Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pelayanan Administrasi Kepegawaian Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Pada Kantor Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir suryani, riza adelia; Rifdi, Rama
Administrativa : Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol 7 No 3 (2025): Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administrativa.v7i3.342

Abstract

The implementation of administrative services in an agency is much less relevant to what is expected so that the results obtained are also not in line with expectations. One of them is the Tanjung Batu District Head Office. The results of the author's initial observations at the Tanjung Batu District Head Office showed that the implementation of this administrative service was not in accordance with the expected goals. In this case the administrative unit must always be ready to provide accurate information services in solving administrative problems in general. To be able to carry out this administrative service task, employees who work in the administrative unit are not only supported by the willingness and work factor, but also must be equipped with special skills in the field of administration. This study uses qualitative methods, qualitative methods are a process of research and understanding based on a methodology that investigates a social phenomenon and human problem. The purpose of this study was to determine the administrative services of employees in improving employee performance at the sub-district office of Tanjung Batu. Based on the results of the research and interviews that have been described, it can be concluded that the Civil Service Administration Service in Improving Employee Performance at the Tanjung Batu District Head Office has been going well, this is because the services provided have not changed because they are in accordance with the main duties and SOPs that have been set.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP TINGKAT RESISTENSI PERUBAHAN DALAM ORGANISASI MODERN Adhetiya Dwi Evriani; Nadia Adelia Sabilla; Riza Adelia Suryani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/hkrh0243

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana budaya organisasi mempengaruhi tingkat resistensi terhadap perubahan dalam konteks organisasi modern yang terus mengalami dinamika akibat perkembangan teknologi dan meningkatnya persaingan. Perubahan organisasi kerap memunculkan resistensi dari karyawan, terutama ketika proses tersebut menimbulkan ketidakpastian, ketidakjelasan peran, serta rendahnya tingkat kepercayaan terhadap manajemen. Melalui metode tinjauan pustaka sistematis, penelitian ini menemukan bahwa budaya organisasi yang kaku, hierarkis, dan kurang memberikan ruang bagi partisipasi cenderung memperkuat resistensi perubahan, sehingga menghambat inovasi, mengurangi fleksibilitas, dan memperlambat proses adaptasi strategis. Sebaliknya, budaya organisasi yang berorientasi pada inovasi, kolaborasi, komunikasi terbuka, dan transparansi mampu secara signifikan menurunkan resistensi karyawan, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang mendukung transformasi yang efektif. Hasil studi menegaskan bahwa keberhasilan manajemen perubahan sangat bergantung pada keselarasan strategi perubahan dengan karakteristik budaya organisasi. Oleh karena itu, organisasi disarankan untuk secara proaktif membangun budaya yang adaptif, partisipatif, dan transparan. Penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh kuantitatif dimensi budaya terhadap resistensi perubahan melalui pendekatan empiris maupun eksperimental.
Kearifan Lokal Sebagai Pilar Perdamaian: Analisis Tradisi Resolusi Konflik Keagamaan dalam Konsep “Palembang Zero Konflik” Riza Adelia Suryani
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.25840

Abstract

Indonesia sebagai negara multikultural memiliki kerentanan tinggi terhadap konflik sosial, terutama yang bersumber dari perbedaan agama dan budaya. Namun demikian, Kota Palembang dengan semboyannya “Palembang Zero Konflik” memberikan contoh keberhasilan dalam mengelola keberagaman secara harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model penyelesaian konflik berbasis budaya lokal yang diterapkan di Kota Palembang. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilai kearifan lokal seperti musyawarah, gotong royong, dan toleransi menjadi pilar utama dalam mencegah serta menyelesaikan konflik. Model ini terbukti efektif dalam menangani konflik berskala kecil hingga menengah, meskipun menghadapi tantangan modernisasi dan dinamika media sosial yang dapat memicu ketegangan baru. Hasil penelitian diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan model resolusi konflik berbasis budaya yang relevan bagi daerah lain di Indonesia guna memperkuat integrasi sosial dan perdamaian berkelanjutan.
COMPARATIVE ANALYSIS OF PUBLIC HEALTH SERVICE QUALITY BETWEEN JAPAN’S KOKUMIN KENKOU HOKEN AND INDONESIA’S BPJS KESEHATAN Suryani, Riza Adelia
Journal of Social Politics and Governance (JSPG) Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Social Politics and Governance (December)
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/wq2frv92

