Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Kemampuan Memahami Teks Cerita Siswa Sekolah Dasar Dewi Asri Nurfalah; Yudi Bachtiar; Atep Lesmana
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.2987

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan memahami teks cerita siswa sekolah dasar pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe pretest-posttest control group design. Subjek penelitian berjumlah 40 siswa kelas III SDN Pangulah Selatan III, yang terdiri atas 20 siswa kelas eksperimen dan 20 siswa kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda yang telah diuji validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukarannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 53,50 menjadi 84,00, sedangkan kelas kontrol dari 50,00 menjadi 60,50. Nilai N-gain kelas eksperimen sebesar 0,66 berkategori sedang, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,21 berkategori rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa model CTL berpengaruh positif terhadap kemampuan memahami teks cerita siswa sekolah dasar.
Efektivitas Model Project Based Learning (PjBL) terhadap Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Narasi Siswa Sekolah Dasar Elzan Fadhillah Rahman; Yudi Bachtiar; Ihsan Rizali
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.3003

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model Project Based Learning (PjBL) terhadap peningkatan keterampilan menulis teks narasi siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi-eksperimen berbentuk pretest-posttest control group design. Subjek penelitian berjumlah 53 siswa kelas IV SDN Sukaresmi, yang terdiri atas 29 siswa pada kelas eksperimen dan 24 siswa pada kelas kontrol. Kelas eksperimen mengikuti pembelajaran PjBL melalui proyek pembuatan majalah dinding, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes menulis narasi dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji N-gain, dan uji-t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh peningkatan lebih tinggi dengan N-gain 60,07%, sedangkan kelompok kontrol 47,26%. Uji hipotesis menunjukkan perbedaan yang signifikan (p = 0,003). Dengan demikian, PjBL efektif meningkatkan keterampilan menulis teks narasi siswa sekolah dasar.
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Dasar Delita; Yudi Bachtiar; Ihsan Rizali
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.3007

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sekolah dasar pada materi pengukuran volume air. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain nonequivalent control group. Subjek penelitian berjumlah 52 siswa kelas IV SDN Sindur 02 yang terdiri atas 26 siswa kelas eksperimen dan 26 siswa kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes uraian pretest dan posttest yang disusun berdasarkan indikator pemecahan masalah menurut Polya serta telah divalidasi oleh ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelas relatif setara, tetapi setelah perlakuan kelas eksperimen memperoleh peningkatan lebih tinggi. Rata-rata posttest kelas eksperimen mencapai 80,19, sedangkan kelas kontrol 66,15. Uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, model CTL berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sekolah dasar.
Dampak Media Pembelajaran Cerita Bergambar Berbasis Budaya Sunda Terhadap Peningkatan Keterampilan Menulis Narasi Siswa Sekolah Dasar Di Purwakarta Tati Sulastri; Yudi Bachtiar; Ihsan Rizali
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18289

Abstract

The impact of picture story learning media based on Sundanese culture on improving narrative writing skills of elementary school students in Purwakarta ABSTRACT This study aims to determine the impact of using Sundanese culture-based picture story learning media on improving elementary school students' narrative writing skills. This research was motivated by students' difficulties in developing ideas, organizing story sequences, and expressing thoughts into coherent narrative texts. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental design with a Nonequivalent Control Group Design. The research was conducted at SDN 3 Panyindangan, Sukatani District, Purwakarta Regency, involving 50 fourth-grade students consisting of an experimental class and a control class, with 25 students in each class. The research instruments were narrative writing skill tests in the form of pretests and posttests, supported by documentation. The data were analyzed using statistical tests, including prerequisite tests, hypothesis testing, and N-Gain analysis. The results showed that the use of Sundanese culture-based picture story learning media had a significant impact on improving students' narrative writing skills. This was evidenced by the hypothesis test result with a significance value of 0.000 < 0.05 and the higher N-Gain score obtained by the experimental class compared to the control class. Therefore, Sundanese culture-based picture story learning media is effective as an alternative medium for Indonesian language learning to improve elementary school students' narrative writing skills.