Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peran Engagement dalam Memediasi Pengaruh Storytelling Berbasis Kearifan Lokal di Media Sosial terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan di Kalimantan Selatan Adista Anjar Diany
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i1.11990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh storytelling berbasis kearifan lokal dalam konten media sosial terhadap keputusan berkunjung wisatawan ke Kalimantan Selatan, dengan engagement sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode survei terhadap 115 responden yang merupakan pengguna aktif media sosial dan memiliki ketertarikan terhadap konten pariwisata Kalimantan Selatan. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa storytelling berbasis kearifan lokal berpengaruh signifikan terhadap engagement pengguna media sosial. Engagement juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung wisatawan. Selain itu, storytelling berbasis kearifan lokal memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap keputusan berkunjung, dan pengaruh tidak langsung melalui engagement juga signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa konten media sosial yang mengangkat nilai-nilai lokal tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga mampu membangun keterlibatan audiens yang pada akhirnya mendorong keputusan untuk berkunjung ke destinasi wisata.
Keunggulan Kompetitif dan Niat Berkunjung Ulang pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kuliner Soto Bang Amat Banjarmasin Adista Anjar Diany; Nico Kosasih; Rika Yuliyanti
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 3: Maret 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i3.15603

Abstract

Perkembangan pariwisata kuliner yang pesat meningkatkan intensitas persaingan antar pelaku usaha, sehingga diperlukan strategi yang mampu menciptakan keunggulan bersaing dan mendorong niat berkunjung kembali konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Customer Relationship Management (CRM), service innovation, dan sustainability practices dalam membangun competitive advantage serta pengaruhnya terhadap revisit intention pada pariwisata kuliner Soto Bang Amat di Banjarmasin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei terhadap 115 konsumen yang telah berkunjung. Analisis data dilakukan menggunakan structural equation modeling untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CRM, service innovation, dan sustainability practices berpengaruh positif dan signifikan terhadap competitive advantage. Competitive advantage juga terbukti berpengaruh positif terhadap revisit intention serta berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara ketiga variabel strategis tersebut dan revisit intention. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan hubungan pelanggan, inovasi layanan, dan praktik keberlanjutan dalam memperkuat keunggulan bersaing dan meningkatkan loyalitas konsumen pariwisata kuliner.
Mempertahankan Bahasa Melayu & Pelatihan Eco Print pada Siswa Songserm Wittaya Islamic School, Thailand Adista Anjar Diany; Irma Sucidha
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7744

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Sekolah Songserm Wittaya, Thailand Selatan, dengan tujuan utama untuk mempertahankan penggunaan bahasa Melayu sebagai identitas budaya lokal serta memperkenalkan pelatihan eco print sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis lingkungan. Program ini melibatkan dosen dan mahasiswa yang berkolaborasi dengan guru dan siswa dalam dua kegiatan utama, yaitu pembelajaran interaktif bahasa dan budaya Melayu serta pelatihan teknik eco print. Studi ini memanfaatkan metode Participatory Action Research (PAR) dalam pendekatan kualitatif, yang dilaksanakan melalui proses wawancara, observasi secara langsung, serta penyelenggaraan FGD antara peserta dan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek soft skill dan hard skill peserta. Berdasarkan hasil akhir kegiatan ditemukan bahwa terjadi peningkatan pemahaman sebesar 60% terhadap pemahaman budaya melayu dan 40% peningkatan dalam komunikasi bahasa melayu, serta 68% pemahaman materi eco print dan peningkatan 60% praktik eco print. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian tidak hanya berhasil memperkuat identitas budaya, tetapi juga meningkatkan kesadaran terhadap pelestarian lingkungan dan kemampuan kewirausahaan berbasis kreativitas. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pengabdian lintas negara yang berkelanjutan dalam bidang pendidikan, budaya, dan ekonomi kreatif antara Indonesia dan Thailand.
Inovasi Produk, Kemampuan Digital, dan Budaya Lokal dalam Memperkuat Strategi Pemasaran dan Pertumbuhan Ekonomi UMKM Kalimantan Selatan Adista Anjar Diany
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.15863

