Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Membangun Desa Mallongi-Longi Melalui Program Prisma (Proyek Mini Infrastruktur Matematika) Syafruddin Side; Irwan; Fitrah Mallolongeng; Nora Auliya Zahra; Syarif Hidayat
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Volume 02 Nomor 02 (Oktober 2023)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v2i2.534

Abstract

Mallong-Longi Village, Lanrisang District, Pinrang Regency, South Sulawesi Province is the location for the 2022 UNM KKNT team from the 2019 Mathematics study program. The people of Mallongi-Longi Village are mostly farmers/planters. The problem that is still faced by the village community is that the healthy environment in their homes and surroundings has not been maximized. The solution to this problem is to implement the Building Mallongi-longi village through the PRISMA Program to carry out cleaning and mutual cooperation activities for community service activities so that a Clean village environment is obtained. Furthermore, from the solution above, a work program was formed in the form of PRISMA Day, then the method of activity used by the work program was to carry out a Mathematical Infrastructure Mini Project. The results obtained during the implementation of the work program were Making a Vision-Mission Board for the Mallongi-Longi Village Office, Doing Community Service, Painting Village Boundaries, and Making Garbage Board Warnings.
Pembuatan Briket Sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Pertanian Bonggol Jagung di Desa Jompie Irwan; Ja'faruddin; Andi Nadiyah Hafid; Luthfiyyah Zahrah Arifuddin; Muhammad Ridwan S
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Volume 02 Nomor 02 (Oktober 2023)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v2i2.693

Abstract

Desa Jompie, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone merupakan salah satu daerah dengan potensi yang luar biasa, khususnya dalam hal pemanfaatan jagung. 90% lahan pertanian desa Jompie tertanami oleh jagung. Akan tetapi belum dapat dimaksimalkan dengan baik terutama dalam hal pemanfaatan limbah pertanian bonggol jagungnya. Oleh karena itu mahasiswa KKN-T UNM melakukan kegiatan pembuatan briket limbah pertanian bonggol jagung di desa Jompie. Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai upaya dalam pemanfaatan limbah pertanian di desa Jompie melalui pembuatan briket agar dapat meningkatkan perekonomian di desa Jompie. Kegiatan ini menggunkaan metode observasi langsung dengan mengamati halaman rumah dan kebun masyarakat desa Jompie untuk mengetahui permasalahan yang ada. Hasil dari kegiatan ini adalah memberikan penambahan wawasan dan pengetahuan tentang potensi desa Jompie khususnya dalam pemanfaatan limbah bonggol jagung, memberikan ide bisnis untuk dikembangkan, membantu meminimalisir limbah pertanian bonggol jagung, memupuk semangat masyrakat dalam berwirausaha.
Upaya Peningkatan Kesadaran Lingkungan Masyarakat Desa Julubori melalui Plang Edukasi Kebersihan Lingkungan Nur Indah Sari; Irwan; Mustika Sari; Rezki Amaliah Nur; Ahmad Zaki
Journal of Community Services and Development Vol. 1 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v1i1.19

Abstract

Pelaksanaan program kerja Plang Edukasi Kebersihan Lingkungan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Negeri Makassar (UNM) di Desa Julubori, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Program ini dilaksanakan dari tanggal 01 Juli hingga 20 Agustus 2025 dengan sasaran utama seluruh warga Desa Julubori dari berbagai usia. Metode pelaksanaannya mencakup delapan tahapan sistematis, dimulai dari survei lokasi strategis, rapat dan koordinasi tim, desain plang menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa lokal Makassar, persiapan alat dan bahan, pembuatan plang secara gotong royong, sosialisasi dan izin, pemasangan di enam titik, hingga monitoring dan pendampingan. Hasil dari program ini menunjukkan dampak signifikan terhadap peningkatan kesadaran warga, penumbuhan kebiasaan hidup bersih, dan pengurangan kebiasaan membuang sampah sembarangan. Program ini membuktikan bahwa media visual sederhana dapat menjadi alat yang efektif dalam membentuk perubahan perilaku masyarakat dan mendorong terwujudnya lingkungan desa yang lebih sehat, nyaman, dan menjadi contoh bagi desa lainnya.
Pendampingan Gaya Belajar Siswa SMP Negeri 5 Pallangga untuk Meningkatkan Efektivitas Belajar Adesty Meilyani Lukman; Mar'ah Mutaaliah; Irwan; Hisyam Ihsan; Ahmad Zaki; Kardilla; Nurul Rahmah Aisyah Jabir
Journal of Community Services and Development Vol. 1 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v1i1.20

