Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Menembus Mitos Padi Semakin Tinggi Semakin Merunduk Sebuah Pendekatan Semiotik Membongkar Makna yang Mendalam Anggi Nur Febriani; Syarafina Harahap; Difa Hartati; Safira Ayesha Ismaidini; Hoirina Pulungan; Rosmawaty Harahap
HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v1i2.2771

Abstract

Mitos padi semakin tinggi semakin merunduk telah lama hadir dalam budaya agraris di Indonesia. Mitos ini sering diinterpretasikan secara harfiah sebagai simbol kerendahan hati dan ketekunan. Namun, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam proses pemerolehan informasinya, dan menggunakan pendekatan semiotik untuk mengungkap makna yang lebih mendalam di balik mitos tersebut. Penelitian ini mengkaji berbagai sumber terbaru, termasuk penelitian linguistik, untuk memahami konteks dan makna simbolis padi dalam budaya Indonesia. Pendekatan semiotic dengan metode pemerolehan data deskriptif kualitatif digunakan untuk membongkar berbagai tanda dan makna yang terkandung dalam mitos padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitos padi semakin tinggi semakin merunduk memiliki makna yang kompleks dan multidimensi. Mitos ini tidak hanya tentang kerendahan hati dan ketekunan, tetapi juga tentang keseimbangan, kesuburan, dan hubungan manusia dengan alam. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam memahami makna mitos padi semakin tinggi semakin merunduk.
Efektivitas Retorika Antarpribadi Terhadap Kualitas Hubungan Teman Sebaya Di Lingkungan Kampus : Suatu Kajian Pragmatik Anggi Nur Febriani; Safira Ayesha Ismaidin; Hoirina Pulungan; Regita Amelia; Ferdinand Simbolon
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4355

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya retorika antarpribadi dalam membangun dan menjaga kualitas hubungan teman sebaya di lingkungan kampus. Mahasiswa sebagai individu yang berada pada fase transisi menuju kedewasaan memerlukan keterampilan komunikasi yang efektif untuk membentuk relasi sosial yang sehat, produktif, dan suportif. Retorika antarpribadi dipandang sebagai sarana strategis dalam menciptakan pemahaman timbal balik, yang dalam penelitian ini dianalisis melalui perspektif Teori Relevansi Sperber & Wilson. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi efektivitas penerapan retorika antarpribadi terhadap peningkatan kualitas hubungan teman sebaya serta menjelaskan mekanisme relevansi komunikasi yang berkontribusi pada penguatan relasi sosial mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari 10 mahasiswa Universitas Negeri Medan melalui wawancara mendalam, observasi interaksi, dan dokumentasi aktivitas kelompok. Analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa retorika antarpribadi yang berbasis prinsip relevansi terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas hubungan teman sebaya. Mahasiswa yang mampu menyampaikan pesan dengan mempertimbangkan konteks kognitif lawan bicara lebih berhasil membangun rasa saling percaya, empati, dan solidaritas. Strategi komunikasi yang menekankan kesesuaian informasi dan kebutuhan mitra interaksi berperan penting dalam menciptakan hubungan sosial yang harmonis di kampus.
Problematika Penyusunan Kamus Bahasa Indonesia Dalam Pembaruan Kosakata Di Kamus Besar Bahasa Indonesia Tia Maharani; Anggi Nur Febriani; Hoirina Pulungan; Safira Ayesha Ismaidini; Nurul Aisyah Syahkila; Nurul Azizah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Indonesian language continues to evolve alongside advances in technology, science, and digital communication. This has given rise to a variety of new vocabulary terms used by the public in their daily lives. The Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), as the standard dictionary of the Indonesian language, plays a crucial role in documenting and establishing the meanings and usage of these terms. This study aims to examine the challenges in the process of updating vocabulary in the KBBI and to identify solutions that can be applied in modern lexicography systems. The research method used is qualitative descriptive, employing a literature review of various journals and scientific sources relevant to lexicography and language development in the digital age. The results of the study indicate that vocabulary updates in the KBBI face several challenges, such as the rapid evolution of vocabulary on social media, the lack of a representative language corpus, and the influence of foreign languages and regional dialects. To address these issues, it is necessary to strengthen a digital corpus-based lexicography system, develop new vocabulary databases, and implement an observation process for vocabulary before it is included in the dictionary. These efforts are expected to improve the quality of vocabulary updates in the KBBI so that the dictionary remains relevant to the development of the Indonesian language in society.