Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

KEBERTAHANAN KOSAKATA KELADANGAN BAHASA MUNA DI DESA WAWESA KECAMATAN BATALAIWORU KABUPATEN MUNA Wa Ode Fitriani Sari; La Ode Sidu Marafad; Aris Badara; Muhammad Akbar
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i2.503

Abstract

Penelitian   dengan   judul   Kebertahanan   Kosakata   Keladangan   Bahasa Muna di Desa Wawesa Kecamatan Batalaiworu Kabupaten Muna, bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kebertahanan kosakata keladangan bahasa Muna di desa Wawesa kecamatan Batalaiworu Kabupaten Muna. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode penelitian ini adalah metode formal dan informal, dengan menyajikan hasil analisis data menggunakan kata-kata biasa serta menggunakan tanda dan lambang-lambang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan 2 (dua) cara, yaitu: teknik angket (kuesioner) dan teknik wawancara (interview). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengetahuan remaja usai remaja akhir usia 17-25 tahun dan usia dewasa awal usia 26-35 tahun mengenai kebertahanan kosakata keladangan bahasa Muna di desa Wawesa kabupaten Muna, di Kabupaten Muna dikatakan masih bertahan dengan persentase 85,24%. Dalam penelitian ini tingkat Kebertahanan kosakata keladangan bahasa Muna di desa Wawesa Kabupaten Muna yaitu ada 2500 kosakata yang dipahami dengan persentase 85,24% secara keseluruhan, sedangkan kosakata yang tidak dipahami sebanyak 369 kosakata dengan persentase 14,76%.
KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 KAMBOWA Wa Ode Bella Silfara Bella; Wa ode Fitriani Sari; Asmawati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i1.1010

Abstract

The problem in this study is how is the ability to write description texts for grade VII students of SMP Negeri 4 Kambowa? The purpose of this study is to describe the ability to write description texts of grade VII students of SMP Negeri 4 Kambowa. The type of research used in this study is field research, and the method used in this study is quantitative descriptive. The sampling technique in this study uses a total sampling technique, the sample is taken as much as the total population so that it involves all students in grade VII of SMP Negeri 4 Kambowa totaling 29 students. The instrument used in this study is a writing test, which is the ability to write descriptive texts based on the structure of descriptive texts and the use of language. Based on the results of the study, of the 29 students who participated in the study, 34, 48% were classified as capable and there were 65, 51% classified as indigent, here are the details of the percentage of completion criteria; (a) Students who have acquired excellent skills in writing descriptive texts amounted to 2 students or 6.89% (b) Students who acquired good skills in writing descriptive texts amounted to 5 students or 17.24% (c) Students who acquired sufficient ability in writing descriptive texts amounted to 3 students or 10.34% (d) Students who acquired the ability to need guidance in writing descriptive texts amounted to 19 students or 65, 51%.
NILAI RELIGIUS DALAM NOVEL SAGA DARI SAMUDRA KARYA RATIH KUMALA Erlin Cahyani; La Ode Sahidin; Wa Ode Fitriani Sari; Asma Wati Ndita
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i4.1191

Abstract

This research examines the religious values in the novel Saga dari Samudra by Ratih Kumala. A novel is a long prose essay, containing a series of stories about a person's life and the people around him, highlighting the character and nature of each actor. Literary works created by authors must contain certain life values that will be conveyed to readers, various life values that the author wants to convey through his work, one of which is religious values. The formulation of the problem in this research is the religious values contained in the novel Saga dari Samudra by Ratih Kumala. The aim of this research is to describe the religious values in the novel Saga dari Samudra by Ratih Kumala. This research is a qualitative descriptive research. The data source in this research is the novel Saga dari Samudra published by Gramedia Pustaka Utama in 2023, which consists of 193 pages. Data collection techniques in this research were carried out using reading techniques and note-taking techniques. The data analysis technique in analyzing religious values in the novel Saga dari Samudra by Ratih Kumala uses a literary sociology approach. The results of the analysis show that religious values in the novel Saga dari Samudra by Ratih Kumala are religious values in human relationships with God, religious values in human relationships with themselves, and religious values in human relationships with other humans. Religious values in human relationships with God, which consist of worship, faith and gratitude. Religious values in humans' relationship with themselves, which consist of being patient, seeking knowledge, sincerity and introspection. Religious values in human relationships with other humans, which consist of forgiveness, mutual help, compassion, keeping promises, and upholding justice.
Realitas Sosial Pascabencana dalam Novel Hujan Karya Tere Liye: Kajian Sosiologi Sastra: Post-Disaster Social Reality in the Novel Hujan by Tere Liye: A Sociology of Literature Study La Ode Akhiri Zulzaman; Wa Ode Fitriani Sari; Erna Ningsih
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.263

