Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Pengaruh Tarif Pajak dan Kesadaran Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Membayar Pajak Kendaraan Bermotor Di Jakarta Utara Tahun 2019-2023 Murni Murni; Joelianti Dwi Supraptiningsih; Bella Puspita Audina
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i5.5065

Abstract

Pajak merupakan salah satu sumber pendanaan pembangunan nasional terbesar yang berasal dari masyarakat. Salah satu pajak yang mungkin adalah pajak mobil. Pasalnya, jumlah kendaraan listrik setiap tahunnya semakin meningkat, seperti yang ditunjukkan oleh data UPPD/Samsat Wilayah Jakarta Utara. Dilihat pada penerimaan negara yang bukan berasal dari pajak yakni tahun 2020 sebesar 343 triliun, tahun 2021 sebesar Rp. 357 triliun dan hingga Juli 2022 sebesar Rp. 335 triliun. Terdapat hibah yakni tahun 2020 sebesar Rp. 18 triliun, tahun 2021 sebesar Rp. 2 triliun dan hingga Juli 2022 sebesar Rp. 579,90 miliar (BPS, 2022). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara tarif pajak dan kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 61 responden. Hasil dari penelitian ini adalah tarif pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak namun kesadaran wajib pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak.
PENGARUH PERSEPSI PEMBERLAKUAN BEA MASUK PADA PEMBELIAN MERCHANDISE K-POP TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN YANG DILAKUKAN OLEH PENGGEMAR K-POP Bella Asfarela; Bella Puspita Audina; Abdillah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.11387

Abstract

Ketentuan pemberlakuan Bea Masuk dan pengurusan regulasi Bea Masuk pada pembelian Merchandise Korean Pop (K-Pop) menjadi salah satu pertimbangan bagi fandom K-Pop untuk membeli merchandise idola mereka. Hal ini bahkan menyebabkan para fandom harus mencari alternatif lain untuk membeli Merchandise K-Pop. Atas dasar tersebut penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bentuk dan cara persepsi atas pemberlakuan Bea Masuk berpengaruh terhadap keputusan pembelian merchandise K-Pop yang dilakukan oleh penggemar K-Pop dan untuk mengetahui pengaruh persepsi penggemar K-Pop pada pemberlakuan Bea Masuk terhadap keputusan pembelian merchandise K-Pop. Metode yang digunakan penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data primer, dengan menyebar kuesioner pada sampel penelitian yaitu penggemar K-pop yang pernah membeli merchandise K-Pop secara impor atau yang mengharuskan mereka membayar pajak bea masuk. Data yang diperoleh akan diolah dengan menggunakan analisis statistik deskriptif, asumsi klasik, uji validitas dan reliabilitas, analisis hipotesis dengan menggunakan alat bantu SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara persepsi pemberlakuan bea masuk terhadap keputusan pembelian. Persepsi positif terhadap bea masuk mendorong penggemar K-Pop tetap membeli merchandise meskipun harga meningkat, sedangkan persepsi negatif dapat mengurangi intensitas pembelian atau mendorong konsumen mencari alternatif lain. Dari penelitian ini dapat disarankan, baik dari sisi pemerintah, pelaku usaha merchandise K-Pop, dan Komunitas K-Pop, perlu meningkatkan perhatian yang tinggi akan akses informasi pemberlakukan Bea Masuk pada pembelian Merchandise K-Pop.