Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Gaya Hidup Terhadap Etika Konsumsi Islam Putriana, Putriana
Kutubkhanah Vol 23, No 2 (2023): Juli - Desember
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v23i2.25968

Abstract

Pada zaman sekarang ini, kecendrungan melakukan konsumsi untuk mendapatkan kesenangan diri sendiri, sifatnya yang boros dan mubazir. Kondisi perilaku konsumsi seperti ini sangat bertentangan dengan etika konsumsi, prinsip dan aturan yang telah ditetapkan dalam ajaran Islam. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh gaya hidup terhadap etika konsumsi Islam. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan alat analisis SEM-Smart PLS. Penelitian dilakukan terhadap 73 orang mahasiswa jurusan Akuntansi Angkatan Tahun 2022 dengan prosedur pengambilan sampel secara proportional sampling. Hasil penelitian ini adalah gaya hidup berpengaruh negatif terhadap etika konsumsi Islam. Gaya hidup dapat menjelaskan etika konsumsi Islam sebesar 14.6% dan memiliki hubungan yang lemah. Secara teoritis hasil penelitian ini dapat dijadikan teori dalam bidang ilmu ekonomi Islam dan secara praktis mahasiswa harus melakukan pola konsumsi sesuai dengan aturan dan ajaran Islam yaitu sederhana, tidak mubazir, berdasarkan kebutuhan dan bermanfaat buat diri sendiri dan orang lain. 
PELATIHAN EKONOMI KREATIF (MANIK - MANIK) PADA IBU RUMAH TANGGA KOMPLEK PERUMAHAN PERMATA BENING 7 PEKANBARU Agusti Nasution, Fitria Ramadhani; Putriana, Putriana; Novita, Ulfiah
Azam Insan Cendikia Vol. 1 No. 1 (2022): Jurmas Azam Insan Cendikia
Publisher : Yayasan Azam Insan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62833/pkm.v1i1.16

Abstract

Seiring dengan kemajuan zaman, kini manik-manik sudah ada hampir seluruh Indonesia dan memiliki home industry rumahan kerajinan yang khusus membuat kerajinan manik-manik. Kerajinan manik-manik ini bisa dikatakan sangat mudah untuk dipelajari hanya saja masih minimnya minat dan ketertarikan ibu – ibu rumah tangga dalam melihat peluang usaha ini, sehingga perlu dilakukan sebuah pelatihan. Kurangnya minat dan ketertarikan ini disebabkan masih adanya anggapan bahwa kerajinan manik-manik ini merupakan kerajinan yang “tua” yang tidak cocok dilakoni pada zaman yang sudah maju seperti sekarang ini. Kemudian, masih banyaknya anggapan bahwa kerajinan manik-manik ini sangat sulit untuk dilakukan dan menghabiskan waktu yang cukup banyak yang pada akhirnya akan membosankan dan memerlukan waktu yang cukup lama dalam mengerjakannya. Padahal seperti yang diketahuai bahwa perkembangan kerajinan manik-manik saat ini dapat memiliki pangsa pasarnya tersendiri. Kerajinan manik-manik bisa dijadikan souvenir pernikahan, aksesoris yang dipakai harian atau banyak gerai oleh-oleh yang bisa menjadi tempat untuk memasarkan kerajinan manik-manik tersebut.
PELATIHAN PEMBUATAN DETERJEN CAIR BAGI IBU RUMAH TANGGA PERUMAHAN INDAH PERDANA LESTARI KELURAHAN SIALANGMUNGGU KECAMATAN TAMPAN PEKANBARU RIAU Putriana, Putriana; Ramadhani Agusti Nst, Fitria; Novita, Ulfiah
Azam Insan Cendikia Vol. 2 No. 2 (2023): Jurmas Azam Insan Cendikia
Publisher : Yayasan Azam Insan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62833/pkm.v2i2.43

Abstract

Pembelian deterjen cair yang digunakan untuk konsumsi rumah tangga akan memberikan dampak pada ekonomi rumah tangga mengingat harga deterjen cair dipasaran cukup mahal sementara pemakaian deterjen cair digunakan setiap hari. Keadaan ini akan membuat pengeluaran rumah tangga untuk membeli deterjen cair cukup besar di setiap bulannya. Hal tersebut dibuat pelatihan pembuatan deterjen cair untuk menambah, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam menunjukkan eksistensi dirinya dan memenuhi kebutuhan keluarga. Peserta pengabdian masyarakat ini adalah adalah ibu rumah tangga Perumahan Indah Perdana Lestari Kelurahan Sialangmunggu, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau. Informasi yang disampaikan oleh nara sumber, memberikan tambahan informasi bagi peserta, termasuk bagi pengabdi serta langsung melakukan praktik dalam membuat detergen cair. Alat dan bahan yang dibutuhkan yaitu : Ember, Saringan, Pengaduk, Gelas ukur, Botol. Bahan pembuatan deterjen cair: Taxapon 1 kg, Sodium Sulfat 200 gr, Asam Sitrat 200 gr, Nacl 300 gr, Ambitol 40 ml, Esen parfum 25 ml, Pewarna makanan h, Cuka, Air (10 sd 15 ). Kemudian membuat deterjen cair yang dimulai dari proses pencampuran bahan, pengadukkan bahan hingga tercampur rata dan pengemasan kedalam botol.