Abstract

The purpose of this study is to compare the health service systems of Kokumin Kenkou Hoken (KKH) in Japan and BPJS Kesehatan in Indonesia as representations of developed and developing countries. The research problem focuses on the disparities in effectiveness, efficiency, and service quality resulting from differences in infrastructure, financing mechanisms, and technological adoption in both countries. The analysis is grounded in comparative public administration theory and the service quality framework proposed by Zeithaml et al. This study employs a qualitative method through an extensive literature review of regulations, official reports, and recent scholarly findings related to national health insurance systems. The results indicate that KKH outperforms in efficiency, technological integration, such as Electronic Medical Records (EMR) and sustainable financing supported by a 50% government subsidy, while BPJS continues to struggle with financing deficits, service inequality, and limited infrastructure despite adopting digital tools such as the Mobile JKN application and the VClaim system. The study recommends strengthening digital health infrastructure, improving public digital literacy, and enhancing international collaboration to support more inclusive and equitable health service delivery in Indonesia.
Implementasi Integritas dan Etika Birokrasi Pada Dinas Perikanan Kabupaten Ogan Komering Ilir Fadholi, Ahmad Faiz; Karyaeni, Alverina Sintia; Yumni, Badzlin Zata; Jihan, Taqiyyah; Dinda, Adelia Rahma; Dita, Mai Ririn Rahma; Aulia, Nur Rizki; Amru, Muhammad Farhan; Pratama, Karin Gita; Amanda, Amanda; Suryani, Riza Adelia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi integritas dan etika birokrasi pada Dinas Perikanan Kabupaten Ogan Komering Ilir serta mengidentifikasi tantangan dan strategi penguatannya dalam mendukung tata kelola sektor perikanan yang akuntabel dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan studi pustaka. Informan ditentukan secara purposive, meliputi Kepala Dinas, pejabat bidang, dan pegawai pelaksana. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas birokrasi diinternalisasikan melalui penerapan disiplin kerja, penggunaan standar operasional prosedur (SOP), pembinaan kode etik, serta penerapan Sistem Pengawasan Internal (SPI) yang didukung pengawasan eksternal oleh lembaga audit. Etika birokrasi juga tercermin dalam pengelolaan lelang lebak lebung, program restocking, serta penyaluran bantuan perikanan yang mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipasi, efektivitas, dan keberlanjutan lingkungan. Mekanisme pelaporan publik, baik secara langsung maupun melalui sistem daring, turut memperkuat kontrol sosial serta mencegah potensi benturan kepentingan. Meskipun implementasi integritas dan etika telah berjalan relatif baik, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan kewenangan pengawasan dan perlunya konsistensi internalisasi nilai etika. Oleh karena itu, penguatan kapasitas aparatur, optimalisasi pengawasan, dan peningkatan partisipasi masyarakat menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola perikanan yang berintegritas dan berkeadilan.
HUBUNGAN INTEGRITAS DAN ETIKA APARATUR SEKTOR PUBLIK TERHADAP KUALITAS DATA DAN KINERJA PELAYANAN(STUDI KASUS BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI SUMATERA SELATAN) Meilinda Puspita Sari; Igusti Ayu Kharisya KMA; Yolla Sakinah Tasti; Nabila Chairunnisa; Salmaniah Riska Puteri; Nadhya Dianisya Alza; Mikrajatun Nazillah; Nailah Anindya Athaullah; Melisyah Melisyah; Mallika Syafitri; Riza Adelia Suryani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 2 (2026): Februari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integritas dan etika merupakan prinsip fundamental dalam penyelenggaraan sektor publik, khususnya pada lembaga yang bertanggung jawab dalam penyediaan data resmi negara. Badan Pusat Statistik (BPS) memiliki peran strategis dalam menghasilkan data statistik yang akurat, objektif, dan kredibel sebagai dasar perumusan kebijakan publik dan perencanaan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan integritas dan etika aparatur sektor publik terhadap kualitas data serta kinerja pelayanan di Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap pejabat struktural, staf teknis, serta pengguna layanan data dan diperkuat melalui dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai integritas dan etika secara konsisten, yang tercermin melalui kejujuran, profesionalisme, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur, dan akuntabilitas, berpengaruh signifikan terhadap akurasi dan kredibilitas data serta kinerja pelayanan publik. Selain itu, komitmen pimpinan dan sistem pengawasan internal yang efektif turut memperkuat perilaku etis dan integritas kelembagaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan integritas dan etika aparatur sektor publik merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas data, kinerja pelayanan publik, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.
PENEGAKAN INTEGRITAS DAN ETIKA APARATUR DALAM PELAYANAN KESEHATAN PUBLIK: STUDI KASUS DI RUMAH SAKIT SITI FATIMAH KOTA PALEMBANG M Dafa Raditya; Muhammad Fitra Alfayed; Sary, Dwy Permata; widya eka stefianesa; Armalisa Nabila Putri S; Arin Juliani; M Fikri Ulumuddin Emp; Riza Adelia Suryani
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i2.2184

