Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Statika

ANALISA PEMILIHAN JENIS PERKERASAN RUAS JALANSIMP. NAGASARIBU - NAGASARIBU KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA Hasahap, Esrin Habibi; Harahap, Sahrul; Fithriyah Patriotika
STATIKA Vol. 5 No. 1 (2022): Statika Vol 5 No 1 April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v5i1.910

Abstract

Transportasi merupakan salah satu prasarana perhubungan darat yang mempunyai peranan penting bagi pertumbuhan perekonomian, sosial budaya, pengembangan wilayah pariwisata dan pertahanan keamanan untuk menunjang pembangunan nasional, maka semakin jelaslah pentingnya perkerasan jalan raya.Kerusakan-kerusakan perkerasan diruas jalan Simpang Nagasaribu-Nagasaribu, Kabupaten Padang Lawas Utara perlu diperbaiki. Untuk mengetahui jenis perkerasan apa yang paling tepat untuk digunakan, akan dilakukan perbandingan perencanaan menggunakan perkerasan lentur dan perkerasan kaku, pada seksi yang sama. Adapun Tujuan pada Penelitian ini untuk mengetahui Jenis perkerasan apakah yang sesuai untuk perbaikan kerusakan perkerasan diruas jalan Simpang Nagasaribu-Nagasaribu, Kabupaten Padang Lawas Utara ditinjau dari sisi biaya konstruksi dan pemeliharaan daan untuk mengetahui tebal perkerasan lentur dan perkerasan kaku yang dibutuhkan untuk perbaikan kerusakan perkerasan diruas jalan Simpang Nagasaribu-Nagasaribu, Kabupaten Padang Lawas Utara. Dari hasil analisa kerusakan jalan yang telah dilakukan, maka desain Kontruksi Perkerasan yang digunakan yaitu perkerasan lentur sesuai dengan jenis jalan, kelas jalan serta fungsi jalan yang ditinjau dan tebal perkerasan jalan yang digunakan yaitu: lapisan permukaan 10,00 cm, lapisan pondasi atas 20,00 cm dan lapisan pondasi bawah 10,00 cm.
ANALISA KUAT TEKAN BETON DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH LAS KARBIT SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN Aswir Makmur; Harahap, Sahrul; Fithriyah Patriotika
STATIKA Vol. 5 No. 1 (2022): Statika Vol 5 No 1 April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v5i1.914

Abstract

Analisis kuat tekan beton menggunakan limbah las karbit pengganti sebagian semen, ditelitimenggunakanmetodepenelitianeksperimendanteknikanalisikuantitatifpresentasikuattekanbeton. Hasilpenelitiandiketahui bahwa limbah karbit sebagai pengganti sebagian semen dalam campuran beton mutu tinggi dapat meningkatkan kuat tekan beton dengan kuat tekan maksimum pada variasi 10%, dikarenakan sifat fisik limbah karbit yang halus dan mengandung silika yang dan dapat menutup pori-pori beton.Nilai kuat tekan beton dengan variasi penambahan limbah karbit sebagai subtitusi semen meningkat hanya sampai 10% sedangkan variasi 15% kuat tekan menurun akan tetapi masih di atas nilai kuat tekan beton normal. Untuk variasi 20% sudah lebih rendah dari beton normal. Variasi limbah karbit sangat mempengaruhi mutu beton yang dimiliki. Hasil dari uji kuat tekan rata-rata beton setelah dilakukan uji tekan pada variasi limbah karbit 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% dengan umur 28 hari adalah 28,177 MPa, 26,56 MPa, 28.22 MPa, 25,453 MPa, dan 21,027 MPa. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat dilihat bahwa kuat tekan rata-rata paling tinggi pada beton umur 28 hari adalah pada variasi limbah karbit 10 % dengan 28,22 MPa dan kuat tekan rata-rata paling rendah pada variasi limbah karbit 20% dengan 21,027 MPa.
ANALISA TEBAL PERKERASAN RUAS JALANSIMP. NAGASARIBU - NAGASARIBU KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA Panggabean, Yusnita Indah Rezeki; Harahap, Sahrul; Fithriyah Patriotika
STATIKA Vol. 5 No. 1 (2022): Statika Vol 5 No 1 April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v5i1.917