Abstract

Novel Hujan karya Tere Liye menampilkan dunia pascabencana yang mempertautkan persoalan kehilangan, pemulihan sosial, krisis pangan, pendidikan, moralitas, dan kasih sayang. Kajian terhadap novel tersebut penting karena realitas sosial dalam teks tidak hanya hadir sebagai latar cerita, tetapi juga sebagai cara sastra memaknai daya tahan manusia ketika struktur sosial terguncang. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk realitas sosial dalam novel Hujan dan menjelaskan kontribusinya bagi pengembangan kajian sosiologi sastra. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data ialah novel Hujan karya Tere Liye yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama pada 2016, sedangkan data penelitian berupa satuan naratif, peristiwa, dan relasi antartokoh yang merepresentasikan realitas sosial. Data dikumpulkan melalui pembacaan intensif, pencatatan pada kartu data, pengodean tematik, dan klasifikasi berdasarkan lima kategori, yaitu kekerabatan, kemiskinan, pendidikan, moral, dan kasih sayang. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, interpretasi sosiologis, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realitas sosial dalam novel Hujan meliputi kekerabatan berbasis solidaritas pascabencana, kemiskinan akibat kerusakan ekologis dan krisis pangan, pendidikan formal dan nonformal sebagai mekanisme mobilitas serta pemulihan, moralitas relawan yang berpusat pada kepedulian, dan kasih sayang sebagai kekuatan emosional tokoh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Hujan tidak hanya merepresentasikan kisah percintaan, tetapi juga menyajikan imajinasi sosial tentang ketahanan komunitas setelah bencana. Kontribusi penelitian ini terletak pada penajaman pembacaan realitas sosial pascabencana dalam sastra populer Indonesia serta pemanfaatannya sebagai bahan apresiasi sastra yang menghubungkan teks, masyarakat, dan pendidikan karakter.
KONFLIK TOKOH DALAM NOVEL MALEWA LELAKI YANG BERJALAN DI ATAS AIR KARYA ANDHIKA MAPPASOMBA Caca Rahma Wati; Sri Suryana Dinar; Asma Wati Ndita; Wa Ode Fitriani Sari
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i1.1215

Abstract

This research is entitled Character Conflict in the Novel Malewa The Man Who Walks on Water by Andhika Mappasomba. The problem of this research is how the character conflict occurs in the novel Malewa Lelaki yang Berjalan di Atas Air by Andhika Mappasomba. This research aims to describe the conflict between the characters in the novel Malewa Lelaki yang Berjalan di Atas Air by Andhika Mappasomba. This type of research is library research, using qualitative descriptive methods. The data in this research is written data in the form of character conflicts in the novel Malewa Lelaki Berjalan di Atas Air by Andhika Mappasomba. The data source in this research is the novel entitled Malewa Lelaki yang Berjalan di Atas Air by Andhika Mappasomba, published by Rumah Bunyi, Kendari, 2019 with a thickness of 143 pages. Data collection techniques in this research are analytical reading, intensive reading and note taking. The data analysis technique used in this research is using a structural approach. The results of this research show that the conflicts contained in the novel Malewa Lelaki Yang Berjalan di Atas Air by Andhika Mappasomba are internal conflict and external conflict. Internal conflict in the novel Malewa Lelaki yang Berjalan di Atas Air by Andhika Mappasomba consists of physical conflict that occurs in the characters Malewa, Cousin Atikah, and Girl Wasior, social conflict that occurs in each character, natural conflict that occurs in the character Malewa, Lelaki Tua, Captain and Crew, and Vice President. The main factor causing conflict in the novel Malewa Lelaki yang Berjalan di Atas Air by Andhika Mappasomba is the conflict between love and parental approval.
Ekoleksikon Kenelayanan di Kelurahan Bungkutoko Kecamatan Nambo Kota Kendari: The Ecolexicon of Fishing Practices in Bungkutoko Urban Village, Nambo District, Kendari City Wa Ode Fitriani Sari; Rachman; Asma Wati Ndita; Saidiman
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2966

