Unit Apron Movement Control (AMC) di Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APT Pranoto) Samarinda saat ini mengandalkan AMC Sheet, yaitu berkas Microsoft Excel yang tersimpan secara lokal (offline) tanpa pencadangan berbasis cloud, sehingga data operasional rentan hilang atau rusak. Permasalahan lain adalah proses double entry, yaitu data yang telah ada di AMC Sheet harus diinput ulang secara manual ke dokumen laporan harian dan bulanan yang terpisah, sehingga memboroskan waktu kerja personel dan berpotensi menimbulkan selisih data. Pimpinan unit juga tidak dapat memantau data operasional secara real-time karena harus menunggu rekapitulasi akhir bulan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem digitalisasi pelaporan yang mengintegrasikan AMC Sheet berbasis Google Spreadsheet sebagai basis data dan media input terpusat dengan Google AppSheet sebagai dashboard visualisasi bagi pimpinan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) Level 1 dengan lima tahapan meliputi identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur, desain produk, validasi ahli, hingga dihasilkannya desain teruji. Rancangan prototipe "E-data AMC APT Pranoto" divalidasi oleh Ahli Materi (praktisi Unit AMC) dan Ahli Media (pakar sistem informasi) menggunakan instrumen skala 1-5. Hasil validasi menunjukkan persentase kelayakan Ahli Materi sebesar 96% dan Ahli Media sebesar 87%, dengan rata-rata keseluruhan 91%, yang keduanya berada pada kategori "Sangat Layak". Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi Google Spreadsheet dan Google AppSheet efektif menghilangkan proses double entry, menjamin keamanan data melalui penyimpanan cloud, serta menyediakan akses informasi real-time bagi pimpinan, sehingga direkomendasikan untuk diimplementasikan di Unit Apron Movement Control (AMC) APT Pranoto Samarinda.