Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Kerja, Penilaian Kinerja, Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja di Kantor Kelurahan Merjosari Kota Malang Fendiyatmi Kusufa; Latif Fianto; Yuliana Moni
Journal of Research on Business and Tourism Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Research on Business and Tourism
Publisher : Lembaga Penelitian Publikasi dan Pengabdian Masyarakat LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/104003120233

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap bagaimana lingkungan kerja, penilaian kerja, dan disiplin kerja memiliki pengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan di Kantor Kelurahan Merjosari, baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua pegawai di Kantor Kelurahan Merjosari Kota Malang sebanyak 32 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda, pengujian hipotesis menggunakan uji t dan uji F. Hasil regresi linier berganda didapatkan koefisiensi regresi positif untuk ketiga variabel bebas, sedangkan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,608 (kontribusi pengarus sebesar 60,8%). Hasil pengujian uji t didapatkan variabel lingkungan kerja sebesar 2,618; penilaian kerja sebesar 2,669 dan disiplin kerja sebesar 2,717 yang masing-masing lebih besar dari ttabel (2,039) dengan nilai signifikan ≤0,05, sedangkan hasil uji F diperoleh nilai Fhitung ≥ Ftabel (6,414 ≥ 2,947) dengan nilai signifikan 0,000 ≤ 0,05. Ini dapat disimpulkan bahwa variabel lingkungan kerja, penilaian kerja dan disiplin berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan di Kantor Kelurahan Merjosari, baik secara parsial, maupun secara simultan.
Maximizing the Management of Red Onion and Crispy Rice Crackers Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Purworejo Village, Ngantang Subdistrict, Malang Regency as Efforts to Expand Market Share Rizki, Rizki Aprilia Dwi Susanti; Gunawan, Cakti Indra; Askiyanto, Moh.; Kusufa, Fendiyatmi; Iriani, Nur Ida; Rifa’i, Muhamad; Nugroho, Anung Prasetyo
Journal of Indonesian Society Empowerment Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/jise.v2i1.89

Abstract

Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) diarahkan agar memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penciptaan kesempatan kerja, peningkatan ekspor dan peningkatan daya saing. Sementara itu pengembangan usaha skala mikro diarahkan untuk memberikan kontribusi dalam peningkatan pendapatan masyarakat berpendapatan rendah, khususnya di sektor pertanian dan perdesaan. Kinerja nyata yang dihadapi oleh sebagian besar usaha terutama mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia yang paling menonjol adalah rendahnya tingkat produktivitas, rendahnya nilai tambah, dan rendahnya kualitas produk. Walau diakui pula bahwa UMKM menjadi lapangan kerja bagi sebagian besar pekerja di Indonesia, tetapi kontribusi dalam output nasional di katagorikan rendah. Hal ini dikarenakan UMKM, khususnya usaha mikro dan sektor pertanian (yang banyak menyerap tenaga kerja), mempunyai produktivitas yang sangat rendah. Bila upah dijadikan produktivitas, upah ratarata di usaha mikro dan kecil umumnya berada dibawah upah minimum. Hal tersebut juga terjadi pada para pelakun umkm petani bawang dan pelaku usaha kripik mlempeng di Desa Purworejo kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Dengan pemahaman tersebut maka diperlukan sebuah upaya penigkatan pengetahuan bagi pelaku UMKM yaitu berupa kegiatan sosialiasi dan juga pelatihan. The development of small and medium Enterprises (SMes) is directed towards making significant contributions to job creation , increasing exports, and anhancing competiviness, while the development of micro-scale business is aimed at contributing to the improvement of income for low income communities, particularly in the agricultural and rural sectors. The real performance challenges faced by most businesses, especially micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Indonesia, are notably low productivity levels, low value-added, and low product quality. Although it is acknowledged that MSMEs provide employment for a large portion of workers in Indonesia, their contribution to national output is categorized as low. This is because MSMEs, especially micro-enterprises and the agricultural sector (which employ a large workforce), have very low productivity. When wages are considered as productivity, average wages in micro and small businesses generally fall below the minimum wage. This situation also occurs among onion farmers and snack producers in the village of Purworejo, Ngantang District, Malang Regency. With this understanding, efforts to increase knowledge among MSME actors are needed, such as through socialization activities and training.
Maintaining Online Media Amidst the Aggressive Determinism of Social Media Fianto, Latif; Ghofur, M. Abdul; Fauzuna, Hafidlatul; Kusufa, Fendiyatmi
Jurnal Mediakita : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Mediakita : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/mediakita.v8i1.1532

Abstract

Online media is the new face of the existence of mass media, which enjoyed its heyday as a medium of information for society. However, this heyday did not last long, because social media is not only a threat but has also shifted the position of mass media as an information medium. This research aims to determine the extent of efforts made by online media to maintain its existence amidst the aggressive determinism of social media. This research was carried out using a qualitative approach with the method used being a case study. The research was conducted on the online media Jatimtimes.com and Tugumalang.id. The research results show that Jatimtimes.com specifically targets young people as an audience segmentation because young people are very familiar with and cannot even be separated from the existence of technology and social media. This encourages Jatimtimes.com to present news that suits the needs of young people as their main audience. Meanwhile, Tugumalang.id places more emphasis on writing news straightforwardly and clearly as it should be presented in writing journalistic works. Writing news in straightforward and clear language will be easier for readers to understand.
ANALISIS PENGARUH PENDIDIKAN, PELATIHAN, DAN PENGEMBANGAN SDM TERHADAP KINERJA PEGAWAI Kusufa, Fendiyatmi; Hidayat, Imam
Referensi : Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Vol 11, No 3 (2023)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/ref.v11i3.4635

