Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SOSIALISASI PERILAKU HEMAT ENERGI DAN PEMANFAATAN SAMPAH MENJADI ENERGI PADA SISWA SMA SAINS ALUMNIKA PALEMBANG Iriani Reka Septiana; Nurul Kholidah; Metta Wijayanti; Isnandar Yunanto; Agum Try Wardhana; Rima Daniar; Aisyah Suci Ningsih
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 4 (2024): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i4.1148

Abstract

Semakin majunya perkembangan zaman maka kebutuhan energi kian lama semakin meningkat karena energi adalah sumber kehidupan manusia. Energi yang digunakan saat ini jumlah terbatas dan sebagian besar tidak ramah lingkungan sehingga perlu adanya penghematan energi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mengedukasi siswa SMA Sains Alumnika Palembang dalam berperilaku hemat energi dan memanfaatkan sampah yang ada di sekitar menjadi energi. Adapun manfaat yang diperoleh adalah siswa guru dapat memperoleh pengetahuan mengenai perilaku hemat energi dan pengelolaan sampah. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam bentuk sosialisasi di sekolah dengan sasaran yaitu siswa SMA. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan beberapan metode, yaitu observasi dimana sebelum kegiatan dilaksanakan dilakukan survey tentang pengetahuan perilaku hemat energi dan pemanfaatan sampah menjadi sumber energi pada siswa SMA dalam bentuk survei berupa kuesioner melalui google form dan selanjutnya metode sosialisasi terdiri dari ceramah, diskusi dan tanya jawab serta demonstrasi.
SOSIALISASI PEMANFAATAN LIMBAH SERABUT DAN TEMPURUNG KELAPA MENJADI BIOBRIKET DI DESA TELUK PAYO Iriani Reka Septiana; Melantina Oktriyanti; Nurul Kholidah; Rima Daniar; Metta Wijayanti; Sarwan, Septa Satriansyah
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 3 (2025): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i3.2431

Abstract

Desa Teluk Payo memiliki potensi sumber daya alam yang besar, khususnya di sektor perkebunan kelapa dengan luas lahan mencapai 2.400 hektar. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa Kecamatan Banyuasin II merupakan penyumbang terbesar produksi kelapa di Kabupaten Banyuasin, dengan total produksi mencapai 9.104 ton per tahun. Namun, pemanfaatan hasil panen masih terbatas pada daging dan air kelapa. Limbah seperti serabut dan tempurung kelapa belum dimanfaatkan secara optimal dan sebagian besar langsung dibakar, sehingga menimbulkan permasalahan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu tahap perencanaan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Tahap perencanaan meliputi survei dan diskusi penentuan potensi dari desa Teluk Payo. Tahap persiapan meliputi pembuatan proposal, kelengkapan administrasi dan pembuatan alat cetak press briket. Tahap pelaksanaan meliputi kegiatan sosialisasi. Tahap evaluasi meliputi evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilakukan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi peningkatan nilai ekonomi limbah serabut dan tempurung kelapa menjadi biobriket. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Desember tahun 2024 dengan jumlah peserta 20 orang yang merupakan masyrakat dari desa Teluk Payo. Adapun manfaat yang diperoleh dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai pengolahan limbah serabut dan tempurung kelapa menjadi biobriket. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya usaha produktif berbasis pengelolaan limbah yang ramah lingkungan.
Menurunkan Nilai COD pada Limbah Pulp Menggunakan Membran Keramik Zeolit Metta wijayanti; Melantina Oktriayanti; Iriani Reka Septiana; Erika Dwi Oktaviani
JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan Vol 1 No 2 (2023): JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/jssit.v1i2.20

Abstract

Sumber utama pencemaran air adalah akumulasi polutan di dalam air dalam jangka waktu yang lama yang berdampak buruk pada lingkungan. Pengelolaan limbah cair saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi sektor pulp. Dalam bisnis pulp, limbah cair dihasilkan oleh setiap unit proses, dan semuanya dibuang ke tempat penampungan sementara. Sebuah alat dibuat yang berfungsi untuk mengendapkan limbah di dalam pipa untuk mengurangi jumlah sampah yang mengalir ke sungai. Bahan dasar membran keramik yang digunakan adalah Zeolit, Tanah Liat, Serbuk Besi, dan Abu.Membran Keramik diaplikasikan untuk mengolah Limbah pulp. Variabel yang digunakan adalah waktu 15,30,45,60,75,90 menit dan tekanan operasi 10,20 psi, sedangkan parameter yang diamati adalah chemical oxygen demand (COD). Dari hasil analisa yang didapat bahwa air limbah yang awalnya tercemar memiliki nilai COD 373 mg/L. Setelah filtrasi nilai COD air limbah pulp sesuai dengan ambang batas dari Peraturan Menteri LH No.5 tahun 2014. Dimana kondisi operasi terbaik pada tekanan 20 psi dan waktu 15 menit dengan nilai COD 304 mg/L.
Ekstraksi Gelatin dari Kulit Ikan Gabus Menggunakan Jeruk Nipis Erika Dwi Oktaviani; Iriani Reka Septiana; Melantina Oktriayanti; Metta wijayanti
JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan Vol 1 No 2 (2023): JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/jssit.v1i2.27

Abstract

Salah satu turunan kolagen yang banyak dimanfaatkan saat ini adalah gelatin. Gelatin yang saat ini banyak dipasarkan berasal dari hewan jenis mamalia yang rentan terhadap status ketidakhalalannya serta penyakit yang dibawa. Ikan menjadi solusi dari sumber gelatin yang halal. Ikan gabus merupakan jenis ikan yang banyak dimanfaatkan dalam bidang pangan namun meninggalkan limbah tulang dan kulit. Kulit ikan gabus memiliki kandungan kolagen sebesar 16,57%. Ekstraksi kolagen dapat dilakukan dengan cara asam maupun basa, namun metode asam lebih mudah dilakukan dan memperoleh rendemen yang lebih tinggi. Penelitian ini menggunakan jeruk nipis sebagai sumber asam. Kulit ikan gabus dilakukan perendaman menggunakan asam dari jeruk nipis selama 24 jam, kemudian diekstraksi menggunakan pelarut air pada suhu 50 °C , 60 °C , 70 °C , 80 °C , dan 90 °C selama variasi waktu 1 jam, 2 jam, dan 3 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gelatin dengan kondisi terbaik yaitu variasi ekstraksi dengan suhu 90 oC selama 3 jam. Berdasarkan kondisi tersebut didapatkan yield gelatin sebesar 7,45%, kadar air 9,03%, kadar abu 4,28%, kadar protein 87,25%, pH = 6,2, kekuatan gel 57,6295 gbloom, dan viskositas sebesar 12,7915 cPs.