Abstract

Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, merupakan masyarakat pesisir yang kehidupan sosial dan ekonominya berkaitan erat dengan aktivitas kenelayanan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kategori dan fungsi pengetahuan ekologis dalam ekoleksikon kenelayanan yang digunakan masyarakat Bungkutoko. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif ekolinguistik. Data berupa leksikon kenelayanan yang diperoleh melalui inventarisasi leksikon, pencatatan, pengelompokan, dan pemaknaan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekoleksikon kenelayanan terbagi ke dalam tujuh kategori, yaitu jenis ikan dan biota laut, alat dan sarana tangkap, bagian dan kelengkapan perahu, fenomena cuaca dan kondisi laut, waktu dan musim, bagian tubuh ikan, serta transaksi ikan. Leksikon tersebut merepresentasikan pengetahuan masyarakat mengenai sumber daya laut, teknologi tangkap, tanda alam, pola musim, dan ekonomi perikanan. Implikasinya, ekoleksikon kenelayanan berfungsi sebagai arsip linguistik pengetahuan ekologis masyarakat pesisir serta berkontribusi bagi kajian ekolinguistik, dokumentasi bahasa lokal, dan literasi maritim.
Pelatihan Strategi Penulisan dan Publikasi Karya Ilmiah bagi Guru SMP Negeri 1 Konawe Selatan: Scientific Writing and Publication Strategy Training to Improve the Competence of Teachers at SMP Negeri 1 Konawe Selatan Sri Suryana Dinar; Fahruddin; Marwati; Andi Muh.Ruum Sya'baan; Wa Ode Fitriani Sari; Muhammad Rifa’ie; Rachman
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 3 No. 1 (2026): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) February - July 2026
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/jesasi.v3i1.45

Abstract

Publikasi ilmiah merupakan unsur penting dalam pengembangan keprofesian dan karier guru, tetapi guru SMP Negeri 1 Konawe Selatan masih menghadapi kendala dalam memilih jurnal yang sah, memahami posisi SINTA, menyusun artikel, menyesuaikan template, dan mengikuti proses publikasi digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat pemahaman dan keterampilan guru dalam menulis serta memublikasikan karya ilmiah secara terarah. Pelatihan dilaksanakan pada 22 Juni 2026 melalui paparan interaktif, workshop, simulasi, dan pendampingan awal. Materi mencakup urgensi publikasi untuk pengembangan karier, dasar hukum, jenis publikasi, persyaratan jurnal ber-ISSN, pelurusan bahwa indeksasi SINTA merupakan nilai tambah dan bukan kewajiban mutlak bagi guru, tahapan menulis, anatomi artikel, contoh judul, kesalahan umum, perbandingan template, pemetaan jurnal, serta alur submit dan review melalui Open Journal System. Hasil observasi, diskusi, dan lembar kerja menunjukkan bahwa peserta mampu membedakan validitas jurnal dan indeksasi, merumuskan topik serta judul yang lebih spesifik, mengenali kelengkapan artikel, menelaah kesesuaian template dan ruang lingkup jurnal, serta menjelaskan tahapan publikasi dan keputusan review. Luaran kegiatan berupa rumusan topik dan judul, kerangka awal artikel, lembar perbandingan template, daftar periksa kesiapan naskah, pemetaan jurnal tujuan, dan agenda pendampingan lanjutan.