Abstract

Jalan Simpang Nagasaribu-Nagasiribu, Kabupaten Padang Lawas Utara, merupakan jalan kolektor dengan tipe jalan 1 jalur 2 arah berdasarkan statusnya.Prasarana transportasi dalam perkembangan wilayah serta keberadaannya memiliki nilai yang sangat strategis khususnya sebagai urat nadi perekonomian masyarakat di wilayah Nagasaribu.Penurunan tanah pada badan jalan disepanjang Simpang Nagasaribu-Nagasaribu merupakan salah satu faktor yang mengancam keberlangsungan fungsi jalan tersebut yang dipicu oleh faktor alam seperti curah hujan yang tinggi, kondisi geologi yang rentan terhadap penurunan serta beban kenderaan hasil perkebunan sawit dan karet yang berlebihan. Adapun tujuan yang ingin dicapai pada penelitian atau penulisan skripsi ini, yaitu: Untuk Mengetahui Daya Dukung Tanah serta Tebal Perkerasan Berdasarkan CBR Terendah diruas Jalan Simp. Nagasaribu-Nagasaribu, Kabupaten Padang Lawas Utara.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Metode Analisa Komponen. Dari hasil analisa perencanaan tebal perkerasan yang dilakukan, maka dapat diperoleh beberapa kesimpulan bahwa Daya Dukung Tanah yang diperoleh diruas jalan Simp. Nagasaribu-Nagasaribu, Kabupaten Padang Lawas Utara dengan nilai rata-rata sebesar 3,90 % dan tebal perkerasan dengan CBR terendah (3.37 %) diperoleh sebesar 10,00 cm (Lapisan permukaan) 20,00 cm (Lapisan pondasi atas) 10,00 cm (Lapisan pondasi bawah)
Analisa Penggunaan Drainage Layer di Jalan Tol Prabumulih–Muaraenim Lubis, Fahriansyah Anugrah; Ahmad Rafii; Fithriyah Patriotika
STATIKA Vol. 5 No. 1 (2022): Statika Vol 5 No 1 April 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v5i1.920

Abstract

Pembangunan Jalan Tol Prabumulih – Muara Enim didasari oleh kepadatan lalu lintas yang terjadi diJalan Lintas Prabumulih – Muara Enim . Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan volume lalu lintas yang melebihirencana kapasitas ruas jalan, pertumbuhan manufaktur pada sektor industri utama, perkembangan sub koridorbaru yang terjadi di Kota Prabumulih Provinsi Sumatra Selatan.Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatifdengan sumber data terbagi menjadi dua yaitu data sekunder dan data primer. Data diambil melalui penelitianlangsung di lapangan. Hasil Penelitian ini menunjukkan data dari hasil uji CBR lapangan dengan prosedurpengujian SNI-1738:2011 dengan jumlah lintasan 6– 12 didapat CBR pada penetrasi0,2 inci lebih kecildibandingankandenganCBRpadapenetrasi0,1inci,nilaiRata–rataPermeabilitaspadaDrainageLayerRata– rata pada Permeabilitas adalah 0,0035 m / detik dan 293,74 m / hari. Jadi Porositas pada Drainage Layer besarsehinggaairyangmerembespadaDrainageLayerbesardanBerdasarkanhasilDensitydenganprosedurpengujian SNI- KEPADATAN LAPANGAN (SNI 1976:2008) dengan jumlah lintasan 6 – 12 maka KepadatanLapangan yang dipakai adalah 86,46 % dengan 12 lintasan.Bagi peneliti selanjutnya hasil penelitian ini memangbelum sempurna, namun kiranya dapatlah dijadikan sebagai pembanding ataupun sebagai data sekunder untukpenelitiselanjutnya.
ANALISA PENGGUNAAN PASIR PANTAI NATAL DENGAN CAMPURAN CANGKANG BUAH SAWIT TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL Sianturi, Heprianto; Rambe, Mhd.Rahman; fithriyah patriotika
STATIKA Vol. 5 No. 2 (2022): Statika Vol 5 No 2 September 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v5i2.940

Abstract

Penggunaan cangkang sawit sebagai substitusi pada pasir dalam pembuatan beton diharapkan mampu mengurangi cangkang buah sawit yang dihasilkan oleh perkebunan sawit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kuat tekan beton pasir pantai Natal sebagai agregat halus dengan menambah sebagian campuran cangkang kelapa sawit sebagai pengganti agregat kasar sedangkan sebagai pembanding adalah beton normal.. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen (pengujian). Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan penurunan nilai kuat tekan beton yang menggunakan pasir pantai Natal dengan campuran cangkang buah sawit dari nilai kuat tekan beton normal yang menjadi pembandingnya. Kuat tekan rata-rata beton pada umur 7, 14, 28 hari dengan menggunakan pasir pantai dengan campuran cangkang buah sawit secara berturut turut sebesar 2,97 MPa, 4,87 MPa, 6,66 MPa. Kuat tekan rata-rata beton normal pada umur 7, 14, 28 hari secara berturut turut sebesar 9,20 MPa, 7,56 MPa, 12,14 MPa untuk beton berbentuk silinder. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapati hasil penurunan mutu beton maka untuk beton yang menggunakan pasir pantai dengan campuran cangkang buah sawit agar dilakukan penelitian lebih lanjut tentang kegunaan cangkang buah sawit tersebut dan mempertimbangkan resiko penurunan nilai kuat tekan beton yang direncanakan.
Analisa Perbandingan Biaya Dan Waktu Pelaksanaan Pelat Lantai Konvensional Dengan Pelat Lantai Pracetak Pada Gedung Berlantai Tiga Andri Nauly; Mhd. Rahman Rambe; Fithriyah Patriotika
STATIKA Vol. 5 No. 2 (2022): Statika Vol 5 No 2 September 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v5i2.1071