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the enforcement of integrity and ethics among public healthcare officials at Siti Fatimah Hospital Palembang and examine their influence on service quality and public trust. The research employed a qualitative approach, utilizing in-depth interviews with healthcare workers and patients, as well as observations of ongoing service processes within the hospital environment. Data were analyzed descriptively to gain a comprehensive understanding of how integrity and ethical values are implemented in daily healthcare practices. The findings indicate that healthcare personnel demonstrate professionalism, responsibility, and non-discriminatory treatment toward both BPJS-insured and general patients. The application of integrity and ethics is reflected in courteous behavior, effective communication, empathy toward patients’ conditions, and a service orientation focused on patients’ needs and safety. However, service quality is still affected by limitations in the number of healthcare staff and relatively long waiting times. These challenges are more closely related to systemic and managerial aspects rather than violations of professional integrity. The study concludes that integrity and ethical conduct play a crucial role in enhancing patient satisfaction and strengthening public trust in public healthcare services. Continuous reinforcement of integrity values and improvements in service management are necessary to achieve sustainable and comprehensive service quality enhancement.
Analisis Penegakan Integritas dan Etika Aparatur Sipil Negara dalam Pelayanan Publik: Studi Kasus Kantor Lurah 5 Ilir Kota Palembang Edi Wakhyudin, Selsyah Saputri; Alifah, Farah Nur; Sirli Dwianda; Shabira Aisyah; Dhealinda Jasmine; Rinda Yosika; Mila Angellina; Trifia Agusmi; Vinnisha Tria; Riza Adelia Suryani; M. Firza Wendhika
Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 3 No. 2 (2026): Maret: Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aliansi.v3i2.1616

Abstract

This study aims to analyze the implementation of integrity and ethics among Civil Servants (ASN) in public service delivery at the 5 Ilir Subdistrict Office in Palembang City. The 5 Ilir area, which is located in an urban setting with high population density and dynamic socio-economic activities, requires subdistrict officials to provide fast, responsive, and citizen-oriented services. The study adopts a qualitative approach using purposive sampling, designating the Head of the Subdistrict as the key informant. Data were collected through semi-structured interviews, direct observation of administrative service processes, and document analysis. Data analysis was conducted using a descriptive qualitative method to identify practices, values, and mechanisms related to the enforcement of integrity and ethics in public services. The results indicate that the implementation of integrity and ethics at the 5 Ilir Subdistrict Office is reflected in transparent standard operating procedures, an open queuing system, routine briefings, internal and external supervision mechanisms, and responsive leadership in addressing community issues, including the resolution of social conflicts and flood mitigation. The existence of a legal aid post further strengthens public access to justice. The enforcement of integrity is not merely normative but is systematically implemented through regulations, organizational culture, and oversight mechanisms. This study recommends strengthening the digitalization of public services as a strategy to enhance transparency, accountability, and service quality at the subdistrict level.