Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : pringgitan

PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN BERBASIS CHSE PADA DEPARTEMEN HOUSEKEEPING DI SUDAMALA SUITES & VILLAS SENGGIGI LOMBOK Rekta Deskarina; Baiq Uswatun Hasanah
Pringgitan Vol 3, No 2 (2022): Pringgitan
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.673 KB) | DOI: 10.47256/prg.v3i2.167

Abstract

The spread of covid-19 has destroyed the tourism sector, especially hotel industry. To rebuilt the economic wheels as usally, the scenario of new normal is applied. In tourism sector by the ministry of tourism and economy creative has launched protocol namely CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability) to give guest guarantee about cleanliness, heatth and safety. This research has purpose to know implimentation of CHSE in housekeeping department with qualitative as metode. Data collection as carried out by observation, interviews and documentation. The result of research is implimenation of chse into indicator are cleanliness, health, and Environment Sustainability applied regarding to guiding book by Kemenparekraf and in the good category.Keywords:     Hotel, Housekeeping Department, Covid-19, CHSE
TINGKAT KEMENARIKAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DESA BUGISAN BERDASARKAN PERSEPSI WISATAWAN DAN MASYARAKAT LOKAL Annisaa Nurul Atiqah; Rekta Deskarina
Pringgitan Vol 1, No 1 (2020): Pringgitan
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2985.984 KB) | DOI: 10.47256/prg.v1i1.106

Abstract

Plaosan Temple is one of the famous new tourist destinations at the moment located in Bugisan Village, Prambanan District, Klaten Regency, Central Java. Beautiful natural conditions become part of the attraction of a tour in the village of Bugisan. In addition to the natural conditions, the Bugisan Village has several values of local wisdom that have been passed down from generation to generation by the local community. This study aims to assess the perceptions of tourists and local communities regarding the values of local wisdom in the Bugisan Village. Based on the value of local wisdom in the Bugisan Village include (1) Cultural Arts: Srandul, Jathilan, Campur Sari, Gejog Lesung, Karawitan, (2)Myth: Mbah Budho Mound and Njama Keris, (3) Socio- Economy: Agriculture, Trade, Crafts, Traditional Transportation Models, (4)Local Architecture. Based on the perceptions of tourists and local people, art and culture aspects are considered the most interesting and potential to be developed as the main attraction in the Bugisan Village.Keywords: attractiveness level, bugisan village, local wisdom
ANALISIS PENGARUH INFLUENCER TERHADAP MINAT KUNJUNG WISATAWAN PADA DESTINASI WISATA DI YOGYAKARTA Lilis Kurniawati; Meiana Maulida Hikmawati; Rekta Deskarina; Muhammad Syaifulloh
Pringgitan Vol 6, No 2 (2025): Pringgitan
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/prg.v6i2.1121

Abstract

Influencer merupakan figur publik yang memiliki banyak pengikut dan tingkat kepercayaan yang tinggi dari masyarakat. Secara sederhana, influencer adalah individu yang mampu memberikan pengaruh terhadap opini maupun perilaku masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh influencer terhadap minat berkunjung wisatawan pada destinasi wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (studi kasus pada influencer Mas Dolan). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi sederhana. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada para pengikut (followers) Mas Dolan di media sosial. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2024 hingga Mei 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer (Mas Dolan) berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung wisatawan ke Yogyakarta. Influencer yang konsisten, autentik, dan memiliki daya tarik visual yang kuat, seperti Mas Dolan, berperan penting dalam memengaruhi perilaku wisatawan dalam menentukan destinasi wisata yang akan dikunjungi. Adapun saran yang dapat diberikan kepada influencer di bidang pariwisata adalah agar terus meningkatkan kualitas konten, baik dari segi visual, narasi, maupun keautentikan. Bagi peneliti selanjutnya, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi awal dalam mengembangkan kajian lebih lanjut mengenai pengaruh digital marketing dan media sosial dalam sektor pariwisata.