Abstract

Dalam proyek konstruksi, pemilihan metode dalam pelaksanaannya sangatlah penting untuk memastikan pelaksanaan proyek sesuai dengan perencanaan, baik itu biaya maupun waktu yang dibutuhkan. Salah satu metode konstruksi yang dikembangkan agar menghasilkan efisiensi waktu dalam pekerjaan konstruksi adalah sistem struktur beton pracetak. Beton pracetak banyak digunakan sebagai alternatif pengganti sistem beton konvensional. Sistem ini merupakan terobosan yang sangat baik dibidang konstruksi karena pada sistem ini banyak memberikan keuntungan dalam mempercepat proses pekerjaan, penghematan tenaga kerja serta penghematan penggunaan material bekisting dan perancah. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui perbandingan biaya dan waktu pelaksanaan pelat lantai konvensional dengan pelat lantai pracetak. Metode yang digunakan untuk menghitung perbandingan biaya dan waktu pelaksanaan pelat lantai konvensional dengan pelat lantai pracetak adalah analisa harga satuan pekerjaan (AHSP) 2016. Dari hasil analisa data yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa biaya biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan pelat beton konvensional sebesar Rp.177.050.304,59 sedangkan pelat lantai pracetak sebesar Rp.118.204.334,52 sehingga diperoleh selisih baiaya sebesar Rp.58.845.970,07. Waktu pelaksanaan pelat lantai konvensional selama 24 hari sedangkan pelat lantai pracetak 3 hari kerja sehingga diperoleh selisih waktu pelaksanaan selama 21 hari kerja waktu pekerjaan kayu dihitung dengan menggunakan Analisa Harga Satuan Pekerjaan.
ANALISIS PERENCANAAN PENEMPATAN FASILITAS ZONA SELAMAT SEKOLAH (ZOSS) PADA JALAN LETJEND SUPRAPTO BINCAR KECAMATAN PADANGSIDIMUAN UTARA KOTA PADANGSIDIMPUAN Lubis, Evika wardani; Harahap, Sahrul; Fithriyah Patriotika
STATIKA Vol. 7 No. 1 (2024): Statika Vol 7 No 1 April 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v7i1.1381

Abstract

Zona Selamat Sekolah (ZoSS) merupakan suatu kawasan di sekitar sekolah yang diatur dengan beberapa batasan aturan lalu lintas, dalam rangka menyediakan lingkungan yang selamat (safe) bagi siswa saat masuk dan keluar lingkungan sekolah. Pembatasan Melalui rekayasa lalu lintas maka zona ini di lengkapi dengan fasilitas pendukung yang dapat mengatur kecepatan kendaraan. Pada Zona Selamat Sekolah (ZoSS) diharapkan lalu lintas yang aman, nyaman, mudah dan ekonomis. SD Negeri 200103 dan SD Negeri 200105 Kota Padangsidimpuan ini ditinjau karena memiliki volume lalu lintas yang padat, sehingga rentan terjadinya kecelakaan serta dapat membahayakan murid sekolah saat menyeberang. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung di lokasi penelitian jalan Letjend Suprapto Bincar Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan. Data analisa mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia Tahun 1997. Volumedan kecepatan rata-rata yang melintas didepan SD Negeri 200103 dan SD Negeri 200105 Padangsidimpuan cukup tinggi. Volume maksimal terjadi pada hari Senin siang pukul 10.00-11.00 WIB sebesar 479 smp/jam disebabkan karena pada saat itu merupakan jam pulang anak sekolah ditambah aktivitas kendaraan yang mulai padat melewati ruas jalan ini dengan kecepatan rata-rata 19,42 km/jam.
Pengaruh Campuran Serbuk Kayusebagai Pengganti Sebagian Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton Ahmad Efendi Nasution; Sahrul Harahap; Fithriyah Patriotika
STATIKA Vol. 8 No. 1 (2025): Statika Vol 8 No 1 April 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/statika.v8i1.1588

Abstract

Serbuk kayu adalah sisa-sisa dari pengolahan kayu yang dapat digunakan sebagai pengganti sebagian agregat halus pada campuran beton yang diharapkan mendapat pengaruh besar untuk kekuatan beton. Agregat halus yang akan dipakai pada beton harus melalui tahap-tahap pengujian agregat seperti pengujian gradasi, kadar air, penyerapan air, dan kadar lumpur. Beton adalah suatu elemen struktur yang terdiri dari partikel-partikel agregat yang dilekatkan oleh pasta yang terbuat dari semen portland dan air. Kuat tekan beton sangat dipengaruhi oleh banyaknya volume Serbuk Kayu dalam campuran beton. Dimana semakin besar volume serbuk kayu maka kuat tekannya akan sangat semakin menurun. Nilai kuat tekan dengan pengujian kuat tekan beton menunjukkan bahwa Beton Normal memiliki kuat Tekan Rata-rata Paling tinggi yaitu 15,15 MPa sedangkan Beton Serbuk Kayu 5% memiliki kuat tekan rata-rata 8,67 MPa, Beton Serbuk Kayu 10% memiliki kuat tekan rata-rata 6,91 Mpa dan yang paling rendah BS 15% memiliki kuat tekan rata-rata yaitu 4,92 MPa.