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran inovasi produk, kemampuan digital, dan budaya lokal dalam memperkuat strategi pemasaran serta dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi UMKM di Kalimantan Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 pelaku UMKM. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk, kemampuan digital, dan budaya lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi UMKM. Strategi pemasaran memiliki pengaruh paling dominan terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara ketiga variabel independen dan pertumbuhan ekonomi. Budaya lokal menunjukkan pengaruh terbesar terhadap strategi pemasaran menegaskan pentingnya diferensiasi berbasis identitas daerah dalam membangun positioning usaha. Temuan ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi UMKM tidak hanya ditentukan oleh kepemilikan inovasi, digitalisasi, dan nilai budaya, tetapi oleh kemampuan mengintegrasikan ketiganya dalam strategi pemasaran yang efektif.
Inovasi Produk dan Digitalisasi dalam Meningkatkan Ketahanan UMKM melalui Keunggulan Kompetitif di Banjarmasin Kristin Mariyani; Adista Anjar Diany
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.4258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inovasi produk dan digitalisasi terhadap ketahanan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), baik secara langsung maupun melalui keunggulan kompetitif sebagai variabel mediasi di Kota Banjarmasin. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling terhadap 100 responden pelaku UMKM yang telah beroperasi minimal satu tahun. Analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk dan digitalisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan kompetitif maupun ketahanan UMKM. Selain itu, keunggulan kompetitif terbukti memiliki pengaruh langsung terbesar terhadap ketahanan UMKM serta berfungsi sebagai mediator yang signifikan dalam menjembatani pengaruh inovasi produk dan digitalisasi terhadap ketahanan usaha. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kapabilitas internal melalui inovasi dan adopsi teknologi digital harus diintegrasikan dengan pembentukan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan agar UMKM mampu bertahan menghadapi dinamika pasar dan tekanan krisis.
Penguatan Daya Saing Usaha Mikro melalui Implementasi Digital Marketing pada Warung Nasi Kuning Mama Ari Adista Anjar Diany; Nico Kosasih; Ros Nirwana; Kristin Mariyani; Muhammad Risanta
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5288

Abstract

Masih banyak pelaku usaha mikro yang terbatas dalam pemahaman literasi digital, termasuk Warung Nasi Kuning Mama Ari yang mengalami stagnasi penjualan selama 10 tahun akibat metode pemasaran konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat daya saing usaha mitra melalui implementasi digital marketing dan pembaruan identitas visual. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara. Subjek sasaran dalam pengabdian ini adalah Ibu Khotimah mah selaku pemilik beserta pengelola Warung Nasi Kuning Mama Ari. Program pelatihan ini berlangsung dari tanggal 06 Juni – 09 Juni 2026, dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, edukasi, pelatihan, implementasi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Intervensi yang diberikan meliputi edukasi pemasaran digital, perancangan dan pemasangan spanduk baru, pembuatan dan pelatihan pengelolaan akun Instagram bisnis, serta penerapan sistem pembayaran nontunai (QRIS). Hasil kegiatan menunjukkan ketercapaian seluruh indikator keberhasilan program. Mitra mengalami peningkatan literasi digital, memiliki identitas fisik usaha (spanduk) yang lebih representatif, mampu mengelola media sosial sebagai wadah promosi, dan berhasil memfasilitasi transaksi digital dengan pelanggan. Dampak nyata dari kegiatan ini adalah perluasan jangkauan pasar yang ditandai dengan masuknya pesanan melalui interaksi di WhatsApp dan Instagram, sehingga mampu meningkatkan potensi pendapatan mitra secara berkelanjutan. Keberhasilan kegiatan ini menjadi dasar rekomendasi perlunya sosialisasi dan replikasi program literasi digital kepada UMKM lainnya dengan menjadikan mitra sebagai model percontohan.