Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF COMMUNITY ENGAGEMENT AND EMPOWERMENT

EDUKASI DAN DETEKSI DINI PENYAKIT ASAM URAT DAN RHEUMATOID ARTRITIS PADA GAPOKTAN DI KABUPATEN KEDIRI Erawati, Erawati; Nela, Frieti Vega; Wardani, Siska Kusuma; Imasari, Triffit; Kurniasari, Mia Ashari; Restuaji, Ibnu Muhariawan; Mulyati, Tri Ana; Pujiono, Fery Eko; Mu`arofah, Binti
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penduduk Indonesia terutama didaerah pedesaan sebagian besar berprofesi sebagai petani, Petani merupakan profesi seseorang dengan aktivitas cocok tanam pada tanah pertanian bertujuan memperoleh keuntungan. Pekerjaan sebagai petani yang berat dapat menimbulkan nyeri di persendian, punggung serta pegal di bagian kaki dan tangan, penyakit yang diakibatkan nyeri seperti Rheumatoid Arthritis (RA) dan asam urat. RA adalah penyakit sistemik kronik yang menyerang tulang sendi distruksi, asam urat adalah penyakit yang menyerang sendi dengan gejala penyakit mirip RA. Kegiatan petani yang cukup berat dirasakan memerlukan sosialisasi dan pemeriksaan bagi petani. Tujuan Pengmas memberikan edukasi dan mengetahui hasil pemeriksaan RA menggunakan  pemeriksaan Rheumatoid Factor (RF) pada petani dan tergabung dalam Gapoktan di desa Bulu, Semen Kabupaten Kediri. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan pembagian Kuisoner mengenai RF dan asam urat, pemaparan materi dan pemeriksaan RF dan asam urat. Waktu pelaksanaan tanggal 28-30 April 2024. Hasil pemeriksaan pada 23 responden didapatkan hasil RF positif Rheumatoid Arthritis 1 orang, pemeriksaan Asam Urat didapatkan hasil tertinggi 12,5 mg/dL sedangkan hasil terendah 3,7 mg/dL dengan rincian kadar normal 8 orang dan tinggi 15 orang. Hasil Quisioner menunjukan bahwa pengetahuan gapoktan mengenai Rheumatoid Arthritis dan asam urat masih rendah.
EDUKASI DAN DETEKSI DINI PENYAKIT ASAM URAT DAN RHEUMATOID ARTRITIS PADA GAPOKTAN DI KABUPATEN KEDIRI Erawati, Erawati; Nela, Frieti Vega; Wardani, Siska Kusuma; Imasari, Triffit; Kurniasari, Mia Ashari; Restuaji, Ibnu Muhariawan; Mulyati, Tri Ana; Pujiono, Fery Eko; Mu`arofah, Binti
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penduduk Indonesia terutama didaerah pedesaan sebagian besar berprofesi sebagai petani, Petani merupakan profesi seseorang dengan aktivitas cocok tanam pada tanah pertanian bertujuan memperoleh keuntungan. Pekerjaan sebagai petani yang berat dapat menimbulkan nyeri di persendian, punggung serta pegal di bagian kaki dan tangan, penyakit yang diakibatkan nyeri seperti Rheumatoid Arthritis (RA) dan asam urat. RA adalah penyakit sistemik kronik yang menyerang tulang sendi distruksi, asam urat adalah penyakit yang menyerang sendi dengan gejala penyakit mirip RA. Kegiatan petani yang cukup berat dirasakan memerlukan sosialisasi dan pemeriksaan bagi petani. Tujuan Pengmas memberikan edukasi dan mengetahui hasil pemeriksaan RA menggunakan  pemeriksaan Rheumatoid Factor (RF) pada petani dan tergabung dalam Gapoktan di desa Bulu, Semen Kabupaten Kediri. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan pembagian Kuisoner mengenai RF dan asam urat, pemaparan materi dan pemeriksaan RF dan asam urat. Waktu pelaksanaan tanggal 28-30 April 2024. Hasil pemeriksaan pada 23 responden didapatkan hasil RF positif Rheumatoid Arthritis 1 orang, pemeriksaan Asam Urat didapatkan hasil tertinggi 12,5 mg/dL sedangkan hasil terendah 3,7 mg/dL dengan rincian kadar normal 8 orang dan tinggi 15 orang. Hasil Quisioner menunjukan bahwa pengetahuan gapoktan mengenai Rheumatoid Arthritis dan asam urat masih rendah.
KENALI FAKTOR RESIKO INFEKSI BAKTERI TERHADAP WANITA DENGAN OBESITAS Imasari, Triffit; Erawati; Ermawati, Nita; Nela, Frieti Vega
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 8 No. 1 (2026): .
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesitas telah menjadi masalah kesehatan global yang semakin meningkat, didefinisikan sebagai akumulasi lemak tubuh berlebihan yang dapat mengganggu kesehatan. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada peningkatan risiko penyakit kronis seperti diabetes melitus tipe 2, penyakit kardiovaskular, dan beberapa jenis kanker, tetapi juga memiliki implikasi serius terhadap sistem kekebalan tubuh dan kerentanan terhadap infeksi. Disfungsi imun ini menjadikan individu dengan obesitas lebih rentan terhadap infeksi bakteri, baik yang didapat dari komunitas maupun nosokomial. Obesitas meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK). Selain itu, individu dengan obesitas juga lebih berisiko mengalami infeksi kulit dan jaringan lunak (seperti selulitis dan abses), pneumonia, serta infeksi luka pascaoperasi. Peningkatan risiko ini tidak hanya disebabkan oleh gangguan imunologis, tetapi juga faktor mekanis seperti lipatan kulit yang lembap dan kurangnya ventilasi di area intertriginosa, yang menciptakan lingkungan ideal bagi pertumbuhan bakteri. Tantangan dalam menjaga kebersihan pribadi secara optimal pada individu dengan obesitas juga dapat berkontribusi pada kerentanan ini. Tujuan sosialisasi adalah memberikan pengetahuan wanita obesitas dengan informasi yang relevan dan memberdayakan Masyarakat untuk lebih proaktif dalam menjaga Kesehatan. Metode sosialisasi dihadiri 18 warga, dari hasil kuisioner yang dilakukan 15 warga masih kurang mengetahui dan 3 warga yang sudah baik pengetahuan tentang penyebab Faktor Resiko Infeksi Bakteri Terhadap Wanita Dengan Obesitas. Setelah dilakukan sosialisasi pengetahuan masyarakat Dusun Bajang Desa Semen Kabupaten Kediri mengalami peningkatan, yaitu 100%, dengan jumlah total warga 18 warga dan masyarakat dapat secara mandiri mengimplementasikan langkah-langkah pencegahan yang efektif, seperti menjaga kebersihan diri, mengelola berat badan secara sehat.