Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KAJIAN SISTEM PELAPORAN KEAMANAN BERBASIS WEB GUNA EFISIENSI KINERJA AVIATION SECURITY DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL AHMAD YANI SEMARANG Kardi Kardi; Bhima Sakti Arrafat; Feri Adriansyah; Ayu Kumala Pratiwi; Devina Aliansyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39823

Abstract

Bandar Udara Ahmad Yani merupakan bandar udara yang berada dibawah pengelolaan PT. Angkasa Pura I (Persero) yang memiliki fungsi sebagai pintu gerbang dan ujung tombak lalu lintas udara serta perekonomian yang berlokasi di bagian barat kota Semarang. Salah satu unit di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang yang bertugas melaksanakan keamanan bandara/penerbangan adalah Unit Aviation Security. Menurut Peraturan Menteri Perhubungan Nomor : PM 9 tahun 2024 tentang Keamanan Penerbangan Nasional, Keamanan Penerbangan (aviation security) adalah suatu keadaan yang memberikan perlindungan kepada penerbangan dari tindakan melawan hukum melalui keterpaduan pemanfaatan sumber daya manusia, fasilitas, dan prosedur. Personel pengamanan penerbangan yang diberi tugas dan tanggung jawab dibidang keamanan penerbangan harus memiliki lisensi. Personel pengamanan bertugas dan bertanggung jawab menjaga & menjamin keselamatan para pekerja dan pengguna jasa penerbangan. Untuk melaksanakan tugas tersebut dengan baik, setiap personil harus membuat laporan harian setelah bertugas, apakah pada saat bertugas mengalami hambatan/kendala yang disebabkan oleh tidak berfungsinya alat/ fasiilitas yang digunakan atau ada kejadian yang memerlukan tindak lanjut, untuk itu diperlukan system pelaporan yang sederhana, mudah dilaksanakan dan aman untuk penyimpanan dokumentasinya dengan menggunakan teknologi aplikasi berbasis web.
PELATIHAN BIDANG PENERBANGAN UNTUK GURU SMK NEGERI 6 KOTA TANGERANG Kardi Kardi; Ubaedillah Ubaedillah; Sundoro Sundoro; Feri Adriansyah; Hemi Pamuraharjo; Irwan Faizal; Ichyu Machmiyana; Naila Debrina Fitrani; Ayu Kumala Pratiwi; Alamsyah Pandu Y; I Dewa Ayu Dela G
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54094

Abstract

Industri penerbangan nasional terus berkembang pesat, seiring meningkatnya kebutuhan akan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global. Peningkatan kualitas SDM belum sepenuhnya merata, terutama tenaga guru SMK pada sektor pendidikan vokasi penerbangan yang menjadi fondasi awal pembentukan tenaga kerja di bidang ini. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru-guru SMK Penerbangan, khususnya di SMK Negeri 6 Kota Tangerang dalam memahami regulasi penerbangan, kebandarudaraan, keselamatan, keamanan, dan aspek bisnis penerbangan. Berdasarkan analisis situasi, ditemukan adanya kesenjanganpengetahuan di kalangan guru yang berpotensi menghambat kualitas pembelajaran dan kesiapan siswa menghadapi tantangan industri penerbangan. Melalui pelatihan yang dilaksanakan secara tatap muka, para peserta memperoleh materi sesuai standar ICAO dan regulasi nasional (DGCA). Materi disampaikan oleh Dosen Program Studi Operasi Bandar Udara, Politeknik Penerbangan Indonesia Curug. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi dari peserta, baik dari aspek materi, narasumber, maupun metode penyampaian. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar terbentuknya jejaring berkelanjutan antara institusi pendidikan vokasi penerbangan, serta meningkatkan kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan global di sektor aviasi.
Digitalisasi Sistem Pelaporan Apron Movement Control di Bandar Udara A.P.T. Pranoto Samarinda Gentama Habibie Insani; Dwi Afriyanto; Feri Adriansyah
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 2 (2026): November 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i2.8871