Abstract

This research aims to find out how the influence of education, training, and HR development on employee performance, while the type of data used in this study is a type of quantitative research, using primary data and data collection techniques through questionnaires distributed to employees of the Batang-Batang Sumenep sub-district where the results of the questionnaire were analyzed using SPSS version 26. The results of this study indicate that the dominant variables of education, training, and development have a significant effect on employee performance.
Women in Sexual Harassment News in Indonesian Online Media Latif Fianto; Fendiyatmi Kusufa; M. Abdul Ghofur; Mohammad Askiyanto
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i2.2221

Abstract

Sexual violence experienced by women is nothing new. However, reports in various mass media have left women in an increasingly worse position. This research is intended to uncover and analyze in depth the position of women in online media news texts. This research was operated using quality research, which specifically uses the discourse analysis method which was coined or developed by Sara Mills. The research results explain that the subject position explains the event or thing that is the object. Different from the subject-object position, the writer-reader position explains the writer's position when writing news text and the reader's position when reading the news text that has been written. The reader's position describes what kind of position the author wants to control the reader when reading the text. From this analysis it emerged that the position of women in the subject-object relationship in news texts is still placed as an object, where the existence of women is still ignored. Their existence in the text is represented by other parties who are men, so that women cannot represent themselves, either in social reality or in the text. Abstrak Kekerasan seksual yang dialami perempuan sudah bukan hal baru. Akan tetapi pemberitaan di berbagai media massa telah menyebabkan perempuan berada di posisi yang semakin buruk. Penelitian ini dimaksudkan untuk membongkar sekaligus mengalisa secara mendalam posisi perempuan dalamm teks berita media online. Penelitian ini dioperasikan dengan menggunakan penelitian kaulitas, yangs ecara khusus menggunakan metode analisis wacana yang dicetuskan atau dikembangkan oleh Sara Mills. Hasil penelitian menjelaskan bahwa posisi subjek menjelaskan peristiwa atau sesuatu hal yang menjadi objek. Berbeda dengan posisi subjek-objek, posisi penulis-pembaca menjelaskan bagaimana posisi penulis ketika menulis teks berita dan bagaimana posisi pembaca ketika membaca teks berita yang sudah ditulis tersebut. Posisi pembaca menggambarkan posisi seperti apa yang ingin dikendalikan oleh penulis terhadap pembaca ketika membaca teks. Dari analisis ini kemudian dihasilkan bahwa posisi Perempuan dalam relasi subjek-objek dalam teks berita masih ditempatkan sebagai objek, di mana keberadaan Perempuan masih terabaikan. Keberadaannya di dalam teks diwakili oleh pihak lain yang notabene laki-laki, sehingga Perempuan tidak bisa merepresentasikan diri mereka sendiri, baik di realitas sosial maupun di dalam teks.
Women in Sexual Harassment News in Indonesian Online Media Latif Fianto; Fendiyatmi Kusufa; M. Abdul Ghofur; Mohammad Askiyanto
Jurnal Komunikasi Nusantara Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jkn.v6i2.2221

Abstract

Sexual violence experienced by women is nothing new. However, reports in various mass media have left women in an increasingly worse position. This research is intended to uncover and analyze in depth the position of women in online media news texts. This research was operated using quality research, which specifically uses the discourse analysis method which was coined or developed by Sara Mills. The research results explain that the subject position explains the event or thing that is the object. Different from the subject-object position, the writer-reader position explains the writer's position when writing news text and the reader's position when reading the news text that has been written. The reader's position describes what kind of position the author wants to control the reader when reading the text. From this analysis it emerged that the position of women in the subject-object relationship in news texts is still placed as an object, where the existence of women is still ignored. Their existence in the text is represented by other parties who are men, so that women cannot represent themselves, either in social reality or in the text. Abstrak Kekerasan seksual yang dialami perempuan sudah bukan hal baru. Akan tetapi pemberitaan di berbagai media massa telah menyebabkan perempuan berada di posisi yang semakin buruk. Penelitian ini dimaksudkan untuk membongkar sekaligus mengalisa secara mendalam posisi perempuan dalamm teks berita media online. Penelitian ini dioperasikan dengan menggunakan penelitian kaulitas, yangs ecara khusus menggunakan metode analisis wacana yang dicetuskan atau dikembangkan oleh Sara Mills. Hasil penelitian menjelaskan bahwa posisi subjek menjelaskan peristiwa atau sesuatu hal yang menjadi objek. Berbeda dengan posisi subjek-objek, posisi penulis-pembaca menjelaskan bagaimana posisi penulis ketika menulis teks berita dan bagaimana posisi pembaca ketika membaca teks berita yang sudah ditulis tersebut. Posisi pembaca menggambarkan posisi seperti apa yang ingin dikendalikan oleh penulis terhadap pembaca ketika membaca teks. Dari analisis ini kemudian dihasilkan bahwa posisi Perempuan dalam relasi subjek-objek dalam teks berita masih ditempatkan sebagai objek, di mana keberadaan Perempuan masih terabaikan. Keberadaannya di dalam teks diwakili oleh pihak lain yang notabene laki-laki, sehingga Perempuan tidak bisa merepresentasikan diri mereka sendiri, baik di realitas sosial maupun di dalam teks.