Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

IDENTIFIKASI FAKTOR BAHAYA DALAM PEMILIHAN TIPE ALAT PEMADAM API RINGAN DI PT XYZ Abdur Rosid s; Aulia Hamidah Hidayat; Moch. Luqman Ashari
Journal of Student Research Vol. 1 No. 6 (2023): November: Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i6.1859

Abstract

Tidak terjangkaunya Alat Pemadam Api Ringan dan tidak terdapatnya fire system security membuat PT XYZ berupaya untuk meningkatkan keamanan dan menghindari risiko kebakaran dengan menganalisa potensi bahaya yang ada di tempat kerja sebagai sarana perencanaan kebutuhan Alat Pemadam Api Ringan. Dalam penelitian ini, peneliti mengumpulkan data dalam bentuk wawancara dan observasi langsung. Observasi dilakukan pada saat melihat kondisi dan tata letak ruang kantor. Wawancara dilakukan kepada salah satu karyawan divisi Health Safety Security and Environment. Kedua bentuk data ini bertujuan untuk menganalisis potensi bahaya kebakaran di ruangan PT XYZ. Potensi bahaya kebakaran yang ada di dalam kantor tersebut disebabkan oleh ada peralatan yang mudah terbakar apabila tidak dirawat dengan baik. Dari observasi dapat dilihat terdapat 4 potensi bahaya yaitu kertas, bahan kimia, peralatan elektronik, dan instalasi listrik.Dari potensi bahaya ini disesuaikan dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 4 Tahun 1980 Tentang Syarat Pemasangan dan Pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan diperoleh APAR golongan C berjumlah satu dengan jenis Dry Chemical Powder.
Evaluasi Intensitas Pencahayaan Berdasarkan SNI 7062:2019 dan SNI 7391:2008 pada Perusahaan Suku Cadang Otomotif Egyt Yusuf Hidayat; Sahipul Ernada; Diva Arianti; Moch. Luqman Ashari
Journal of Student Research Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v3i2.3737

Abstract

This study evaluates the lighting intensity in an automotive parts manufacturing company in East Java, focusing on compliance with SNI 7062:2019 and SNI 7391:2008 standards. This study addresses the critical industrial hygiene-related issue of inadequate lighting experienced by workers, which can lead to health risks such as eyestrain and increased accident rates. The methodology used was quantitative, involving direct observation and measurement using a calibrated lux meter. The data collected was analyzed through the Anticipation, Recognition, Evaluation and Control (AREP) method to assess the existing lighting conditions and their impact on worker safety and comfort. Findings show that current lighting levels do not meet set standards, highlighting the need for improvements in the working environment. Recommendations for improving lighting conditions are provided to ensure compliance with safety regulations and to promote employee well-being. This research emphasizes the importance of proper lighting in manufacturing settings, contributing to the wider discourse on occupational health and safety in the automotive industry.
PERENCANAAN ULANG TATA LETAK DAN KEBUTUHAN APAR PADA PABRIK KARUNG PLASTIK Moch. Luqman Ashari; Ayomi Nur Laili; Fiqih Kurniasandy; Syeida Rusyda Bariroh
Jurnal Pengembangan Ketenagakerjaan Vol. 1 No. 2 (2023): September: Jurnal Pengembangan Ketenagakerjaan
Publisher : POLITEKNIK KETENAGAKERJAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59574/jpk.v1i2.29

