Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengaruh Organisasi bagi Mahasiswa dalam Pendidikan Karakter di Universitas Negeri Padang Tesa, Aulia Rahma; Slipilia, Intan
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 11 (2025): June, 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15555491

Abstract

Students have a strategic role as agents of social change that require strong character building. Padang State University (UNP), as an institution of higher education, provides various platforms for self-development through student organizations such as BEM, HMJ, UKM, and extra-campus organizations. This research aims to analyze the influence of student involvement in organizations on the formation of character education, through a literature study approach. The results of the study show that student organizations play a significant role in developing character values such as leadership, responsibility, cooperation, discipline, and social care. Organizations are also effective contextual learning media in developing soft skills and emotional maturity of students. However, the challenge of balancing organizational and academic activities needs to be a common concern. Therefore, the support of educational institutions in the form of guidance, training, and recognition of organizational activities is an important factor in maximizing the role of organizations as a means of student character education.
Patologi Birokrasi dalam Pelayanan Publik: Studi Literatur terhadap Dampak dan Upaya Penanggulangannya Alshadiqa, Salma Afal; Ningsih, Rista; Wahyuni, Rina; Slipilia, Intan
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 12 (2025): July 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the forms of bureaucratic pathology that occur in public services in Indonesia, as well as to analyze their impact on service quality and formulate strategies for overcoming them. This study uses a literature study method with a qualitative descriptive approach. Data were obtained from various relevant scientific articles, books, and research reports, especially those published between 2021 and 2024. The results of the study show that bureaucratic pathology in Indonesia is still systemic and complex, including corrupt practices, slow and discriminatory services, complicated procedures, and low transparency and accountability. Bureaucratic pathology has a significant impact on the declining quality of public services and public trust in the government. To overcome this, comprehensive bureaucratic reform is needed through simplifying procedures, increasing the capacity of the apparatus, transforming organizational culture, and consistently implementing the principles of good governance.
Strategi Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan dalam Penerimaan PBB di Nagari Durian Kapeh Darussalam Alif, Alif; Slipilia, Intan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30799

Abstract

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan salah satu sumber penting Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berperan strategis dalam pembiayaan pembangunan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemungutan PBB yang diterapkan di Nagari Durian Kapeh Darussalam, Kabupaten Agam, serta mengidentifikasi hambatan dan upaya optimalisasi yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive, meliputi perangkat nagari, petugas pemungut pajak, dan masyarakat wajib pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi door to door yang diterapkan bersifat partisipatif dan edukatif, namun belum optimal karena terbatasnya akurasi data, keterampilan petugas, rendahnya kesadaran wajib pajak, dan belum tersedianya sistem informasi pajak yang terintegrasi. Hambatan struktural dan sosial menjadi tantangan utama dalam pencapaian target penerimaan PBB. Penelitian ini merekomendasikan penguatan strategi kelembagaan, pemutakhiran data pajak, pelatihan petugas, serta pemanfaatan teknologi informasi untuk menciptakan sistem pemungutan PBB yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Analisis Inovasi Program Putri Emas oleh DP3AKB dalam Menanggulangi Peningkatan Kasus Kekerasan pada Anak di Kota Pariaman Safrina, Della; Slipilia, Intan
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v6i2.294

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana program PUTRI EMAS telah diterima dan diadopsi oleh sasaran program, serta mengidentifikasi hambatan dan tantangan dalam pelaksanaannya. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak di Kota Pariaman. Jenis dan sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder, dengan teknik pengumpulan data yang mencakup observasi, wawancara, serta dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif yang berlandaskan pada pendekatan teori Difusi Inovasi dari Everett M. Rogers (1964). yang mencakup empat elemen: inovasi, saluran komunikasi, jangka waktu, dan sistem sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program PUTRI EMAS yang diinisiasi oleh DP3AKB Kota Pariaman telah dilaksanakan melalui sosialisasi langsung ke sekolah dengan melibatkan berbagai pihak lintas sektor. Program ini mampu meningkatkan pemahaman siswa dan guru terhadap isu kekerasan pada anak. Namun, tantangan yang dihadapi mencakup perencanaan yang belum sistematis, keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia, serta kendala teknis di lapangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun program menunjukkan efektivitas awal, penguatan pada aspek implementasi dan dukungan sistemik masih dibutuhkan untuk memperluas dampaknya.
PERAN DAN LEGALITAS WALI HAKIM DALAM PERNIKAHAN MUALAF: Prespektif Hukum Keluarga Islam Annisa Afroo, Fakhriyah; Vratiwi, Septiana; Febri Wialdi, Putri; Slipilia, Intan
MAQASHID Vol. 8 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Malang Prodi. Ahwal Al-Syakhsiyyah, IAI Al-Qolam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/maqashid.v8i1.1879

