Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENINGKATAN PERAN MASYARAKAT KELURAHAN SENDANGMULYO TANGGAP BAHAYA PENYALAHGUNAAN BAHAN TAMBAHAN MAKANAN (BTM) PENGAWET DAN PEWARNA NON PANGAN Ricka Prasdiantika; Niyar Candra Agustin; Shintawati Dyah Purwaningrum
urn:nbn:de:00001miji.v1i11
Publisher : Merdeka Indonesia Journal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, informasi, keterampilan, dan pemahaman kepada masyarakat di Kelurahan Sendangmulyo tentang bahan tambahan makanan (BTM), ciri-ciri makanan yang mengandung BTM non pangan, macam-macam BTM sintesis yang diijinkan penggunaannya oleh BPOM RI, dan BTM alami sebagai pengganti BTM sintesis. Metode kegiatan yang diterapkan adalah dengan pendekatan langsung ke warga yang dimulai dari survei lapangan, pembuatan proposal kegiatan, mengumpulkan warga untuk diberikan sosialisasi, penyuluhan, bimtek penyalahgunaan BTM non pangan, praktek pembuatan BTM alami, dan diakhiri dengan kegiatan pemantauan hasil kegiatan serta pembuatan laporan kegiatan. Hasil dari kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini yaitu produk olahan makanan yang dibuat oleh Ibu-Ibu peserta pengabdian. Pemantauan dari hasil kegiatan yaitu penggunaan BTM alami dan BTM sintesis pangan untuk mengolah makanan sesuai dosis. Implikasi dari kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat Kelurahan Sendangmulyo lebih bijaksana dalam menggunakan BTM untuk mengolah makanan dan masyarakat mampu membedakan makanan yang menggunakan BTM non pangan.
PEMANFAATAN LIMBAH AMPAS JAMU MENJADI KOMPOS ORGANIK CAIR DI SRONDOL KULON Ricka Prasdiantika; Shintawati Dyah Purwaningrum; Agustien Zulaidah
Majalah Ilmiah Inspiratif Vol 8, No 14 (2022): Majalah Inspiratif Vol.8 No.14 Januari 2022
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.48 KB)

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk yaitu memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat di Kelurahan Srondol Kulon tentang potensi limbah ampas yang dihasilkan dari pengolahan jamu tradisional, memberikan informasi dan pengetahuan tentang pengolahan limbah ampas jamu, memberikan pelatihan cara membuat kompos organik cair dari limbah ampas jamu dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dengan meminimalisir penumpukan limbah ampas jamu. Metode kegiatan yang diterapkan adalah dengan pendekatan langsung ke warga yang dimulai dari survey lapangan, pembuatan proposal kegiatan, mengumpulkan warga untuk diberikan sosialisasi dan sekaligus praktek pembuatan kompos organik cair dari limbah ampas jamu dan diakhiri dengan kegiatan pemantauan hasil kegiatan serta pembuatan laporan kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah produk kompos organik cair yang sudah dibuat oleh Ibu-Ibu peserta sosialisasi dan pelatihan. Pemantauan dari hasil kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan kompos organik cair dari limbah ampas jamu ini adalah dengan cara mengumpulkan produk hasil kompos yang sudah dibuat oleh peserta dan membantu mendonasikan kepada Kelompok Tani di Kelurahan Srondol Kulon untuk digunakan sebagai pupuk pada pertanian. Implikasi dari kegiatan pengabdian ini adalah warga Kelurahan Srondol Kulon lebih bijaksana dalam pemanfaatan dan pengolahan limbah ampas jamu serta membuatnya menjadi produk yang lebih bermanfaat. Kata Kunci : Limbah, Ampas Jamu, Pupuk Kompos, Organik Cair, Srondol Kulon
Synthesis and Characterization of Biodiesel from Tofu Dregs Oil through Esterification and Transesterification Irradiated by Microwave Niyar Candra Agustin; Ricka Prasdiantika; Yustika Kusumawardani
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 18, No 1 (2021): March 2021
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.363 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v18i1.28-36