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perencanaan ulang tata letak Alat Pemadam Api Ringan (APAR) pada pabrik karung plastik dengan tujuan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam menghadapi risiko kebakaran. Ketersediaan APAR yang tepat dan tata letak yang optimal sangat penting dalam menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan pabrik karung plastik. Penelitian ini menggunakan metode survei lapangan untuk memahami kondisi pabrik karung plastik dan analisis risiko kebakaran yang mungkin terjadi. Faktor-faktor seperti aksesibilitas, jarak tempuh, jumlah dan jenis APAR yang diperlukan, serta regulasi dan standar keamanan dipertimbangkan dalam merencanakan tata letak APAR yang lebih efisien. Hasil dari penelitian ini memberikan rekomendasi konkret dan implementatif mengenai perencanaan ulang tata letak APAR pada pabrik karung plastik. Rekomendasi ini diharapkan dapat membantu para pengelola pabrik karung plastik dalam meningkatkan tingkat keamanan dan kesiapan dalam menghadapi risiko kebakaran. Diharapkan bahwa implementasi perencanaan ulang tata letak APAR ini akan memperkuat sistem keamanan pabrik karung plastik dan mengurangi potensi kerugian akibat kebakaran. Penelitian ini juga dapat menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut dalam bidang perencanaan tata letak APAR di industri-industri lain yang memiliki risiko kebakaran serupa.
Edukasi dan Simulasi Tanggap Darurat Menghadapi Bencana Gempa Bumi Pada Siswa Sekolah Usia Dini Rizal, Mochammad Choirul; Yesica Novrita Devi; Ristanti Akseptori; Lely Pramesti; Moch. Luqman Ashari
Jurnal Cakrawala Maritim Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : P3M Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35991/jcm.v9i1.84

Abstract

Edukasi tanggap darurat menghadapi gempa bumi sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, termasuk pada siswa sekolah usia dini. Tujuan utamanya adalah meminimalisir dampak kerugian dan risiko korban jiwa. Beberapa aspek utama dari edukasi tanggap darurat bencana gempa bumi yang dilakukan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini, yaitu : 1. Pengenalan Gempa Bumi: Edukasi dimulai dengan pemahaman dasar mengenai gempa bumi, penyebabnya serta potensi dampaknya seperti kerusakan bangunan, tanah longsor, dan tsunami; 2. Protokol Keselamatan: Peserta diajarkan tentang langkah-langkah keselamatan, seperti drop, cover, and hold on (jatuh, berlindung, dan tetap bertahan); 3. Kesiapan Lingkungan: mencakup bagaimana mempersiapkan tempat kerja untuk mengurangi risiko saat gempa terjadi, termasuk memahami jalur evakuasi yang aman. Kegiatan ini diikuti oleh Tenaga Pendidik dan Siswa Sekolah TKIT Safinda. Dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini, para pendidik memahami bahwa perlu disediakan media-media edukasi untuk mitigasi bencana dan mempehatikan kondisi fasilitas bangunan gedung terkait keamanan dan keselamatan dalam menghadapi kegiatan mitigasi bencana, antara lain: kondisi handrail dan anak tangga, rambu keselatan serta lokasi assembly point. Kemudian dari hasil simulasi evakuasi bencana, menghasilkan total waktu evakuasi sebesar 4 menit. Dari hasil tersebutdapat dilakukan simulasi/drill secara rutin agar lebih siap dalam melakukan evakuasi.
Perancangan Automatic Sprinkler System Pada Gudang Batu Bara Perusahaan Produksi Susu Hasna Hayba Silmiy; Annastasya Aulia Putri; Muhammad Alfiyan Fikri; Moch. Luqman Ashari
JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Inovasi
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jisi.v1i3.302