Abstract

Marriage is a sacred institution in Islam that governs the lawful relationship between men and women based on sharia. One of the essential requirements for a valid marriage involving a woman is the presence of a legal guardian (wali). Problems arise when a female convert to Islam (muallafah) has no Muslim guardian. This article aims to analyze the role and legal status of the wali hakim (judge guardian) in the marriage of converts according to Islamic Family Law in Indonesia. The research applies a qualitative approach using library research methods with sources including the Qur'an, hadith, Islamic jurisprudence, national regulations, and academic literature. The findings indicate that the wali hakim has both sharia and legal authority to act as a marriage guardian in specific circumstances, such as the absence or disqualification of a biological guardian. The function of the wali hakim is carried out by an official from the Office of Religious Affairs (KUA) based on provisions from the Compilation of Islamic Law (KHI) and Regulation of the Minister of Religious Affairs No. 20 of 2019. Therefore, the presence of the wali hakim is a valid legal solution that ensures the legitimacy of a convert’s marriage and protects their religious rights within the framework of Islamic and national law.
Strategi Pemerintah Daerah Dalam Pemulihan Lahan PertanianPasca Bencana Banjir Bandang di Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar Anggun; Intan Slipilia
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v6i2.333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemerintah daerah dalam pemulihan lahan pertanian pasca bencana banjir bandang di Kecamatan Lima Kaum, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kegagalan dan keberhasilan strategi tersebut menggunakan analisis SWOT. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan kerangka manajemen strategi dari Fred R.David (2020) yaitu perumusan, implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan dinas pertanian, dinas pekerjaan umum dan perumahan rakyat, dinas penanggulangan bencana daerah, camat, wali nagari, dan masyarakat yang terdampak. Hasil menunjukkan bahwa strategi pemulihan dilakukan melalui program optimasi lahan yang bekerjasama dengan TNI serta masyarakat. Namun strategi ini belum berjalan optimal karena keterbatasan anggaran, sarana prasarana yang mendukung. Selain itu, sebagain besar lahan masih belum bisa ditanami kembali akibat kerusakan irigasi. Secara teoritis penelitian ini memperkuat pandangan dari Fred R. David (2020) bahwa keberhasilan bergantung pada keterpaduan antara perumusan, implementasi dan evaluasi. Analisis SWOT untuk menentukan arah strategi yang adaptif terhadap kondisi pasca bencana Secara keseluruhan pemulihan lahan pertanian di Kecamatan Lima Kaum masih bersifat jangka pendek dan belum mampu menjamin keberlanjutan produktivitas pertanian.
Strategi Preventif dalam Manajemen Risiko Kebakaran di Wilayah Permukiman Kota Padang Afdalina, Rahma; Slipilia, Intan
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v6i2.334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Strategi Preventif dalam Manajemen Risiko Kebakaran di Wilayah Permukiman Kota Padang berdasarkan tujuh indikator ISO 31000:2018 (penetapan konsep, identifikasi risiko, analisis risiko, menilai dan evaluasi risiko, mengurangi risiko, pemantauan risiko, serta komunikasi dan konsultasi) dan tiga dimensi literasi bencana yaitu pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Fokus penelitian diarahkan pada strategi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang dalam pencegahan kebakaran, khususnya di Kecamatan Koto Tangah sebagai wilayah dengan kasus kebakaran tertinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko kebakaran oleh Damkar Kota Padang belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip ISO 31000:2018. Tahapan peta konteks, identifikasi, dan pengurangan risiko masih menghadapi kendala, seperti belum tersusunnya SOP pencegahan kebakaran, belum adanya sistem klasifikasi risiko, dan lemahnya koordinasi lintas sektor. Di sisi lain, tingkat literasi bencana masyarakat masih rendah; Pengetahuan dan kesadaran mulai tumbuh namun keterampilan teknis seperti penggunaan APAR dan prosedur evakuasi masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem manajemen risiko melalui penyusunan SOP pencegahan kebakaran, pengembangan peta risiko berbasis GIS, pembentukan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), serta peningkatan kapasitas literasi bencana masyarakat secara berkelanjutan.
Desain dan Implementasi E-Konseling (Media Bimbingan Online) menggunakan Pemrograman PHP dan Database MySQL Vratiwi, Septiana; Afroo, Fakhriyah Annisa; Slipilia, Intan; Wialdi, Putri Febri
Journal of Practical Computer Science Vol. 4 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpcs.v4i1.4607