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada siswa SMP Negeri 5 Pallangga dalam mengenali gaya belajar mereka serta membantu guru menyesuaikan strategi pembelajaran. Pada kegiatan pkM ini memberikan pendampingan kepada siswa SMP Negeri 5 Pallangga dalam bentuk pendampingan. Pemahaman gaya belajar sangat penting karena setiap siswa memiliki preferensi yang berbeda dalam menerima dan mengolah informasi, baik secara visual, auditori, maupun kinestetik. Metode kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu koordinasi dengan sekolah, penyampaian materi tentang gaya belajar, pengisian kuesioner berbasis model VAK (Visual, Auditori, Kinestetik), pendampingan interpretasi hasil, serta diskusi strategi pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa gaya belajar siswa didominasi oleh tipe visual (43%), diikuti auditori (34%) dan kinestetik (23%). Siswa memperoleh pemahaman baru mengenai gaya belajar masing-masing, sedangkan guru mendapatkan wawasan untuk merancang pembelajaran yang lebih bervariasi. Dengan demikian, kegiatan pendampingan ini berkontribusi positif dalam meningkatkan motivasi dan efektivitas belajar di SMP Negeri 5 Pallangga.
Implementasi Pembinaan Intensif OSN Matematika dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Negeri 18 Makassar Ja'faruddin; Abdul Rahman; Irwan; Sri Mulyani; Nurul Hidayah
Journal of Community Services and Development Vol. 2 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v2i1.33

Abstract

Kegiatan pembinaan intensif Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal-soal matematika berbasis penalaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program pembinaan intensif OSN Matematika di SMP Negeri 18 Makassar yang mencakup proses seleksi peserta, pelaksanaan pembinaan, serta perkembangan peserta selama program berlangsung. Program dilaksanakan pada periode Maret–April 2026 dengan melibatkan 5 siswa terpilih hasil seleksi internal sekolah. Pembinaan dilaksanakan secara rutin melalui tiga tahapan utama, yaitu penguatan konsep, latihan soal berbasis penalaran, serta diskusi dan umpan balik. Materi pembinaan meliputi bilangan, aljabar, geometri, analisis data dan peluang, serta kapita selekta yang disusun berdasarkan kisi-kisi OSN Matematika SMP. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami perkembangan yang signifikan dalam kemampuan menyelesaikan soal non-rutin, kemampuan berpikir kritis, kepercayaan diri, serta keaktifan dalam berdiskusi dan mengemukakan strategi penyelesaian masalah. Selain itu, hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta memberikan respons positif terhadap kualitas materi, metode penyampaian mentor, manfaat program dalam persiapan OSN, serta suasana belajar selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, program pembinaan intensif OSN Matematika dinilai efektif dalam membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kesiapan siswa menghadapi kompetisi matematika tingkat nasional.
Pendampingan Guru SD Dalam Penulisan Soal Matematika Berbasis Konteks Nasrullah; Usman Mulbar; Irwan; Rosidah; Alimuddin
Vokatek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1: Issue 3 (Oktober 2023)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v1i3.189

Abstract

Kegiatan pengabdian ini diperuntukkan memberikan solusi pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar (SD) melalui pelatihan pendampingan kepada guru dengan fokus pada penulisan soal matematika berbasis konteks. Pelatihan ini menggabungkan dua komponen utama, yaitu sajian materi dan kegiatan praktek. Materi pelatihan melibatkan konsep pembelajaran matematika realistik, penulisan konteks matematika, dan pengaitan konteks dalam pembelajaran matematika. Kegiatan praktek melibatkan peserta dalam pembuatan dan pengembangan perangkat pembelajaran berbasis Matematika Realistik. Tim pelaksana terdiri dari para ahli pendidikan matematika dan matematika yang telah mengembangkan pembelajaran matematika dan program terkait. Pelatihan ini melibatkan 38 guru SD di kabupaten Gowa, dengan peserta aktif dalam menerima materi, interaksi, dan memberikan respon terhadap kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini meningkatkan pengetahuan guru tentang penggunaan soal konteks sebagai media pembelajaran, menggiring kegiatan pembelajaran peserta didik dengan lebih baik, dan meningkatkan kemampuan literasi matematika peserta didik. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan inovasi, kreativitas guru, dan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika.
Penerapan Metode CLARA dalam Pengelompokan Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Selatan Irwan; Sahlan Sidjara; Muhjria
Journal of Mathematics, Computations and Statistics Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 07 Nomor 01 (April 2024)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jmathcos.v7i1.1946