Abstract

Fire is a condition that occurs due to the oxidation of three elements (fuel, oxygen and heat) which can cause property losses, injury to death. One of the places that is prone to fire is a coal storage warehouse, considering the characteristics of the materials stored in it. In order to reduce losses due to fires, an automatic sprinkler system is needed in the coal warehouse of a dairy production company to help extinguish the fire as soon as possible when a fire occurs. Based on these problems, this research will determine the number of sprinklers needed as an automatic extinguishing system as well as the volume of water, pump power, and groundwater tanks. This type of research is quantitative research by direct observation of the object under study, then the researcher measures the coal warehouse space using a building meter. From the results of calculations by taking a sample of the coal warehouse room of a dairy production company, the required number of sprinklers is 111, the required water volume is 399.6 ????3, the required pump power and ground water tank are, pump hydraulic power (HHP) 1.2910128 kW, pump shaft power (BHP) 1.7213504 kW, pump electric power (P) 3 kW, diesel pump (PpD) 2 HP, jocky pump (PJk) 0.3 kW, GWT capacity (QGWT) 17 m3.
Rancang Bangun Teknologi Pengolahan Limbah Cair Domestik (IPAL MINI) pada Kegiatan Asrama Mahasiswi Mar’atus Sholihah; Ahmad Erlan Afiuddin; Moch. Luqman Ashari
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 1 No. 1 (2018): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Grey water adalah salah satu limbah cair dari kegiatan domestik yang banyak menyumbangkan pencemaran akibat dibuang secara langsung ke badan air. Air limbah domestik ini mengandung bahan pencemar organik yang cukup tinggi meliputi BOD, COD, TSS, amoniak, fosfor, minyak dan lemak. Konsentrasi bahan pencemar yang tinggi terutama bahan organik akan menurunkan kualitas badan air jika tidak dilakukan pengolahan. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan memberikan alternatif pengolahan yang sederhana dan dapat seefisien mungkin untuk mengolah limbah cair domestik (grey water). Metode yang digunakan pada penelitian ini berupa merancang IPAL Mini yang merupakan pengolahan biologis gabungan dari sistem pertumbuhan melekat yaitu aerobic dan anoxic biofilter. Rancangan IPAL Mini ini berupa alat berbentuk silinder volume 200 liter dengan pembagian kompartemen yaitu kolom aerasi, ruang lumpur dan kolom biofilter aerobic-anoxic. Pada kolom aerasi terjadi suplai oksigen untuk proses aerob, sedangkan pada kolom biofilter terjadi proses degradasi bahan pencemar organik oleh lapisan biofilm mikroorganisme yang terbentuk pada media biofilter yaitu sarang tawon. Inovasi alat ini dirancang dengan desain unit yang simpel dan menggunakan sistem biofilter untuk menurunkan konsentrasi bahan pencemar pada limbah cair domestik.
Perancangan Ulang Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Rumah Sakit (Studi Kasus: RSUD Dr. R. Koesma Tuban) Anjan Victor Perdana; Moch. Luqman Ashari; Denny Dermawan
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 1 No. 1 (2018): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RSUD Dr. R. Koesma Tuban memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan kapasitas pengolahan 100 m3/hari. Rumah Sakit Tuban melakukan pengembangan luas bangunan untuk meningkatkan standart Rumah Sakit dari tipe C ke tipe B. Tahun 2017/2018 rumah sakit menambah dua gedung baru yaitu Graha Aryo Tejo 1 dan 2, sehingga kebutuhan air bersih dan debit air limbah yang dihasilkan Rumah Sakit meningkat. Hal ini mengakibatkan overflow pada IPAL eksisting, karena debit air limbah yang dihasilkan rumah sakit melebihi kapasitas IPAL eksisting. Oleh karena itu perlu dilakukan perancangan ulang IPAL rumah sakit, dengan cara penambahan IPAL baru untuk mengolah penambahan debit air limbah rumah sakit. Metode yang digunakan adalah metode wawancara dan pengumpulan data meliputi jumlah tempat tidur, jumlah karyawan, jam operasi laundry dan gizi, jumlah jenazah, layout Rumah Sakit, hasil uji karakteristik air limbah, luas lahan, dan dimensi IPAL eksisting. Hasil perhitungan dimensi IPAL baru didapatkan dimensi bak ekualisasi : 4 m x 4 m x 2,3 m, bak extended aerasi : 6,6 m x 2,2 m x4,3 m, bak pengendap diameter = 2,4 m dan tinggi = 3 m, bak penampung : 1,5 m x 0,75 m x 1,3 m dan bak desinfeksi : 1 m x 0,75 m x 1,3 m.