Abstract

Bimbingan adalah kegiatan akademik yang terus dilangsungkan disetiap semester untuk mengarahkan mahasiswa/mahasiswi tingkat akhir yang sedang dalam tahap penyusunan tugas akhir/skripsi. Proses bimbingan yang mengharuskan dosen dan mahasiswa datang dan bertemu secara langsung dikarenakan proses bimbingan masih menerapkan metode konvensional dan manual. Hal ini menyebabkan proses bimbingan harus tersentralisasi dimana dosen dan mahasiswa bersepakat untuk bertemu di satu titik, proses perekapan hasil bimbingan yang dicatat dalam lembar kertas sangat memungkinkan sekali terjadi hilang dan membuat history bimbingan jadi tidak bisa dilacak kembali. Pemanfaatan perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat menjadi alternatif dimana proses bimbingan dapat diwakilkan melalui sebuah sistem yang membuat pencatatan dan perekapan terarsip dengan sangat baik didalam database. Aplikasi E-Konseling adalah hasil dari penelitian ini yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang proses bimbingan yang dirancang menggunakan bahasa pemrograman PHP salah satu pemrograman yang dirancang dalam menciptakan aplikasi atau sistem yang bisa diakses secara online.
Peran Program Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Dalam Mengurangi Anak Tidak Sekolah (ATS) di Wilayah Binaan 1 (Andalas) Kota Padang Al Farisi, Salman; Slipilia, Intan
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v6i2.335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Peran Program Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dalam Mengurangi Anak Tidak Sekolah (ATS) di Wilayah Binaan 1 (Andalas) Kota Padang. Fenomena anak tidak sekolah masih menjadi permasalahan serius dalam pembangunan sumber daya manusia, sehingga diperlukan intervensi melalui pendidikan nonformal seperti SKB. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan dari Dinas Pendidikan, pamong SKB, pihak kelurahan, orang tua, dan peserta didik. Analisis dilakukan menggunakan teori peran pemerintah menurut Gito Saputro (dalam Mustanir, 2020), yang meliputi peranan sebagai pemecah masalah, fasilitator, penghubung sistem, motivator, dan komunikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SKB berperan penting dalam menyediakan akses pendidikan kesetaraan melalui program Paket A, B, dan C serta pelatihan keterampilan praktis. Peran sebagai pemecah masalah dan fasilitator telah berjalan, namun belum optimal karena keterbatasan tenaga pamong belajar, minimnya dana operasional, dan rendahnya partisipasi masyarakat. Peran sebagai penghubung sistem dan komunikator dilakukan melalui kerja sama antara Dinas Pendidikan, kelurahan, dan pamong SKB untuk mendata dan memotivasi ATS agar kembali belajar. Meskipun menghadapi beberapa kendala, keberadaan SKB terbukti membantu mengurangi angka anak tidak sekolah dan mendukung pemerataan pendidikan di Kota Padang.
The effectiveness of assistance provided by the department of agriculture, food, and fisheries in enhancing fishermen’s empowerment in Pariaman City Alghiffari, Habib; Slipilia, Intan
Priviet Social Sciences Journal Vol. 6 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v6i1.1562

Abstract

This study examines the effectiveness of assistance provided by the Department of Agriculture, Food, and Fisheries of Pariaman City in enhancing fisherfolk empowerment. Fishermen in coastal areas face various challenges, including limited access to modern fishing gear, fluctuating fish prices, and environmental uncertainties that affect productivity and welfare. Government assistance programs are expected to address these issues by strengthening the capacity, independence, and economic resilience of the fishermen. This study employed a qualitative descriptive design. Data were collected through observations, in-depth interviews, and documentation involving key informants from the Department of Agriculture, Food, and Fisheries, Fisheries Extension Officers, community representatives, and fishermen in Pariaman City. Data analysis was conducted using Miles and Huberman’s interactive model, which consists of data reduction, data display, and conclusion-drawing. The findings indicate that assistance programs have generally been effective in improving fisher empowerment. Assistance in the form of fishing gear and supporting facilities has contributed to increased fishing activity, improved catch efficiency, and reduced operational costs of fishing. In addition, training and mentoring activities have enhanced fishermen’s knowledge, skills, and awareness of sustainable marine-resource management. However, the effectiveness of the assistance has not been fully optimal because of uneven distribution, limited participation of fishermen in program planning, and insufficient program adaptation to diverse socio-economic conditions. Overall, the study concludes that the assistance provided has a positive impact on fishermen’s empowerment in Pariaman City, although improvements in participation, integration, and sustainability are necessary to achieve long-term empowerment of the fisher community.