Abstract

Biodiesel has become an alternative energy source that continues to be developed. In this research, biodiesel synthesis from tofu dregs oil has been carried out through two stages of the reaction, namely the esterification stage using H2SO4 catalyst to reduce the content of FFA (Free Fatty Acid) and the transesterification stage using KOH catalyst to produce biodiesel. The esterification reaction using 2% H2SO4 catalyst was carried out by microwave heating at power variation of the microwave power 150, 300, 450, 600, 800 Watt with a reaction time of 10 minutes. The transesterification reaction was carried out with variations in microwave power of 150, 300, 450, 600, 800 watts and variations of the reaction time of 5, 10,15,20, and 25 minutes. Biodiesel products were characterized using Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS), Hydrogen-1 Nuclear Magnetic Resonance (1H-NMR) spectrometer, and feasibility test with the American Standard for Testing Material (ASTM). The characterization results showed that tofu dregs oil biodiesel has been successfully synthesized. The optimum biodiesel was achieved at 600 Watt microwave power with a reaction time of 20 minutes at 92%. The formation of biodiesel is evidenced by several methyl ester peaks, namely methyl oleate (59.98%), methyl linolenic (28.13%), methyl palmitate (8.54%), and methyl stearate (2.32%). Based on the results of ASTM biodiesel tofu dregs oil has met SNI-04-7182-2006 standards, namely the specific density parameter 60/60 ° F (0.87 g/cm3), kinematic viscosity at 40 ° C (4.3 mm2/s), pour point (8 °C), flash point (202 °C) and cloud point (7 )° C for biodiesel.
Perancangan Mesin Pemanggang Kacang Tanah Menggunakan Pengatur Waktu Puji Basuki; Eri Kurniawan; Agustien Zulaidah; Ricka Prasdiantika
Neo Teknika Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Neoteknika Volume 8 Nomor 1 Juni 2022
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37760/neoteknika.v8i1.1905

Abstract

Pengolahan kacang tanah dengan cara dipanggang secara sederhana sudah lama dilakukan, yaitu dengan memasukkan kacang tanah ke dalam wajan yang dipanaskan dan dibolak balik secara manual, sehingga kurang efektif dan efisien. Seiring dengan kemajuan teknologi, dilakukan pembuatan mesin alat pemanggang kacang tanah. Namun pada proses pemanggangan kacang, pekerja harus stand by menjaga mesin agar tidak terjadi kacang terlalu matang (overcooked) atau kacang belum matang yang dapat menurunkan kualitas dan cita rasa dari kacang.Pada penelitian ini dilakukan perancangan mesin pemanggang kacang tanah menggunakan pengatur waktu (timer), agar diperoleh mesin pemanggang kacang dengan spesifikasi dan performa yang baik. Penggunaan timer pada pengapian bertujuan untuk menjaga panas dan durasi waktu pemanggangan agar menghasilkan tingkat kematangan kacang yang merata. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu studi pendahuluan, observasi, interview, dan eksperimen. Tahap perancangan yaitu membuat alternatif sub komponen yang akan digunakan, kemudian membuat matriks alternatif komponen untuk kemudahan analisa.Hasil penelitian berupa terciptanya rancangan mesin pemanggang kacang tanah dengan pengatur waktu. Berdasarkan keunggulan dan kelemahan komponen maka dipilih komponen yaitu profil rangka yang dipilih yaitu profil L (besi siku) kerena lebih ringan dan mudah untuk dirangkai, penggerak utama yang dipilih motor listrik, sistem transmisi yang dipilih roda gigi untuk menghubungkan putaran dari motor ke poros utama, dan sistem pemanggang yang dipilih yaitu tutup tengah untuk mempermudah pengeluaran kacang. Mesin pemanggang ini memiliki ukuran 375 mm x 375 mm x 430 mm dengan sistem transmisi menggunakan gearbox dan rasio reducer 1:25, serta daya motor listrik sebesar 0,25 HP. Mesin pemanggang ini mampu menampung kacang sebanyak 16,956 kg.Kata kunci :  mesin pemanggang, kacang tanah, tanpa minyak, pengatur waktu
Program Perawatan Cetakan Plastik untuk Menghindari Kerugian Akibat Kerusakan Puji Basuki; Agustien Zulaidah; Ricka Prasdiantika
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 18, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v18i2.7131

