Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Menyongsong Generasi Milenial Bermoral: Dinamika Nasihat Perbaikan Moral Gurindam Dua Belas Pasal Keempat Mahakarya Sastra Melayu: Kajian Semantis Sabrina Pramesuary Dwi Nanda; Tia Maharani; Shiwi Sulistyani; Regita Amelia; Yulisin Nazra; Nurul Aisyah Syahkila; Rosmawaty Harahap
HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v1i2.2770

Abstract

Jurnal ini meneliti dinamika nasihat perbaikan moral dalam Gurindam Dua Belas Pasal Keempat, sebuah maha karya sastra Melayu. Kajian ini berfokus pada bagaimana nasihat-nasihat tersebut disampaikan dan bagaimana relevansinya bagi generasi milenial. Penelitian ini menggunakan pendekatan semantik untuk menganalisis makna dan konteks nasihat- nasihat tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa nasihat-nasihat dalam Gurindam Dua Belas Pasal Keempat masih relevan dengan nilai-nilai moral yang dibutuhkan generasi milenial. Nasihat-nasihat tersebut menekankan pentingnya kejujuran, keadilan, kesabaran, dan tanggung jawab. Namun, dinamika zaman telah melahirkan tantangan-tantangan baru bagi generasi milenial dalam menerapkan nilai-nilai moral tersebut. Jurnal ini menawarkan beberapa saran untuk membantu generasi milenial dalam menghadapi tantangan- tantangan tersebut. Salah satu sarannya adalah dengan mengadaptasi nasihat-nasihat dalam Gurindam Dua Belas Pasal Keempat dengan konteks kehidupan modern. Jurnal ini memberikan kontribusi penting dalam memahami dinamika nasihat moral dalam sastra Melayu dan relevansinya bagi generasi milenial. Kajian ini juga menawarkan wawasan baru tentang bagaimana nilai-nilai moral tradisional dapat diadaptasi dengan konteks kehidupan modern.
Analisis Kesulitan Mahasiswa Dalam Menyusun Makalah Ilmiah Pada Mata Kuliah Bahasa Indonesia Di Perguruan Tinggi Anggi Nur Febriani; Safira Ayesha Ismaidin; Nurul Aisyah Syahkila; Puja Astrid; Rafiqah Yusna Siregar; Achmad Yudhi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan menulis karya ilmiah merupakan salah satu kompetensi akademik penting yang harus dimiliki mahasiswa di perguruan tinggi. Namun dalam praktiknya, masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam menyusun makalah ilmiah secara sistematis dan sesuai kaidah akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kesulitan mahasiswa dalam menyusun makalah ilmiah pada mata kuliah Bahasa Indonesia di perguruan tinggi serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket yang disebarkan kepada 15 mahasiswa semester II melalui Google Form. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert dengan empat kategori jawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami kesulitan pada hampir seluruh aspek penulisan makalah ilmiah, terutama dalam merumuskan latar belakang masalah, menentukan topik, menyusun rumusan masalah, mencari referensi ilmiah, serta menuliskan sitasi dan daftar pustaka. Selain itu, mahasiswa juga mengalami kesulitan dalam menggunakan bahasa ilmiah yang formal serta menyusun pembahasan secara runtut dan logis. Kesulitan tersebut dipengaruhi oleh rendahnya literasi akademik, kurangnya pengalaman membaca sumber ilmiah, serta metode pembelajaran yang masih bersifat teoritis. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih aplikatif, latihan menulis secara bertahap, serta pendampingan dosen agar kemampuan menulis ilmiah mahasiswa dapat berkembang secara optimal.
Problematika Penyusunan Kamus Bahasa Indonesia Dalam Pembaruan Kosakata Di Kamus Besar Bahasa Indonesia Tia Maharani; Anggi Nur Febriani; Hoirina Pulungan; Safira Ayesha Ismaidini; Nurul Aisyah Syahkila; Nurul Azizah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Indonesian language continues to evolve alongside advances in technology, science, and digital communication. This has given rise to a variety of new vocabulary terms used by the public in their daily lives. The Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), as the standard dictionary of the Indonesian language, plays a crucial role in documenting and establishing the meanings and usage of these terms. This study aims to examine the challenges in the process of updating vocabulary in the KBBI and to identify solutions that can be applied in modern lexicography systems. The research method used is qualitative descriptive, employing a literature review of various journals and scientific sources relevant to lexicography and language development in the digital age. The results of the study indicate that vocabulary updates in the KBBI face several challenges, such as the rapid evolution of vocabulary on social media, the lack of a representative language corpus, and the influence of foreign languages and regional dialects. To address these issues, it is necessary to strengthen a digital corpus-based lexicography system, develop new vocabulary databases, and implement an observation process for vocabulary before it is included in the dictionary. These efforts are expected to improve the quality of vocabulary updates in the KBBI so that the dictionary remains relevant to the development of the Indonesian language in society.