Abstract

Unit Apron Movement Control (AMC) di Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APT Pranoto) Samarinda saat ini mengandalkan AMC Sheet, yaitu berkas Microsoft Excel yang tersimpan secara lokal (offline) tanpa pencadangan berbasis cloud, sehingga data operasional rentan hilang atau rusak. Permasalahan lain adalah proses double entry, yaitu data yang telah ada di AMC Sheet harus diinput ulang secara manual ke dokumen laporan harian dan bulanan yang terpisah, sehingga memboroskan waktu kerja personel dan berpotensi menimbulkan selisih data. Pimpinan unit juga tidak dapat memantau data operasional secara real-time karena harus menunggu rekapitulasi akhir bulan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem digitalisasi pelaporan yang mengintegrasikan AMC Sheet berbasis Google Spreadsheet sebagai basis data dan media input terpusat dengan Google AppSheet sebagai dashboard visualisasi bagi pimpinan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) Level 1 dengan lima tahapan meliputi identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur, desain produk, validasi ahli, hingga dihasilkannya desain teruji. Rancangan prototipe "E-data AMC APT Pranoto" divalidasi oleh Ahli Materi (praktisi Unit AMC) dan Ahli Media (pakar sistem informasi) menggunakan instrumen skala 1-5. Hasil validasi menunjukkan persentase kelayakan Ahli Materi sebesar 96% dan Ahli Media sebesar 87%, dengan rata-rata keseluruhan 91%, yang keduanya berada pada kategori "Sangat Layak". Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi Google Spreadsheet dan Google AppSheet efektif menghilangkan proses double entry, menjamin keamanan data melalui penyimpanan cloud, serta menyediakan akses informasi real-time bagi pimpinan, sehingga direkomendasikan untuk diimplementasikan di Unit Apron Movement Control (AMC) APT Pranoto Samarinda.
Penerapan Media Informasi Digital untuk Penguatan Informasi Barang Dilarang di Bandar Udara Komodo-Labuan Bajo I Putu Ryan Putra Sanjaya; Dwi Afriyanto; Feri Adriansyah
Journal Of Accounting Management Business And International Research Vol. 5 No. 2 (2026): October 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jambuair.v5i2.8869

Abstract

Tingginya jumlah barang dilarang (prohibited items) yang ditemukan di area Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Bandar Udara Internasional Komodo-Labuan Bajo sepanjang tahun 2025 mengindikasikan masih rendahnya pemahaman penumpang terhadap regulasi barang bawaan, yang pada akhirnya menghambat kelancaran proses pemeriksaan keamanan. Kondisi ini diduga terkait dengan penempatan media informasi yang belum strategis serta minimnya variasi bentuk media edukasi yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan media informasi digital terhadap penguatan informasi tentang prohibited items, serta mengidentifikasi bentuk media informasi yang dinilai paling efektif. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan strategi eksplorasi berurutan, melalui observasi lapangan, wawancara terhadap 5 informan kunci, dan kuesioner terhadap 97 responden yang dipilih dengan teknik simple random sampling menggunakan rumus Slovin, kemudian dianalisis dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil uji regresi linear sederhana menghasilkan persamaan Y = 15,484 + 0,734X (t = 13,069; sig. 0,000 < 0,1; F = 170,797), yang membuktikan bahwa media informasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap penguatan informasi tentang prohibited items, dengan kontribusi sebesar 64,3% (R = 0,802; R² = 0,643). Secara kualitatif, media informasi yang tersedia saat ini berupa satu standing banner pada posisi yang kurang strategis dinilai belum efektif menjangkau penumpang. Penelitian ini merekomendasikan penerapan video animasi edukatif, digital signage interaktif di titik-titik strategis terminal, serta integrasi media sosial dan aplikasi mobile guna meningkatkan kepatuhan penumpang dan mendukung keselamatan operasional penerbangan.
Analisis Kesiapan Keamanan pada Area Cargo Security Check Point Gedung Kargo Sementara di UPBU Kelas II Komodo – Labuan Bajo Dzulqornain Briyan Kautsar; Dwi Afriyanto; Feri Adriansyah
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8953

Abstract

Cargo Security Check Point (CSCP) di gedung kargo sementara UPBU Kelas II Komodo – Labuan Bajo masih menghadapi berbagai kendala operasional dan fasilitas. Penelitian ini dilakukan karena adanya peralihan tanggung jawab pengamanan area kargo kepada Badan Hukum Pelayanan Jasa Terkait (Jaster) berdasarkan KM 39 Tahun 2024 di tengah ketidakpastian jadwal pembangunan gedung kargo permanen yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesiapan dan kelayakan keamanan pada area CSCP di terminal kargo sementara tersebut. Metode kualitatif deskriptif digunakan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, dengan instrumen checklist yang diadaptasi dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PR 17 Tahun 2024 untuk memotret kondisi faktual secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan pengamanan di area CSCP hanya mencapai 62,5%, dengan rincian ketiadaan fasilitas Walk Through Metal Detector (WTMD), Explosive Trace Detector (ETD), spesifikasi mesin X-Ray yang masih single view, tidak adanya sign board Daerah Keamanan Terbatas (DKT), pelanggaran skema rotasi kerja 40:60 bagi operator tunggal X-Ray, serta kelonggaran SOP yang membuat pos CSCP kerap ditinggalkan kosong. Disimpulkan bahwa pengamanan di terminal kargo sementara belum optimal dan belum sepenuhnya sesuai standar regulasi, di mana status gedung sementara tidak dapat dijadikan alasan untuk menunda pemenuhan standar keamanan. Rekomendasi perbaikan mencakup pemasangan sign board batas area, penyusunan SOP teknis, penerapan sistem piket stasioner, serta percepatan realisasi pengadaan fasilitas fisik pada bangunan eksisting