Abstract

Cetakan (mold) adalah alat dengan konstruksi utama sepasang rongga cetak terdiri dari bagian core dan cavity. Cetakan dinilai sebagai alat yang sangat penting karena masing-masing bentuk produk memiliki cetakan tersendiri. Jika terjadi kerusakan maka tidak bisa menghasilkan produk untuk bentuk tersebut. Oleh karena itu perlu dilakukan perawatan cetakan agar tidak rusak dan selalu siap digunakan. Metode yang digunakan adalah melakukan penelitian jenis kerusakan yang paling sering terjadi. Melakukan pendataan pada cetakan yang mana paling sering terjadi. Lalu dikombinasikan dengan jumlah order dan cycle time produksi. Kombinasi data tersebut digunakan untuk menentukan pembuatan progam perawatan. Yaitu jadwal dan durasi waktu kerja. Diperoleh hasil jenis kerusakan terbanyak adalah produk kasar. Cetakan paling sering rusak adalah Cover Lower. Langkah perawatan paling utama yaitu polishing permukaan cavity.
PENDAMPINGAN PEMILIHAN JAJAN SEHAT PADA SISWA PAUD TERATAI BANGSA KELURAHAN SAMBIROTO KECAMATAN TEMBALANG SEMARANG Shintawati Dyah Purwaningrum; Ricka Prasdiantika; Sukaryo Sukaryo; Fariz Nizar
urn:nbn:de:00001miji.v2i11
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjual makanan dan jajanan banyak ditemukan di lingkungan sekolah dan menjadi jajanan favorit para siswa, begitu juga di lingkungan Paud Teratai Bangsa. Pada dasarnya makanan jajanan dibutuhkan oleh para siswa paud Teratai Bangsa tambahan energi. Namun, peranan makanan jajanan yang di jual oleh pedagang di lingkungan sekolah belum semua masuk dalam kategori jajanan yang sehat. Oleh sebab itu, tim pengabdi dari Fakultas Teknik Universitas Pandanaran melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pendampingan pemilihan jajanan sehat untuk para siswa paud Teratai Bangsa. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini, memberikan pengetahuan kepada para siswa paud Teratai Bangsa untuk dapat memilih jajanan yang lebih sehat. Setelah dilaksanakan kegiatan pengabdian, terdapat peningkatan pengetahuan pada para siswa paud Teratai Bangsa yang berupa siswa paud dapat mengetahui contoh jajanan sehat, siswa paud dapat memilih jajanan sehat yang dikonsumsi Ketika disekolah, dan siswa paud dapat mempraktekan cara mencuci tangan dengan benar.
Penataan Halaman Sekolah Paud Sebagai Tempat Bermain Dan Belajar Shintawati Dyah Purwaningrum; Widayat Amariansah; Niyar Candra Agustin; Ricka Prasdiantika
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2.1 Desember (2022): SPECIAL ISSUE
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.93 KB)

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Tim pengabdi memilikitujuan meningkatkan pengetahuan siswa paud akan warna, angka dan huruf dengan bermain dan belajar dengan penataan halaman paud tersebut. Kegiatan dilaksanakan di Paud Amanah AL Kafalah yang terletak di Kelurahan Gemah Kota Semarang. Penataan halaman paud yang dilakukan dengan menata ulang permainan yang ada, dan menambahkan gambar menarik, penambahan gambar angka dan huruf dengan bermacam warna. Untuk mengukur kepuasan kegiatan dilaksanakan evaluasi dan tanya jawab terhadap siswa paud.Berdasarkan hasil evaluasi dari kemanfaatan kegiatan pengabdian dari tanya jawab terhadap siswa paud, 75 % siswa paud mengatakan lebih senang dengan halaman yang telah dilakukan penataan. 50 % siswa paud mengatakan bisa mengenal warna, huruf dan angka dengan bermain di halaman paud.Penaatan halaman paud sebagai tempat bermain dan belajar sebagai salah satu alternatif media dan sebagai sumber belajar guna mendukung pembelajaran di paud. Keberlanjutan kegiatan pengabdian berupa pemeliharaan halaman paud dan pemanfaatannya sebagai tempat bermain dan belajar sesuai dengan kebutuhan siswa paud akan sarana pembelajaraan di luar kelas dapat terpenuhi.
Pengaruh Konsentrasi Larutan Asam Klorida terhadap Sifat Bahan Magnetik Pasir Besi Pantai Muara Kencan Ricka Prasdiantika; Niyar Candra Agustin; Shintawati Dyah Purwaningrum
METANA Vol 18, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/metana.v18i2.47483

