Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : IPSSJ

PERBANDINGAN MEKANISME CHECKS AND BALANCE DALAM SISTEM PEMERINTAH INDONESIA DAN MALAYSIA Sinta Aryani; Angel Lauren; Anisa Bella; Katriza Imania; Riza Adelia Suryani; Rizka Azzahri
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 05 Oktober (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji perbandingan penerapan mekanisme checks and balances dalam sistem pemerintahan Indonesia dan Malaysia yang didasarkan pada teori pemisahan kekuasaan (separation of powers) yang dikemukakan oleh Montesquieu. Prinsip checks and balances memiliki peran krusial dalam mencegah terjadinya pemusatan kekuasaan pada satu lembaga negara dengan menerapkan sistem pengawasan dan pengimbangan antar lembaga. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi literatur, melalui penelaahan terhadap sumber-sumber konstitusional, jurnal akademik, serta penelitian ilmiah yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Indonesia menerapkan prinsip checks and balances dengan lebih kuat melalui sistem presidensial yang menegaskan pemisahan kekuasaan antara lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Sebaliknya, Malaysia menerapkan sistem parlementer dengan bentuk monarki konstitusional yang menonjolkan hubungan saling bergantung antara cabang kekuasaan, di mana eksekutif bertanggung jawab langsung kepada legislatif melalui mekanisme politik seperti mosi tidak percaya. Meskipun berbeda dalam struktur dan karakteristik, kedua negara sama-sama berupaya mempertahankan keseimbangan kekuasaan guna mencegah penyalahgunaan wewenang dan menjamin terselenggaranya pemerintahan yang demokratis.
ANALISIS KAPASITAS KELEMBAGAAN TERHADAP PERBEDAAN E-GOVERNMENT DEVELOPMENT INDEX (EGDI) ANTARA INDONESIA DAN SINGAPURA TAHUN 2022-2024 Maelani, Rahma Diana Oktavia Ningsih, Dewi Eliza, Katriza Imania, Riza Adelia Suryani, Rizka Azzahri
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 05 Oktober (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan E-Government Development Index (EGDI) antara Indonesia dan Singapura tahun 2022–2024 serta menelaah bagaimana kapasitas kelembagaan pada level sistem, organisasi, dan individu memengaruhi perbedaan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-komparatif melalui studi literatur. Data diperoleh dari laporan resmi UN E-Government Survey tahun 2022 dan 2024, kebijakan nasional seperti Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Smart Nation Initiative, serta berbagai jurnal ilmiah dan dokumen pendukung lainnya. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan teori Capacity Building dari Grindle (1997) dan UNDP (1999) sebagai kerangka analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Singapura memiliki nilai EGDI lebih tinggi (0,9691; peringkat 3 dunia) dibandingkan Indonesia (0,7991; peringkat 64), yang mencerminkan perbedaan kapasitas kelembagaan dalam pengelolaan transformasi digital. Singapura berhasil membangun sistem pemerintahan digital yang terintegrasi melalui koordinasi kelembagaan yang kuat dan kualitas sumber daya manusia yang tinggi, sementara Indonesia masih menghadapi kendala pada aspek koordinasi kebijakan, infrastruktur, dan literasi digital aparatur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan EGDI Indonesia memerlukan penguatan kapasitas kelembagaan secara menyeluruh, terutama pada aspek tata kelola digital, integrasi kebijakan, dan peningkatan kompetensi aparatur.