan UMKM melalui Pelatihan Keuangan dan Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Lokal Mandasari, Lisa; Anggraini, Dian; Suryani, Riza Adelia; Yunita
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i1.6337

Abstract

Pengabdian berbasis masyarakat ini berfokus pada pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kerupuk Kemplang Desa Meranjat 2 yang memiliki potensi besar dalam peningkatan perekonomian masyarakat desa. Berdasarkan analisis, permasalahan utama UMKM Kerupuk Kemplang adalah kurangnya pemahaman manajemen keuangan dan pemanfaatan pemasaran digital. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada pelaku UMKM tentang administrasi keuangan sederhana dan pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan dan pendampingan intensif keuangan dan pemasaran digital terhadap 25 orang pelaku UMKM. Sosialisasi dilaksanakan dengan melibatkan lembaga desa. Pelatihan dilakukan dengan menggunakan Buku Pelatihan Keuangan dan Pemasaran Digital Praktis yang membahas Fondasi Keuangan Bisnis (arus kas, HPP, pencatatan), Pemasaran Digital untuk Pemula (strategi konten, platform, optimasi media sosial, iklan berbayar), serta Integrasi Keuangan dan Pemasaran. Pendampingan dilakukan bersama-sama untuk mencermati persoalan yang dihadapi dan bersama untuk mencari alternatif penyelesaian masalah. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 80% pemahaman tentang pengadministrasian keuangan seperti pencatatan transaksi, pengelolaan arus kas, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta penyusunan anggaran yang lebih terarah. Selain itu, pengabdian ini juga membawa dampak positif dalam strategi pemasaran digital yang ditandai dengan meningkatkanya kemampuan untuk memanfaatkan media sosial, membuat konten promosi yang menarik, membangun branding, dan memperluas jangkauan pasar. Integrasi kedua aspek ini menjadi penting untuk peningkatan daya saing produk lokal yang lebih kuat dan profesional.
Co-Authors Adhetiya Dwi Evriani Alifah, Farah Nur Amanda Amanda Amru, Muhammad Farhan Ananda Desvan Perkasa Andini Sakilla Candra Angel Lauren Angga Nugraha Anggraini , Dian Anisa Bella Annisa Euis Andhini Arin Juliani Arjuna, Sumitro Armalisa Nabila Putri S Aulia, Nur Rizki Berliana Safitri, Aisyah Cahya Putri, Naila Demitri Dwi Lestari Dhealinda Jasmine Dian Anggraini Dian Anggraini Dinda, Adelia Rahma Dita, Mai Ririn Rahma Edi Wakhyudin, Selsyah Saputri Fadholi, Ahmad Faiz Faizah Artika Syifa SY Hartanti, Febbry Hazirah Agustin Herinda Saldia Tamara Igusti Ayu Kharisya KMA Januar Eko Aryansah Jihan, Taqiyyah Kanaya Ghita Kencana Karyaeni, Alverina Sintia Katriza Imania Kencana, Novia Keril, Radia Lisa Mandasari Lisa Mandasari M Dafa Raditya M Fikri Ulumuddin Emp M Imam Maulidandy M. Firza Wendhika Mallika Syafitri Mandasari , Lisa Mashary, Try Meilinda Puspita Sari Mela Barokah Melisyah Melisyah Mikrajatun Nazillah Mila Angellina Muhammad Fitra Alfayed Muhammad Hafizh Syahputra Nabila Chairunnisa Nabilla Dwi Maharani Nadhya Dianisya Alza Nadia Adelia Sabilla Nailah Anindya Athaullah Naiyla Atikha Syafitri Natasya Dhea Karolin Permata Sari, Intan Dwi Pratama, Karin Gita Rafinzar, Rahmat Riana, Ica Rica Rahim Rifdi, Rama Rinda Yosika Rizka Azzahri Rizka Azzahri, S.Sos.,M.Si Sahadewa, Ariel Salmaniah Riska Puteri Salwa Hersita Mawarzalti Sary, Dwy Permata Shabira Aisyah Shafira Amelia Sinta Aryani Sirli Dwianda Sonia Sonia Syarifah Aini Taufal Sen You Thalia Nova Fitri Trifia Agusmi Vinnisha Tria widya eka stefianesa Wulan Agustien, Zahfarina Yolla Sakinah Tasti Yumni, Badzlin Zata YUNITA