Abstract

Besi banyak digunakan pada berbagai bidang seperti konstruksi, industri semen, dan industri baja, sehingga kebutuhan bahan baku besi semakin meningkat. Besi di alam banyak ditemukan pada pasir besi. Pasir besi masih banyak mengandung pengotor sehingga dibutuhkan treatment seperti dicuci dengan larutan asam untuk mengurangi komposisi pengotor, meningkatkan komposisi besi, dan meningkatkan kristalinitas. Penggunaan larutan asam pada konsentrasi tinggi dapat menyebabkan berkurangnya kandungan besi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh dari konsentrasi larutan asam klorida terhadap sifat dari bahan magnetik pasir besi. Sampel berasal dari Pantai Muara Kencan Kabupaten Kendal. Bahan magnetik dicuci dengan akuades dan larutan asam klorida dengan konsentrasi yaitu 0,5; 1; 2; dan 4 M dalam sonikator selama 30 menit. Karakterisasi bahan dilakukan menggunakan X-Ray Difraktometer untuk mengidentifikasi kristalinitas dan ukuran kristal, Fourier Transform Infrared Spectrophotometer untuk mengidentifikasi gugus fungsional, dan X-Ray Fluoresence untuk mengidentifikasi unsur-unsur yang terkandung dalam bahan. Hasil karakterisasi menggunakan XRD dan spektofotometer menunjukkan bahwa pencucian bahan magnetik dengan larutan asam klorida pada berbagai konsentrasi tidak mengubah jenis oksida besinya yang berupa magnetit. Hasil dari karakterisasi menggunakan XRF menunjukkan pencucian bahan magnetik dengan larutan asam klorida pada berbagai konsentrasi mampu meningkatkan komposisi dari unsur Fe. Kondisi optimum terjadi pada pencucian dengan konsentrasi larutan asam klorida 1 M yang menghasilkan kristalinitas sebesar 78,23% dan komposisi unsur Fe sebesar 82,69%. Iron was used in various fields such as construction, cement industry, and steel industry, so the need for iron raw bahans was increasing. Iron in nature was found in iron sand. The iron sand was washed with acid solution to reduced the impurity composition, increase the iron composition, and increase the crystallinity of the bahan. The used of acidic solutions at high concentrations can lead to reduced iron content. This study aims to determine the effect of the concentration of hydrochloric acid solution on the properties of the iron sand magnetic bahan. The sample came from Muara Kencan Beach, Kendal Regency. Magnetic bahan was washed with distilled water and HCl solution with a concentration of 0.5; 1; 2; and 4 M in a sonicator for 30 min. Bahan characterization was carried out using X-Ray Diffractometer to identify crystallinity and crystal size, Fourier Transform Infrared Spectrophotometer to identify functional groups, and X-Ray Fluorescence to identify elements contained in the bahan. The results of FTIR and XRD characterization showed that washing of magnetic bahan with HCl solution at various concentrations did not change the type of iron oxide in the form of magnetite. The results of XRF characterization showed that washing of magnetic bahan with HCl solution at various concentrations was able to increase the composition of the Fe element. Optimum conditions occurred in washing with a concentration of 1 M HCl solution which resulted in crystallinity of 78.23% and elemental composition of 82.69% Fe.
Pengaruh Komposisi Fly Ash Dan Karakterisasi Pada Pembuatan Membran Keramik Fly Ash-Kaolin Dengan Penambahan Aditif TiO2 Eny Apriyanti; Ricka Prasdiantika; Shintawati Dyah Purwaningrum
Neo Teknika Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Neoteknika Volume 8 No 2 Desember 2022
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37760/neoteknika.v8i2.1977

Abstract

Pengaruh komposisi material terhadap porositas membran dan karakterisasi membran keramik TiO2 dengan penopang fly ash akan dipelajari dalam penelitian ini. Proses pembuatan membran TiO2–fly ash dilakukan dengan metode dip coating. Penambahan TiO2 sebagai aditif pada penelitian ini berfungsi untuk meningkatkan sifat anti clogging dan memperbaiki sifat mekanik membran sehingga stabil terhadap fotokorosi. Hasil penelitian menunjukkan variasi komposisi terbaik pada membran A3 dengan variasi komposisi fly ash, kaolin dan alumina (20%:30%:40%) berat. Pencetakan membran dilakukan dengan tekanan pemadatan 10 bar, 20 bar, 30 bar dengan suhu pembakaran 1200oC selama 7 jam menghasilkan membran yang memiliki kuat tekan tertinggi pada posisi 65,45 kg/cm2, semakin tinggi suhu pembakarannya, semakin tinggi kuat tekan yang diperoleh. Sifat porositas membran keramik TiO2-fly ash yang dihasilkan berkisar antara 42,82 – 50,22%, hal ini menunjukkan bahwa sifat penyerapan air dan porositas membran meningkat dengan meningkatnya suhu pemanasan.Kata kunci : fly ash, kaolin, membran keramik, porositas, TiO2
Synthesis and Characterization of Triamine modified coated Iron Sand Hybrid Nanomaterials originating from Kendal Coast Ricka Prasdiantika; Susanto Susanto; Yustika Kusumawardani
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 23, No 3 (2020): Volume 23 Issue 3 Year 2020
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3731.456 KB) | DOI: 10.14710/jksa.23.3.68-74

Abstract

Nanomaterials have broad and unique applications in various fields. In this research, synthesis of Iron Sand Magnetic Hybrid nanomaterials coated with propyldiethylenetriammine modified silica (PB@SiO2@TA) originating from the coast of Muara Kencan, Kendal Regency. This study began with iron sand preparation, continued with activation, dispersing iron sand, then coating iron sand with propyldiethylenetriammine modified silica. The resulting product was characterized by X-Ray Fluorescence (XRF), Fourier Transform Infrared (FT-IR) Spectrophotometer, X-Ray Diffractometer (XRD), and Transmission Electron Microscope (TEM). The characterization results show that the iron sand of the coast of Muara Kencan Beach has a high iron oxide content (81.66%) with minerals in the form of magnetite. The characterization results also showed that the nanomaterial hybrid iron sand coated with propyldiethylenetriammine modified silica (PB@SiO2@TA) was successfully synthesized with a crystal size of 36.21 nm, with better particle dispersion than the prepared iron sand.