Abstract

Analisis klaster merupakan salah satu teknik untuk mengelompokan objek-objek sesuai kemiripan ciri yang dimilikinya. Analisis klaster terbagi menjadi dua yaitu hierarki dan non-hierarki. Penelitian ini menerapkan analisis klaster non-hierarki yaitu metode CLARA untuk menentukan klaster Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan berdasarkan indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2020 dan 2021. IPM memiliki empat indikator yaitu umur harapan hidup, harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah, dan pengeluaran perkapita disesuaikan. Metode penelitian ini menggunakan metode CLARA dan data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Selatan. Ukuran Jarak Yang digunakan adalah jarak Euclidean, dan untuk menentukan jumlah klaster terbaik menggunakan nilai koefisien Silhouette. Hasil klaster dengan nilai koefisien Silhouette dari metode CLARA diperoleh 2 klaster, yaitu klaster 1 dengan kategori indeks pembangunan manusia sedang ditempati oleh Kab. Kep. Selayar, Kab. Bulukumba, Kab. Bantaeng, Kab. Jeneponto, Kab. Takalar, Kab. Gowa, Kab. Sinjai, Kab. Maros, Kab. Pangkajene Kepulauan, Kab. Barru, Kab. Bone, Kab. Soppeng, Kab. Pinrang, Kab. Enrekang, Kab. Luwu, Kab. Tana Toraja, Kab. Luwu Utara, dan Kab. Toraja Utara. Sedangkan klaster 2 dengan kategori Indeks Pembangunan Manusia tinggi ditempati oleh Kab. Wajo, Kab. Sidenreng Rappang, Kab. Luwu Timur, Kota Makassar, Kota Pare-pare, dan Kota Palopo.
Penggunaan Analisis Biplot dalam Pengelompokan Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan Berdasarkan Indikator Kesejahteraan Masyarakat Irwan; Wahidah Sanusi; Kahvi Nurani
Journal of Mathematics, Computations and Statistics Vol. 6 No. 2 (2023): Volume 06 Nomor 02 (Oktober 2023)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to group districts / cities in South Sulawesi Province in 2021 that havesimilarities in community welfare variables using biplot analysis. Biplot analysis is an effort to makeimages in many-dimensional space into images in two-dimensional space, some important informationthat can be obtained are: proximity between observed objects, variable diversity, correlation betweenvariables and variable values of an object. This research uses the SVD (Singular Value Decomposition)method, with a research object of 24 districts / cities in South Sulawesi Province and consists of 13indicator variables. Based on the results of the study, the districts/cities that have similar indicators ofcommunity welfare are divided into 4 groups, group 1 is Makassar City, Pinrang and Luwu Regencies,group 2 is Pangkajene and Islands, Wajo, Takalar, Bulukumba, Soppeng, Bone, Jeneponto, Gowa,Maros, Sirenreng Rappang and Barru, group 3 namely Sinjai, North Luwu, Selayar Islands and Bantaengand group 4 namely Parepare City, Palopo City, Tana Toraja, North Toraja, East Luwu and Enrekang.With the greatest diversity of community welfare indicators are expected years of schooling (X4) andaverage years of schooling (X5). The variables that influence each other and are positively correlated.Namely, expectation of years of schooling (X4) and using a cellular phone (HP) (X12).
Analisis K-Medoid Untuk Pemetaan Tingkat Pencemaran Udara di Provinsi Sulawesi Selatan Irwan; Maya Sari Wahyuni; Sulaiman
Journal of Mathematics, Computations and Statistics Vol. 5 No. 2 (2022): Volume 05 Nomor 02 (Oktober 2022)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cluster analysis serves to group objects with high similarity of characteristics in one cluster while objects with dissimilarity of characteristics are in different clusters. Cluster analysis is divided into two, namely hierarchical and non-hierarchical. This study applies a non-hierarchical cluster analysis, namely the k-medoid method to group districts/cities and their four sectors, namely transportation, industrial/agroindustrial, residential, office/commercial in South Sulawesi Province based on indicators that make up the 2019 Air Quality Index (AQI) value and 2020. AQI are categorized based on six Environmental Quality Index (EQI) statuses. To get the best clusters from the k-medoid process, each cluster needs to be evaluated using the silhouette coefficient value. The results of this study indicate that k = 2 clusters from the k-medoid method are the best cluster initiations with the best silhouette coefficient value of 0.56. The results of the analysis of the cluster results show that with the use of 2 clusters, for 2019 passive sampler data, cluster 1 is included in the very good EQI category with a AQI value of 84.14 and cluster 2 is in the less EQI category with an AQI value of 60.04. For the 2020 passive sampler data, cluster 1 is included in the good EQI category with a AQI value of 80.68 and cluster 2 is in the less EQI category with a AQI value of 61.53.
Penerapan K-Means Clustering dalam Pengelompokan Data (Studi Kasus Profil Mahasiswa Matematika FMIPA UNM) Ahmad Zaki; Irwan; Imanuel Agung Sembe
Journal of Mathematics, Computations and Statistics Vol. 5 No. 2 (2022): Volume 05 Nomor 02 (Oktober 2022)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is an applied research that aims to find out the clusters that exist in students of the Mathematics Department of FMIPA UNM using K-Means Clustering. This research method is a literature study. The results of the study obtained 4 clusters where the duration of independent learning and GPA from highest to lowest were Cluster 1, Cluster 2, Cluster 4, and Cluster 3. Cluster 1 was dominated by SBMPTN students, Semester 3, average age 19.20 years, duration of self-study 2.49 hours, 23.97 credits, 3.69 IPS, and 3.67 GPA. Cluster 2 is dominated by SBMPTN students, Semester 1, average age 18.08 years, duration of independent study 2.07 hours, 22 credits, 3.64 IPS and GPA 3.63. Cluster 4 is dominated by MANDIRI students, Semester 5, average age 19.78 years, duration of independent study 1.89 hours, 21.62 credits, 3.48 IPS, and 3.36 GPA. Cluster 3 is dominated by SBMPTN and SNMPTN students together, Semester 3, average age 18.52 years, duration of independent study 1.29 hours, 21.87 credits, 3.13 IPS, and GPA 3.19. The most influential variables in the formation of clusters are Semester, Number of Credits, GPA, Age, Social Studies, Average Duration of Independent Study, and Entry Path