Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SUBTITUSI RED PALM OIL (RPO) SEBAGAI ALTERNATIF PANGAN FUNGSIONAL KAYA BETAKAROTEIN Jusman Jusman; Syamsuddin Syamsuddin; Nur Aisyah
RAFFLESIA JOURNAL OF NATURAL AND APPLIED SCIENCES Vol. 1 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/rjna.v1i2.17724

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang subtitusi red palm oil sebagai alternatif pangan fungsional pada kue yang kaya akan kandungan betakaroten. Pada penelitian ini dilakukan uji kadar air, kadar abu, lemak, protein, karbohidrat, ?-karoten serta uji organoleptik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa formula (F2) merupakan formula kue terpilih yang ditentukan berdasarkan nilai uji organoleptik tertinggi. Di mana formula (F2) memiliki kadar air yaitu 4,95%, abu 0,52%, lemak 19,44%, protein 53,22%, karbohidrat 78,13% dan ?-karoten 162,78%  Produk ini dikategorikan sebagai pangan fungsional tinggi beta karoten
EFEKTIVITAS KEMITRAAN PUBLIK PRIVAT DALAM PENGELOLAAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA MARTAJAYA KABUPATEN PASANGKAYU, KECAMATAN PASANGKAYU Nur Aisyah; Muhammad Ahsan Samad; Askar Mayusa; Miftah Amalia; Mastang Mastang; Nur Aini Bakri; Siti Nuraziza; Rendy Kurniawan; Anang Ma’ruf; Meinar Meinar
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 3 (2026): MEI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i3.2463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kemitraan publik privat dalam pengelolaan program pemberdayaan masyarakat di Desa Martajaya Kecamatan Pasangkayu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori efektivitas menurut Richard M. Steers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan publik privat dalam program pemberdayaan masyarakat sudah berjalan cukup baik, namun masih terdapat kendala seperti kurangnya partisipasi masyarakat dan komunikasi yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan koordinasi dan kerja sama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat agar program dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.