Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Penanggulangan Stunting Menuju Zero Stunting Melalui Aplikasi M-Care di Desa Pakkatto: Upaya Penanggulangan Stunting Menuju Zero Stunting Melalui Aplikasi M-Care di Desa Pakkatto Evi Ristiana; Faidhul Inayah; Dewi Puspitasari; Hartini Ramli; Lahming Lahming
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Volume 03 Nomor 01 (April 2024)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v3i1.2900

Abstract

Abstrak. Permasalahan stunting di Indonesia menjadi masalah nasional yang masih dan akan terus diatasi. Berbagai upaya baik yang dilakukan oleh masyarakat, pemangku jabatan, hingga pemerintah dalam mengatasi stunting sudah diimplementasikan. Desa Pakkato juga turut andil dalam mengimplementasikan program pencegahan stunting. Namun, perlu diadakannya solusi jangka panjang yang dilakukan secara berkala agar permasalahan stunting dapat teratasi secara komprehensif. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan mengadakan program penyuluhan berbasis aplikasi M-Care untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran khususnya pada orang tua dan ibu hamil mengenai stunting. Adapun tujuan dilakukannya program tersebut adalah untuk mencegah dan mengatasi permasalahan stunting hingga menuju Zero Stunting. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi literatur, asesmen, wawancara, dan observasi. Berdasarkan dari pelaksanaan program, ditemukan hasil implikasi yang cenderung positif dan tercapainya seluruh indikator keberhasilan dengan baik. Kata Kunci : Stunting, Aplikasi M-Care, Desa Pakkatto Abstract. The problem of stunting in Indonesia is a national problem that is and will continue to be addressed. Various efforts have been implemented by the community, office holders and the government to overcome stunting. Pakkato Village also takes part in implementing the stunting prevention program. However, long-term solutions need to be implemented periodically so that the problem of stunting can be resolved comprehensively. One solution that can be done is to hold an outreach program based on the M-Care application to increase knowledge and awareness, especially among parents and pregnant women, regarding stunting. The aim of this program is to prevent and overcome the problem of stunting to achieve Zero Stunting. The method used is qualitative with a descriptive approach. The data collection techniques used are literature study, assessment, interviews and observation. Based on the implementation of the program, it was found that the results of the implications tended to be positive and all indicators of success were achieved well. Keyword : Stunting, M-Care Application, Pakkatto Village
Pengelolaan Lorong Wisata Berbasis Teknologi Internet of Things (IoT) di Kota Makassar Wahyudi; Hartini Ramli; Moch. Kay Muddin Asnur; Wulan Purnamasari
TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tekiba.v4i2.4426

Abstract

The management of lorong wisata as one of the local tourist destinations in Makassar City requires an innovative approach to improve service quality and attractiveness for tourists. Internet of Things (IoT) technology offers an effective solution to integrate a more efficient and modern management system. This service programme aims to implement IoT-based management of tourist corridors, including real-time monitoring of cleanliness, security, and management of public facilities. The method used involves training for local communities in the utilisation of IoT technology and the installation of IoT devices in tourist alleys. The results of the service showed an increase in efficiency in the management of tourist passages, as well as more active community involvement in maintaining and utilising existing facilities. The use of IoT technology is proven to be able to accelerate responses to environmental and operational problems, thereby improving the quality of the tourist experience. In the future, it is hoped that this IoT-based management model can be replicated in other areas to support sustainable tourism development.
PKM Penerapan Canva Dalam Pembuatan Logo Kemasan Berbasis PBL Dewi Puspitasari; Nur Rahma; Subariyanto; Evi Ristiana; Hartini Ramli
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Vol. 3 No. 1 (2025): Volume 03 Nomor 01 (April 2025)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v3i1.8372

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu aspek kehidupan yang juga tidak lepas dari digitalisasi. Keberadaan teknologi mengalami kemajuan yang luar biasa terutama jaringan informasi dan komunikasi. Perkembangan teknologi yang mengalami kemajuan sangat berdampak besar dalam kegiatan pembelajaran di era digitalisasi. Salah satu model pembelajaran yang direkomendasikan adalah Project Based Learning (PJBL) merupakan kegiatan pembelajaran berupa pembuatan produk barang atau layanan jasa dengan menggunakan teknologi Canva yang digunakan sebagai wahana penguasaan kompetensi dan penguatan profil pelajar pancasila (P5). Kegiatan Program kemitraan Masyarakat (PKM) bertujuan untuk melakukan pelatihan sebagai upaya dalam meningkatkan kemampuan guru SMP Bhayangkari Makassar dalam pemahaman dan penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL). Dengan adanya pelatihan ini diharapkan guru-guru SMP Kemala Bhayangkari mampu mengaplikasikan Project Based Learning (PJBL) dengan menggunakan teknologi Canva dalam pembuatan logo kemasan sebagai model pembelajaran untuk siswa. Peningkatan kapasitas guru dalam penerapan Project Based Learning (PJBL) sebagai penguatan P5 akan sangat dibutuhkan untuk menunjang diberlakukannya kurikulum merdeka untuk menerapkan projek penguatan profil pelajar pancasila di tiap-tiap sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan tiga cara yaitu workshop, demonstrasi dan pendampingan pengaplikasian Project Based Learning untuk membuat logo kemasan dengan aplikasi teknologi model Canva.