Identifikasi Komposisi Limbah Karbit dan Pengaruh Penambahan Limbah Karbit Terhadap Uji Waktu Ikat Semen (Uji Setting Time) Nuris Sidah Perdana; Moch. Luqman Ashari; Ridho Bayuaji
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 1 No. 1 (2018): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah karbit merupakan limbah yang dihasilkan dari unit pembuatan gas acetylene pada salah satu industry gas di daerah Gresik. Gas acetylene diproduksi dengan mereaksikan kalsium karbida dengan air, sehingga menghasilkan gas acetylene dan meninggalkan endapan karbit yang berwujud slurry. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa komposisi kimia yang terdapat dalam limbah karbit dan pengaruhnya terhadap uji waktu ikat semen. Analisa dilakukan dengan menggunakan X-Ray Flourescene (XRF). Hasil uji XRF menunjukkan bahwa komposisi limbah karbitterdiri dari senyawa Al2O3 sebear 0.61%, SiO2 0,94%, SO3 0,3%, CaO 95,37%, Fe2O3 0,48%, Y2O3 0,25% dan MoO3 sebesar 2,1%. Uji waktu ikat semen (uji setting time) bertujuan untuk mengetahui waktu ikat awal dan waktu ikat akhir semen. Hasil uji waktu ikat awal dan waktu ikat akhir penambahan limbah karbit sebesar 0% terhadap pengurangan semen adalah pada menit ke 77,5 dan 135 , penambahan 10% terjadi pada menit ke 60 dan 135, penambahan 20% terjadi pada menit ke 35 dan 105, penambahan 30% terjadi pada menit ke 22,5 dan 90.
Kajian Teknis Pemanfaatan Limbah Spent Bleaching Earth sebagai Substitusi Agregat Halus pada Paving Block dengan Penambahan Cangkang Kulit Kerang Hijau Muhammad Ikhwan Habib; Novi Eka Mayangsari; Moch. Luqman Ashari
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spent Bleaching Earth (SBE) merupakan salah satu limbah dari proses pemucatan minyak kelapa sawit yang kaya akan senyawa pozzolan. Berdasarkan penelitian terdahulu material SBE apabila digunakan sebagai bahan pengganti maka mutu paving block yang dihasilkan tidak lebih baik dari mutu paving block tanpa SBE, sehingga untuk meningkatkan mutu maka diperlukan material tambahan salah satunya adalah cangkang kulit kerang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh penggunaan material SBE sebagai bahan pengganti dengan bahan tambahan cangkang kulit kerang terhadap kelayakan mutu paving block. Pada penelitian ini perbandingan semen dan pasir yangdigunakan adalah 1;4, FAS 0,35, dengan 4 variasi substitusi limbah SBE 0%,10%,15% dan 20% selain itu ditambahkan 5% cangkang kerang dari berat total semen yang digunakan. Hasil penelitian didapatkan bahwa formulasi terbaik adalah paving block dengan formulasi substitusi 10% limbah SBE dengan nilai kuat tekan sebesar 40,4 MPa, berdasarkan hasil kuat tekan rata-rata menunjukkan bahwa formulasi substitusi 10% termasuk kedalam paving block dengan kelas mutu A.
Studi Kuat Tekan Pemanfaatan Copper Slag sebagai Substitusi Pasir untuk Batako Pejal Rizki Medy Prasetyo; Novi Eka Mayangsari; Moch. Luqman Ashari
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 5 No. 1 (2022): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Copper slag merupakan salah satu limbah dari proses Industri peleburan dan pemurnian tembaga yang memiliki karakteristik fisik dan kimiawi menyerupai agregat halus pasir. Tercatat pada tahun 2021, salah satu industri peleburan tembaga di Jawa Timur menghasilkan limbah tembaga (Copper slag) sebanyak 665.000 ton per tahun yang belum dimanfaatkan seluruhnya. Berdasarkan beberapa penelitian, penggunaan Copper slag sebagai material penyusun beton banyak dilakukan. Salah satunya adalah dengan menggunakan teknik solidifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh penggunaan material Copper slag sebagai bahan pengganti agregat halus batako pejal. Perbandingan semen dan pasir yang digunakan pada penelitian ini adalah 1:5, FAS (0,45), dengan 4 variasi substitusilimbah Copper slag 0%,10%,15% dan 20%. Tiap variasi di uji kuat tekan setelah benda uji berusia 28 hari. Pengujian karakteristik Copper slag dilakukan melalui pengujian XRF dan SEM. Hasil dalam penelitian ini didapatkan nilai kuat tekan pada umur 28 hari untuk komposisi 0%, 10%, 15%, 20% masing-masing sebesar 105,83 kg/cm2; 112,92 kg/cm2; 143,89 kg/cm2; dan 103,19 kg/cm2. Kuat tekan optimum yang memenuhi mutu tingkat B2 pada substitusi limbah 15%.