Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELATIHAN TEKNIK PENGEMASAN PRODUK YOGHURT DI PONPES RAUDHATUL MADINAH - JUNREJO - BATU Prayitno Prayitno; Diana Rachmawati; Mufid Mufid; Silvia Rahmi Ekasari; Fina Andika Frida Astuti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/abdimas.v11i2.6615

Abstract

Pondok Pesantren (Ponpes) Raudhatul Madinah merupakan salah satu Ponpes di Kota Batu yang menerapkan pembelajaran berbasis wirausaha. Para santri Ponpes umumnya merupakan yatim piatu yang berasal dari beberapa daerah di Jawa Timur. Para santri selain mengikuti pendidikan umum di SMP/MTs, SMU/MA juga mendapatkan pembelajaran kewirausahaan di Ponpes. Beberapa kegiatan kewirausahaan, antara lain: usaha produksi yoghurt, usaha beternak domba, usaha bercocok tanam sayuran, dan usaha catering. Namun demikian, dalam kegiatan kewiraushaan tersebut masih banyak hal yang perlu ditingkat dan dikembangkan baik dalam aspek kualitas maupun kuantitas produksi. Tujuan pelatihan adalah memberikan pengetahuan dan ketrampilan pada para santi dan pengelolah Ponpes tentang teknik pengemasan produk yoghurt. Dengan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan kualitas dan kuantitas pengemasan produk yoghurt. Materi pelatihan meliputi, antara lain: pemilihan jenis kemasan, teknik pengemasan, teknik penyimpanan dan penanganan kemasan. Sedangkan metode pelatihan adalah ceramah/diskusi, praktek pengemasan, dan pendampingan/konsultasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa para peserta pelatihan (santri dan pengelolah Ponpes) mengalami peningkatan pengetahuan dan ketrampilannya dalam mengemas produk yoghurt, yang ditandai dengan pemilihan dan cara penanganan kemasan serta cara mengemasi produk yoghurt yang baik dan benar pada saat praktek. Disamping itu terdapat peningjkatan semangat, antusias, dan keinginan tahuan serta harapan – harapan dari peserta.
Pemanfaatan Gas Amonia Limbah Ternak Sapi untuk Produksi Pupuk Cair Amonium Sulfat pada Usaha Tani Sejahtera Mochammad Agung Indra Iswara; Ulfiana Ihda Afifa; Diana Rachmawati; Ariani Ariani; Ari Susanti; Arif Rahman Hakim
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Mei
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i2.534

Abstract

This community service program aims to utilize ammonia gas generated from cow manure waste as a raw material for producing liquid ammonium sulfate fertilizer at UMKM Usaha Tani Sejahtera, Duwet Village, Tumpang District, Malang Regency. The main problem faced by the partner community is the emission of ammonia gas produced during the fermentation of solid organic fertilizer, which has not been properly utilized and causes air pollution. The program provides a solution through technical training and demonstrations of converting ammonia gas by reacting it with sulfuric acid to produce liquid ammonium sulfate fertilizer (ZA). The activities included lectures, interactive discussions, and hands-on practice using a fermentor equipped with a gas absorption system. A participatory approach was implemented to enhance the partner’s knowledge, skills, and awareness of environmentally friendly waste management. The results indicated improved participants’ understanding of the ammonia-to-fertilizer conversion process and the implementation of circular agriculture principles. Participants were able to operate the fermentor independently and produce high-quality liquid fertilizer. This program contributes to reducing air pollution, increasing the economic value of livestock waste, and promoting the zero-waste farming concept to support sustainable agriculture at the UMKM level.
Pendampingan Uji Kandungan NPK pada Pupuk Organik di Desa Wringinsongo Diana Rachmawati; Ria Lusiyani; Hardjono; Anang Takwanto; Windi Zamrudy; Arif Rahman Hakim
Khidmah Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): Februari 2025
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/sxks4b68

Abstract

Program Pengabdian pada Masyarakat (PPM) dilaksanakan oleh Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Malang di Desa Binaan Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, dengan tujuan mengatasi masalah lingkungan akibat limbah kotoran sapi. Desa Wringinsongo menghadapi tantangan dalam pengelolaan kotoran sapi, yang apabila tidak diolah dapat mencemari lingkungan. Sebelumnya telah dilakukan pendampingan untuk mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik. Melalui kegiatan pendampingan, masyarakat dibekali pengetahuan tentang pengujian kandungan N, P, dan K pada pupuk organik, yang penting untuk meningkatkan kesuburan lahan pertanian secara berkelanjutan. Kegiatan ini menerapkan metode SL (Servis Learning) dimana mahasiswa dilibatkan sebagai pendamping dalam proses analisis kandungan N, P, dan K menggunakan alat uji portabel (PUPO). Hasilnya, terjadi peningkatan pemahaman masyarakat tentang cara mengelola pupuk organik secara efisien. Program ini juga menghasilkan luaran berupa publikasi, video dokumentasi, dan booklet edukasi. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
Penguatan Ekonomi Lokal melalui Pelatihan Analisis Ekonomi dan Pengemasan Produk Pupuk Organik May Kurnia Pratiwi; Anang Takwanto; Abdul Chalim; Eko Naryono; Sandra Santosa; Diana Rachmawati
Khidmah Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): Februari 2025
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/v2nv6676

Abstract

Desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, menghadapi tantangan penurunan pendapatan, terutama bagi warga yang mayoritas bekerja sebagai petani dan pedagang. Salah satu permasalahan utamanya adalah kurangnya keterampilan kerja produktif, yang membatasi akses warga terhadap pekerjaan yang layak. Untuk mengatasi hal ini, Program Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan melalui pelatihan analisis ekonomi dan pengemasan produk pupuk organik. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi warga dalam mengelola dan memasarkan pupuk organik guna menambah peluang pendapatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini  meliputi  pemaparan materi dan diskusi dua arah terkait penggunaan kemasan dan analisa ekonomi produk pupuk organik. Hasil survei menunjukkan bahwa 67% peserta menyatakan puas dan 33% sangat puas dengan pelatihan yang diberikan. Dengan demikian, kegiatan ini dapat disimpulkan berhasil meningkatkan keterampilan warga dan dilaksanakan dengan baik.